Claim Missing Document
Check
Articles

Sistem Deteksi Dini Diabetes Melitus Dengan Teknik Klasifikasi Algoritma C4.5 Berdasarkan Rekam Medis di RS Tk. III Baladhika Husada Jember Agustina, Alviani Rodyatul; Pratama, Mudafiq Riyan; Yunus, Muhammad; Rachmawati, Ervina
BIOS : Jurnal Teknologi Informasi dan Rekayasa Komputer Vol 7 No 1 (2026): March
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/bios.v7i1.203

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a chronic disease condition that occurs when the pancreas cannot produce insulin or when the body cannot use insulin effectively. At Baladhika Husada Jember Hospital, DM ranks among the top 10 diseases with the highest mortality rate of 6.99% in 2024. In efforts to prevent and control DM, a website-based early detection system was developed using the C4.5 algorithm classification technique with the Waterfall method. The research stages included creating C4.5 algorithm classification rules using RapidMiner tools, followed by development using the Waterfall method, which consists of the communication, planning, modeling, construction, and deployment stages. The classification rules were developed using preprocessed data from a total of 240 datasets, resulting in 172 clean datasets obtained from medical records at Baladhika Husada Jember Hospital. The training and testing data ratio was 50:50 using stratified sampling. Performance testing using the Confusion Matrix method yielded accuracy, precision, and recall values of 100% each, along with 8 classification rules that were subsequently implemented in the system. Based on the research results, random blood sugar is the most influential risk factor for DM, as it achieved the highest gain ratio. Recommendations for future researchers include increasing the amount of data and expanding the variety of data to help the system learn more complex patterns.
Analisis Faktor Risiko Gagal Ginjal Kronis Berdasarkan Rekam Medis Pasien Rawat Inap di RSUD Blambangan Banyuwangi Ervina Rachmawati; Anisah Mahshunah; Novita Nuraini; Indah Muflihatin
ARTERI : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7 No 2 (2026): Februari
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/arteri.v7i2.657

Abstract

Chronic kidney disease is a condition in which the structure or function of the kidneys slowly declines over several months to years, this has the potential to cause permanent kidney damage. Cases of chronic kidney disease at the Blambangan Regional General Hospital, cases of chronic kidney disease morbidity always rank in the top 10 diseases and mortality cases always increase in 2021-2023. This study aims to analyze risk factors for chronic kidney disease between age, gender, family history, history of diabetes mellitus, history of hypertension, history of obesity, and history of smoking habits. Data collection uses observation of medical records. The research sample consisted of 94 case samples and 94 control samples using simple random sampling technique. Data analysis used univariate and bivariate with chi square test with α 0.05. The results showed that the age variable (p value = 0.036), family history (p value= 0.001), history of diabetes mellitus (p value = 0.020), history of hypertension (p value = 0.003), history of obesity (p value= 0.005), and a history of smoking habits (p value = 0.016) was associated with the incidence of CKD. While the gender variable (p value = 0.883) was not associated with the incidence of CKD. This study concludes that those aged ≥ 50 years with, a family history, history of diabetes mellitus, history of hypertension, history of obesity, and history of smoking habits are at risk of developing CKD. Health workers need to provide education to the community, especially at-risk populations such as people aged ≥ 50 years and have a family history of CKD who are advised to control blood sugar, blood pressure, and body weight, and avoid smoking habits
Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Puskesmas Umbulsari Jember Dwi Navida Sari; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Ervina Rachmawati; Ida Nurmawati
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1902

Abstract

Kelengkapan pengisian rekam medis sangat penting sehingga dapat berdampak pada mutu kualitas rekam medis dan pelayanan kesehatan. Berdasarkan studi pendahuluan, pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Umbulsari Jember masih belum terisi secara lengkap pada bulan Juni-Agustus 2022 dengan persentase ketidaklengkapan bulan Juni sebesar 6,70%, bulan Juli sebesar 8,92%, dan bulan Agustus sebesar 7,72%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketidaklengkapan pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Umbulsari Jember. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu 1 kepala puskesmas, 1 dokter, 2 perawat rawat inap, dan 1 petugas rekam medis. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan penyebab ketidaklengkapan berdasarkan faktor motivation (motivasi) yaitu tidak adanya reward bagi petugas yang mengisi rekam medis rawat inap. Faktor opportunity (kesempatan) yaitu belum pernah diadakannya pelatihan terkait pengisian rekam medis, belum terdapat SOP pengisian rekam medis, belum pernah diadakan sosialisasi SOP penilaian kelengkapan rekam medis. Faktor ability (kemampuan) yaitu kurangnya pengetahuan petugas dan adanya petugas dengan masa kerja baru masih dalam tahap penyesuaian lingkungan
Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Rekam Medis Rawat Inap di RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan Kurnia Candra Septianingrum; Rossalina Adi Wijayanti; Ervina Rachmawati; Angga Rahagiyanto
Health & Medical Sciences Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v1i1.671

Abstract

Standar pengembalian rekam medis rawat inap yaitu 2x24 jam setelah pasien keluar. Berdasarkan hasil observasi di RSUD Bangil bahwa rata-rata keterlambatan pengembalian rekam medis rawat inap sebesar 69,79%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab keterlambatan pengembalian rekam medis rawat inap di RSUD Bangil. Hasil penelitian berdasarkan faktor ability yaitu petugas admin ruangan yang tidak memiliki pendidikan minimal D-III rekam medis. Faktor motivation yaitu belum adanya pemberian penghargaan (reward) dan belum adanya pemberian hukuman (punishment) kepada petugas. Faktor opportunity yaitu belum adanya sosialisasi SOP pengembalian rekam medis dan petugas admin ruangan belum pernah mendapat pelatihan terkait rekam medis. Saran yang diberikan peneliti yaitu kepala rekam medis memberikan pelatihan kepada petugas admin ruangan terkait pengelolaan rekam medis, mengajukan diberlakukannya pemberian penghargaan (reward) dan hukuman (punishment), sosialisasi secara berkala mengenai SOP pengembalian rekam medis dan memberikan pelatihan dasar rekam medis mengenai pengembalian rekam medis kepada petugas.
Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Misfile Rekam Medis di Bagian Filing Rumah Sakit Umum Ananda Puwokerto Irfan Arya Hidayatulloh; Atma Deharja; Ervina Rachmawati; Efri Tri Ardianto
Health & Medical Sciences Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v1i1.674

Abstract

Penyeleggaraan rekam medis di Rumah Sakit Umum Ananda Purwokerto masih belum optimal. Hal ini dapat dilihat dari permasalahan yang terjadi ketika survei pendahuluan masih ditemukan berkas misfile sebanyak 50 berkas atau 3,83%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya misfile rekam medis di bagian filing Rumah Sakit Umum Ananda Purwokerto. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif menggunakan variabel man, material dan machine. Prioritas masalah menggunakan metode USG dan menyusun perbaikan masalah menggunakan brainstorming. Subjek penelitian terdiri dari 1 kepala instalasi rekam medis dan 4 petugas PMIK. Hasil penelitian menggunakan variabel man yaitu terdapat petugas berlatar belakang pendidikan bukan DIII rekam medis, jumlah petugas ruang filing kurang mencukupi dan hanya beberapa PMIK yang mengikuti pelatihan rekam medis. Variabel material yaitu rak penyimpanan yang kurang ergonomis dan ruang penyimpanan yang letaknya kurang strategis. Variabel machine yaitu desain dan penggunaan tracer masih belum optimal dan tidak terdapat checklist pengembalian rekam medis buku ekspedisi. Hasil prioritas masalah yaitu ruang penyimpanan terpisah menjadi 3 tempat yang letaknya kurang strategis. Upaya perbaikan masalah yaitu melakukan pembangunan ruang filing menjadi 1 ruangan yang lebih strategis.
Pemetaan Persebaran dan Proyeksi Demam Berdarah di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkid 2022 Zahwa Laila Primadesi; Muhammad Yunus; Ervina Rachmawati; M. Choirur Roziqin
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1904

Abstract

Demam berdarah merupakan penyakit akut yang disebabkan oleh infeksi virus nyamuk Aedes aegypty serta albocatus betina. Pada 2020 Puskesmas Mungkid melaporkan 73 kasus, 2021 sebanyak 20 kasus, dan 158 kasus pada 2022. Dengan adanya peningkatan, maka diperlukan pengendalian dan pencegahan yang dilakukan dengan pemetaan dan peramalan. Penelitian ini bertujuan menyajikan pemetaan persebaran DB di wilayah kerja Puskesmas Mungkid 2022 serta peramalan kasus DB pada 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah RnD dengan research menggunakan kuantitatif deskriptif pada forecasting dan development dengan implementasi yang memanfaatkan ArcMap untuk memetakan persebaran DB. Data yang diperoleh berupa 158 laporan kasus, serta peta digital wilayah kerja Puskesmas Mungkid. Analisis data menggunakan ArcMap untuk pemetaan dan forecasting menggunakan SPSS metode ARIMA. Hasil penelitian ini adalah kasus tertinggi di Mungkid dengan 25 kasus, jenis kelamin perempuan lebih tinggi dengan 85 kasus, anak-anak mendominasi dengan 73 kasus, hasil peramalan tertinggi menggunakan ARIMA 5.1.5 yakni pada Januari dengan 15 kasus. Dapat disimpulkan daerah dengan kasus tinggi saling berdekatan, didominasi perempuan, lebih sering terjadi pada anak-anak, kasus DD lebih banyak terjadi, dan hasil peramalan menujukkan tren naik. Penelitian selanjutnya untuk menggunakan lebih dari satu metode forecasting dan melihat faktor lain dengan lebih mendetail.
Co-Authors Adi Prasetyo Adlien Rizqo Fadillah Agni Candramawa Sholikha Agus Salim Agustina, Alviani Rodyatul Aldo Daffa Daniswara Alfiansyah, Gamasiano Alfiansyah, Gamasiano Ali Chamid Alia Chaerunisa Alifah, Safira Nur Andri Permana Wicaksono Angga Rahagiyanto Ani Nuraini Anisah Mahshunah Atma Deharja Atma Deharja Atma Deharja Atma Deharja avan fadholi Azizah, Sandi Nur Bakhtiyar Hadi Prakoso Dara Ayu Nirwana Datik Lestari Deharja, Atma Delvia NB, Azza Ferista Demiawan Rachmatta Putro Mudiono Demiawan Rachmatta Putro Mudiono Dito Yogo Waskito Donny Adhasari Hasan Dony Setiawan Dwi Navida Sari Dwi Rizky Permatasari Efri Tri Ardianto Fahirah Tamara Salim Fajria Nur Rahmah Fatika Laily Novitasari Febriyani, Kharishma Dyah Feby Erawantini Feby Erawantini Firdaus Sholehah Fitri, Zilvanhisna Emka Fitriani Fitriani Gamasiano Alfiansyah Gandu Eko Julianto Suyoso Gandu Eko Julianto Suyoso Harningsih, Dewi Hasan, Khumaidah Hayu Ning Widyastuti Hikmah, Faiqatul Himma, Alifiah Faiqotul Husin Husin, Husin Ida Nurmawati Ikha Nurjihan Indah Muflihatin Irfan Arya Hidayatulloh Istianingsih, Noviana Jabal Nur Hamdani Jannah, Siti Elatul Kurnia Candra Septianingrum Lu'aily Munawaroh M. Choirur Roziqin Maemunah Maemunah Maya Weka Santi Maya Weka Santi Maya Weka Santi maya weka santi, maya weka Melati Ayu Pratiwi Miftahul Jannah Mudafiq Riyan Pratama Mudiono, Demiawan Rachmatta Putro Muhammad Yunus Muhammad Yunus Muna, Niyalatul Niyalatul Muna Ni’mah, Khomsatun Novita Nuraini Nugroho Setyo Wibowo Nuraini, Novita nurmawati, ida Pratama, Mudafiq Riyan Puspitasari, Trismayanti Dwi Rahagiyanto, Angga Rohman, Nur Cholis Abdul Rossalina Adi Wijayanti Roziqin, Mochammad Choirur Sabran Sabran Sabran, Sabran Santi , Maya Weka Santi, Maya Weka Sedyo Pinerdi Selvia Juwita Swari Selvia Juwita Swari Selvia Juwita Swari Silfiatul Mukaromah Sitti Fa’Isil Karomah Sulandari Sulandari Sustin Farlinda Suyoso, Gandu Eko Julianto Swari, Selvia Syahbaniar, Desi Tamami Alifia Annisa Veronika Vestine Vestine, Veronika Virda Hardiana Wicaksono, Kurniawan Erman Wijayanti, Rossalina Wijayanti, Rossalina Adi Yohan Yuanta, Yohan Yusfa Ike Rustiana Zahwa Laila Primadesi