p-Index From 2021 - 2026
6.318
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal Pariwisata Pesona Jurnal Ilmu Komunikasi Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Jurnal Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Record and Library Journal Edulib ANIDA : Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan Buletin Perpustakaan JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) JISPO (Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Jurnal Studi Komunikasi Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Acarya Pustaka Nusantara Journal of Information and Library Studies (N-JILS) TEMALI : Jurnal Pembangunan Sosial Al-Kuttab : Jurnal Kajian Perpustakaan, informasi dan kearsipan Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Info Bibliotheca: Jurnal perpustakaan dan ilmu Informasi Informatio: Journal of Library and Information Science Literatify : Trends in Library Development Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Of Human And Education (JAHE) Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia At Tawasul: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Ilmiah Multidisiplin (JUKIM) Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Innovative: Journal Of Social Science Research BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI MANAJEMEN PERPUSTAKAAN DALAM MENGHADAPI VANDALISME (Studi Kasus Mengenai Strategi Manajemen Perpustakaan dalam Menghadapi Vandalisme oleh Pengguna di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara) Evriza, Eka; Saepudin, Encang; Damayani, Ninis Agustini
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.674 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v3i1.9488

Abstract

The research was conducted to determine library management strategies in the face of vandalism, viewed from the aspects such as: human resources, budget, infrastructure and services. The research was conducted in the Library of Northern Sumatera University. The sample of the research amounted to 12 people. Respondents in this research were employees in the Library of Northern Sumatera University, including librarians. Research method used was the case study method with qualitative approach. Results of this study that in the aspects of human resources, USU library puts a number of employees and security officers (guards) at some point the library building which is prone to vandalism. From the aspect of the budget, USU Library allocates a budget for the maintenance and repair of the damaged collections. Then aspects of infrastructure, USU Library designing appropriate placement of infrastructure building a unique design that creates a spatial comfortable and safe for the user and is also equipped with a security system for library collections that include the use of security magnetic tape, CCTV, convex mirrors and magnetic detector. Meanwhile, judging from the aspect of services, the strategy pursued USU Library is providing various kinds of services to support the use of the collections by the user according to his needs, including standard collection services, circulation services, short loan collection service, maintenance services and collection services user guidance.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi manajemen perpustakaan dalam menghadapi vandalisme dilihat dari aspek sumber daya manusia (SDM), anggaran, sarana prasarana dan layanan perpustakaan. Penelitian ini dilakukan di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara (USU) dengan jumlah informan sebanyak 12 orang. Informan dalam penelitian ini adalah para pegawai termasuk pustakawan di Perpustakaan USU. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini bahwa dari aspek SDM, Perpustakaan USU menempatkan sejumlah pegawai dan petugas keamanan (satpam) di beberapa titik gedung perpustakaan yang rawan terjadi vandalisme. Dari aspek anggaran, Perpustakaan USU mengalokasikan sejumlah anggaran untuk perawatan dan perbaikan koleksi yang rusak. Kemudian aspek sarana prasarana, Perpustakaan USU merancang penempatan sarana prasarana sesuai desain gedung yang unik sehingga menciptakaan tata ruang yang nyaman dan aman bagi pengguna dan juga dilengkapi dengan sistem pengamanan untuk koleksi perpustakaan yang meliputi penggunaan pita magnetic, CCTV, cermin dan magnet detector. Sementara itu, dilihat dari aspek layanan, strategi yang dilakukan Perpustakaan USU adalah menyediakan berbagai jenis layanan untuk mendukung pemanfaatan koleksi perpustakaan oleh pengguna sesuai dengan kebutuhannya, meliputi layanan koleksi standar, layanan sirkulasi, layanan koleksi pinjam singkat (KPS), layanan perawatan koleksi dan layanan bimbingan pengguna.
MANAJEMEN DOKUMEN PRODUK BIRO HUKUM DAN HAM SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA BARAT Kurnia, Yani; Sukaesih, Sukaesih; Saepudin, Encang
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.921 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v4i1.11622

Abstract

The purpose of this research is to understand the activities of the document management of legal products in legal counseling activities at Legal Bureau and Human Rights of Regional Secretariat in West Java Province. The method in this research used qualitative study. Technical data collection conducted through by observation, interviews and literature study. Data analysis technique done with triangulation and based to Miles and Huberman namely data reduction, data display, and conclusion drawing. The result of research showed that the document management of legal products in Legal Bureau and Human Rights following based of documentation from Landau that which recording includes legislation program activities, organization includes processing and storage, and dissemination includes counseling and information disseminated. Based on research results it can be concluded that the document management of legal products in Legal Counseling activities at Legal Bureau and Human Rights Regional Secretariat of West Java Province has been done based to the documentation from Landau.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan manajemen dokumen produk hukum dalam kegiatan penyuluhan hukum di Biro Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Teknik analisis data dilakukan dengan triangulasi dan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman yaitu Data Reduction, Data Display dan Conclusion Drawing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan manajemen dokumen produk hukum di Biro Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat mengikuti kaidah dokumentasi menurut Landau yang mencakup recording yang meliputi kegiatan perumusan, organization yang meliputi kegiatan penyusunan dan penyimpanan serta dissemination yang meliputi kegiatan penyuluhan dan penyebarluasan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa manajemen dokumen produk hukum di Biro Hukum dan HAM Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat telah dilakukan sesuai dengan kaidah dokumentasi menurut Landau.
LITERASI INFORMASI MASYARAKAT PESISIR DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI KECAMATAN CIPATUJAH KABUPATEN TASIKMALAYA Komariah, Neneng; Yusup, Pawit M; Rodiah, Saleha; Saepudin, Encang
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.817 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v3i2.9997

Abstract

This research examined information literacy in coastal community towards  woman empowerment program in Cipatujah District – Tasikmalaya Regency. It used mixed methods and technique of collecting data were questionnaire, interviews, focus group discussion, observation and literature study. The research aims to determine the level of information literacy in coastal community towards woman empowering program, started from planning, executing, benefit decision, and evaluation of woman empowerment program. The benefit of this research is a form of evaluation, especially against government policy implementation of Tasikmalaya Regency. The results showed levels of community literacy towards woman empowerment program started from planning, executing, benefit decision, and evaluation can be categorized as positive. It means the community have been already literate. It is based on a statistical calculation results illustrate that the median value is smaller than the value of the score and the value of score is less than the value of the third quartile. Based on the results of data processing, it can be concluded that the coastal community in the Cipatujah District – Tasikmalaya Regency already literate towards woman empowerment program.     Penelitian ini mengkaji mengenai Literasi Informasi Masyarakat Pesisir dalam Program Pemberdayaan Perempuan di Kecamatan Cipatujah   Kabupaten Tasikmalaya. Dengan menggunakan mixed methods dan teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket, wawancara, Focus Group Discussion, observasi, dan studi pustaka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi Masyarakat Pesisir dalam Program Pemberdayaan Perempuan mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi program pemberdayaan masyarakat. Manfaat penelitian ini yakni sebagai bentuk evaluasi program terutama terhadap im-plementasi kebijakan pemerintah Kabupaten Tasik-malaya.  Hasil penelitian menunjukkan tingkat  literasi masyarakat Pesisir terhadap program pemberdayaan perempuan baik pada tahap pe-rencanaan, pelak-sanaan, pengambilan manfaat, dan  evaluasi  program dapat dikategorikan positif artinya masyarakat sudah literat. Hal ini didasarkan pada hasil perhitungan statistic yang menggambarkan bahwa nilai median lebih kecil dari nilai skor dan nilai skor lebih kecil dari nilai kuartil III. Berdasarkan hasil pengolahan data, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Masyarakat Perisisir di Kecamatan Cipatujah   Kabupaten Tasikmalaya sudah literat terhadap program pemberdayaan perempuan. 
PENCIPTAAN PENGETAHUAN TENTANG TANAMAN OBAT HERBAL DAN TANAMAN OBAT KELUARGA Saepudin, Encang; Rusmana, Agus; Budiono, Agung
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.508 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v4i1.11633

Abstract

This study aims to determine the process of knowledge creation process which starts from expanding process of knowledge knowledge, sharing, and conceptualization of knowledge about medicinal plants conducted by a team of PKK initiators at Cisondari Village Pasir jambu District of Bandung Regency. By using qualitative methods and case study approaches and techniques of data collection through observation, interviews, and literature study,the research results indicate that the process of creation of knowledge about medicinal plants conducted by the team of PKK initiators at Cisondari Village Pasirjambu District of Bandung Regency have been done well. One thing that is still lacking is that knowledge documentation process has not been carried out. This has not been done because the oral culture among the people is stronger than the culture of writing, so the innovations that have been created only stored as tacit in the mind of every person. Principally, the main goal of knowledge management is to encourage sustainability of knowledge within an organization or certain social group so that this knowledge can be used to encourage replication in the body of the organization, creates innovation, and gave birth to a new generation .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penciptaan pengetahuan mulai dari proses memperluas pengetahuan, berbagi pengetahuan, dan konseptualisasi pengetahuan tentang tanaman obat keluarga yang dilakukan oleh tim penggerak PKK Desa Cisondari Kabupaten Bandung. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka hasil kajian menunjukkan bahwa proses penciptaan pengetahuan tentang tanaman obat keluarga yang dilakukan oleh tim penggerak PKK Desa Cisondari Kabupaten Bandung sudah dilakukan dengan baik. Satu hal yang masih kurang yakni proses pendokumentasian pengetahuan belum dilakukan dengan baik. Proses itu tidak dilakukan karena dikalangan masyarakat budaya lisan lebih kuat bila dibandingkan dengan budaya tulis sehingga beberapa hasil inovasi yang telah tercipta hanya tersipan secara tacit didalam pemikiran setiap orang. Pada prinsipnya, tujuan utama pengelolaan pengetahuan yaitu mendorong keberlanjutan pengetahuan di dalam suatu organisasi atau kelompok sosial tetentu sehingga pengetahuan tersebut dapat digunakan untuk mendorong terjadinya replikasi di dalam tubuh organisasi, menciptakan inovasi, dan melahirkan generasi baru. 
LITERASI INFORMASI MASYARAKAT PEDESAAN DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN CIKANCUNG KABUPATEN BANDUNG Damayani, Ninis Agustini; Rachmawati, Tine Silvana; Budiono, Agung; Saepudin, Encang
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.456 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v3i2.9999

Abstract

This research was aimed to investigate the information literacy of rural communities on society empowerment at Cikancung Sub-District, Bandung Regency. Particularly the research was aimed to find out the information literacy level of the rural communities on planning, implementing, utilization and evaluating program. Mixed methods was used in the research, while data was gained from questioner, focus group discussion, interview, observation and literature studies. First benefit of the research was an evaluation form of implementation goverment policy. Second benefit was that the form could be useful input for the government of Bandung Regency, especially for BKPPP in implementing food self-sufficient village program. The result of the research indicated that the information literacy level of the rural communities on planning, implementing, utilization, and evaluating program was positive. It meant that the rural communities were already literate. The result was based on statistical calculation, which showed that median value less than score value, and the score value less than quartil value III. So that it could be concluded that the rural communities were already literate towards the government program of society empowerment.Penelitian ini mengkaji tentang Literasi Informasi Masyarakat Pedesaan  dalam Program Pemberdayaan Masyarakat  Di Kecamatan Cikancung  Kabupaten Bandung. Dengan menggunakan metode  gabungan mixed methods dan teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket, wawancara, FGD, observasi, dan studi pustaka, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  tingkat Literasi  masyarakat  pedesaan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi program pemberdayaan masyarakat. Manfaat penelitian ini yakni sebagai bentuk evaluasi program terutama terhadap implementasi kebijakan pemerintah. Selain itu, Sebagai masukan bagi pemerintah Kabupaten Bandung terutama Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKPPP) Kabupaten Bandung dalam mengiplementasikan program desa mandiri pangan.  Hasil penelitian menunjukkan tingkat  literasi masyarakat pedesaan baik pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan  evaluasi  program pemberdayaan dapat dikategorikan positif artinya masyarakat sudah literat. Hal ini didasarkan pada hasil perhitungan statistik  yang menggambarkan  bahwa nilai median lebih kecil dari nilai skor dan nilai skor lebih kecil dari nilai kuartil III. Berdasarkan hasil pengolahan data, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Masyarakat Di Kecamatan Cikancung  Kabupaten Bandung sudah literat terhadap program pemberdayaan masyarakat.
LITERASI INFORMASI KESEHATAN LINGKUNGAN PADA MASYARAKAT PEDESAAN: STUDI DESKRIPTIF DI DESA NAGROG KECAMATAN CICALENGKA Saepudin, Encang
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.106 KB) | DOI: 10.24198/jkip.v1i1.9614

Abstract

This study examines the Environmental Health Information Literacy in Rural Communities in the District Nagrog village Cicalengka Bandung regency. The purpose of this study was to determine the factors that motivate environmental health information needs, information seeking behavior, and patterns of environmental health information search in the village community Nagrog Cicalengka District of Bandung regency. The method used is descriptive with quantitative approach. Data collection techniques used were questionnaires, interviews, observation, and literature. Data analysis used the interactive analysis. Outcome results of this study are tergambarnya environmental health information literacy in the village on the District Nagrog Cicalengka Bandung regency. The results showed that the factors that encourage people to seek health information environment that extrinsic factors. Public information seeking behavior has not sitstematis in searching for information, and the information search patterns, there are three that concern passive, passive search, and the search is on.Penelitian ini mengkaji tentang Literasi Informasi Kesehatan Lingkungan pada masyarakat Pedesaan di Desa Nagrog Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui faktor yang memotivasi kebutuhan informasi kesehatan lingkungan, perilaku pencarian informasi, dan pola pencarian informasi kesehatan lingkungan di masyarakat Desa Nagrog Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara, observasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis interaktif. Luaran hasil kajian ini adalah tergambarnya literasi informasi kesehatan lingkungan yang terjadi di Desa Nagrog Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor yang mendorong masyarakat dalam mencari informasi kesehatan lingkungan yakni faktor ekstrinsik. Perilaku pencarian informasi masyarakat belum sitstematis dalam mencari informasi, dan pola pencarian informasinya terdapat tiga yakni perhatian pasif, pencarian pasif, dan pencarian aktif.
RANCANGAN PROGRAM LITERASI INFORMASI BAGI SISWA SEKOLAH DASAR MUTIARA BUNDA KOTA BANDUNG Siti Khadijah, Ute Lies; Saepudin, Encang
Prosiding Magister Ilmu Komunikasi Buku B - Komunikasi Publik Dan Dinamika Masyarakat Lokal
Publisher : Prosiding Magister Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.149 KB)

Abstract

Kegiatan literasi selama ini identik dengan aktivitas membaca dan menulis. Namun, Deklarasi Praha pada tahun 2003 menyebutkan bahwa literasi juga mencakup bagaimana seseorang berkomunikasi dalam masyarakat. Literasi juga bermakna praktik dan hubungan sosial yang terkait dengan pengetahuan, bahasa, dan budaya (UNESCO, 2003). Deklarasi UNESCO itu juga menyebutkan bahwa literasi informasi terkait pula dengan kemampuan untuk mengidentifikasi, menentukan, menemukan, mengevaluasi, menciptakan secara efektif dan terorganisasi, menggunakan dan mengomunikasikan informasi untuk mengatasi berbagai persoalan. Kemampuan itu perlu dimiliki tiap individu sebagai syarat untuk berpartisipasi dalam masyarakat informasi, dan itu bagian dari hak dasar manusia menyangkut pembelajaran sepanjang hayat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan program pengajaran literasi informasi bagi siswa di sekolah Dasar Mutiara Bunda Kota Bandung. Penelitian ini meliputi rancangan program pengajaran literasi informasi yang mencakup rancangan materi pengajaran, waktu pelaksanaan, metode yang digunakan, media yang diperlukan, dan tim pengajar yang harus disiapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Action Research. Pengolahan data dilakukan dengan menyajikan deskripsi dan analisa hasil wawancara, pengamatan dan observasi secara naratif dan praktik tindakan pada rancangan program literasi informasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas empat dan kelas lima. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling, Dalam penelitian ini, peneliti melibatkan guru pengajar dan pengelola sekolah. Hasil penelitian ini telah menghasilkan rancangan program pengajaran literasi informasi yang dapat diterapkan di sekolah. Diperlukan kebijakan pimpinan sekolah dalam mendukung penerapan program ini serta keberhasilan dalam pelaksanaannya. Hingga saat ini, program pengenalan literasi informasi yang telah dapat dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran siswa melalui media dan tema yang akan dipelajari. Kegiatan pengajaran literasi informasi sudah dapat terlaksana dalam kegiatan pembelajaran. Penambahan materi yang berkaitan dengan pencarian informasi baik menggunakan media ataupun hanya dalam menggunakan buku teks siswa sudah dapat memanfaatkannya dengan menggunakan fasilitas sekolah dan pribadi. Kata Kunci : Literasi, siswa, pembelajaran
NILAI-NILAI BUDAYA SUNDA DALAM PERMAINAN ANAK TRADISIONAL DI DESA SINDANGKERTA KECAMATAN CIPATUJAH KABUPATEN TASIKMALAYA Saepudin, Encang; Damayani, Ninis A.
JISPO : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 1 (2016): JISPO 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jp.v6i1.1745

Abstract

This study examines the Kaulinan Budak Lembur (Sundanesse village children traditional games) preservation model in Sindangkerta District of Cipatujah Tasikmalaya. With qualitative methods and techniques of collecting data through interviews, observation, focus group discussions, and the literature study,thes study aims to identify the type of game, the values contained in the game, and the preservation of the children games in Sindangkerta District of Cipatujah Tasikmalaya. Respondents in this study are managers of Saung Budaya Tatar KarangCipatujah and village community leaders of Sindangkerta. The results of this research show that there are twelve type of games that is preserved by Sindangkerta community. Every game has a life values applied by the mutual love, mutual teaching, and mutual care (silih asih, silih asah, dan silih asuh). The values in the game are togetherness, leadership, honesty, tolerance, moderation, etc.
PERAN PERPUSTAKAAN DALAM PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) di TELKOM UNIVERSITY Komariah, Neneng; Yusup, Pawit M; Saepudin, Encang
Edulib Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v9i1.15553

Abstract

Salah satu tri dharma perguruan tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial (corporate social responsibility) dari perguruan tinggi. Kegiatan CSR perguruan tinggi pada umumnya adalah KKN mahasiswa dan PKM dosen. Idealnya program CSR harus inovatif dan kreatif serta relevan dengan kebutuhan masyarakat yang menjadi target. Perpustakaan    perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam program  CSR  perguruan tinggi yang bersangkutan, dengan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.  Tujuan penelitian  untuk mengetahui bagaimana  peran  Telkom University Open Library dalam melaksanakan CSR  Telkom University. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, FGD, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Telkom University Open Library telah berperan aktif dalam program CSR Telkom University dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan, yaitu   pemberian bantuan buku untuk TBM, menyelenggarakan annual event dengan melibatkan masyarakat sekitar kampus, mengundang siswa TK untuk memperkenalkan perpustakaan dan mendengarkan story telling, menerima kunjungan formal dari berbagai universitas dan sekolah. Kegiatan-kegiatan tersebut selain merupakan bentuk kepedulian Telkom University kepada masyarakat, juga untuk membangun  kedekatan agar tercipta citra yang positif pada masyarakat. Keterlibatan Telkom University Open Library dalam program CSR Telkom University dapat menjadi model bagi perpustakaan perguruan tinggi lain. Sebaiknya Telkom University Open Library menyelenggarakan pula kegiatan CSR di luar kampus, agar lebih diketahui oleh masyarakat luas.
TRAINING OF INFORMATION TECHNOLOGY IN WEST JAVA SUMEDANG-REGIONAL LIBRARY AS AN EFFORT ON DIGITAL LITERACY EDUCATION Komariah, Neneng; Saepudin, Encang
Record and Library Journal Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : D3 Teknisi Perpustakaan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/rlj.V5-I2.2019.129-135

Abstract

Background of the study: The Internet has become part of society's daily life. But the phenomenon shows that not all people are Able to use information technology and the Internet efficiently, and the information disseminated through the internet is not entirely quality information. Therefore, Internet users need digital literacy skills, that is the ability to use information technology efficiently and the ability to find, Evaluate, use, make information, and use it wisely, and lawfully. The problem is who should be held responsible to digital literacy education for the community. Public libraries can play a role in the digital literacy education for the community.Purpose: This study aims to find out how the management of ICT education in the Regional Public Library (PUSDA) of Sumedang Regency, West Java, as an effort for digital literacy education community.Method: The research method used is a qualitative method with descriptive analysis, and the data collection techniques with observation, interviews, focus group discussions, and literature study.Findings: The result shows the subject taught in ICT with the relevant training on participants' needs. The participants are students and jobless. Most of of participants did not have Reviews their own computer, they were very happy to take part in the ICT training in the library because it was free. Teachers are library staff and outside personnel assistance. Computer used are owned by the library and donations from industry. The way of teaching was easy to understand and the participants could practice using computers and search the internet. The PUSDA staff organized the training with enthusiasm.Conclusion: There are some aspects that are already owned by the public library which will support the implementation of digital literacy education effectively and efficiently. Among them is the library already has computer facilities, has a staff of professionals, and already has access to sources of digital information online