Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peramalan Produksi Kelapa Sawit dan Karet di Provinsi Kalimantan Selatan Izafera, Anis Huzaimanor; Salam, Nur; Susanti, Dewi Sri
Jurnal Agro Industri Perkebunan Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jaip.v11i2.2870

Abstract

In Indonesia, the plantation sub-sector has an important role in increasing state revenue through the exports of its products, besides the mining and gas sector. The most widely produced plantation crops in Indonesia are oil palm and rubber and South Kalimantan is one of the top 10 provinces in Indonesia with oil palm plantations. This study aims to detect the correct forecasting model for data on oil palm crops and rubber production in South Kalimantan Province and to analyse the forecasting results for oil palm crops and rubber in South Kalimantan Province using the double exponential smoothing method.  This research was conducted for 8 months (March 2022 to December 2022), using observational data from 2001 to 2021. Double Exponential Smoothing Holt was used in this study by looking at the error value obtained with the smallest Mean Absolute Percentage Error (MAPE). For palm oil production, the parameters α=0.8 and β=0.6 were the best parameters with a MAPE value of 8.05% and resulted in the forecasting of oil palm crops production in 2022 not increasing, in 2023 and 2024 experiencing an increase of 1%. As for forecasting rubber production, the parameters α=0.9 and β=0.9 are the best parameters with a MAPE value of 5.45% and forecasting rubber production in 2022 will increase by 1%, in 2023 and 2024 by 2%.
Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Efisiensi Usaha Kuliner melalui Pengabdian kepada Masyarakat dengan Model PjBL: Pengalaman di Concrete Café & Resto Kabupaten Maros Salam, Nur
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.514

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan efisiensi operasional di Concrete Café & Resto Kabupaten Maros melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan ini melibatkan 12 peserta yang terdiri dari staf operasional, pelayanan, dan manajemen kafe. Pada tahap pertama, peserta diberikan bimbingan teknis mengenai efisiensi alur kerja, pengelolaan persediaan, dan tata kelola operasional yang efektif, serta pelatihan standar pelayanan pelanggan. Selanjutnya, peserta diberi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam simulasi praktis dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan dan penyajian produk. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional, kualitas layanan pelanggan, dan penerapan prosedur standar. Model PjBL terbukti efektif dalam membekali peserta dengan keterampilan praktis dan inovasi dalam meningkatkan daya saing usaha kuliner. Kegiatan ini juga berkontribusi pada penguatan peran perguruan tinggi dalam pengembangan sektor kuliner lokal.
Meningkatkan Kualitas Pelayanan dan Efisiensi Usaha Kuliner melalui Pengabdian kepada Masyarakat dengan Model PjBL: Pengalaman di Concrete Café & Resto Kabupaten Maros Salam, Nur
PADAIDI: Journal of Tourism Dedication Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Politeknik Pariwisata Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33649/padaidi.v1i2.514

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan efisiensi operasional di Concrete Café & Resto Kabupaten Maros melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan ini melibatkan 12 peserta yang terdiri dari staf operasional, pelayanan, dan manajemen kafe. Pada tahap pertama, peserta diberikan bimbingan teknis mengenai efisiensi alur kerja, pengelolaan persediaan, dan tata kelola operasional yang efektif, serta pelatihan standar pelayanan pelanggan. Selanjutnya, peserta diberi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam simulasi praktis dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan dan penyajian produk. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi operasional, kualitas layanan pelanggan, dan penerapan prosedur standar. Model PjBL terbukti efektif dalam membekali peserta dengan keterampilan praktis dan inovasi dalam meningkatkan daya saing usaha kuliner. Kegiatan ini juga berkontribusi pada penguatan peran perguruan tinggi dalam pengembangan sektor kuliner lokal.
Sugar and Fiber Content in Sorghum Seeds (Sorghum bicolor (L.) Moench) From the Application of Rice Husk Biochar and Liquid Cow Urine Organic Fertilizer Syamsiar; Kadekoh, Indrianto; Marhani; Maemunah; Rozali, Rahmi; Zainuddin, Rachmat; Salam, Nur; Humaerah, Nina
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 7 (2025): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i7.11550

Abstract

Sorghum (Sorghum bicolor (L.) Moench) is a resilient cereal crop with high potential as a source of food, feed, and bioenergy. This study investigates the effect of applying rice husk biochar and liquid organic fertilizer (POC) from cow urine on the sugar and fiber content of sorghum seeds. The experiment was conducted in two phases: field trials using a randomized block design with nine treatment combinations (3 biochar doses × 3 POC doses) and laboratory analysis of sugar and fiber contents. Results show that the application of 4 t/ha biochar and 750 ml/L cow urine POC produced the highest yield in terms of seed weight per plot (0.36 t/ha) and total production. However, the highest sugar content (63.32%) was obtained in the control biochar treatment with 250 ml/L POC, suggesting that lower POC doses are more effective in enhancing sugar concentration. Fiber content showed no statistically significant differences among treatments, although a tendency for increased fiber was observed at moderate POC doses. These findings highlight the potential of using rice husk biochar and cow urine POC to improve sorghum productivity and nutritional quality while supporting sustainable and organic agricultural practices.
A Comparative Study of Linear and Quadratic Spline Regression Models for Predicting HbA1c Levels in Patients with Diabetes Mellitus Arifin, Samsul; Anggraini, Dewi; Salam, Nur
Jambura Journal of Mathematics Vol 7, No 2: August 2025
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjom.v7i2.33292

Abstract

HbA1c is widely recognized as a key clinical indicator for monitoring and controlling diabetes, as it reflects average blood glucose levels over the preceding 2–3 months and is closely linked to the risk of complications. This study compares linear and quadratic truncated spline regression models for predicting HbA1c levels in patients with diabetes mellitus. The analysis used retrospective medical record data from a hospital in Makassar, Indonesia, collected in 2023. Fasting blood glucose and LDL cholesterol were included as predictors, with HbA1c as the response variable. Truncated spline regression was applied to capture nonlinear associations between predictors and HbA1c, and the comparison focused on linear versus quadratic specifications. The selection of the best model was based on the minimum GCV value. The model selection process indicated that the best specification was the linear truncated spline regression with two knot points. For FBG, the optimal knots were located at 159 mg/dL and 368 mg/dL, yielding the lowest GCV value of 3.5798. For LDL cholesterol, the best fit was achieved with knots at 183 mg/dL and 191 mg/dL, resulting in a GCV value of 4.3325. The predictive performance of this model was further supported by an R² value of 0.3861, indicating that the linear spline with two knots provides a better fit compared with the quadratic spline alternative. The spline approach showed a better fit based on GCV in depicting the changes in the influence of predictors on HbA1c, suggesting its potential as a more accurate predictive model for clinical and epidemiological purposes.
Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Pembuatan Cinderamata Baju Sablon Menggunakan Teknik Polyflex bagi Masyarakat Kampung Semarang Rt 27 Km 15 Karang Joang Lubis, Muthia Putri Darsini; Sasria, Nia; Tanjung, Rifqi Aulia; Yusra, Muhammad Izza; Robiansyah, Robiansyah; Anggraini, Febrina; Pata'allo, Lidya Perbiana; Salam, Nur
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): IJPM - April 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.664

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan sektor perekonomian kreatif di tempat Wisata Meranti melalui pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan pelatihan keterampilan bagi masyarakat kampung semarang Rt 27 km 15. Salah satu fokus utama adalah teknik penyablonan polyflex sebagai metode pembuatan desain pada pakaian. Langkah-langkah pelaksanaan mencakup persiapan desain, pemotongan pola, pemasangan pola pada media, aplikasi panas, dan pelepasan pola. Mitra KKN memiliki peran penting dalam mendukung program ini dengan memberikan fasilitas dan arahan kepada mahasiswa. Pelatihan sosialisasi polyflex dilakukan untuk mengenalkan bahan dan teknik penyablonan kepada masyarakat. Selanjutnya, dilakukan pelatihan dan lomba sablon baju teknik polyflex untuk memberdayakan masyarakat dalam pengembangan keterampilan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan keterampilan, pemahaman akan kualitas produk, dan pemberdayaan ekonomi kreatif melalui produksi cinderamata khas. Diharapkan hasil pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan pariwisata dan perekonomian kreatif di wilayah kampung semarang Rt 27 km 15.
PERAN ADVOKAT ALUMNI FAKULTAS SYARIAH DALAM MENYELESAIKAN PERKARA DIPERADILAN UMUM MAKASSAR Salam, Nur; Marillang, Marillang; Hasan, Hamzah
Jurnal Al-Qadau: Peradilan dan Hukum Keluarga Islam Vol 7 No 1 (2020): June
Publisher : Jurusan Hukum Acara Peradilan dan Kekeluargaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-qadau.v7i1.12699

Abstract

Penelitian ini berjudul Peran Advokat Alumni Fakultas Syariah Dalam Menyelesaikan Perkara di Peradilan Umum Makassar. Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana peran advokat alumni fakultas syariah dalam menyelesaikan perkara di peradilan umu Makassar?. Untuk menjawab terhadap permasalahan tersebut maka, penulis menggunakan empat metode pengumpulan data; observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Pada Field research penulis menguunakan instrument observasi dan wawancara. Pengolahan datanya secara kualitatif serta teknik analisis data yang penulis gunakan dale; Editing, koding, tabulasi data, analisis data dan interpretasi data. Adapun sampel dari penelitian ini adalah Advokat Alumni Fakultas Syariah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa advokat alumni fakultas syariah, tidak berbeda jauh dengan advokat lulusan hukum umum yang  mempunyai kapasitas yang mumpuni dalam melaksanakan tugasnya sebagai advokat profesional, hal tersebut diliahat dari jumlah perkara yang diselesaikan oleh advokat alumni syariah di peradilan umum makassar. Proses menjadi advokat yang dilewati oleh alumni fakultas syariah memenuhi syarat sebagai advokat dan advokat yang alumni fakultas syariah sudah banyak dan tersebar di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan. Sikap masyarakat terhadap advokat alumni fakultas syariah menerima dan mngapresiasi atas kapasitas dan kinerjanya dalam menyelesaikan perkara diperadilan umum, masyarakat beranggapan peran advokat alumni fakultas syariah sangat dirasakan kehadirannya ditengah-tengah masyarakat khususnya di Makassar.
The Cultural Symbol of Akkorongtigi in the Wedding Tradition of Makassar Society Salam, Nur; Lapele, Fitria
Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : the Faculty of Ushuluddin, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jw.v5i2.8317

Abstract

This research was intended to examine the caltural symbol of Akkorongtigi in Makassar wedding tradition. Moreover, the approach used was a semiotic approach. The data of this research were the documentation of bridal Akkorongtigi activities and verbal utterances which were transcribed into the text. Besides, data collection used were documentation, in-depth interviews, and observations (field recording, recording, and photo shooting). The data analysis stages were carried out through three stages, namely (1) reduction, (2) presentation, and (3) conclusion drawing. Furthermore, the results showed that there were four cultural symbols in Akkorongtigi, namely the symbol of hope, the symbol of religion, the symbol of glory, and the symbol of togetherness. In addition, the representation of the implementation of the Akkorongtigi tradition was supported by two things, they were verbal and nonverbal aspects.Keywords:Symbols, culture, Akkorongtigi, tradition, Makassar
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Muatan Pendidikan kewarganegaraan Pada Tema Sejarah Peradaban Indonesia Melalui Metode Peta Pikiran Siswa Kelas VI UPT SPF SD Negeri Melayu Kota Makassar Wahidah, Nur; salam, Nur; wati, Risma
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24874

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah interaksi pada pembelajaran dalam kelas relatif masih rendah dan masih berlangsung satu arah. Selain itu, kurangnya penggunaan metode pembelajaran yang interaktif dan menjadi faktor yang mempengaruhi siswa cenderung pasif, tidak berani mengungkapkan pertanyaan atau pendapat dan motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengikuti efektivitas penggunaan metode peta pikiran dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI UPT SPF SD Negeri Melayu Kota Makassar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan.Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin, yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 21 siswa kelas VI UPT SPF SD Negeri Melayu. Data diperoleh melalui observasi dan tes, yang kemudian dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada siklus I, rata_rata siswa memperoleh nilai 70 dengan tingkat ketuntasan 52%. Sedangkan pada siklus II, rata-rata nilai siswa meningkat menjadi 82 dengan tingkat ketuntasan 85%. Observasi juga menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dan termotivasi dalam pembelajaran.Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode peta pikiran merupakan metode pembelajaran interaktif yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Tata Kelola Daya Tarik Wisata Berkelanjutan Kelurahan Bonto Lebang Kecamatan Bissappu Kabupaten Bantaeng Salim, Muhammad Arfin Muhammad; Salam, Nur; Hamzah, Amiruddin
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i2.78354

Abstract

Abstrak. Kelurahan Bonto Lebang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan memiliki beragam potensi alam, dan budaya yang menjadi daya tarik wisata potensial. Namun, tanpa tata kelola yang baik, melalui berbagai  program untuk mewujudkan Kelurahan Bonto Lebang menjadi Kelurahan wisata, maka melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Makassar berharap dapat mewujudkan Kelurahan Bonto Lebang menjadi Kelurahan wisata yang Mandiri. Dalam konteks penguatan ekonomi lokal, pendampingan Politeknik Pariwisata Makassar berperan penting dalam memastikan bahwa manfaat ekonomi dari aktivitas wisata ini dapat dirasakan secara merata oleh Masyarakat lokal. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan pelatihan ini menghasilkan output konkret berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam tata kelola destinasi wisata, pengelolaan UMKM, dan manajemen event. Dalam kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dapat menghasilkan rencana aksi pengembangan usaha dan proposal event yang siap untuk diimplementasikan. Terbentuknya kolaborasi antar pelaku usaha, masyarakat, pengelola destinasi, dan pemerintah ini mengindikasikan bahwa program pengabdian masyarakat yang telah di lakukan berhasil menciptakan momentum positif untuk transformasi pariwisata daerah. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya memberikan transfer pengetahuan, tetapi juga berhasil membangun kesadaran kolektif dan komitmen bersama untuk mengembangkan destinasi wisata yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat lokal. Kata Kunci: tata kelola, wisata, pemberdayaan usaha kecil, pendampingan, berkelanjutan