Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pembentukan Moderasi Beragama di Pondok Pesantren Syahida Tasikmalaya Suryana, Dudung; Hilmi, Fuad; Maryana, Ina
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 03 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i03.4842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai penanaman moderasi beragama di pondok pesantren Syahida tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah pimpinan pondok pesantren, Ustad, dan Santri. Tekhnik analisis data menggunakan data collection, data reduction, data display, dan verifying. Hasil dan pembahasan penelitian ini menunjukan bahwa system pendidikan dan pembelajaran di pondok pesantren syahida telah sesuai dalam pembentukan moderasi Bergama terhadap santri di lembaga tersebut hal ini dapat dilihat dari penanaman nilai moderasi beragam yaitu: 1) Tawassuth (mengambil jalan tengah dengan tidak melebihkan atau mengurangi ajaran agama); 2) Tawazun (bekeseimbangan dalam memahami ajaran agama); 3) I‟tidal (tegak lurus dan tegas dalam beragama); 4) Tasamuh (toleransi atau saling menghargai ditengah perbedaan beragama); 5) Musawah (tidak mendiskriminasikan adanya perbedaan keyakinan); 6) Ishlah (mengutamakan prinsip-prinsip reformatif yang mengakomodasikan adanya perubahan dan kemajuan demi kemashlahatan umat dengan menggunakan prinsip melestarikan tradisi lama yang masih relevan dan menerapkan hal baru yang relevan); 7) Aulawiyah (memprioritaskan keuataman yang lebih penting); 8) Tathawwur wa Ibtikar (terbuak dalam melakukan perubahan sesuai dengan perkembangan zaman dan mampu menciptakan hal-hal baru yang bermanfaat bagi umat); 9) Tahaddur (menjunjung tinggi adab dalam kehidupan)
Penggunaan Metode Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siska Oktaviana; Dudung Suryana; Riga Zahara Nurani
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92271

Abstract

Di tingkat sekolah dasar, pengembangan kemampuan pemahaman bacaan siswa merupakan dasar penting dalam pengajaran bahasa. Penelitian ini berfokus pada peningkatan kemampuan pemahaman bacaan siswa kelas tiga di SDN Babakan Jeruk melalui pendekatan narasi visual. Penelitian ini dilaksanakan sebagai Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus. Sebanyak 27 siswa kelas tiga dari SDN Babakan Jeruk dipilih secara acak dengan metode sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui evaluasi, observasi, dan catatan. Analisis data dilakukan secara kualitatif menggunakan paradigma Miles dan Huberman serta secara kuantitatif dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman bacaan siswa meningkat signifikan dengan penerapan pendekatan cerita bergambar; dari 29,63% pada pratindakan menjadi 66,6% pada siklus I dan 88,8% pada siklus II, dengan peningkatan tajam dalam proporsi siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Temuan ini menunjukkan bahwa teknik cerita bergambar memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman bacaan siswa kelas tiga di SDN Babakan Jeruk.
ANALISIS METODE KARYA WISATA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEARIFAN LOKAL PADA PESERTA DIDIK DI SD Shidiq, Miftah Farid Purnama; Dudung Suryana; Winarti Dwi Febriani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan metode karya wisata dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap kearifan locak serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam penggunaan metode karya wisata pada pemahaman peserta dididk terhadap kearifan lokal di SDN Jaya Mukti. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Jayamukti. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: 1) Observasi, 2) Wawancara, 3) Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan metode karya wista yang dilakukan oleh wali kelas 6 sangat baik sesuai dengan langkah-langkah metode karya wisata, kendala yang dihadapi saat menggunakan metode karya wisata adalah keterbatasan waktu, keterbatasan sumber daya manusia dan perbedaan kemampuan peserta didik, dan metode karya wisata terbukti dapat meningkatkan pemahaman kearifan lokal peserta didik dilihat dari hasil wawancara dan observasi bersama peserta didik saat dan sesudah melaksakan karya wisata.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA CERITA BERGAMBAR PADA SISWA KELAS III DI SDN KOTABARU Amelia, Nellawati; Suryana, Dudung; Nurani, Riga Zahara
FRASA: Jurnal Keilmuan, Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 7 No. 1 (2026): FRASA: JURNAL KEILMUAN BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/frasaunimuda.v7i1.3425

Abstract

ABSTRAK: This research is motivated by the low ability of third grade students of SDN Kotabaru in writing paragraphs. The results of the observation showed that only 50% of students achieved the Minimum Completion Criteria (MCC), while the rest had difficulty in constructing sentences logically, choosing the right vocabulary, and understanding paragraph structure. One of the causes is the lack of interesting learning media variations. Therefore, this study aims to improve students' paragraph writing skills by using picture story media. The method used is Classroom Action Research (CAR) model Kemmis and McTaggart which is carried out in two cycles. Each cycle consists of the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were 30 third grade students of SDN Kotabaru. The results of the study showed an increase in every aspect. At the planning stage, the teaching modules and picture story media were arranged completely and relevantly. In the implementation, students were more enthusiastic and actively involved when learning using picture story media. The results of paragraph writing skills also increased. In the pre-action, only 15 students (50%) completed the activity with an average score of 70. In cycle I, it increased to 22 students (73.33%) with an average score of 76.33. In cycle II, completion increased to 27 students (90%) with an average score of 80.16. The conclusion of this study is that the use of picture story media can improve learning planning, student involvement in implementation, and paragraph writing skills of grade III students of SDN Kotabaru. This media has proven effective in helping students understand paragraph structure and develop ideas in writing.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA PADA MATERI PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH Hesti Lestari; Dudung Suryana; Rizki Hadiwijaya Zulkarnaen
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7463

Abstract

This research was motivated by the low cognitive learning outcomes of fourth-grade students in Natural and Social Sciences at SDN 3 Jahiang. This is due to the use of a less varied learning model, resulting in students being passive and not fully understanding the material. The purpose of this study is to enhance students' cognitive learning outcomes by applying the Make a Match cooperative learning model. This study is a Classroom Action Research (CAR) project conducted in two cycles, involving 27 fourth-grade students from SDN 3 Jahiang as participants. Each cycle follows the stages of the Kemmis and McTaggart CAR model, which consists of planning, implementation, observation, and reflection. The data collection techniques employed were tests, observation, and documentation. The study's results showed an increase in students' cognitive learning outcomes following the implementation of the Make a Match cooperative learning model. In the pre-action phase, the average student score was 53.51 (classified as "Poor"), with a learning completion rate of 22.22%. In cycle I, the average score increased to 67.66 (category "Sufficient"), with a learning completion percentage of 55.56%. Furthermore, in cycle II, the average score increased again to 83.96 (category "Good"), with a learning completion percentage of 85.19%. Thus, the Make a Match cooperative learning model has been proven successful in improving students' cognitive learning outcomes in the topic of plant propagation.