Claim Missing Document
Check
Articles

DISTRIBUSI DAN KARAKTERISTIK HABITAT LUTUNG DAHI PUTIH (Presbytis frontata) DI AREA PT. ARUTMIN TAMBANG SENAKIN Husni Mubaraq; Abdi Fithria; Kissinger Kissinger
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 4 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 3 Edisi Desember 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i4.18199

Abstract

Lutung dahi putih terdaftar dalam status VU (Vulnerable) atau Rentan karena penurunan populasi yang diduga lebih dari 30% selama 30 tahun terakhir dan sepertinya terus berlanjut dimasa depan dikarenakan eksploitasi berlebihan dan perusakan habitat serta degradasi adanya perluasan perkebunan kelapa sawit ataupun ancaman lainnya. Identifikasi distribusi dilakukan dengan cara mencari titik kehadiran ataupun keberadaan spesies satwa dilakukan dengan metode penjelajahan secara langsung. Analisis variabel lingkungan terhadap satwa menggunakan software ArcGIS 10.4.1. Lutung dahi putih di lokasi penelitian ditemukan mayoritas pada ketinggian 0 – 50 mdpl. Ditinjau dari level kecuraman maka lutung dahi putih paling banyak ditemukan pada lereng 0-8 %. Mayoritas lokasi LDP berada pada <50 m dari jalan yang dikarenakan faktor tanaman pakan, titik lokasi keberadaan LDP mayoritas <50 m dari sungai. NDVI titik lokasi penelitian mayoritas berada pada kategori cukup rapat dengan nilai 0,42-0,62. Komponen habitat yang paling dominan memengaruhi keberadaan dan kehadiran lutung dahi putih adalah komponen tipe penutupan lahan. Berdasarkan data selama penelitian habitat lutung dahi putih ditemukan mayoritas pada kebun karet. Pertanian lahan kering campur (Dukuh/perkebunan campur) yang berada pada dataran rendah merupakan habitat yang paling disukai dan cocok dengan kebutuhan hidupnya.
TIPE DAN KONDISI HABITAT LUTUNG DAHI PUTIH (Presbytis frontata) PADA KAWASAN TERFRAGMENTASI DI KECAMATAN KELUMPANG TENGAH KABUPATEN KOTABARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Anisah Fitri Nasution; Abdi Fithria; Kissinger Kissinger
Jurnal Hutan Tropis Vol 11, No 4 (2023): Jurnal Hutan Tropis Volume 11 Nomer 3 Edisi Desember 2023
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v11i4.18190

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik penggunaan habitat oleh lutung dahi putih (Presbytis frontata). Pengambilan data karakteristik penggunaan habitat dilakukan dengan cara observasi lapangan dan mengumpulkan sumber informasi warga setempat tentang satwa ini. Penelitian ini merupakan pendekatan pemahaman penggunaan habitat lutung dahi putih (Presbytis frontata) pada kawasan terfragmentasi. Hasil pengamatan karakteristik habitat, satwa ada pada hutan karet rakyat yang tidak memiliki jarak tanam antar pohon. Di lokasi pengamatan juga terdapat berbagai macam tanaman buah-buahan yang dibiarkan hidup liar, sehingga lokasi tersebut lebih tepatnya dapat dikatakan sebagai kebun campuran (Dukuh). Pengamatan tentang penggunaan habitat lutung dahi putih (Presbytis frontata) merupakan salah satu rangkaian yang merepresentasikan proses untuk menentukan strategi pengelolaan yang berkelanjutan pada satu kawasan.
DEVIASI KOORDINAT ANTARA GNSS BERBASIS ANDROID DAN GNSS KONVENSIONAL DI KAWASAN HUTAN LINDUNG BATUKURA TANAH LAUT Muhammad Rizkiansyah; Kissinger Kissinger; Syam&#039;ani Syam&#039;ani
Jurnal Sylva Scienteae Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v7i1.11990

Abstract

The smartphone is one of the rapidly developing technologies. Essentially, smartphones are equipped with GNSS, but the GNSS signal capture on each smartphone is different. With the presence of GNSS features on smartphones, various companies and organizations have developed applications that utilize GNSS features on smartphones to support field activities. Some examples are Avenza Maps and SW Maps. The purpose of this study is to analyze the distance shift by the SW Maps and Avenza Maps applications against the GNSS receiver as the base data. The analysis was performed using the Euclidean Distance equation on coordinate point data, which would then be used to create maps. The results of this study show that the distance shift between the Avenza Maps application and GNSS-R is 8.81 meters with a standard error of 0.74. Meanwhile, the SW Maps application has an average shift of 5.29 meters with a standard error of 0.64 and an accuracy range of 4.00-6.59 metersTelepon pintar atau dikenal dengan istilah Smartphone merupakan salah satu teknologi yang perkembangannya sangat pesat. Pada dasarnya Smartphone sudah dibekali GNSS, hanya saja tangkapan sinyal GNSS pada setiap Smartphone berbeda. Adanya fitur GNSS pada Smartphone tersebut, maka berbagai perusahaan dan organisasi mengembangkan aplikasi yang memanfaatkan fitur GNSS dalam Smartphone untuk menunjang kegiatan di lapangan, beberapa contohnya adalah Avenza Maps dan SW Maps. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pergeseran jarak yang dihasilkan aplikasi SW Maps dan Avenza Maps terhadap GNSS Receiver sebagai base data. Analisis dilakukan dengan menggunakan persamaan Euclidean Distance terhadap data titik koordinat yang nantinya akan dilakukan penggambaran peta. Hasil dari penelitian ini yaitu pergeseran jarak antara aplikasi Avenza Maps terhadap GNSS-R dengan nilai rata-rata sebesar 8,81 m dengan Standard Error 0,74. Sedangkan aplikasi SW Maps nilai rata-rata pergeseran sebesar 5,29 m dengan Standard Error 0,64 dengan kisaran akurasi pada aplikasi Avenza Maps adalah 4,32 – 7,30 m dan kisaran pada aplikasi SW Maps adalah 4,00 – 6,59 m.
KINERJA EKOWISATA BERKELANJUTAN DI EKOWISATA SWARGALOKA KECAMATAN HAUR GADING KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA KALIMANTAN SELATAN Siti Aisyah Hidayati; Muhammad Helmi; Kissinger Kissinger
Jurnal Sylva Scienteae Vol 6, No 6 (2023): Jurnal Sylva Scienteae Vol 6 No 6 Edisi Desember 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v6i6.11036

Abstract

Research with the analyze the performance of ecotourism towards sustainable ecotourism in Swargaloka Ecotourism. The benefit of this research is to provide information to the community and agencies related to the sustainable performance of ecotourism in Swargaloka Ecotourism so that is expected the ecosystem is well maintained, natural resources are utilized continuously in order to prosper the community. This study used a survey method through the distribution of questionnaires on a likert scale. Respondents to this study consisted of local communities and farmers, community leaders, and ecotourism business actors. The data was analyzed using PLS-SEM analysis techniques, with Smart-PLS4 software. The results obtained from this study are that after the PLS-SEM test, the performance of ecotourism has a significant effect on sustainable ecotourism by showing the value of T-Value 39.025 and P-Value < 0.0001 The performance of ecotourism is further improved on conservation variables such as preserving nature, services such as improving decent facilities for visitors, economic and infrastructure development such as holding training and increasing the number of tour guides and controlling  such as making village-level regulations, the variable of sustainable ecotourism is also increasing by paying attention to the well-maintained environment, welfare of the social condition of the community, and sources of economic income of the communityPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ekowisata terhadap ekowisata yang berkelanjutan di Ekowisata Swargaloka. Manfaat penelitian adalah memberikan informasi kepada masyarakat dan instansi terkait kinerja ekowisata yang berkelanjutan pada Ekowisata Swargaloka sehingga diharapkan ekosistem terjaga dengan baik, sumberdaya alam dimanfaatkan secara terus menerus agar dapat mensejahterakan masyarakat. Metode survey digunakan pada penelitian ini dengan cara menyebarkan kuisioner dengan skala likert. Responden pada penelitian ini terdiri dari masyarakat dan petani lokal, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha ekowisata. Menganalisis data dengan teknik analisis PLS, bentuk sofware Smart-PLS4. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu setelah dilakukan uji PLS-SEM kinerja ekowisata berpengaruh signifikan terhadap ekowisata berkelanjutan dengan ditunjukkan nilai dari T-Value 39,025 dan P-Value < 0,0001.Semakin ditingkatkan kinerja ekowisata pada variabel konservasi seperti menjaga kelestarian alam, layanan seperti  meningkatkan fasilitas yang layak terhadap pengunjung, pembangunan ekonomi dan infrastruktur seperti mengadakan pelatihan dan menambah jumlah tour guide dan pengendalian seperti membuat peraturan tingkat desa maka semakin meningkat juga variabel ekowisata berkelanjutan dengan memperhatikan lingkungan  terjaga baik, mensejahterakan keadaan sosial masyarakat, dan sumber pendapatan ekonomi masyarakat.
PENGGUNAAN DAUN GALAM (Melaleuca cajuputi) SEBAGAI BAHAN OLAHAN PERMEN BAGI KOMUNITAS PENGOLAH JAJANAN TRADISIONAL Kissinger Kissinger; Setia Budi
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.9939

Abstract

ABSTRAKDaun galam (Melaleuca cajuputi) dari lahan gambut berpotensi dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan permen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pemanfaatan daun galam sebagai bahan olahan permen dilakukan terhadap mitra komunitas pengolah jajanan tradisional di desa Gambut Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Kegiatan ini selain dapat meningkatkan pendapatan mitra, juga merupakan langkah kongkret dalam meningkatkan keperdulian untuk kegiatan konservasi lahan gambut. Transfer iptek yang dilaksanakan dalam pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan dan demonstrasi tentang pemanfaatan daun galam yang banyak terdapat disekitar lokasi Mitra. Demonstrasi pembuatan permen daun galam dan pembuatan packaging dilakukan terhadap mitra. Evaluasi dilakukan terhadap kemampuan pemahaman dan keterampilan dari mitra. Hasil evaluasi tentang sosialisasi manfaat galam untuk kesehatan adalah 12 orang memahami manfaat daun galam. 14 orang memahami tentang proses penyiapan bahan dan pembuatan ekstrak air dari daun galam. Hasil evaluasi pemahaman tentang peluang usaha pembuatan permen adalah sebanyak 8 orang.  Hasil evaluasi lainnya didapatkan 10 orang memahami proses pembuatan permen dari daun galam.  8 orang yang mampu membuat permen dari daun galam dan 14 orang mampu membuat packaging produk. Hasil yang didapatkan secara keseluruhan mengindikasikan terpenuhinya target pemahaman dan penguasaan keterampilan tentang pengabdian oleh mitra.
TUMBUHAN BAWAH DI AREA REVEGETASI PASCA TAMBANG BATUBARA DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN OBAT Elsa Lenia Lefi; Mochamad Arief Soendjoto; Kissinger Kissinger
Jurnal Sylva Scienteae Vol 7, No 3 (2024): Jurnal Sylva Scienteae Vol 7 No 3 Edisi Juni 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v7i3.9087

Abstract

Pemulihan ekosistem yang umum dilaksanakan pada area pasca tambang yaitu reklamasi dan revegetasi lahan. keberhasilan kegiatan reklamasi dan revegetasi dapat diukur dengan jumlah tanaman pokok yang tumbuh. Selain tanaman pokok, tumbuhan bawah yang hadir secara alami yang dapat memberikan dampak positif terhadap revegetasi awal lahan pasca tambang dan lingkungan sekitarnya, seperti tempat tinggal dan sumber pakan bagi fauna serta digunakan sebagai obat-obatan oleh manusia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis komposisi jenis, indeks keragaman jenis dan indeks kemiripan komunitas serta tumbuhan bawah yang berkhasiat obat beserta manfaatnya. Pelaksanaan penelitian ini di PT Adaro Indonesia, Kalimantan Selatan menggunakan metode purposive sampling. lokasi penelitian yang digunakan sebanyak 4 titik. Jalur plot yang dipakai sepanjang 200 m dan lebar 2 x 2 m² untuk jenis rumput dan paku serta 5 x 5 m² untuk jenis semak herba dan liana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan sebanyak 27 famili tumbuhan bawah yang terdiri dari 57. Potensi individu spesies yang dominan yaitu Kerisan (Scleria bancana), Paku tertutup (Davallia denticulata), Lulampuyangan (Pennisetum purpureum), Paku harupat (Nephrolepis bisserata), dan Ara sungsang (Asystasia gangetica). Indeks Keragaman (H’) tumbuhan bawah di empat lokasi pengamatan masuk dalam kriteria “Sedang” dapat diartikan bahwa pertumbuhan tumbuhan bawah dalam kondisi yang cukup baik dan cukup beragam. Tumbuhan bawah yang berkahsiat obat ditemukan sebanyak 34 spesies (62.96%) dari 4 lokasi pengamatan. 33 spesies tumbuhan obat berkhasiat untuk mengobati penyakit dengan kategori ringan hingga berat dan 1 spesies tumbuhan obat dijadikan sebagai obat vitalitas dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KESATUAN HIDROLOGIS GAMBUT SUNGAI MALUKA – SUNGAI MARTAPURA Budimansyah, Budimansyah; Kissinger, Kissinger; Fatmawati, Fatmawati; Kadir, Syarifuddin
EnviroScienteae Vol 19, No 4 (2023): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 19 NOMOR 4, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v19i4.17783

Abstract

Land use change is a dynamic process caused by human activities, and this change will have an impact on the hydrological response in a Peatland Hydrological Unit (KHG). The purpose of this study was to determine land use changes that occurred in the Maluka River KHG - Martapura River. Land use change analysis was conducted using an overlay method from the results of image analysis using satellite imagery data on Google Earth Pro. The on-screen digitization method was used to see land use between 2012 and 2022. The results showed that land use change in the Maluka River - Martapura River KHG in the period 2012 - 2022 with an area of 4,329.90 Ha or 4.8% of the total area of KHG. While 86,410.50 Ha or 95.2% did not experience land use change. The growth of land use for settlements and places of activity has experienced an additional trend, this also occurs in land use for ponds, plantations, mining, ponds, and moor/fields. Meanwhile, there is land subsidence in the forest, mangrove, swamp, rice field, shrub, and open land sectors, which can affect the balance of the ecosystem.
PENGETAHUAN SISWA SEKOLAH MAN 4 BALANGAN TENTANG TUMBUHAN OBAT DI KECAMATAN HALONG KABUPATEN BALANGAN PADA PELESTARIAN TUMBUHAN OBAT TRADISIONAL Camsudin, Luhur Pribadi; Sholahuddin, Arif; Kissinger, Kissinger; Fauzana, Noor Arida
EnviroScienteae Vol 20, No 1 (2024): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 20 NOMOR 1, FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v20i1.18876

Abstract

The Meratus Dayak people still believe that traditional medicine using medicinal plants can cure diseases and still often use it as needed. This traditional medicine has become extinct because the system of inheritance of knowledge is only through oral without any written records from generation to generation. This has led to a decrease in the number of individuals who have knowledge and skills in traditional medicine, especially in the younger generation who are less interested in learning traditional medicine. The purpose of this study was to analyze the knowledge of Madrasah Aliyah Negeri 4 Balangan students on medicinal plants, their use as daily or traditional customs and efforts to preserve traditional medicines in Halong Subdistrict, Balangan District. Students from class X IPA and X IPS at Madrasah Aliyah Negeri 4 Balangan have low knowledge about medicinal plants caused by several factors, including curriculum, teaching methods that are less interactive, the influence of parents who have limited knowledge, and modernization make modern medicines easier to obtain. Students have basic knowledge of medicinal plants, but limited to a few common types, there is a desire to expand their knowledge. The application of medicinal plants in everyday life is still low due to lack of practical knowledge and limited access.
SEBARAN CURAH HUJAN SAAT KEJADIAN BANJIR JANUARI 2021 DI DAS BARITO WILAYAH KALIMANTAN SELATAN Cahyaningsih, Putri; Kissinger, Kissinger; Kadir, Syarifuddin; Fatmawati, Fatmawati
EnviroScienteae Vol 20, No 3 (2024): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 20 NOMOR 3, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v20i3.19551

Abstract

South Kalimantan Province experienced one of the largest floods in recent years in January 2021, resulting in extensive and significant impacts on society and the environment. The purpose of this study is to analyze the spatial distribution of rainfall and the impact of flooding in the Barito River Basin, South Kalimantan, in January 2021. The research area covers the Barito River Basin from Tabalong Regency to Banjarmasin City. The study uses rainfall data from Automatic Rain Gauges (ARG), radar data, and flood reports from the Regional Disaster Management Agency (BPBD), the Meteorology, Climatology, and Geophysics Agency (BMKG), and the River Basin Authority (BWS). Data analysis is conducted using interpolation techniques and Geographic Information Systems (GIS) mapping to determine the distribution of rainfall and flooding. The results show a similarity in patterns between rainfall distribution and flood-affected areas. Given that rainfall is a factor beyond our control in flooding, effective flood management and early warning systems are crucial in flood-prone areas.
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA MELALUI PENINGKATAN KETAHANAN BENCANA DAERAH DI KABUPATEN TANAH BUMBU Zainuddin, Zainuddin; Kissinger, Kissinger; Kadir, Syarifuddin; Badaruddin, Badaruddin
EnviroScienteae Vol 20, No 1 (2024): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 20 NOMOR 1, FEBRUARI 2024
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v20i1.18889

Abstract

Exploitation of natural resources triggers a decrease in the carrying capacity and capacity of the environment and results in climate change and various kinds of disasters. The objectives of this research are Analyzing the role of the Regional Government in implementing the Regional Resilience Index Improvement Program; Analyzing the inhibiting factors of the Regional Resilience Index improvement that has been carried out by the Tanah Bumbu Regency Government; Determining the priority scale of the Regional Disaster Resilience Improvement Program. Data analysis used in this study is Calculating the percentage of indicator achievement based on the Technical Guidelines for the Regional Resilience Index Assessment Tool, Descriptive analysis of inhibiting factors in increasing the Regional Disaster Resilience Index (71 Indicators) to stakeholders through interviews, Creating a priority scale matrix to determine recommendations. Determination of the priority scale matrix is based on Minimum Service Standards and ranking of relevant stakeholders. The results of research on the role and inhibiting factors of the Tanah Bumbu district government in increasing the Regional Resilience Index are Indicators implemented in the priority of Strengthening Policies and Institutions by 60.00%. Indicators implemented in the priority of Risk Assessment and Integrated Planning amounted to 75.00%. Indicators implemented in the Information System Development, Training and Logistics priority by 69.23%. Indicators implemented in the priority of Thematic Handling of Disaster Prone Areas amounted to 80.00%. Indicators implemented in the priority of Increasing the Effectiveness of Disaster Prevention and Mitigation by 70.00%. Indicators implemented in the priority of Strengthening Disaster Preparedness and Emergency Management by 55.00%. Indicators implemented in the Disaster Recovery System Development priority of 75.00%.
Co-Authors Abdi Fithria Abdi Fithria Abdi Fithria Abdi Fithria Abdi Fitria Abdullah Abdullah Achmad Syauqie Ahdyannor, Muhammad Isra Ahmad Jauhari Ahmad Jauhari Ahmad Mujaffar Ahmad Rizal Ahmad Yamani Ahmad Yamani Ajeng Dian Utami Akhmad Kurnain Akhmad Rizalli Saidy Aldha Alfian Noer Dwi Ana Wahdiana Anggi Nur Priosejati Anisah Fitri Nasution Arfa Agustina Rezekiah Arief R. M. Akbar Arif Sholahuddin Asmawi, Suhaili Badaruddin Badaruddin Badaruddin Badaruddin Bambang Joko Priatmadi Basir Achmad Basir Achmad Budi Sutiya Budimansyah Budimansyah Cahyaningsih, Putri Camsudin, Luhur Pribadi Cecep Gunawan Chindy Ade Eriesta Danang Biyatmoko Daniel Itta Darmaji Darmaji Darusman Darusman Darusman Darusman Davita, Almira Dini Sofarini Dionisius Marhaen Gloi Murin Eko Rini Indrayatie Elsa Lenia Lefi Emmy Sri Mahreda Emmy Sri Mahreda Emmy Sri Mahreda Emmy Sri Mahreda Emmy Sri Mahreda Ervizal A.M. Zuhud Eva Ariani Evrizal AM Zuhud Evrizal AM. Zuhud Fathur Raihan Fathur Raihan Fathurrahman Fathurrahman Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fatmawati Fauzana, Noor Arida Fitria Azizah Fonny Rianawati Gadis Yuniar Paradika Gt. Muhammad Hatta Gusti AR Thamrin Gusti Muhammad Hatta Gusti Muhammad Hatta Gusti Muhammad Hatta Gusti Syeransyah Rudy Hafizianor Hafizianor Hafizianor Hafizianor Hamdani Hamdani Fauzi Hanna Najmia Heni Nopita Sari Hilda Susanti Husni Mubaraq Ichsan Ridwan Indra Febriandana Indra Saputra Irwansyah Noor Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Iskandar Z.Siregar Laksono, Eko Setyo Latifah K Latifah K. Darusman Latifah Latifah Lina Tabitha Mandala Lisda Rahmadanisa Mahmud Mahmud Mahriana Mahriana Mahrus Aryadi Mahrus Aryadi Marchal Susanto Meichia Meichia Mochamad Arief Soendjoto Mochamad Arief Soendjoto Muhammad Abdul Qirom Muhammad Damiri Muhammad Helmi Muhammad Rizkiansyah Muhammad Ruslan Muhayyah, Rina Ni Wayan Suyanti Nina Tresnawati Noby Ade Yusevi Noor Arida Fauzana Noor, Ahmad Sugian Nurlyanti, Arief Nuruk Aina Olivia Pascallina Depriyanti Rahmat Hapizil Islami Rina Kanti Rina M.N. P. Rina Muhayah Noor Pitri Rina Muhayah Noor Pitri Rina Muhayyah Ringkas Lelunuto Rismauly Paskayanti Rizkon, Muhammad Rizqi Puteri Mahyudin Rizqi Putri Mahyudin Roffi Meidisawarman Rudianto Rudianto Rukmini Rukmini Sahputra, Wahyundi Saputra, Debi Imam Sari Aulia Azizah Setia Budi Setia Budi Peran Siti Aisyah Hidayati Siti Fatimah Evayanti Situmorang, Tika Meilany Sunardi, Ph.D., Sunardi Suryajaya Suryajaya Suyanto - Suyanto Suyanto Syahiful Hadi Syaifuddin Syaifuddin Syam'ani, Syam'ani Syamani D. Ali SYARIFUDDIN KADIR Syarifuddin Kadir Thamrin, Gusti AR Tri Ani Windawati Trisnu Satriadi Violet Violet Wahyuni Ilham Winda Aryani Prasetyo Wiwin Tyas Istikowati Yudi Firmanul Arifin Yusanto Nugroho Yusanto Nugroho Yusuf Yuliadi Yusveni Farizarakhmi Zainal Abidin Zainal Abidin Zainuddin, Zainuddin