Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Sosialisasi Hukum Adat dan Negara Hukum dalam Meningkatkan Kesadaran Hukum melalui Aktivitas Seni Budaya Masyarakat Desa Darek Sumerah, Sumerah; Kasim, Sunardy; Assaori, M. Sofian; Sakti, Lanang; Rosikhu, Muhammad; Efendi, Saparudin; Rahmatyar, Ana; Prawiranegara, Khalid; Tekayadi, Suntarajaya Kwangtama; Alfurqan, Imam; Yusuf, Maulana Syekh; Syamsurrijal, Syamsurrijal
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.575

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berangkat dari terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai relasi antara hukum adat Sasak dan hukum negara dalam kerangka negara hukum. Di Desa Darek, keberadaan awiq-awiq sebagai manifestasi hukum adat masih berfungsi sebagai living law, namun belum sepenuhnya terintegrasi secara konseptual dengan sistem hukum nasional. Kondisi ini berimplikasi pada kesenjangan kesadaran hukum dalam praktik sosial-budaya masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran hukum masyarakat melalui sosialisasi hukum adat dan negara hukum berbasis pendekatan sosio-legal dan kearifan lokal. Metode yang digunakan bersifat partisipatif, meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan materi kontekstual, pelaksanaan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus berbasis praktik adat, serta evaluasi reflektif. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya harmonisasi antara hukum adat dan hukum negara. Pendekatan seni budaya terbukti efektif sebagai medium internalisasi nilai hukum yang kontekstual dan komunikatif. Dengan demikian, model sosialisasi ini berkontribusi pada penguatan kesadaran hukum masyarakat yang partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan.
Perancangan Desain Antaramuka Website Katalog Produk UMKM Kerajinan Rotan Menggunakan Pendekatan Design Thinking Abdurrosit, Abdurrosit; kasim, Sunardy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6966

Abstract

Perkembangan media digital mendorong UMKM untuk menyajikan informasi produk secara lebih terstruktur dan profesional guna meningkatkan efektivitas komunikasi dengan konsumen. Namun, banyak UMKM kerajinan masih mengandalkan media sosial yang bersifat linier dan tidak sistematis, sehingga menimbulkan pertanyaan berulang terkait harga, ukuran, dan variasi produk. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan konsumen akan informasi yang jelas dengan media penyampaian yang digunakan, serta rendahnya efisiensi komunikasi antara pelaku usaha dan calon pembeli. Penelitian ini bertujuan merancang desain antarmuka pengguna (UI) website katalog produk sebagai media komunikasi visual yang mampu menyajikan informasi secara terstruktur, konsisten, dan mudah diakses. Metode yang digunakan adalah pendekatan Design Thinking yang meliputi tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan test, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara semi-terstruktur terhadap pemilik usaha dan konsumen. Objek penelitian adalah UMKM kerajinan rotan yang mengalami kendala dalam penyampaian informasi produk secara digital. Hasil penelitian berupa rancangan prototipe high-fidelity website katalog yang menampilkan arsitektur informasi sederhana, struktur navigasi yang jelas, hierarki visual yang konsisten, serta komponen kartu produk untuk meningkatkan keterbacaan dan kemudahan penelusuran informasi. Integrasi QR Code sebagai penghubung media offline dan online turut mendukung kemudahan akses informasi. Evaluasi awal menunjukkan bahwa struktur antarmuka yang sistematis mampu meningkatkan kejelasan informasi dan mengurangi potensi kebingungan pengguna dalam memahami detail produk secara mandiri.