Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Case method learning with multicultural approach: The implementation to increase students historical empathy and love for the country Kurniawanti, Merci Robbi; Wahyuni, Anny; Saputra, Muhammad Adi
Journal of Research in Instructional Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Research in Instructional
Publisher : Univeritas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/jri.v3i2.256

Abstract

This research aims to increase historical empathy and love for the student’s country in the history education study program. The case method model was chosen as a solution to answer problems in the field related to the low historical empathy and love for the country of students which is visible during the lecture process. This research is classified as classroom action research which is divided into 3 cycles. In each cycle is divided into four stages, there are plan of action, implementation, observation and reflection. The data collection techniques used were observation, interviews, documentation and literature study. Based on the research results, it can be seen that the case method learning model with a multiculturalism approach in contemporary Indonesian history courses can increase students' historical empathy and love for their country. Students' historical empathy and love for the country have increased in each cycle. The percentage of historical empathy obtained in the cycle is 20.6, in cycle II is 27.6 and in cycle three increased to 35.8. Meanwhile, for love of the country in cycle I, the percentage obtained was 69.6, cycle II 74.2 and cycle III 79.8.
Enhancing historical consciousness in history education through integrating STEM approach and historical thinking skill Pratama, Rinaldo Adi; Saputra, Muhammad Adi; Hikmawaty, Lisna
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 1: February 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i1.20890

Abstract

The research explores the potential of incorporating science, technology, engineering, and mathematics (STEM) education approach and critical thinking to enhance historical consciousness. The study employs an ex post facto quantitative method, specifically a correlational design to analyse the variables. The research population comprises 425 students from diverse backgrounds in Banten Province schools that have implemented the STEM approach. A sample size of 202 students is determined using a predefined error rate. Data collection involves tests and questionnaires assessing historical thinking skills, STEM approaches, and historical consciousness. Statistical analysis, including partial and simultaneous multiple correlation tests, reveals a significant and very strong positive relationship between STEM approach, historical thinking skills, and historical consciousness. This suggests that the interplay of these factors enhances history learning and encourages a deeper understanding of historical events, promoting critical thinking, and historical consciousness. The study emphasizes the importance of integrating STEM methodologies into history education to provide students with a holistic understanding of historical events and their societal implications. Such an approach bridges the gap between STEM and history, fostering interdisciplinary collaboration and promoting informed and empathetic citizens. Future research should explore diverse samples, employ qualitative methods, and investigate curriculum designs and teaching strategies that effectively integrate STEM and history education.
Peningkatan Pengetahuan Sejarah Kota Jambi Pada Komunitas Pecinta Sejarah Sebagai Bentuk Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Saputra, Muhammad Adi; Wahyuni, Anny; Leihitu, Irsyad; Husni, Amir; Sunliensyar, Hafiful Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.907

Abstract

This service aims to carry out a service program for the history lover community in Jambi City, which aims to increase knowledge of local history while supporting the development of community-based tourism. The methods used in this service are the preparation stage, gathering the latest information regarding the history of Jambi City, identification and selection of participants, implementation of workshops or training and evaluation. This activity involves the presenters providing information about the history and culture of Jambi, understanding cultural heritage sites, as well as digital-based tourism promotion techniques and storytelling. The results of the activities show that this program has succeeded in enriching the community's historical knowledge, increasing community involvement in cultural preservation, and contributing to the development of sustainable tourism in Jambi City. Apart from that, the history lover community is expected to play an important role in promoting Jambi as a cultural tourism destination.ABSTRAKPengabdian ini memiliki tujuan dalam melaksanakan program pengabdian bagi komunitas pecinta sejarah di Kota Jambi, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sejarah lokal sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu tahap persiapan, pengumpulan informasi terkini mengenai sejarah Kota Jambi, identifikasi dan seleksi peserta, Pelaksanaan workshop atau pelatihan dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan pemateri dalam memberikan informasi tentang sejarah dan budaya Jambi, pemahaman mengenai situs-situs cagar budaya, serta teknik promosi wisata berbasis digital dan storytelling. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil memperkaya pengetahuan sejarah komunitas, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pelestarian budaya, serta berkontribusi terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Jambi. Selain itu, komunitas pecinta sejarah diharapkan dapat memainkan peran penting dalam mempromosikan Jambi sebagai destinasi wisata budaya.
Tranformasi Pembelajaran Sejarah Lokal Melalui Digital Archie Propinsi Jambi Saputra, Muhammad Adi; Wahyuni, Anny; Leihitu, Irsyad; Husni, Amir; Sunliensyar, Hafiful Hadi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/m9633z95

Abstract

Di tengah arus globalisasi dan digitalisasi informasi, tantangan utama yang dihadapi oleh mahasiswa sebagai calon pendidik dan peneliti masa depan adalah keterbatasan akses terhadap sumber belajar sejarah lokal yang kredibel, terstruktur, dan relevan. Dalam konteks ini, pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada transformasi pembelajaran sejarah lokal melalui pemanfaatan digital archive menjadi sangat relevan, strategis. Dengan mengunakan metode pelaksanaan kegiatan pertama, meliputi persiapan dan sosialisasi. Kedua, workshop, ketiga Praktek menemukan arsip digital. Pengumpulan hasil kerja praktek yang kelima evaluasi. Hadil dari pelaksanaan pengabdian ini terbagi menjadi dua kategori, yakni hard product dan soft product. Hard product dalam konteks kegiatan ini berupa kumpulan tugas mahasiswa yang dikumpulkan secara daring melalui Google Form. Tugas tersebut bukan hanya sekadar dokumen laporan, tetapi juga dapat dipandang sebagai hasil konkret yang memiliki nilai kolektif karena berisi data-data arsip digital yang telah ditelusuri oleh mahasiswa. Lebih dari 30 tugas yang terkumpul menjadi wujud nyata keterlibatan mahasiswa dalam praktik penelusuran arsip, yang kemudian diolah menjadi bank data awal mengenai sumber-sumber sejarah lokal Jambi. Produk ini memiliki daya guna jangka panjang karena dapat terus ditambah dan diperbarui oleh mahasiswa angkatan berikutnya, sehingga perlahan membentuk basis data arsip digital yang lebih kaya
Pelestarian dan Pemanfaatan Cagar Budaya Rumah Tuo Rantau Panjang sebagai Media Pembelajaran Sejarah Lokal Nurlidianti, Nurlidianti; Saputra, Muhammad Adi; Purnomo, Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sejarah terbentuknya Cagar Budaya Rumah Tuo Desa Rantau Panjang, nilai filosofis yang terkandung di dalamnya, serta pemanfaatannya sebagai sumber belajar sejarah lokal di SMA Negeri 6 Merangin. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi di Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Tuo merupakan peninggalan abad ke-14 yang mencerminkan arsitektur tradisional dan identitas Suku Batin. Rumah ini mengandung nilai-nilai moral dan filosofis seperti gotong royong, kesantunan, serta penghormatan terhadap sesepuh. Selain berfungsi sebagai lembaga adat dan pusat pendidikan kearifan lokal, Rumah Tuo juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran sejarah yang efektif dalam menumbuhkan minat, pemahaman, dan kesadaran budaya siswa. Dengan demikian, Rumah Tuo memiliki peran penting dalam pelestarian nilai budaya serta penguatan identitas daerah bagi generasi muda.
UMKM Berdaya: Penciptaan Souvernir Untuk Perluasan Pengalaman Pengunjung Di Museum Siginjai Husni, Amir; Wahyuni, Anny; Leihitu, Irsyad; Saputra, Muhammad Adi; Sunliensyar, Hafiful Hadi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/8400q970

Abstract

Penciptaan souvenir berbasis nilai-nilai budaya yang terkandung dalam koleksi Museum Siginjai Jambi merupakan strategi inovatif untuk memperluas pengalaman pengunjung sekaligus memperkuat fungsi museum. Souvenir tidak hanya bergungsi sebagai cendera mata, tetapi juga sebagai media edukasi sejarah dan identitas lokal. Pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan produk souvenir yang relevan secara tematik, estetis, dan fungsional berdasarkan koleksi Museum Siginjai Jambi. Museum Siginjai serta melibatkan pelaku UMKM di Kota Jambi, maka souvenir yang dihasilkan berdasarkan koleksi museum diharapkan mampu meningkatkan daya tarik museum, memperpanjang ingatan terhadap pengalaman berkunjung, serta menciptakan peluang ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Souvenir tersebut nantinya akan dipajang di dalam Musuem Siginjai untuk dijual kepada pengunjung. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat membawa pembaharuan Museum Siginjai sehingga souvenir yang dihasilkan berdasarkan ntegrasi antara konten budaya dan inovasi desain mampu menghasilkan produk souvenir yang bernilai edukatif tinggi dan menarik secara komersial. Kegiatan pengabdian ini juga merupakan langkah strategis dalam mengembangkan UMKM lokal di Jambi sehingga lebih berdaya
Sosialisasi Nilai-Nilai Kebangsaan Bagi Peserta Didik Di SMP Ahmad Dahlan Menanamkan Rasa Naionalislme Meihan, Andre Mustofa; Wahyuni, Anny; Saputra, Muhammad Adi; Mareta, Yoan; Kurniawanti, Merci Robbi
Keris: Journal of Community Engagement Vol. 5 No. 2 (2025): In Press: KERIS: Journal of Community Engagement
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/keris.v5i2.2230

Abstract

Tantangan yang dihadapi oleh para pendidik di tingkat  sekolah menengah pertama (SMP) untuk menanamkan rasa nasionalisme di kalangan peserta diidk diantaranya adalah minimnya pengetahuan peserta didik  mengenai pancasila sebagai dasar filosofis bangsa, Padahal, nilai-nilai kebangsaan penulis anggap dapat menjadi sebuah suplemen atas kurangnya energi nasionalisme dalam diri peserta didik di SMP Ahmad Dahlan dilihat dari permasalahan periritas yang didapat dari hasil wawancara dengan peserta didik dan tenaga pengajar disekolah ini yaitu dapat dilihat dari dua aspek utama. Pertama, adanya krisis identitas yang ditandai dengan masih rendahnya kesadaran peserta didik terhadap isu-isu nasional yang berkaitan dengan persatuan bangsa, kebanggaan terhadap simbol kebangsaan, serta pemahaman mengenai peran generasi muda sebagai penerus cita-cita bangsa. Kedua, masih minimnya edukasi maupun kegiatan sekolah yang secara khusus menekankan pada penanaman nilai kebangsaan dan nasionalisme. Solusi yang diberikan adalah dengan melaksanakan sosialisasi mengenai penanaman nilai-nilai kebangsaan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme.
Crowdfunding Syariah: Model Pembiayaan Alternatif dalam Bingkai Fiqih: Sharia Crowdfunding: An Alternative Financing Model in the Framework of Contemporary Fiqh Muhammad Adi Saputra; Muhammad Yazid
TIJARAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah Vol. 2 No. 3 (2025): TIJARAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Syariah
Publisher : Litera Academica Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sharia crowdfunding represents one of the innovative developments in Islamic financing systems in the digital era. This model offers an inclusive alternative financing method by involving the public directly in funding productive and social projects. Unlike conventional crowdfunding, Sharia crowdfunding emphasizes the principles of fiqh al-muʿāmalah, such as justice, transparency, and the prohibition of riba (usury), gharar (uncertainty), and maisir (speculation). This study aims to analyze Sharia crowdfunding from the perspective of contemporary Islamic jurisprudence (fiqh kontemporer), examine the contracts applied in its operation, and explore its relevance to the objectives of Islamic law (maqāṣid al-sharīʿah). The research adopts a qualitative, descriptive-analytical approach based on library research. The findings indicate that Sharia crowdfunding can serve as an effective and ethical alternative financing model aligned with Islamic law, provided it adheres to the principles of fairness, transparency, and strong Sharia supervision. Furthermore, it contributes to achieving socio-economic justice and financial inclusion in accordance with Islamic ethical values.