Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KECIL DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PEDAGANG KELAPA MUDA (Cocos Nucifera L) (Studi Kasus : Kecamatan Medan Kota, Kelurahan Teladan Barat) Nia Aldina Lubis; Gustami Harahap; Mitra Musika Lubis
Jurnal Agriuma Vol 3, No 2 (2021): Jurnal Agriuma Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agri.v3i2.6007

Abstract

This study aims to determine the Small Business Development Strategy in Increasing the Income of Young Coconut Traders (Cocos Nucifera L) (Case Study: Medan Kota District, Teladan Barat Village). Theobjectives of this study were: (1) to determine the income earned from small coconut traders inMedan City, Teladan Barat Village. (2) This is to determine the strategy for developing young coconutsmall traders in Medan City, Teladan Barat Village. This research was conducted in October-november2019. In this study the samples were taken based on the criteria, namely only entrepreneurs who hadyoung coconut ice-based businesses from a population of 24 entrepreneurs, only 17 entrepreneurs.This research method is descriptive with primary data sources obtained from distributingquestionnaires to respondents. The results of this study: (1) From the results of the researcher's calculationson the Young Coconut Ice business with an R / C ratio of 1.35 more than one. The income earned is Rp.103,000, - from the average total income of Rp. 390,000, - divided by the average cost of the sales process of Rp. 287,000. (2) Based on the results of research on business development strategies,it is a strategic choice made by entrepreneurs in Medan Kota sub-district, western exemplary villageto seize market opportunities. Entrepreneurs can gain a higher competitive advantage than theircompetitors if they can provide a selling price that is cheaper than the price given by its competitors with the same value or product quality.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA AGROWISATA STRAWBERRY (Fragaria choiloensis L.) PETIK SENDIRI (Studi Kasus : Kabupaten Karo) Muhammad JufriansyahMuhammad Jufriansyah; Gustami Harahap; Mitra Musika Lubis
Jurnal Agriuma Vol 1, No 2 (2019): Jurnal Agriuma Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i2.2873

Abstract

In North Sumatra there  is  one  type  of  horticulture  plant,  strawberry,  especially  in Karo district. The purpose of this study  was  to  find  out  what  factors  influence  the  level  of income of strawberry picking agrotourism farmers themselves, knowing the price of their  own picking strawberry agro-tourism business and knowing whether the picking  strawberry  agro- tourism business itself is feasible. The sampling method is used  by  the  Central  theorem  limit method, the total population of strawberry farmers in Karo Regency  is  60,  in  this study 30 farmers were made as representative samples of the entire population. The data collected is primary  and  secondary  data.  The  analytical  method  used  is  multiple  linear  regression   with SPSS 21, BEP software tools and business feasibility analysis using  R  / C  Ratio.  (1) From the study using multiple linear regression analysis tools which have positive effect on strawberry farmers'  income,  namely  sales  and  expenditure  volume  of  RT.  (2)  Analysis  of  data  from (BEP), it is known that the sales  volume  reaches  the  level of 478.80 Kg with a selling price of  Rp. 52,760 / Kg, then the sales result is Rp. 38,304,239, with the results of the sale, the strawberry  picking  agro-business  itself  was  declared  even.  (3)  Analysis of the feasibility of the own strawberry picking agrotourism business in  Karo  Regency,  obtained  the  results  of R  / C> 1, then the business is economically feasible. 
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TANI PISANG BARANGAN (Musa acuminata L.) (Studi Kasus: Kelompok tani mekar tani Kecamatan Biru-biru) Muhammad Fadeli Amsyah Hrp; Suswati febri; Gustami Harahap
Jurnal Agriuma Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Agriuma April
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i1.2329

Abstract

Indonesia dikenal sebagai kawasan pusat asal usul pisang. Negara ini juga punya varietas pisang yang lebih banyak dari pada negara lain. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara (sensus), Berdasarkan penelitian ini, ditetapkan sebanyak 30 petani yang menjadi responden Di Kecamatan Biru-biru, Metode analisis yang di gunakan adalah Regresi linier sederhana, Regresi linier berganda dengan alat bantu perangkat lunak SPSS 21, dan analisis kelayakan usaha menggunakan R/C ratio. Hasil penelitian ini : (1)Secara parsial variabel produksi (X1) yang berpengaruh signifikan terhadap penerimaan petani. (2) Terdapat pengaruh positif dari hasil uji koefisien determinasi maka diperoleh hasil R2 sebesar 0,582 yaitu arti nya 58,2 % variasi variabel jumlah permintaan pisang barangan telah dapat di jelaskan oleh variabel harga pisang barangan, selera, jumlah tanggungan, dan harga pisang ambon. Sisanya sebesar 41,8% di jelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini.(3)Hasil analisis kelayakan usaha tani pisang barangan di Kecamatan biru-biru Kabupaten Deli serdang di peroleh R/C=1,797>1 maka secara ekonomi usaha tani pisang barangan layak untuk di usahakan.  
Analisis Pendapatan dan Pengeluaran Konsumsi Petani Kelapa Sawit Desa Lubuk Bunut Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Padang Lawas Ririn Anggreni Pulungan; Mitra Musika Lubis; Gustami Harahap
Jurnal Agriuma Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Agriuma Oktober
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v2i2.4392

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa pendapatan petani kelapa sawit, untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi kelapa sawit, untuk mengetahui berapa pengeluaran konsumsi petani kelapa sawit. Penelitian ini dilakukan di Desa Lubuk Bunut Kecamatan Hutaraja Tinggi Kabupaten Padang Lawas. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik probability sampling dengan menggunakan proportionate stratified sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pendapatan bersih rata-rata yang di peroleh oleh petani kelapa sawit di Desa Lubuk Bunut pada bulan Juni tahun 2019 adalah Rp. 6.079.229,00. Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kelapa sawit secara parsial adalah pupuk NPK dan luas lahan sedangkan yang tidak berpengaruh adalah tenaga kerja dan harga TBS. Pengeluaran konsumsi petani kelapa sawit di Desa Lubuk Bunut pada bulan Juni tahun 2019 yaitu rata-rata sebesar Rp. 3.068.734,00.Kata Kunci: Kelapa Sawit; Pendapatan; Pengeluaran Konsumsi
PENINGKATAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MELALUI PEMBERIAN PUPUK AN-ORGANIK FOSFAT ALAM Dorkas Parhusip; Nazaruddin Hutapea; Gustami Harahap; Tristiana Handayani; Ahmad Thohir; Nurliana Harahap; Siti Maryam Harahap
Agrica Ekstensia Vol 14 No 2 (2020): Edisi Desember
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.016 KB) | DOI: 10.55127/ae.v14i2.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat dan tingkat kebutuhan pupuk Fosfat Alam yang sesuai untuk tanaman jagung. Penelitian telah dilaksanakan di Desa Pasar VI Kecamatan Sei Bingei Kabupaten Langkat, pada bulan Juli 2017 s/d November 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok non Faktorial dengan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari: P1 (NPK 75 Kg/Ha); P2 (Urea 200 Kg/Ha + KCl 150 Kg/Ha); P3 (FA150 Kg/Ha + Urea 200 Kg/Ha + KCl 150 Kg/Ha); P4 (FA 300 Kg/Ha + Urea 200 Kg/Ha + KCL 150 Kg/Ha); P5 ( FA 450 Kg/Ha + Urea 200 Kg/Ha + KCl 150 Kg/Ha); P6 (FA 600 Kg/Ha + Urea 200 Kg/Ha + KCl 150 Kg/Ha); dan P7 (FA 750 Kg/Ha + Urea 200 Kg/Ha + KCl 150 Kg/Ha). Urea dan KCL diberikan sebagai pupuk dasar, di mana Urea diberikan 2 kali yaitu pada saat 7 HST dan 30 HST, sedangkan untuk pupuk SP-36 dan KCl diberikan pada umur 7 HST. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perlakuan P7 dengan pemupukan Urea 200 Kg/Ha, KCl 150 Kg/Ha dan FA 700 Kg/Ha dapat menghasilkan semua parameter pengamatan (berat tongkol dengan klobot, berat tongkol tanpa klobot, diameter tongkol, jumlah baris per tongkol, jumlah biji per baris, panjang tongkol, berat biji per tongkol, berat biji per plot, dan produktivitas jagung pipilan kering Kg/Ha) yang tertinggi. Kemudian setelah diuji BNT, diperoleh bahwa perlakuan P7 menghasilkan pengaruh sangat nyata terhadap perlakuan P1, P2, P3 dan P4 dan berbeda nyata terhadap pelakuan P5 dan P6 pada semua parameter pengamatan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Buruh Pengupas Bawang Merah (Allium cepa L.) (Studi Kasus: Pasar Sambu, Kecamatan Medan Kota) Mardiyah Siregar; Gustami Harahap; Mitra Musika Lubis
AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis Vol 4, No 1 (2022): AGRISAINS: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis JANUARI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrisains.v4i1.1197

Abstract

Shallots are one of the horticultural commodities that are included in the spice vegetables which are used as a complement to cooking spices to add flavor and enjoyment to cooking. Becoming an onion peeler is an alternative job for some housewives around the sambu market. This study aims to determine the factors that influence the job acceptance of onion peeler workers at Sambu Market, Medan Kota District. This research was determined purposively that is determined intentionally. In this study, the number of samples used was 45 shallot peeler workers in Pasar Sambu, Medan District, Pasar Sambu City. The results of the study of the factors that influence the acceptance of shallot peeler workers are working hours and work wages. The variable score of working hours and higher wages has a significant effect on increasing the acceptance of onion peeler workers at Sambu Market, Medan City District. Judging from the acceptance value of shallot peeler workers at Sambu Market, Medan City District, this average income per month reaches Rp. 1,411,111. It can be said that shallot peeler workers have low acceptance. The magnitude of the effect of work experience, working hours, and work wages on the acceptance of shallot peeler workers at Sambu Market, Medan City District, which was measured using R2 was 0.763. This means that the independent variables in this model are able to explain the dependent variable of 76.3%.
ANALISIS PENGELOLAAN AGRIBISNIS PETANI HORTIKULTURA STUDI KASUS : KABUPATEN ASAHAN Gustami Harahap
JURNAL AGRICA Vol 8, No 2 (2015): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v8i2.1075

Abstract

This study aims to determine the management of agribusiness horticulture farmers in the District Asahan. Research method using library research method. This research uses literature review method (library research). The discussion in this paper is based on statistical data obtained from BPS from various research results related to the management of agribusiness. From the discussion it can be concluded that the planning of horticultural commodities agribusiness: vegetables and fruits associated with the demand for commodities what the market needs gradually increasingly sensitive farmers, evidenced by the cultivation of new commodities of mushrooms from 2011 to 2012. Farmers have not monitoring the properties of horticultural commodity products: vegetables and fruits more effectively and efficiently, due to the fact that farmers are limited to post-harvest technology knowledge, so they tend to sell their commodities more quickly. Organizing sources of labor production factors in the family consisting of: (husband, wife and children) full of work in cultivating horticultural commodities of vegetables and fruits, has not been calculated as a sacrifice of production costs, because the farmers have not recorded in the bookkeeping of his farm . KUD as a supporting institution in increasing the income of farmers, can not be regarded as a pillar of the economy, due to lack of awareness of farmers to become members of the KUD, evidenced there are still a lot of farmer groups (Gapoktan) horticulture that do not have KUD institutions
HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN KERJA DAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN BAGIAN TANAMAN DI KANTOR DIREKSI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III MEDAN Hadisaputra Hadisaputra; Yusniar Lubis; Gustami Harahap
JURNAL AGRICA Vol 5, No 2 (2012): JURNAL AGRICA
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agrica.v5i2.1310

Abstract

PT . Perkebunan Nusantara III ( PTPN III ) is one of the companies involved in the plantations, are required to continue to improve the quantity and quality of products globally . In an effort to support the necessary increase in the quantity and quality of good management, facilities and infrastructure that supportsTo improve the performance of the company, PTPN III is continuously making efforts to improve the performance of palm oil agribusiness and in view of the need to rnempersiapkan human resources have a reliable discipline to produce superior productivity performance.From the data obtained it is known that employee discipline include attendance factor timely, appropriate work procedures and work back in time to the respondents showed an average of  9 respondents or 19.87 % rate as excellent, while 15 respondents or by 32 , 22 % rate the better . Employee productivity include : the quantity of employment, quality of work and timeliness karvawan shows , as an average of 5 or 9,700 respondents rate as excellent , while 15 respondents or 33.47 % at good rate.From research conducted at PT . PTPN III Medan North Sumatra can be seen that : 1) Discipline for Employees , Employee Productivity in Section Tanarnan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) in both categories. 2) there is a very strong relationship between discipline and significant employee with Work Productivity in Section Plant PT . PTPN III (Persero). Key words : work discipline, employee productivity, PTPN III
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Keripik Singkong Terhadap Pendapatan UD Rezeki Baru Cap Adat Minang Desa Tandukan Raga Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hilir Kabupaten Deli Serdang Yusri Ahmad Rangkuti; Khairul Saleh; Gustami Harahap
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 4, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v4i1.3652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tambah singkong menjadi keripik singkong, mengetahui nilai tambah dan pendapatan pengolahan singkong menjadi keripik singkong pada UD.Rezeki Baru Cap Rumah Adat Minang dan mengetahui layak atau tidaknya industri pengolahan singkong menjadi keripik singkong pada UD.Rezeki Baru Cap Rumah Adat Minang. Penentuan lokasi ini dilakukan dengan sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa usaha keripik singkong UD. Rezeki Baru Cap Adat Minang merupakan produsen keripik singkong terbesar di Kabupaten Deli Serdang. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan sengaja (purposive). Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan analisis nilai tambah metode Hayami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen faktor yang mempengaruhi nilai tambah pengolahan singkong menjadi keripik singkong yaitu dipengaruhi oleh bahan baku sebesar 52,89 %, diikuti biaya bahan penolong sebesar 33,03 % dan biaya bahan tambahan sebesar 14,08%. Besarnya nilai tambah yang didapat dari hasil pengolahan singkong per hari sebanyak 4.596,67 kg diperoleh menjadi keripik sebanyak 1.512,87 kg dalam 1 kali proses produksi/hari dengan harga jual Rp. 15.000,00/kg dan keuntungan Rp. 8.050 /kg, dengan total keuntungan sebesar Rp. 8.484.977,78/hari. Nilai tambah rata-rata pengolahan singkong menjadi keripik singkong per produksi adalah Rp 3.406,99/kg dengan rasio nilai tambah sebesar 68,83 % 50 % artinya nilai tambah tersebut tergolong tinggi. Analisis kelayakan diketahui bahwa R/C rasio lebih besar dari 1 yaitu pengolahan singkong menjadi keripik singkong sebesar 1,60. Oleh karena R/C rasio lebih besar dari satu, sehingga disimpulkan bahwa usaha pengolahan singkong menjadi keripik singkong di daerah penelitian layak diusahakan
Model Pembangunan Pertanian Pola Interaksi dan Interdependensi Dalam Memanfaatkan Fasilitas Pelayanan Sosial Ekonomi di Kabupaten Serdang Bedagai Gustami Harahap; Fatmawaty ,
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 3, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v3i2.3121

Abstract

Masyarakat sering mengalami suatu permasalahan dalam aktivitas setiap harinya terutama masalah pelayanan, seperti masalah antrian yang cukup panjang dan segala urusan publik yang cukup panjang. Pelayanan seperti ini meresahkan masyaraka terutama urusan yang sifatnya sangat mendadak dan butuh waktu yang cepat yang tidak bisa di selesaikan secara cepat. Keterlambatan dalam pelayanan ini juga kurangnya fasilitas pelayanan yang tersedia sehingga segala urusan cukup lambat dilayani. Permasalahan ini yang terjadi bukan hanya pada masyarakat diperkotaan saja tetapi pada masyarakat pedesaan juga mengalami permasalahan yang sama, baik masalah aspek sosial ekonomi.Pola interaksi dan interdependensi ini sebagai upaya dalam rangka memanfaatkan fasilitas pelayanan sosial ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan terutama pada masyarakat petani yang nantinya dapat memanfaatkan pola yang akan diterapkan pada Kabupaten Serdang Bedagai.Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan Structural Equetion Model (SEM). Permasalahan utama yang diteliti dan dikaji dalam penelitian ini berkaitan dengan “Penerapan Pola interaksi dan interdependensi terhadap masyarakat pedesaan di Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara
Co-Authors Achmad Jusuf Zulfikar Adelina Purba Agung Suharyanto AHMAD RAFIQI TANTAWI Ahmad Sutan Nauli Lubis Ahmad Thohir Anna Wati Dewi Purba Bambang Hermanto Bobby Umroh Br Sinuhaji, Raini Dardawi , Himpun Darianto Darianto Darianto Darmawan Listya Cahya Delia Arifin Dhalimunthe, M. Ikbal Nur Irsyad Dorkas Parhusip Elisa Sianturi Erwin Pane Evi Erawati Erawati Evi Yunita Kurniaty, Evi Yunita Faiz Ahmad Sibuea Fastabiqul Khairad Fatmawaty , Fatmawaty Harahap Ginting, Deri Sudarto Hadisaputra Hadisaputra Hadisaputra, Hadisaputra Hapsari, Sylvia Triani Hasnudi, Hasnudi Herdian Herdian Hernos, Siswa Panjang Hernosa, Siswa Panjang Ilhamdi, Ilhamdi Imam Fauzi Harahap Ivana putri, Nabila Salma Ivonne Ayesha, Ivonne Juli Astuti Daulay Junaidi, Koko Khairul Saleh Khairul Saleh Khairul Shaleh Saleh Lestari, Ade Aulia Listra Berutu Lubis, Mitra Mustika Mardiyah Siregar Mhd.Buhari Sibuea Mitra Musika Lubis Muda, Indra Muhammad Fadeli Amsyah Hrp Muhammad JufriansyahMuhammad Jufriansyah Muhammad Qori Husein Muhammad Reza Bachri Nainggolan, Juniati Nazaruddin Hutapea Nia Aldina Lubis Nilma Aprilia Nista Zamili Nurcahyani, Marizha Nurliana Harahap Putri Helena Panjaitan Rahma Sari Siregar Rahman, Mhd. Aldio Fatur Rika Fitri Ilvira Rika Fitri Ilvira, Rika Fitri Ririn Anggreni Pulungan Rizal Aziz, Rizal Salqaura, Siti Sabrina Saragih, M.Sc, Faoeza Hafiz Sari Siregar, Erlina Sasmita Siregar Siahaan, Jesi Tiara Lestari Simamora, Beltahmamero Siregar, Alhafizy Siswo Pranoto Siti Mardiana Siti Maryam Harahap Sri Ariani Safitri Supriadi Harahap Suswati Suswati suswati suswati Syafrizaldi, Syafrizaldi Tanjung, Mhd Rizki Hamdani Tiara, Nurul Lisma Tri Novianta Yohana Sihombing Tristiana Handayani Umar, Sayed Yogi Indra Pramana Yudha Andriansyah Putra Yusniar Lubis Yusniar Lubis Yusri Ahmad Rangkuti zuraidah zuraidah