Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pelestarian dan Pemanfaatan Cagar Budaya Rumah Tuo Rantau Panjang sebagai Media Pembelajaran Sejarah Lokal Nurlidianti, Nurlidianti; Saputra, Muhammad Adi; Purnomo, Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sejarah terbentuknya Cagar Budaya Rumah Tuo Desa Rantau Panjang, nilai filosofis yang terkandung di dalamnya, serta pemanfaatannya sebagai sumber belajar sejarah lokal di SMA Negeri 6 Merangin. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi di Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Tuo merupakan peninggalan abad ke-14 yang mencerminkan arsitektur tradisional dan identitas Suku Batin. Rumah ini mengandung nilai-nilai moral dan filosofis seperti gotong royong, kesantunan, serta penghormatan terhadap sesepuh. Selain berfungsi sebagai lembaga adat dan pusat pendidikan kearifan lokal, Rumah Tuo juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sejarah yang efektif dalam menumbuhkan minat, pemahaman, dan kesadaran budaya siswa. Dengan demikian, Rumah Tuo memiliki peran penting dalam pelestarian nilai budaya serta penguatan identitas daerah bagi generasi muda.
Sosialisasi Nilai-Nilai Kebangsaan Bagi Peserta Didik Di SMP Ahmad Dahlan Menanamkan Rasa Naionalislme Meihan, Andre Mustofa; Wahyuni, Anny; Saputra, Muhammad Adi; Mareta, Yoan; Kurniawanti, Merci Robbi
Keris: Journal of Community Engagement Vol. 5 No. 2 (2025): In Press: KERIS: Journal of Community Engagement
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/keris.v5i2.2230

Abstract

Tantangan yang dihadapi oleh para pendidik di tingkat  sekolah menengah pertama (SMP) untuk menanamkan rasa nasionalisme di kalangan peserta diidk diantaranya adalah minimnya pengetahuan peserta didik  mengenai pancasila sebagai dasar filosofis bangsa, Padahal, nilai-nilai kebangsaan penulis anggap dapat menjadi sebuah suplemen atas kurangnya energi nasionalisme dalam diri peserta didik di SMP Ahmad Dahlan dilihat dari permasalahan periritas yang didapat dari hasil wawancara dengan peserta didik dan tenaga pengajar disekolah ini yaitu dapat dilihat dari dua aspek utama. Pertama, adanya krisis identitas yang ditandai dengan masih rendahnya kesadaran peserta didik terhadap isu-isu nasional yang berkaitan dengan persatuan bangsa, kebanggaan terhadap simbol kebangsaan, serta pemahaman mengenai peran generasi muda sebagai penerus cita-cita bangsa. Kedua, masih minimnya edukasi maupun kegiatan sekolah yang secara khusus menekankan pada penanaman nilai kebangsaan dan nasionalisme. Solusi yang diberikan adalah dengan melaksanakan sosialisasi mengenai penanaman nilai-nilai kebangsaan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme.
Crowdfunding Syariah: Model Pembiayaan Alternatif dalam Bingkai Fiqih: Sharia Crowdfunding: An Alternative Financing Model in the Framework of Contemporary Fiqh Muhammad Adi Saputra; Muhammad Yazid
TIJARAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah Vol. 2 No. 3 (2025): TIJARAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah
Publisher : Litera Academica Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sharia crowdfunding represents one of the innovative developments in Islamic financing systems in the digital era. This model offers an inclusive alternative financing method by involving the public directly in funding productive and social projects. Unlike conventional crowdfunding, Sharia crowdfunding emphasizes the principles of fiqh al-muʿāmalah, such as justice, transparency, and the prohibition of riba (usury), gharar (uncertainty), and maisir (speculation). This study aims to analyze Sharia crowdfunding from the perspective of contemporary Islamic jurisprudence (fiqh kontemporer), examine the contracts applied in its operation, and explore its relevance to the objectives of Islamic law (maqāṣid al-sharīʿah). The research adopts a qualitative, descriptive-analytical approach based on library research. The findings indicate that Sharia crowdfunding can serve as an effective and ethical alternative financing model aligned with Islamic law, provided it adheres to the principles of fairness, transparency, and strong Sharia supervision. Furthermore, it contributes to achieving socio-economic justice and financial inclusion in accordance with Islamic ethical values.
Simbol dan Makna Islam dalam Tradisi Kesenian Burdah Melayu Seberang Kota Jambi Anggraini, Lutfiani Herika; Salsanabila, Sasa; Saputra, Muhammad Adi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 1 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3972

Abstract

Artikel ini mengkaji simbol dan makna Islam dalam tradisi kesenian Burdah di masyarakat Melayu Seberang Kota Jambi. Burdah, berupa syair pujian kepada Nabi Muhammad yang dilantunkan secara ritual, berfungsi sebagai doa dan ungkapan cinta yang mengandung nilai simbolis dan spiritual mendalam. Tradisi ini merupakan hasil akulturasi budaya Arab dan Melayu, berperan sebagai media penguatan nilai keagamaan, sosial, dan karakter masyarakat, serta sebagai upaya pelestarian identitas budaya dan keimanan Islam secara turun-temurun. Simbol-simbol seperti janur, buah-buahan, dan ornamen memiliki makna filosofi dan moral, dengan fungsi utama sebagai doa perlindungan, pengingat akhlak Nabi, dan penguatan solidaritas sosial. Kajian ini juga didukung oleh referensi yang membahas berbagai aspek tradisi Islam, termasuk peran syair Burdah dalam dakwah pesantren, perubahan budaya di komunitas lokal, serta nilai-nilai kearifan lokal dalam masyarakat pesisir Melayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Burdah tidak hanya sebagai bentuk ekspresi keagamaan, tetapi juga sebagai media penguatan identitas budaya dan sosial masyarakat Melayu di Seberang Kota Jambi.
ENHANCING ETHNOMATHEMATICS KNOWLEDGE MEASUREMENT ACCURACY USING MODERN TEST THEORY IN JAMBI PROVINCE Falani, Ilham; Ramalisa, Yelli; Saputra, Muhammad Adi
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 4 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i4.12435

Abstract

Ethnomathematics is a potential alternative solution in efforts to preserve culture through the process of cultural integration (ethnography) in mathematics learning. Teachers play an important role in the successful implementation of ethnomathematics. Teachers need to have a deep understanding of the conceptual and practical aspects of ethnomathematics. This knowledge must be known from the start, even when they are still at the stage of becoming prospective mathematics teachers. Therefore, it is important to measure prospective teachers' ethnomathematics knowledge accurately to see the picture of prospective teachers' ethnomathematics knowledge. This research aims to increase the accuracy of measuring the ethnomathematics knowledge of prospective mathematics teachers by comparing several models in the Modern Test Theory approach, which include the Rasch Model, 1, 2, and 3 Parameter Logistics. Data collection was carried out using the Jambi culture-based ethnomathematics test for prospective mathematics teachers with respondents as many as 129 prospective mathematics teachers from Jambi Province. The criteria for the level of accuracy of the model are indicated by the Standard Error Measurement (SEM) and Test Information Function produced by each model. Based on the results of this research, it was concluded that using the Rasch Model produces the best level of accuracy. It is hoped that this research can open new avenues in increasing precision in measuring ethnomathematics knowledge for prospective mathematics teachers.
Islamic Values in The Kompangan Performance Tradition of The Jambi Malay Community Gusriyeni, Gusriyeni; Yahya, Vivi Aleyda; Fatika, Muhammad Riski; Saputra, Muhammad Adi; Waluyo, Hadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Jambi Malay community's kompangan tradition integrates Islamic values ​​into percussion music that accompanies traditional and religious events, but in-depth studies on the internalization of these teachings are still limited. This study aims to examine Islamic values ​​such as monotheism, propagation, and brotherhood in kompangan performances. Using a qualitative-descriptive approach with a literature study method, the population includes written sources about kompangan (2018-2025), while a purposive sample includes 25-30 relevant documents from Google Scholar. The main instruments are journal and book documents, analyzed through reduction, presentation, and thematic interpretation with triangulation. The results show that kompangan is full of the values ​​of monotheism through shalawat poetry, ukhuwah from group togetherness, Islamic aesthetics, morals, and spiritual dhikr. The conclusion states that kompangan is an effective cultural da'wah medium that strengthens the religious identity of the Jambi Malay, recommended for educational preservation.