Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI LABORATORIUM SMK NEGERI 7 MAJENE KOMPETENSI KEAHLIAN TEKNIK AUDIO VIDEO Parida; Purnamawati; Hendra Jaya
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 10 No 2 (2025): September
Publisher : Jurusan Teknik Elektronika & Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapah jauh penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan menganalisis apa saja kendala dalam penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium SMK Negeri 7 Majene kompetensi keahlian Teknik Audio Video. Metode penelian ini ialah penelitian pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian ini diikuti oleh seluruh peserta didik yang melakukan praktek di laboratorium. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi ditinjau di laboratorium, wawancara kepada kepala laboratorium dan siswa serta dokumentasi diperoleh selama penelitian. Hasil penelitian menunjukkan penerapan K3 di laboratorium masih kurang. Terdapat juga kendala dalam penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di laboratorium yakni kurangnya alat pelindung diri di laboratorium, serta kurangnya APAR dan kotak P3K, serta masih kurangnya arahan dari guru terhadap pengtingya penerapan K3, yang menyebabkan pekerja mudah mengalamikecelakaan.
Penerapan Artificial Intelligence Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak Mata Pelajaran Pemrograman Berorientasi Objek Eka Fitriani; Purnamawati; Lu′mu; Hasanah Nur; Hendra jaya
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 9 No 2 (2024): September
Publisher : Jurusan Teknik Elektronika & Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hal hal berikut: 1) Tingkat pemahaman mahasiswa terhadap penggunaan kecerdasan buatan pada mata kuliah Pemrograman Berorientasi Objek, 2) Peningkatan hasil belajar mahasiswa apabila lebih banyak menggunakan kecerdasan buatan pada mata kuliah Pemrograman Berorientasi Objek. Penelitian tindakan kelas (PTK) dipilih sebagai jenis penelitian. Objek penelitian adalah 28 siswa SMK Negeri 2 Takalar yang memiliki kompetensi di bidang rekayasa perangkat lunak. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan tes objektif; dua validator dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian meliputi peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pemrograman Berorientasi Objek Kelas XI Kompetensi Keahlian Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 2 Takalar. Siswa memperoleh tingkat ketuntasan hasil belajar pada Siklus I dengan pre test sebesar 0% dan post test sebesar 18% dan pada Siklus II dengan pre test sebesar 21% dan post test sebesar 89%. Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada Siklus I dan II meningkat sebesar 71 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dapat membantu siswa SMK Negeri 2 Takalar dalam mempelajari pemrograman berorientasi objek.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATA KULIAH PRAKTIK TEKNIK KENDALI BERBASIS MEDIA PEMBELAJARAN WATER TEMPERATURE CONTROLLER Fitri Aslamiah; Satria Gunawan; Hendra Jaya; Edy Sabara; Sutarsi Suhaeb
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 11 No 1 (2026): April
Publisher : Jurusan Teknik Elektronika & Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6536/tb14kd24

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk memperoleh bukti empiris mengenai efektivitas penggunaan media pembelajaran Water Temperature Controller pada mata kuliah Praktik Teknik Kendali. Efektivitas tersebut diukur melalui capaian belajar mahasiswa yang mencakup dua ranah, yaitu kognitif dan afektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain Nonrandomized Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian terdiri atas seluruh mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika yang telah mengikuti perkuliahan tersebut. Dari populasi tersebut, dipilih 60 mahasiswa sebagai sampel secara acak, kemudian dikelompokkan menjadi dua bagian: 30 mahasiswa sebagai kelompok eksperimen dan 30 mahasiswa sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian mencakup tes untuk menilai kemampuan kognitif serta angket untuk mengukur respon afektif mahasiswa. Pengolahan data dilakukan menggunakan uji-t untuk menelaah apakah terdapat perbedaan yang bermakna antar kedua kelompok yang dibandingkan. Hasil analisis memperlihatkan bahwa penggunaan Water Temperature Controller memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan metode pengajaran konvensional. Pada ranah kognitif, nilai rata-rata posttest mahasiswa di kelompok eksperimen memperoleh nilai rata-rata 85,83, sementara kelompok kontrol mencatat skor yang lebih rendah yakni memperoleh 76,33. Uji-t menunjukkan perbedaan signifikan antara keduanya (t = 5,295; p = 0,000). Pada ranah afektif, kelompok eksperimen memperoleh rerata nilai sebesar 91,62, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan skor yang berada dibawah capaian tersebut, yakni 81,44, dan hasil uji-t kembali menunjukkan selisih yang signifikan (t = 15,091; p = 0,000). Berdasarkan keseluruhan temuan ini, dapat ditegaskan media Water Temperature Controller terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa, membentuk sikap positif, serta mendorong motivasi belajar pada mata kuliah Praktik Teknik Kendali, lebih baik dibandingkan pendekatan pembelajaran tradisional.
Student Perspectives on Virtual-Based Simulation Practicum: Challenges and External Factors at SMKN 10 Makassar Hendra Jaya; Irma Tamrin; Indar Winardy; M. Arham; Aqri Dwi Aqram; Mustamin; Saharuddin; Putri Ida Sunaryathy Samad
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 13, Issue 1, February 2026
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/mekom.v13i1.266

Abstract

Purpose - This study explores students’ perspectives on virtual simulation-based practicum learning at SMKN 10 Makassar, focusing on challenges and external factors affecting learning effectiveness. Methods - A mixed-method approach was used, combining descriptive quantitative analysis with qualitative data. Participants were 39 eleventh- and twelfth-grade students from electronics and mechatronics programs. Data were collected through Likert-scale questionnaires and semi-structured interviews, then analyzed using descriptive statistics and thematic analysis based on the Attride-Stirling Thematic Network framework. Findings - Most students showed positive perceptions of virtual simulation learning, particularly in digital literacy and application use. About 64.1% were familiar with digital technology in learning, and 56.4% could independently operate simulation applications. However, challenges remained, including fear of making mistakes, limited understanding of concepts and digital instructions, lack of virtual practicum experience, and low confidence in using technology. External factors such as family support, device access, internet quality, and digital media use also influenced learning success. Research Implication - Virtual simulation practicum learning requires more than reliable technology. Schools must strengthen students’ digital literacy, self-efficacy, and learning support through interactive strategies, continuous scaffolding, accessible infrastructure, and adaptive instructional design. Originality - This study highlights vocational students’ direct perspectives on virtual simulation practicum learning and shows how both internal factors, such as confidence and digital literacy, and external factors, such as family support and internet access, shape learning effectiveness.