Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Tradisi Besale : Pengobatan Suku Anak Dalam dan Implikasinya dalam Pembelajaran Sejarah Muhammad Adi Saputra; Wiwit Wulandari; Anny Wahyuni; Rinaldo Adi Pratama
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 6 No. 1 (2025): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v6n1.10448

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi Besale sebagai bentuk upacara pengobatan tradisional “Suku Anak Dalam di Desa Nyogan”, Jambi, serta relevansinya dalam pembelajaran sejarah. Tradisi Besale memiliki makna penting sebagai warisan budaya yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal. Namun, modernisasi membawa tantangan terhadap keberlangsungan tradisi ini, seperti pergeseran ke pengobatan medis modern, biaya pelaksanaan yang tinggi, serta perubahan pola pikir generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Besale tidak hanya berfungsi sebagai ritual penyembuhan, tetapi juga sebagai media pelestarian identitas budaya suku Anak Dalam. Nilai-nilai dalam tradisi ini berpotensi diintegrasikan ke dalam pembelajaran sejarah guna menanamkan karakter dan memperkuat jati diri peserta didik. Dengan mengenalkan budaya lokal dalam proses pendidikan, diharapkan generasi muda mampu menghargai dan melestarikan warisan budaya bangsa. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan pendidikan karakter berbasis budaya lokal serta memberikan wawasan bagi pengembangan kurikulum yang kontekstual dan bermakna.
PENINGKATAN LITERASI DINI ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN SAMBIL BELAJAR DI KOBER KELURAHAN KOTA KARANG KECAMATAN TELUK BETUNG TIMUR Sisca Novalia; Ugas Gausul Anam; Rana Nadia Fitri; Muhammad Husen Dino; Miqbal Binata; Muhammad Adi Saputra; Muhammad Agiel Amin; Fawwaz Ulwan Ahmad; Ega Putri; Dwika Deni Dewangga; Dimas Galih Saputra; Devi Ardiyani; Desvita Eka Pratiwi; Bayuni Putra; Azela Mawarni; Annisa Mutiara Syari; Adila Maria Ulfa; Ulvi Maulida
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 8 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Agustus
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/g8mryy92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kegiatan bermain sambil belajar dalam meningkatkan literasi dini anak di Kober Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain sambil belajar mampu meningkatkan kemampuan literasi dini anak, baik dalam aspek membaca, menulis, maupun pengenalan huruf dan kosakata. Proses belajar menjadi lebih efektif ketika anak terlibat aktif melalui aktivitas yang menyenangkan, kreatif, serta sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Temuan ini sejalan dengan teori Vygotsky, Piaget, dan Montessori yang menekankan pentingnya interaksi sosial, pengalaman langsung, serta dukungan guru/orang dewasa dalam perkembangan literasi anak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode bermain sambil belajar lebih unggul dibandingkan metode konvensional karena menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, tidak membebani anak, serta mampu menumbuhkan motivasi belajar. Dengan demikian, kegiatan bermain sambil belajar merupakan strategi yang efektif untuk diterapkan dalam meningkatkan literasi dini anak usia dini.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning/PJBL) Dalam Meningkatkan Kreativitas Pelajar melalui Market Day Saputra, Muhammad Adi; Fitriadi, Liany; Melinda, Putri Windi; Sudrajat, Yayan
SINAU: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran Vol 3 No 1 (2024): SINAU | Oktober 2024
Publisher : PT. Lancar Media Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the application of the Project Based Learning Learning Model to increase student learning creativity. The purpose of this research is to find out how to increase student creativity with the Project Based Learning model. This research is a qualitative research using descriptive method, which describes and reveals the process and results of student learning creativity. The object of research is creativity, learning models and market day. The work product serves as material for testing and assessing the competence of students. The results of this study indicate an increase in student creativity.
Pengaruh Persepsi Risiko, Motivasi, Pengetahuan Investasi dan Modal Minimum terhadap Keputusan Investasi (Studi pada Mahasiswa Universitas Sari Mulia) Rezeki, Yuliarti; Nurhayati, Nurhayati; Saputra, Muhammad Adi; Hazizah, Julva
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i2.1047

Abstract

ujuan penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan terkait varibel persepsi risiko, motivasi, pengetahuan investasi, dan modal minimum terhadap keputusan investasi mahasiswa Universitas Sari Mulia Banjarmasin. Jenis penelitian kuantitatif, Pendekatan deskriptif, data penelitian diperoleh dari hasil kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 80 peserta dan Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil uji hipotesis secara parsial bahwa Variabel persepsi risiko dan pengetahuan investasi berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi. Hal ini dapat diartikan bahwa Mahasiswa yang memiliki persepsi risiko yang jelas, mampu menilai seberapa besar kemungkinan rugi/untung dalam suatu instrumen investasi, akan lebih berhati-hati dan rasional dalam mengambil keputusan investasi. Jadi, semakin baik pemahaman mahasiswa tentang risiko, semakin bijak pula keputusan yang mereka buat. Pengetahuan yang memadai tentang instrumen investasi (saham, reksa dana, obligasi, dsb.) akan membuat mahasiswa lebih percaya diri dalam berinvestasi. Pengetahuan ini membantu mereka memahami cara kerja pasar, potensi keuntungan, serta cara meminimalkan risiko, sehingga keputusan yang diambil lebih tepat. Variabel motivasi, modal minimum tidak signifikan. Hal ini dapat diartikan meskipun seseorang termotivasi atau memiliki modal, tanpa pengetahuan dan pemahaman risiko, keputusannya belum tentu tepat. Karena dengan adanya pemahaman risiko dan pengetahuan investasi membuat keputusan yang lebih rasional, menghindari spekulasi berlebihan, serta memahami risiko yang mungkin timbul dari setiap pilihan investasi. Hasil uji simultan bahwa variabel bebas secara Bersama-sama memiliki pengaruh terhadap keputusan investasi sebesar 0,495 atau 49,5% sisanya 50,5 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak di jelasan dari penelitian ini.   The purpose of this study is to examine and analyze the partial and simultaneous influence of risk perception, motivation, investment knowledge, and minimum capital variables on investment decisions of students at Sari Mulia University, Banjarmasin. This type of research is quantitative, descriptive approach, research data obtained from the results of questionnaires distributed to students. The sample was taken using a purposive sampling technique of 80 participants and the data analysis technique used was multiple linear regression analysis. The results of the partial hypothesis test that the variables of risk perception and investment knowledge have a significant effect on investment decisions. This can be interpreted that students who have a clear risk perception, being able to assess how much the possibility of loss/profit in an investment instrument, will be more careful and rational in making investment decisions. So, the better the students' understanding of risk, the wiser the decisions they make. Adequate knowledge of investment instruments (stocks, mutual funds, bonds, etc.) will make students more confident in investing. This knowledge helps them understand how the market works, potential profits, and how to minimize risk, so that decisions are taken more appropriately. The variables of motivation and minimum capital are not significant. This means that even if someone is motivated or has capital, without knowledge and understanding of risk, their decision may not be correct. Understanding risk and investment knowledge allows for more rational decisions, avoids excessive speculation, and understands the potential risks of each investment option. The results of the simultaneous test indicate that the independent variables collectively influence investment decisions by 0.495%, or 49.5%. The remaining 50.5% is influenced by other factors not explained in this study.  
Literasi digital sebagai upaya mewujudkan masyarakat melek teknologi: Indonesia Wahyuni, Anny; Zhalfa, Elsa; Saputra, Muhammad Adi; Meihan, Andre Mustofa
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i1.21507

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Talang Duku dikarenakan rendahnya literasi digital masyarakat desa. Literasi digital adalah keterampilan memahami konten digital, mengevaluasi kebenaran, dan menguasai penggunaan informasi secara efektif dan bertanggung jawab dalam lingkungan digital. Keterampilan literasi digital ditransformasikan sebagai landasan fundamental dalam menyikapi kemajuan teknologi dan komunikasi yang berlangsung dan semakin kompleks agar relevan dan berkontribusi di era digital saat ini. Tim pengabdian di desa Talang Duku dengan metode survei lapangan akhirnya melaksanakan beberapa kegiatan, yang pertama adalah seminar literasi digital keuangan dan bijak dalam keuangan digital. Kedua, melaksanakan pelatihan canva di sekolah MTSN dan MAN. Ketiga, pelatihan kelas desain, keempat digitalisasi pengenalan sejarah. kelima, terciptanya komunitas literasi digital di desa ini. Hasil yang dicapai dari pengabdian ini menjadikan masyarakat melek teknologi digital dan pelajar dapat menggunakan aplikasi canva dengan baik. teknologi digital jika dimanfaatkan dengan baik akan memberikan dampak positif bagi kemajuan desa.
Peran Guru dalam Menanamkan Nilai-Nilai Karakter kepada Siswa SD Negeri 20 Way Serdang Selama Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Saputra, Muhammad Adi; Purwasih, Atik; Wati, Arista; Anggraini, Lusi
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 2 No. 1 (2021): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v2i2.3514

Abstract

Masa pandemi covid 19 menjadi tantangan tersendiri untuk lingkungan pendidikan agar tetap dapat menjalankan fungsinya. Meski dengan pembelajaran daring lingkungan pendidikan tetap diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai karakter untuk peserta didik. Hal ini menarik perhatian peneliti untuk melakukan penelitian ini. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran sekaligus peran para guru dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada siswa SD Negeri 20 Way Serdang selama pembelajaran daring dimasa pandemi Covid-19 berlangsung. Subjek pada penelitian ini yaitu para guru dan siswa di SD Negeri 20 Way Serdang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi dan wawancara dengan para guru di SD Negeri 20 Way Serdang serta studi pustaka sebagai sumber pendukung. Data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SD Negeri 20 Way Serdang memiliki peranan yang sangat penting dalam proses kegiatan pembelajaran terutama terkait dengan penanaman nilai-nilai karakter kepada siswa selama pembelajaran daring akibat pandemi Covid-19 berlangsung. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan meliputi nilai religius, disiplin, mandiri, gemar membaca dan kerja keras. Dengan penanaman nilai-nilai karakter ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan siswa diranah afektif. Sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai secara seimbang baik dari segi kognitif, afektif maupun psikomotor.
Penerapan Model Index Card Match untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran Sejarah di Kelas XI SMAN 1 Kota Jambi Syahreza, Rama; Firman, Firman; Saputra, Muhammad Adi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menerapkan model pembelajaran index card match di kelas sejarah untuk kelas XI di SMA Negeri 1 di Kota Jambi. Dalam penelitian ini, metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari dua siklus, digunakan. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan refleksi. Kelompok penelitian terdiri dari 36 siswa. Sebuah survei digunakan sebagai alat untuk menilai sejauh mana kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan model tersebut. Pemeriksaan menunjukkan peningkatan yang nyata dalam kemampuan berpikir kritis dari siklus I ke siklus II. Hasil belajar meningkat sepanjang Siklus I. Pada siklus II, persentasenya meningkat dari 72% menjadi 84%, sedangkan pada siklus I, meningkat dari 42% pada tindakan awal menjadi 52% pada tindakan selanjutnya. Hasil ini menunjukkan bahwa model index card match secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pendidikan sejarah.
Perlindungan Hukum atas Kepemilikan Rumah Panggung di Sempadan Sungai Desa Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir Dea Justicia Ardha; Muhammad Adi Saputra; Firdaus Akbar; Helena Zhafira
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 5 No. 4 (2025): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v5i4.4139

Abstract

Rumah panggung yang menjadi ciri khas masyarakat setempat sering kali berdiri di kawasan sepadan sungai yang menurut peraturan perundang-undangan tidak diperbolehkan untuk didirikan bangunan. Namun, hal ini dimungkinkan melalui regulasi daerah yang memberikan pengakuan terhadap keberadaan bangunan tersebut. Penelitian ini berfokus pada tiga aspek utama: pertama, memahami hak kepemilikan rumah panggung di atas air sesuai peraturan yang berlaku; kedua, mengidentifikasi kewajiban hukum yang timbul bagi pemilik rumah terkait regulasi pusat dan daerah; dan ketiga, menganalisis perlindungan hukum terhadap pemilik rumah serta mekanisme peralihan hak atas bangunan tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi dokumen dan wawancara dengan pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan rumah panggung di atas air memerlukan perlindungan hukum yang jelas untuk memberikan kepastian bagi pemiliknya. Pemerintah perlu menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah, serta memberikan solusi atas status quo yang sering kali merugikan masyarakat setempat. Rekonstruksi perlindungan hukum diperlukan untuk memastikan hak-hak pemilik rumah panggung terlindungi secara adil. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan dalam menyusun regulasi yang lebih berpihak pada masyarakat lokal tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan. Kata Kunci: Perlindungan hukum, rumah panggung, kepemilikan, sepadan sungai, Ogan Ilir.
Tari Rentak Kudo dalam Memperthankan Identitas Budaya Kerinci Deansyah, Habib Novpra; Saputra, Muhammad Adi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tari Rentak Kudo merupakan salah satu kesenian tradisional yang lahir dari budaya masyarakat Kerinci, Provinsi Jambi, dan hingga kini tetap menjadi simbol identitas kultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah dan asal-usul Tari Rentak Kudo, mendeskripsikan bentuk penyajian dan unsur estetikanya, menganalisis makna simbolik serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya, sekaligus menjelaskan perannya dalam mempertegas identitas budaya Kerinci di tengah arus globalisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, wawancara dengan tokoh adat dan seniman, serta observasi pada pementasan Tari Rentak Kudo di berbagai acara adat dan festival. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Rentak Kudo berakar dari tradisi agraris masyarakat Kerinci yang awalnya berfungsi sebagai ritual syukur atas panen dan sarana tolak bala, kemudian mengalami transformasi menjadi tarian hiburan dan pertunjukan seremonial. Bentuk penyajian ditandai oleh hentakan kaki yang serentak, iringan musik tradisional, serta kostum khas yang mencerminkan nilai keberanian dan kebersamaan. Tarian ini mengandung makna simbolik seperti solidaritas, disiplin, dan penghormatan terhadap leluhur. Lebih jauh, Tari Rentak Kudo berperan sebagai sarana pendidikan nilai budaya, media kohesi sosial, instrumen diplomasi budaya, hingga ikon pariwisata daerah. Namun, pelestariannya menghadapi tantangan berupa menurunnya minat generasi muda, kurangnya dokumentasi, dan pengaruh modernisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Tari Rentak Kudo memiliki peran penting dalam mempertegas identitas budaya Kerinci, sehingga upaya pelestarian secara sistematis dan berkelanjutan sangat diperlukan agar tetap relevan bagi generasi mendatang.
The Development of Fashion in Jambi During the Dutch Rule (1906-1942) Wahyuni, Anny; Fito Dermawan; Muhammad Adi Saputra
Arkus Vol. 9 No. 2 (2023): Arkus
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/arkus.v9i2.323

Abstract

During the Dutch rule period from 1906 to 1942, Jambi experienced significant changes in the fashion sector, which reflected Dutch colonial influence as well as internal changes in Jambi society. The people of Jambi, who had access to colonial culture, began to adopt clothing styles that were considered more modern and luxurious. However, over time, the influence of Dutch fashion began to spread to wider layers of society. This study aimed to explore the development of fashion in Jambi during the Dutch East Indies government (1906-1942). This study is carried out through four steps, namely collecting historical sources, interviewing historical sources, interpreting data, and historiography. Changes in the lifestyle of the people of Jambi during the Dutch rule have influenced the development of fashion and dress styles. Clothing style is not only a visual appearance but also a symbol of social status and identity.