Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

“POSTLINE PENASARAN”: PENDEKATAN OFFLINE DAN ONLINE UNTUK MENURUNKAN ANGKA PERNIKAHAN DINI Fauzie, Rifqie; Wardah, Aniqoh Raudlatul; Sari, Indah Komala; Suswardany, Dwi Linna
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran guna mencegah pernikahan dini dan membentuk pendidik sebaya pada masyarakat Desa Jrakah, Selo, Boyolali. Postline Penasaran (Pos offline dan online Pelayanan Remaja Sadar Kesehatan) menggunakan pendekatan inovatif dengan mengkombinasikan intervensi secara offline dan online yang mengikuti budaya setempat terkini dalam berkomunikasi. Pendekatan offline dilakuk an dengan memberikan penyuluhan tatap muka dan diskusi bersama kelompok orang tua dan remaja, pembentukan pendidik sebaya, serta penyediaan tempat di Kantor Desa sebagai tempat diskusi dilengkapi koleksi buku kesehatan reproduksi. Pembentukan grup Whatsapp sebagai saluran peningkat akses terhadap literatur kesehatan reproduksi yang dijalankan oleh pendidik sebaya di bawah supervisi tim pengabdian dipilih sebagai pendekatan online program pengabdian ini. Pengabdian ini menunjukkan indikator keberhasilan program yang menjanjikan dan berkelanjutan, seperti kesediaan 33 pendidik sebaya baik orang tua maupun remaja menjadi pendidik sebaya yang aktif, inisiatif para pendidik sebaya untuk membuat visi, misi, dan rencana aksi kegiatan selanjutnya, serta dukungan kuat pimpinan setempat dalam bentuk SK pendidik sebaya dari Kepala Desa Jrakah dan SK program inovatif dari Kepala Puskesmas Selo. Program Postline Penasaran ini telah dipilih menjadi kegiatan inovatif Puskesmas Selo dan akan diterapkan pada desa-desa di wilayah kerja Puskesmas Selo. Kombinasi pendekatan offline, online, dan pendidik sebaya orang tua dan remaja telah meningkatkan jangkauan promosi kesehatan yang dapat diduplikasikan ke area yang lebih luas.
Karakteristik Orang Tua Pada Bayi Stunting Usia 6-24 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Selo Kabupaten Boyolali Sari, Indah Komala; Wardah, Aniqoh Raudlatul; Suswardany, Dwi Linna
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi pada balita yakni panang badantinggi badan bayi kurang dari -2 SD. Indonesia berada di peringkat tiga untuk masalah stunting sebesar 36,4% pada wilayah Regional Asia Tenggara tahun 2015-2017. Data dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah kejadian stunting mencapai 28%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik orang tua bayi stunting usia 6-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Selo Kabupaten Boyolali. Metode penelitian deskriptif dan pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur dengan sampel sebanyak 139 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik orang tua bayi stunting banyak terjadi pada ibu usia aman (71,4%), 9 tahun pendidikan (87,8%), tidak memiliki BPJS (44,6%), pekerjaan petani (64,7%), sedangkan pada ayah pada usia aman (77,1%), 9 tahun pendidikan (85,6%), tidak memiliki BPJS (52,5%), pekerjaan petani (81,3%). Berdasarakan hasil penelitian tersebut peran Puskesmas sangat diperlukan untuk penunjang dan menurunkan angka stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Selo Kabupaten Boyolali.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VII PADA MATERI ALJABAR DI SPM WUSTHA FATHAN MUBIINA BOGOR Aghnia Safirah; Indah Komala Sari; Silva Tri Lestari
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 5 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i5.1487

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan sejauh mana tingkat kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dalam memahami materi aljabar. Penelitian ini dilaksanakan di SPM Wustha Fathan Mubiina Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada 25 siswa kelas VII. Instrumen pada penelitian ini adalah instrumen tes dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam reduksi data peneliti merangkum data dan mengklasifikasikan data. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa dari 25 orang siswa terdapat 15 siswa yang memenuhi indikator menyatakan ulang konsep secara verbal, 10 siswa yang memenuhi indikator mengklasifikasikan objek berdasarkan dipenuhi tidaknya syarat membentuk suatu konsep, 7 siswa yang memenuhi indikator mengaplikasikan konsep, 10 siswa yang memenuhi indikator menyajikan konsep dalam berbagai representasi matematika, dan 1 orang siswa yang memenuhi indikator mengaitkan berbagai konsep, baik dengan konsep matematika yang lain ataupun konsep di luar matematika
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA DENGANMENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TENTANG PERNIKAHAN DINI DI MTSN 3 DESA SEMERAH KECAMATAN SITINJAU LAUT Sari, Indah Komala; Irman, Veolina; Morika, Honesty Diana; Nur, Siti Aisyah; Sari, Putri Minas
Jurnal Abdimas Saintika Vol 4, No 2 (2022): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v4i2.1605

Abstract

Masalah sosial mengenai pernikahan setelah melewati masa pubertas yang dianggap aib dan suatu masalah pada kalangan tertentu menyebabkan terjadinya peningkatan angka kejadian pernikahan anak. Motif ekonomi, dengan harapan tercapaianya keamanan sosial dan finansial setelah menikah menyebabkan banyak masyarakat bahkan orang tua menyetujui anaknya untuk menikah dini. Tingginya angka kejadian pernikahan dini di Desa Semerah dikarenakan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap dampak dari pernikahan dini itu sendiri. Kegiatan pengabmas dilaksanakan dari tanggal 10-12 Oktober 2022, tempat pelaksanaan di MTSN 3 Desa Semerah. Peserta yang menjadi number sebanyak 66 orang. Berdasarkan hasil kegiatan tersebut terjadinya peningkatan pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dengan media video. Diharapkan pada pihak Puskesmas wilayah setempat untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang pernikahan dini untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dampak yang akan terjadi jika dilakukan pernikahan dini sehingga dapat menurunkan angka kejadian pernikahan dini serta sebagai suatu masukan dan menjadi salah satu cara dan tindakan yang dapat dilakukan dan diberikan kepada pihak sekolah.Kata Kunci: Pernikahan Dini, Penyuluhan, Kesehatan, Pengetahuan Remaja
PENGARUH SENAM TERA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Sari, Indah Komala; Sartiwi, Weni; Hardini, Sandra; Eliza, Eliza; Aisyah Nur, Siti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2561

Abstract

Prevalensi hipertensi lansia di dunia dari tahun-tahun terus meningkat, di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami fluktuatif yaitu pada tahun 2020 sebanyak 9441 kasus. Begitujuga dengan Kabupaten Kepulauan Mentawai Khususnya di Wilayah Kerja Puskesmas Sikakap dengan jumlah lansia tahun 2023 yaitu 1096 lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam tera terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Sikakap. Jenis penelitian ini adalah  kuantitatif dan menggunakan kuesioner yaitu pra experimental design dengan cara mengukur skala pengukuran numeric rating scale. Menggunakan  rancangan  one group pre-test and post-test design. Penelitian di wilayah kerja Puskesmas Sikakap yaitu di posyandu lansia Matobek. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan wawancara terpimpin.  Jumlah sampel pada peneliti ini adalah 15 lansia. Analisa data menggunakan pengolahan data uji paired t-test. Berdasarkan hasil penelitian didapatakn rata-rata tekanan darah sitolik sebelum dilakukan senam tera adalah 166 mmHg dan tekanan darah diastolik adalah 99,33 mmHg. Rata-rata tekanan darah sitolik sesudah dilakukan senam tera didapatkan adalah 151,33 mmHg dan tekanan darah diastolik adalah 92,67 mmHg. Terdapat pengaruh senam tera terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Sikakap dengan nilai p value =0,000 (p<0,05). Bagi tempat penelitian khususnya bagi penderita hipertensi diharapkan sebagai pengobatan alternatif dengan pelaksanaan senam tera dapat dilakukan minimal 2 kali dalam 1 minggu guna untuk menjaga kestabilan tekanan darah.Kata Kunci: Senam Tera,  Tekanan Darah, Hipertensi.
PEMANFAATAN PROLANIS DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA PADA PASIEN HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS RAWANG BARAT Weni sartiwi; Andhika Herlina; Hasrinal Hasrinal; Emira Apriyeni; Indah Komala Sari; Eravianti Eravianti; Harry Firstiandi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3277

Abstract

Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) merupakan pelayanan kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi yang menderita penyakit kronis yaitu hipertensi dan diabetes mellitus untuk mencapai kualitas hidup yang optimal, efektif dan efisien. Namun masih banyak masyarakat yang belum memanfaatakan pelayanan tersebut salah satunya karena pengetahuan dan dukungan keluarga yang rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan prolanis dalam meningkatkan pengetahuan dan dukungan keluarga pasien hipertensi dan Diabetes Mellitus di puskesmas rawang barat kota padang tahun 2025. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional penelitian dilakukan di Puskesmas Rawang Barat tanggal 20- 25 Februari 2025 Populasi penelitian ini sebanyak 122 orang dengan sampel sebanyak 55 orang, dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Pengumpulan data mengunakan kuesioner, dianalisa secara univariat dan bivariat dengan mengunakan uji Chi-Square p <0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa kurang dari separuh responden mengalami pemanfaatan prolanis buruk (49,1%), memiliki pengetahuan rendah (60%), dan dukungan keluarga rendah (45,5%). Hasil uji chi- square ada hubungan pengetahuan dengan pemanfaatan prolanis (p value = 0,001), dan tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaataan prolanis (p value= 0,140). Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan dan dengan pemanfaatan prolanis dan tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan pemanfaatan prolanis di Puskesmas Rawang Barat Padang. Saran diharapkan kepada pihak Puskesmas memberikan penyuluhan dengan media poster/leaflet dan informasi khususnya mengenai jadwal senam prolanis kepada pasien yang datang berkunjung ke puskesmas.Kata kunci : Pengetahuan, dukungan keluarga, pemanfaatan senam prolanis
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN SISWA TENTANG JAJANAN SEHAT ANAK SEKOLAH DASAR DI SDN 26 JATI UTARA KOTA PADANG Indah Komala Sari; Rahma Kurnia; Weni Sartiwi; Andika Herlina MP; Ramah Hayu; Eliza Arman; Ade Nurhasanah Amir; Silvie Permata Sari
Jurnal Abdimas Saintika Vol 8, No 1 (2026): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v8i1.31076

Abstract

Konsumsi jajanan yang tidak sehat masih menjadi permasalahan pada anak sekolah dasarkarena kurangnya pengetahuan dalam memilih makanan yang aman dan bergizi. Datamenunjukkan bahwa sekitar 40–45% jajanan yang dikonsumsi anak sekolah belummemenuhi standar keamanan pangan. Sebagian anak juga cenderung membeli jajananmemilih jajanan berdasarkan rasa, warna, dan harga, tanpa memperhatikan aspek kebersihandan kandungan gizi, sehingga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan seperti diare dankeracunan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatanterhadap pengetahuan siswa tentang jajanan seha di SDN 26 Jati Utara Kota Padang tahun2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental onegroup pretest-posttest pada satu kelompok yang sama menggunakan data dependent. Sampelpenelitian berjumlah 23 siswa dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukanmenggunakan kuesioner sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan edukasikesehatan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan siswa sebelum diberikan edukasi kesehatanadalah 6,87 dan meningkat menjadi 9,43 setelah diberikan edukasi. Hasil uji statistikdiperoleh nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasikesehatan terhadap pengetahuan siswa tentang jajanan sehat. Disarankan kepada pihaksekolah untuk bekerja sama dengan tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi tentangjajanan sehat serta meningkatkan pengawasan terhadap jajanan yang dijual di lingkungansekolah agar siswa dapat memilih makanan yang aman dan bergizi..Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Pengetahuan, Jajanan Sehat, Anak sekolah.
EFEKTIFITAS FISIOTERAPI DADA DALAM MENINGKATKAN FUNGSI PERNAPASAN PASIEN DI RUANGAN INTENSIF CARE UNIT : STUDI KASUS PADA PARAMETER RESPIRATORIK Siti Aisyah Nur; Indah Komala Sari; Honesty Diana Morika; Novita Amri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2943

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas fisioterapi dada terhadap status respiratorik pasien di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Kota Padang. Kehadiran intervensi yang efektif dalam meningkatkan fungsi pernapasan pasien ICU, mengurangi risiko komplikasi pernapasan, dan mempercepat pemulihan menjadi motivasi utama dalam penelitian ini. Metode penelitian akan mengawali dengan pemilihan sampel pasien ICU yang memenuhi kriteria inklusi, khususnya mereka yang mengalami gangguan pernapasan yang memerlukan perawatan intensif. Evaluasi awal terhadap status respiratorik pasien akan dilakukan dengan mengukur parameter-parameter  seperti PCO2, SaO2, dan PO2 sebelum sesi fisioterapi dada. Selanjutnya, sesi fisioterapi dada akan dijalankan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan oleh terapis yang berpengalaman. Setelah intervensi dilakukan, perubahan dalam parameter respiratorik akan terus dimonitor untuk mengevaluasi efektivitas intervensi tersebut. Dengan menggali efektivitas fisioterapi dada dalam meningkatkan status respiratorik, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas perawatan pasien ICU. Hasil penelitian didapatkan dari penelitian ini diharapkan dapat membuktikan manfaat dari fisioterapi dada sebagai bagian integral dari manajemen pernapasan pasien ICU, serta dapat menjadi dasar untuk merekomendasikan penggunaan rutin intervensi ini dalam praktik klinis sehari-hari.Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini adalah memberikan bukti ilmiah yang mendukung efektivitas fisioterapi dada dalam meningkatkan status respiratorik pasien ICUKata Kunci : Fisoterapi dada ; Pernapasan ;Parameter respiratorik, intensif care unit;Efektifitas
THE EFFECTIVENESS OF CHEST PHYSIOTHERAPY IN INCREASING OXYGENATION SATURATION IN PATIENTS WITH CHRONIC OBSTRUCTIVE PULMONARY DISEASE AT THE WEST SUMATRA LUNG HOSPITAL Honesty Diana Morika; Siti Aisyah Nur; Indah Komala Sari; Rhona Sandra; Siska Sakti Anggraini; Novita Amri
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i2.2942

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) merupakan masalah kesehatan global yang berdampak signifikan pada kualitas hidup dan kesejahteraan pasien. Salah satu komplikasi serius dari PPOK adalah rendahnya saturasi oksigenasi, yang berhubungan dengan peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas. Fisioterapi dada telah diakui sebagai intervensi yang efektif dalam meningkatkan fungsi pernapasan dan saturasi oksigenasi pada pasien PPOK.Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas fisioterapi dada dalam meningkatkan saturasi oksigenasi pada pasien PPOK di Rumah Sakit Paru Sumatera Barat.Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi klinis acak terkontrol dengan dua kelompok. Kelompok intervensi menerima fisioterapi dada tambahan selain perawatan standar, sedangkan kelompok kontrol hanya menerima perawatan standar. Pasien yang memenuhi kriteria inklusi diikutsertakan dalam penelitian ini. Saturasi oksigenasi diukur sebelum dan setelah intervensi fisioterapi dada. Intervensi fisioterapi dada terdiri dari serangkaian teknik yang ditujukan untuk meningkatkan volume udara yang masuk ke paru-paru dan meningkatkan pernapasan.Hasil: Analisis data menunjukkan bahwa rata-rata saturasi oksigenasi pada kelompok intervensi meningkat secara signifikan setelah menerima fisioterapi dada, dengan rata-rata peningkatan sebesar 4,750 dan p-value = 0,046. Ini menunjukkan bahwa fisioterapi dada secara signifikan meningkatkan saturasi oksigenasi pada pasien PPOK dibandingkan dengan kelompok kontrol.Kesimpulan: Fisioterapi dada terbukti efektif dalam meningkatkan saturasi oksigenasi pada pasien PPOK. Hasil penelitian ini memberikan dasar yang kuat untuk memasukkan fisioterapi dada sebagai bagian dari protokol perawatan rutin untuk pasien PPOK di rumah sakit. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan protokol perawatan yang lebih efektif dan memberikan wawasan tambahan bagi praktisi kesehatan mengenai peran fisioterapi dada dalam manajemen PPOK.Kata Kunci : PPOK,fisoterapi dada,saturasi oksigenasi.
PENGARUH ANTI RETRO VIRAL (ARV) TERHADAP KADAR CD4, SGOT DAN SGPT PADA PASIEN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV) Rahmi Novita Yusuf; Ibrahim Ibrahim; Indah Komala Sari; Yuliani Zamsri
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2735

Abstract

Human Immunodeficiency Vyrus (HIV) is a virus that attacks and damages the human immune system which causes a decrease in CD4 levels in the body. CD4 is a marker or markers that are on lymphocytes. Handling HIV is carried out with Anti Retro Viral (ARV) therapy which aims to suppress viral replication. The use of ARVs consisting of several drugs requires special attention, one of which is monitoring liver function by examining SGOT and SGPT. The purpose of this study was to determine the effect of ARVs on CD4, SGOT and SGPT levels in HIV patients at RSUP Dr. M. Djamil Padang. This research is a type of analytical observation research with a retrospective design. The population in this study were 115 HIV patients with a sample of 89 people. Analysis of research data was carried out using the Paired Sample T-test. It was obtained that the average CD4 level of HIV patients before ARV was 197.9 cells/mm3 with a minimum score of 106 cells/mm3 and a maximum score of 340 cells/mm3. the average score of CD4 levels in HIV patients after ARV  is 247.3 cells/mm3 with a minimum score of 145 cells/mm3 and a maximum score of 456 cells/mm3. the average score of SGOT levels in HIV patients before ARVs was 24.84 U/L with a minimum score of 14 U/L and a maximum score of 40 U/L. the average score of SGOT levels in HIV patients after ARV is 29.61 U/L with a minimum score of 15 U/L and a maximum score of 45 U/L. the average SGPT level of HIV patients before ARV was 24.84 U/L with a minimum value of 10 U/L and a maximum score of 47 U/L and the average SGPT level score of HIV patients after ARV was 27.70 U/L with minimum score of 11 U/L and maximum score of 49 U/L. The results of the Paired Sample T-Test for the effect of ARVs on CD4, SGOT and SGPT levels in HIV patients were p value = 0.000 (a = 0.05) meaning that pv is less than a, which means that statistically Ha is accepted and Ho is rejected. The conclusion of the research results is that there is an effect of ARVs on CD4, SGOT and SGPT levels in HIV patients at RSUP Dr. M. Djamil Padang. Keywords         : HIV, Anti Retro Viral Therapy (ARV)