Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Perbedaan Transmisi Kendaraan Bermotor Berbahan Bakar Alternatif Limbah Plastik Terhadap Emisi Gas Buang Pratama, Angga Andre; Purwo Subekti; Ahmad Fathoni
ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi Vol. 4 No. 02 (2025): ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi
Publisher : Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan transmisi kendaraan bermotor berbahan bakar alternatif limbah plastik terhadap emisi gas buang. Penelitian ini di lakukan menggunakan mesin stand engine 4 langkah tanpa beban dengan putaran 1500 RPM dengan waktu 60 detik dengan menggunakan transmisi netral sampai transmisi 4, kemudian untuk menganalisis emisi gas buang menggunakan Gas Analyzer tipe HG-520. Metode ini di lakukan untuk mengetahui kadar Karbon Monoksida (CO%), Hidrokarbon HC (PPM), Karbon Dioksida (CO2%) Oksigen (O2%), pada bahan bakar alternatif dan dibutuhkan untuk 5 kali pengujian. Matrial yang di gunakan yaitu menggunakan bahan bakar alternatif limbah plastik dengan tipe pp, alat yang di gunakan adalah stand engine 100 CC, Gas Analyzer HG-520 dan peralatan lainnya. Hasil pengujian untuk CO mendapatkan hasil emisi gas buang sebesar 0,94 %, untuk nilai HC mendapatkan hasil emisi sebesar 551 (PPM), dan untuk nilai hasil CO2 mendapatkan sebesar 2,2 %, sedangakan untuk hasil nilai emisi gas buang pada O2 yaitu 23,25 %. Proses penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu diawali dengan studi literatur. Studi literatur dilakukan dengan mengkaji penelitian yang sudah dilakukan, kemudian persiapan alat dan bahan, pembuatan sampel uji, pengujian dengan pencatatan data yang di keluarkan alat uji, pengolahan data dan pembahasan setelah itu disimpulkan.
Pengembangan Unit Reaktor Pirolisis Limbah Biomassa Kelapa Sawit Septia, M.Handyka; Purwo Subekti; Ahmad Fathoni
ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi Vol. 4 No. 02 (2025): ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi
Publisher : Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan unit reaktor pirolisis yang mengolah limbah biomassa kelapa sawit, sebagai kelanjutan dari penelitian sebelumnya tentang pengolahan limbah plastik. Limbah kelapa sawit, seperti tandan kosong, serat, cangkang, dan POME, perlu dikelola dengan baik untuk mencegah pencemaran lingkungan. Teknologi pirolisis dipilih sebagai solusi efektif untuk mengubah limbah ini menjadi produk bernilai tambah sekaligus mengurangi volume limbah. Prototipe reaktor pirolisis yang telah dikembangkan menunjukkan kemampuan untuk mengkonversi limbah biomassa menjadi tiga jenis produk: bio-oil, gas, dan asap cair. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan 250 gram tandan kosong selama 120 menit pada suhu 502 °C menghasilkan 130,5 mL asap cair. Sementara itu, pengujian dengan serat menghasilkan 49 mL, cangkang memberikan 108 mL pada suhu 514 °C setelah 180 menit, dan POME menghasilkan 115 mL dalam 15 menit pada suhu 504 °C. Temuan ini menunjukkan bahwa tandan kosong adalah bahan baku yang paling efisien untuk proses pirolisis. Penelitian ini menekankan potensi teknologi pirolisis dalam pengelolaan limbah kelapa sawit dan kontribusinya terhadap pengembangan energi terbarukan, dengan tandan kosong sebagai pilihan utama untuk mencapai hasil yang optimal.
Pengaruh Tepung Tapioka Sebagai Bahan Perekat Terhadap Waktu Pembakaran Briket Dari Tandan Kosong Kelapa Sawit Rifki Pratama, Abdul; Purwo Subekti; Anwar, Saiful
ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi Vol. 4 No. 02 (2025): ENOTEK : Jurnal Energi dan Inovasi Teknologi
Publisher : Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung tapioka sebagai bahan perekat terhadap waktu pembakaran briket dari tandan kosong kelapa sawit. Penilitian ini akan mengkaji studi eksperimen dari briket berbasis tandan kosong kelapa sawit. Diagram alir penilitian, metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah dengan metode numerik dimana material yang akan diuji dilakukan untuk mengetahui pengaruh tepung tapioka sebagai bahan perekat terhadap waktu pembakaran briket TKKS. Pada penelitian ini menggunakan material yang akan diuji dilakukan untuk mengetahui pengaruh tepung tapioka sebagai bahan perekat terhadap waktu pembakaran briket TKKS dan mengetahui data perhitungan informasi fisik briket dari tkks. Berdasarkan dari hasil pengujian analisis waktu pembakaran pada variasi perekat tepung tapioka 16% pada briket degester maka mendapatkan hasil 2,6 gram/menit. Berdasarkan hasil perhitungan informasi fisik briket dari TKKS proses degester dan kontineus maka nilai kalor tertinggi terjadi pada tandan kosong kelapa sawit degester dengan perekat 16% = 9031 kal/gram. Dan untuk nilai kadar abu terendah terdapat pada bahan degester dengan perekat 21% = 361 gram dan untuk kadar air terendah terdapat pada bahan baku degester dengan perekat 21% = 26 gram.
Konsultasi TPA dengan Pemohon PBG Pendirian Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit Kapasitas 5 Ton/Jam PT. XX Subekti, Purwo; Edison, Bambang; Ariyanto, Anton; Kurniawan, Taufik
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 : Juni (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community Service through Consultation by the Professional Team of Experts (TPA) regarding the technical and administrative requirements that must be fulfilled to obtain Building Approval (PBG) involves consultation and examination of technical documents by TPA together with the applicant. The purpose of this activity is to ensure the completeness and compliance of PBG application documents, especially in the project of establishing a Mini Palm Oil Processing Plant with a Capacity of 5 Tons/Hour by PT. XX. The results of the first consultation indicate that there are several documents that still need to be revised and provided with additional explanations, such as detailed lightning rod drawings, plumbing details, and illustrations of wastewater treatment ponds. Recommendations provided by TPA must be carefully considered and effectively implemented to ensure that the technical documents meet the applicable standards.The second consultation shows that most of the recommendations from the previous consultations have been implemented. However, there are still some technical aspects that require further explanations and improvements. After all recommendations have been fulfilled, TPA and the applicant agreed to proceed with the PBG application process to the relevant authorities. The consultation and document examination process conducted is expected to provide clear guidance for the applicant and ensure that the project for establishing the Mini Palm Oil Processing Plant with a capacity of 5 Tons/Hour by PT. XX proceeds in accordance with the applicable technical standards and regulations. A strong synergy between TPA, the applicant, and the relevant authorities is expected to create smoothness and success in the licensing and project development process.
Pembuatan dan Pengujian Alat Uji Sistim Perpipaan Skala Laboratorium Fathoni, Ahmad; Subekti, Purwo; Hakim, Legisnal
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 02, Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v14i2.1280

Abstract

Perhitungan dilakukan pada sistem perpipaan yang menggunakan pompa tunggal, pompa seri dan pompa parallel. Dari pembuatan dan pengujian yang dilakukan penurunan tekanan yang terjadi cenderung mengalami peningkatan bila panjang pipa yang digunakan besar dan jumlah komponen perpipaan yang digunakan semakin banyak. Dengan adanya perhitungan yang matang dari segi bahan pipa dan komponen perpipaan yang digunakan serta perhitungan yang tepat maka akan diperoleh hasil pembuatan yang baik. Proses pembuatan alat uji di bagi menjadi dua bagian yaitu bagian pertama fokus kepada pembuatan meja kerja, dan bagian yang ke dua fokus kepada pembuatan rangkaian sistem perpipaan. Dimana setelah proses ini semua selesai barulah kita posisikan bak penampung airnya sesuai dengan posisi yang telah di tentukan sehingga dapat kita isi dengan fluida cair sesuai dengan  ukuranya, setelah itu baru kita lakukan pengujian. Dari hasil pengujian yang di lakukan diperoleh bahwa penurunan tekanan yang terjadi pada pipa lurus dan memiliki sedikit komponen perpipaan yang terpasang pada sistem perpipaan lebih kecil dibandingkan dengan sistem perpipaan yang memiliki belokan dan banyak komponen perpipaan yang terpasang pada sistem perpipaan baik yang menggunakan pompa tunggal, pompa seri dan pompa paralel. Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa penggunaan pipa yang lurus atau sedikit belokan dan sedikit pemasangan komponen perpipaan lebih baik dan efektif
Desain dan Studi Ekonomi Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid Berbasis Energi Matahari dan Energi Hidro Suripto, Heri; Purwo Subekti
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 02, Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/aptek.v14i2.1337

Abstract

Teknologi Energi hybrid berbasis energi alternatif terus berlanjut untuk pengembangannya. Pemanfaatan energi hybrid dapat meningkatkan efisiensi output daya yang dihasilkan, hemat dalam perakitan dan murah dalam perawatan. Penelitian ini akan mendesain serta menganalisis kelayakan secara ekonomi dari pembangkit listrik tenaga hybrid yang berbasis energi matahari dan energi hydro. Analisis ini meliputi perhitungan secara numerik berdasarkan formula yang digunakan untuk menentukan kelayakan teknologi yang telah dikembangkan. Hasil desain dari energi hybrid tersebut menghasilkan daya total 2 energi hybrid sebesar 1450 watt DC, hasil perhitungan nilai ekonomi dengan biaya investasi awal sebesar Rp.14.400.000 dengan nilai NPV sebesar Rp. 28.498.408 sedangkan nilai IRR pembangkit sebesar 47 %, IRR ini lebih besar dari IRR awal sebesar 12 % maka pembangkit ini layak untuk dikembangkan. Pembangkit ini akan direncanakan beroperasi selama periode 10 tahun
Pengaruh Jenis Palm Oil Mill Effluent terhadap Kadar Air dan pH Pasca Proses Anaerobik pada Reaktor PLTBg Subekti, Purwo; Heri Suripto; Ahmad Fathoni; Eddy Elfiano; Romi Arjuna Putra; Mohd. Sabri Safii Hasibuan
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 14, No. 02, Juli 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jenis Palm Oil Mill Effluent (POME) terhadap kadar air dan pH setelah melalui proses anaerobik pada reaktor Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg). Tiga jenis POME, yaitu POME liquid, POME sluge, dan POME solid dianalisis dengan tiga kali ulangan untuk setiap jenis sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis POME berpengaruh signifikan terhadap kadar air dan pH dengan nilai F-hitung kadar air sebesar 1456,23 dan pH sebesar 38,57 (p < 0,05). Analisis korelasi Pearson menghasilkan nilai r = 0,9998 (p = 0,012), nilai tersebut sebagai indikasi hubungan positif yang kuat antara kadar air dan pH. Semakin tinggi kadar air, maka nilai pH cenderung meningkat. POME liquid menunjukkan karakteristik paling stabil dengan kadar air 97,92% dan pH 7,64. Hasil tersebut memberikan informasi dasar bahwa nilai kelembaban yang tinggi mendukung kestabilan proses biologis dalam sistem biogas, serta penting untuk optimalisasi pengelolaan limbah cair industri kelapa sawit
Analisis Kandungan Karbon Organik pada Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit setelah Proses Anaerobik di Reaktor Biodigester Subekti, Purwo; Heri Suripto; Ahmad Fathoni; Eddy Elfiano; M. Handyka Septia
Aptek Jurnal Apliksai Teknologi (APTEK): Volume 16, No. 02, Juni 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan karbon organic pada tiga fraksi Palm Oil Mill Effluent (POME) setelah melalui proses pengolahan anaerobik di dalam reaktor biodegester Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg). Pemisahan POME menjadi tiga fraksi, yaitu sludge, solid, dan liquid, dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik fisik serta potensi pemanfaatan lanjutan dari sisa proses pengolahan POME di reaktor biodigester PLTBg. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada kadar karbon organik (C-organik) residu antar fraksi tersebut. Secara berurutan, kadar C-organik tertinggi ditemukan pada fraksi sludge (rata-rata 8,91%), diikuti oleh fraksi solid (2,57%) dan liquid (0,12%). Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat biodegradasi bahan organik paling efektif terjadi pada fraksi cair (liquid). Analisis statistik menggunakan uji ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antar kelompok perlakuan (α < 0,05). Hasil ini menegaskan bahwa sifat matriks dan komposisi masing-masing fraksi POME secara fundamental memengaruhi kinetika serta efisiensi proses degradasi bahan organik selama pengolahan anaerobik.
Perbandingan kadar HC dan CO antara bahan bakar alternatif dari limbah plastik dengan bahan bakar komersial pada tiap posisi gigi transmisi motor bakar 4 langkah Subekti, Purwo; Aprizal, Aprizal; Suripto, Heri; Yoserizal, Yoserizal; Sohibun, Sohibun; Hatika, Rindi; Rahman, Jhoni; Laksana, Wanda; Rusdianto, Nur
Sultra Journal of Mechanical Engineering Vol. 4 No. 2 (2025): Sultra Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsumsi bahan bakar fosil dan akumulasi limbah plastik menimbulkan persoalan lingkungan yang signifikan, termasuk tingginya emisi gas buang kendaraan bermotor. Pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan bakar alternatif melalui pirolisis menawarkan potensi solusi, namun performa emisi hasil pembakarannya perlu dievaluasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar emisi hidrokarbon (HC) dan karbon monoksida (CO) antara Bahan Bakar Alternatif (BBA) hasil pirolisis limbah plastik dengan Bahan Bakar Komersial (BBK) pada motor bakar 4 langkah. Pengujian dilakukan menggunakan Gas Analyzer HG-520 pada motor bensin 100 cc dengan putaran konstan 2000 RPM pada posisi transmisi Netral hingga Gigi 4. Parameter yang diukur meliputi konsentrasi CO (%) dan HC (ppm) sebagai indikator pembakaran tidak sempurna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara rata-rata, penggunaan BBA menghasilkan emisi CO sebesar 0,78% dan HC sebesar 525,60 ppm, sedangkan BBK menghasilkan CO 0,86% dan HC 854,80 ppm. BBA memberikan penurunan emisi HC secara konsisten pada sebagian besar posisi gigi, kecuali pada Gigi 1 di mana terjadi peningkatan CO dan HC. Sementara itu, BBK menunjukkan kecenderungan peningkatan emisi HC pada gigi yang lebih tinggi. Perbedaan karakteristik emisi ini diduga dipengaruhi oleh volatilitas, indeks oksigen, rasio udara–bahan bakar, dan dinamika pembakaran masing-masing bahan bakar. Informasi tersebut mengindikasikan potensi BBA dari limbah plastik sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan, terutama dalam menekan emisi HC, namun memerlukan optimasi pada fase akselerasi awal dan peneliitian lanjutan.
Enhancing Agricultural Land Processing Through Tillage Machine Utilization in Pangean Farmer Groups Jhonni Rahman; Yulianto, Dody; Rizal, Yose; Subekti, Purwo; Asrol, Asrol; Anwar, Moh. Syaiful; Zuliantoni, Zuliantoni
Dharmakayana Vol 2 No 2 (2025): November : Dharmakayana: Journal of scientists, engineers, educators and scientif
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dk.v2i2.45243

Abstract

The use of plowing machines is an important innovation in horticultural farming systems because it can increase land efficiency and productivity. This activity aims to analyze the effectiveness of plowing machines in accelerating the soil cultivation process and its impact on increasing the productivity of horticultural farmers in the Jaya Makmur Farmers Group. A descriptive approach was used by observing the plowing machine's working process and comparing it with traditional soil cultivation methods commonly used by farmers. Data were obtained through field observations and interviews with farmer group members. The results showed that the use of plowing machines increased the speed of soil cultivation up to ten times faster than traditional methods. In addition, plowing machines resulted in more even soil inversion, creating more optimal soil conditions for horticultural plant growth. These findings confirm that the use of plowing machines not only saves time and labor but also has the potential to increase crop productivity through more efficient soil management. Thus, the use of plowing machines is a strategic solution to support increased efficiency and yields in horticultural cultivation.