Claim Missing Document
Check
Articles

Stres Pengasuhan Orang Tua Pada Anak Berkebutuhan Khusus didalam Pendidikan Inklusi Sari, Nirmala; Susilawati, Nora
Jurnal Perspektif Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i1.937

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran stres pengasuhan dari orang tua yang memiliki ABK di SMP Pembangunan Laboratorium UNP, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena berdasarkan fenomena belum terdapat pengelolaan stres secara sosiologis terhadap pengasuhan anak oleh orang tua terhadap ABK di SMP Pembangunan Laboratorium UNP. Teori yang digunakan untuk menganalisis yaitu teori Fenomenologi oleh Alfred Schutz dengan fokus memahami tindakan dalam 2 tipe motif sebab (because motive) dan motif tujuan (in order to motive). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan tipe penelitian studi kasus (case studies). Penentuan informan penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah informan 9 orang dengan kriteria yaitu 2 guru BK, 1 guru kelas, 6 orang tua yang memiliki ABK. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam (indeph interview) dan studi dokumentasi. Analisis data yang digunakan peneliti adalah analisis data model Miles Huberman yang meliputi reduksi data, display data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan stres pengasuhan oleh orang tua antara lain, pertama, Orang tua mencari solusi untuk ABK. Kedua, Adaptasi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khsusus terhadap tekanan lingkungan sosial. Ketiga, Orang tua melakukan kontrol terhadap tugas sekolah dan perilaku anak berkebutuhuna khusus. Keempat, Orang tua yang memiliki ABK berkomunikasi berbagai pihak.
PENGOLAHAN LIMBAH AIR KELAPA MENJADI NATA DE COCO DI DESA PONDOK KELAPA KECAMATAN LANGSA BARO, KOTA LANGSA Halimatussakdiah, Halimatussakdiah; Fajriani, Fajriani; Sari, Nirmala; Misdi, Misdi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2814-2822

Abstract

Pondok Kelapa merupakan salah satu desa di Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa, Provinsi Aceh. Hampir semua warga di desa tersebut memiliki kebun kelapa. Mayoritas pekerjaan ibu-ibu PKK berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Di sisi lain, di pasar Kota Langsa terdapat banyak para pedagang kelapa parut, namun limbah air kelapa yang dihasilkan dibuang begitu saja tanpa pengolahan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Pencemaran tersebut sangat mengganggu estetika lingkungan yang menebarkan bau busuk, hal tersebut juga sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, tim pelaksana PKM Universitas Samudra memberikan pelatihan pengolahan limbah air kelapa menjadi nata de coco. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa Pondok Kelapa, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang menjaga lingkungan yang bersih, meningkatkan keterampilan masyarakat tentang pengolahan limbah air kelapa menjadi produk pangan, dan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menciptakan produk pangan yang bernilai komersial. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari empat tahapan, yaitu survey lapangan, sosialisasi kegiatan, pelatihan, dan pendampingan untuk memonitoring dan mengevaluasi perkembangan hasil kegiatan untuk keberlanjutan program PKM di desa Pondok Kelapa. Kegiatan ini melibatkan masyarakat desa khususnya para ibu rumah tangga atau ibu PKK. Pembuatan nata de coco menghasilkan lembaran nata berwarna putih dengan ketebalan 2 cm dan rasa yang segar. Hampir tidak ada air kelapa yang tersisa, semuanya sudah diubah menjadi selulosa oleh bakteri A. xylinum. Melalui kegiatan pengolahan limbah air kelapa ini, diharapkan dapat meyelamatkan lingkungan yang tercemar di Kota Langsa dan produk yang dihasilkan juga dapat dikonsumsi sehari-hari serta dipasarkan sehingga dapat membantu meningkatkan perekenomian masyarakat desa Pondok Kelapa.
Upaya Promotif Dan Preventif Melalui Gebyar Tablet Tambah Darah, Edukasi Kespro Dan Phbs Sebagai Langkah Awal Pencegahan Stunting Pada Remaja Di Pondok Pesantren Darul Ulum Kota Padang Devita, Hendri; Pasalina, Putri Engla; Sari, Nirmala; Amran, Vitri Yuli Afni; Sari, Novi Maya; Hidayat, Hilda; Khairil, Jem
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2099

Abstract

Anemia saat ini masih  merupakan salah satu dari  masalah  gizi  yang ada di Indonesia .  Berdasarkan hasil Riskesdas  (2018)  proporsi anemia  ibu hamil sebesar  46,9%  dan anemia  remaja sebesar  48,9%. Anemia pada remaja berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan membuat remaja sering mengantuk pada saat belajar disekolah. Kesehatan seorang remaja  sangat  menentukan  keberhasilan dari  pembangunan kesehatan, terutama  dalam  upaya mencetak kualitas generasi penerus bangsa  dimasa  depan.mengingat mereka adalah para calon ibu yang akan hamil dan  melahirkan seorang bayi, maka  pengetahuan remaja  tentang konsumsi  tablet tambah  darah atau Fe ditekankan  lagi, jika pengetahuan remaja  sudah  baik maka hal ini akan  meminimalisir risiko  kematian ibu  melahirkan, premature  dan BBLR, juga mencegah stunting pada anak yang dilahirkan. Remaja sebaiknya  mengkonsumsi Fe karena tiap bulannya mengalami  menstruasi.  Fe  berguna  untuk mengganti zat besi yang  hilang dan memenuhi  kebutuhan zat  besi  yang belum  tercukupi dari  makanan. Gebyar tablet tambah darah, Edukasi  Kespro, PHBS kegiatan yang penting  dilakukan di Ponpes Darul Ulum Kota Padang,  disebabkan munculnya masalah Anemia dan masalah Kespro serta  PHBS.  Ponpes merupakan suatu tempat pendidikan dan pengajaran yang menekankan pada pelajaran agama Islam dan didukung dengan asrama sebagai tempat tinggal santri. Darul ‘Ulum merupakan salah satu pondok pesantren yang ada di Kota Padang, dengan jumlah santriwati sebanyak 120 orang.  Pondok pesantren Darul ‘Ulum terletak di Kelurahan Aie Pacah Kecamatan Koto Tangah. Dari segi wilayah cukup bagus dengan udara yang belum terkontaminsai oleh banyak polusi,  dari segi bangunan dan tata ruang masih kurang teratur karena masih dalam proses pembangunan.
Edukasi Tentang Penggunaan Buku KIA Bagi Kader Dalam Memantau Pertambahan Berat Badan dan Tinggi Badan Balita di Kelurahan Aie Pacah Kota Padang Sari, Nirmala; Devita, Hendri; Amran, Vitri Yuli Afni; Pasalina, Putri Engla
Jurnal Abdimas Saintika Vol 6, No 1 (2024): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v6i1.2524

Abstract

Angka kejadian stunting di Sumatera Barat mencapai 23,3%, kota padang berada pada urutan kelima yaitu 18,9% pada tahun 2021. Stunting dapat dipantau dengan melakukan pemeriksaan antropometri bayi dan balita setiap bulannya. Kader kesehatan merupakan seseorang yang membantu tenaga kesehatan dalam pemantauan status gizi bayi balita saat pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan di posyandu, hal ini mewajibkan kader harus paham tentang bagaimana pengisian KMS pada buku KIA. Guna memastikan kader dapat melakukan tugas dan fungsinya maka dibutuhkan adanya kegiatan pelatihan peningkatan kemampuan kader dalam pemanfaatan buku KIA. Bentuk pengabdian yang dilaksanakan yaitu edukasi stunting, pelatihan pengukuran antropometri, serta mencatat hasil temuan pada KMS di buku KIA. Mitra pada kegiatan ini adalah 9 orang kader di Kelurahan Aie Pacah. Hasil kemampuan pre dan posttest setelah kegiatan pelatihan didapatkan peningkatan rata-rata nilai dari 30 menjadi 88. Kegiatan ini sangatlah penting dilakukan untuk mengurangi angka stunting. Diharapkan institusi pelayanan kesehatan melakukan pelatihan pada kader secara rutin dan berkelanjutan terutama terkait cara pengukuran antropometri bayi dan balita untuk pencegahan stunting.
Komik Anti Stunting Sebagai Upaya Promotif dan Preventif Dini Pada Remaja Putri Terhadap Stunting Di Pesantren Darul Ulum Padang Pasalina, Putri Engla; Devita, Hendri; Sari, Nirmala; Amran, Vitri Yuli Afni; Sukmayenti, Sukmayenti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 5, No 2 (2023): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v5i2.2098

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia  masih tinggi,  sebesar 24,4 % pada tahun 2021. Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi dengan prevalensi stunting yang tinggi, sebesar 33,2% dan Sumatera Barat berada pada status gizi kronis. Begitu juga di Kota Padang, angka stunting tahun 2021 masih jauh di atas target nasional (18,9%). Pengetahuan remaja putri yang rendah tentang pencegahan stunting sebelum masa kehamilan merupakan salah satu faktor penyebab tingginya kejadian stunting. Pesantren Darul Ulum merupakan pesantren yang minim akan akses informasi kesehatan. Komik adalah salah satu media edukasi yang tepat bagi santriwati pesantren karena komik merupakan suatu bentuk media komunikasi visual yang disenangi remaja dan dapat menjadi media pengganti untuk mengatasi keterbatasan akses internet dan media elektronik di pesantren. Metode pelaksanaan  kegiatan yaitu dengan edukasi santriwati melalui Komik Anti Stunting dan evaluasi dilakukan melalui kuesioner pretest dan postest. Setelah dilakukan edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan remaja putri yang berkategori baik, dari 21,2% menjadi 74,6 %. Komik Anti Stunting merupakan salah satu media edukasi stunting yang efektif bagi remaja putri di pesantren. Sebaiknya, komik dijadikan sebagai salah satu media edukasi stunting pada remaja di pesantren
EDUKASI PENERAPAN KOMPRES RAJA (REBUSAN AIR JAHE) SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER UNTUK MENGURANGI NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TM III DI UNIVERSITAS BAITURRAHMAH Rahmi, Fani Syinthia; Devita, Hendri; Sari, Nirmala; Faisal, Afrah Diba
Jurnal Abdimas Saintika Vol 7, No 2 (2025): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v7i2.30720

Abstract

Nyeri punggung merupakan permasalahan kesehatan dan kenyamanan ibu hamil TM III, ditemukan 7 dari 10 ibu hamil mengalami nyeri punggung di tahun 2024. Nyeri punggung disebabkan oleh tekanan pada punggung ibu karena perubahan fisiologis dimasa kehamilan juga dipengaruhi oleh perubahan hormon relaksin yang berfungsi dalam peregangan ligamen dan sendi ibu dibagian panggul dan menyebabkan rasa nyeri pada punggung bagian bawah. Pemberian terapi non farmakologi menjadi salah satu solusi dari permasalahan yang dirasakan ibu selama hamil seperti pemberian kompres hangat dengan rebusan air jahe. Pengabdian dilaksanakan dalam bentuk edukasi nyeri punggung ibu hamil TM III dan pemanfaatan jahe sebagai bahan yang mudah ditemukan untuk mengatasi nyeri punggung. Ibu hamil yang menjadi peserta edukasi ini berjumlah 15 orang dan peserta memahami tentang cara pengolahan, jumlah air dan jahe yang digunakan serta peralatan yang dipakai untuk kompres punggung ibu. Pentingnya kegiatan ini dilakukan agar ibu hamil dapat menjalankan proses kehamilan yang nyaman serta mempersiapkan mental yang stabil untuk menghadapi persalinan. Diharapkan bidan dapat melakukan edukasi ini secara berkala dan berkelanjutan terkait pemanfaatan bahan sekitar untuk mengatasi ketidaknyamanan fisik ibu hamil TM III. Kata Kunci: Nyeri Punggung, Jahe, kompres hangat
RETRACTION: TRIAL BY THE PRESS TERHADAP PROSES PERADILAN TINDAK PIDANA KORUPSI DALAM PERSPEKTIF ASAS PRADUGA TIDAK BERSALAH Sari, Nirmala
RIO LAW JURNAL Vol 1, No 2 (2020): Agustus - Desember 2020
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/rlj.v1i2.408

Abstract

Dilakukan retraction terhadap artikel ini atas permintaan penulisPeneliti telah berusaha untuk meneliti dan mencermati mengenai Trial By The Press Terhadap Proses Peradilan Tindak Pidana Korupsi Dalam Persepsi Asas Praduga Tidak Bersalah. Penelitian ini telah menemukan bahwa Implikasi hukum trial by the press terhadap asas praduga tidak bersalah dalam proses peradilan tindak pidana korupsi.                      Tidak ada aturan dan ukuran yang jelas seorang wartawan atau lembaga pers untuk dikatakan  telah melakukan perbuatan trial by the press terhadap tersangka atau terdakwa. Sedangkan Trial By The Press sendiri adalah peradilan sepihak yang dilakukan oleh media massa dengan memberikan berita terus menerus  sehingga menarik opini public  untuk menghakimi tersangka atau terdakwa yang dianggap bersalah padahal proses perkara belumlah selesai atau berkekuatan hukum tetap. Sehingga Trail by the press dapat mempengaruhi putusan hakim dalam menjatuhkan vonis dikarenakan tuntutan massa karena pemberitaan yang terus menerus. Pers memiliki undang-undang yang melindunginya yaitu diatur di Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999. Dalam Pasal 2, Pasal 4 ayat 1, 2, 3 dan Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers.                      Pasal 2: Kemerdekaan pers adalah salah satu wujud kedaulatan rakyat yang berasaskan prinsip-prinsip demokrasi, keadilan dan supremasi hukum.Pasal 4 ayat (1): Kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara.Pasal 4 ayat (2): Terhadap pers nasional tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. Pasal 4 ayat (3): Untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.Pasal 18 ayat (1): Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berkaitan menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp 500.000.000.                      Diperkuat dengan amandemen Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28f, bahwa:“Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis saluran yang tersedia”.                      Dan kebebasan pers juga merupakan hak asasi manusia yang dipertegas dalam pasal 19 Deklarasi Universa Hak Asasi Manusia bahwa;“Setiap orang berhak atas kebebasan memiliki dan mengeluarkan pendapat, dalam hal ini termasuk kebebasan memiliki pendapat tanpa gangguan dan untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi dan buah pikiran melalui media apa saja dan dengan tidak memandang batas-batas wilayah”.Kata kunci : Trial By The Press, Tindak Pidana Korupsi, Asas Praduga Tidak Bersalah.
Eksplorasi Potensi Pasir Besi Pesisir Leuge Berdasarkan Sifat Optik untuk Aplikasi Teknologi Material Sari, Nirmala
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan pasir besi pesisir Pantai Leuge, Aceh Timur, akibat terbatasnya informasi ilmiah mengenai kandungan mineral, struktur kristal, serta sifat optiknya. Selain itu, pengaruh variasi konsentrasi basa dalam proses sintesis terhadap karakteristik material yang dihasilkan masih belum dikaji secara komprehensif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan mineral serta menganalisis sifat optik pasir besi melalui metode kopresipitasi dengan variasi konsentrasi NH₄OH sebesar 5,5 M dan 6,5 M. Karakterisasi sampel meliputi pengujian X-Ray Fluorescence (XRF) X-Ray Diffraction (XRD), dan Spektrofotometer Ultra Violet–Visible (UV–Vis). Hasil analisis XRF dengan konsentrasi 5,5 M menunjukkan bahwa komponen utama sampel adalah Fe₂O₃ dengan persentase 58,374%, diikuti oleh TiO₂ sebesar 32,214%. Pola difraksi XRD  mengonfirmasi keberadaan fasa kristalin Fe₂O₃ pada sudut 2θ = 32,7450° dan 53,4850°. Analisis UV–Vis memperlihatkan puncak serapan maksimum pada panjang gelombang 275 nm dengan absorbansi tertinggi 0,598 pada konsentrasi 5,5 M. Temuan ini menunjukkan bahwa pasir besi Pantai Leuge berpotensi dikembangkan sebagai material fungsional di bidang elektromagnetik, fotokatalisis dan optoelektronik.
Gambaran Kesenangan Belajar IPA dan Ketertarikan Berkarir di Bidang IPA Siswa Sekolah Menengah Pertama Sari, Nirmala; ika, Erika
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdbwv13i2.1557

Abstract

This article aims to present the results of research on students' attitudes towards science subjects in terms of two indicators, namely interest in learning science and career interest in science among junior high school students. This associative quantitative research uses a survey on a research sample of 128 students. The data analysis technique used is descriptive statistics. The results of the data analysis showed that the students' attitudes on the indicators of interest in learning science were dominant in the good category, while the attitudes of the students on the indicators of career interest in science were dominant in the moderate category.
Hakikat Kepemimpinan Islam: Sinergi antara Integritas dan Perbaikan Sistem Sari, Nirmala; Anwar Sidik
Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2026): Juni: Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/moral.v3i2.2097

Abstract

Islamic leadership faces significant challenges related to personal integrity and institutional governance, requiring a comprehensive theoretical study to bridge these gaps. This research aims to examine the integration of prophetic values with system improvement to strengthen Islamic leadership in the modern context. The study employs a qualitative approach based on literature review and textual analysis, exploring Islamic leadership theories, public administration practices, and historical experiences of Islamic civilization. The findings indicate that Islamic leadership becomes more effective when the personal integrity of leaders is aligned with adaptive, transparent, and accountable institutional systems. These results emphasize that system improvement is necessary to ensure moral values are not limited to individual practice but embedded within organizational governance and social institutions. The study also highlights the relevance of Islamic leadership in addressing the era of disruption, where synergy between prophetic character and institutional reform is essential for sustainability. The research recommends emphasizing the synergy between moral values and system improvement so that Islamic leadership can sustainably address social challenges while remaining relevant to modern demands and contemporary societal needs.