Claim Missing Document
Check
Articles

Segmen Way Bungur – Purbolinggo – Sukadana Kabupaten Lampung Timur Srianti, Ririn; Sarkowi, Muh; Kustiani, Ika
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Raya adalah suatu lintasan yang betujuan melewatkan lalu lintas dari suatu tempat ke tempat lainnya. Arti lalulintas disini dapat diartikan sebagai tanah yang diperkeras, sedangkan lalu lintas adalah semua benda dan makhluk hidup yang melewati jalan tersebut baik kendaraan bermotor, tidak bermotor, dan manusia. Kelancaran arus lalu lintas sangat tergantung dari kondisi jalan yang ada, semakin baik kondisi jalan maka akan semakin lancar arus lalu lintasnya, baik arus pergerakan barang maupun manusia. Jalan merupakakan salah satu infrastruktur yang menjadi tempat terjadinya mayoritas pergerakan manusia dan barang, yang secara langsung maupun tidak langsung menggerakkan roda ekonomi. Sehingga, infrastruktur jalan diharapkan untuk selalu dalam keadaan baik. Untuk itu, kualitas jalan harus selalu dimonitor dan dijaga dalam keadaan baik. Berbagai indikator digunakan untuk menilai apakah jalan itu baik ataupun tidak. Diantaranya keberadaan lubang (pothole), retak, deformasi plastik, marka, dan kerataan jalan.Analisis tentang kerusakan jalan meliputi berbagai faktor yaitu disebabkan karena perencanaan perkerasan, perencanaan campuran, pemilihan bahan, proses/mutu pelaksanaan, kondisi lingkungan, lalu lintas atau gabungan dari faktor-faktor tersebut. Adapun perumusan masalah pada penelitian adalah apa saja jenis dan tingkat kerusakan yang terjadi. Bagaimana perbaikan dan pemeliharaan yang harus dilakukan. Data tersebut juga dapat menjadi data utama dalam perencanaan umum jaringan jalan, pemrograman dan penganggaran, meminitor kinerja jarjngan jalan, pengelolaan pengadaan kontrak pekerjaan pemeliharaan jalan, rehabilitasi jalan dan rekonstruksi jalan. Manajemen pemeliharaan jalan lebih tepat dipandang sebagai sebuah siklus yang dilakukan tahun demi tahun sebagai sebuah proses peningkatan kinerja yang bertujuan untuk memaksimalkan umur jalan, yang dapat dijadikan bahan rujukan dalam menentukan nilai kondisi perkerasan jalan. Berdasarkan hasil analisis, kondisi jalan di Kabupaten Lampung Timur yang melalui Kecamatan Purbolinggo, Way Bunggur dan Sukadana Sebagai berikut, Panjang Ruas Keseluruhan 137.890 m, dengan kondisi jalan sepanjang 23.880 m dalam keadaan baik, 37.790 m dalam keadaan sedang, 15.770 m dalam keadaan rusak ringan dan 60.450 m rusak berat. Sedangkan untuk jenis permukaan jalan 137.890 m beraspal, 38.360m jalan beton, 85.940 m Jalan kerikil, dan tidak tanah. Tingkat kerusakan pada Jalan jika dihitung dengan Metode RCI (Road Condition Index) menunjukan kategori Rusak Berat pada wilayah tersebut dengan kilometer paling panjang, sepanjang 60.450 m.
Analisis Bauran Energi Primer Provinsi Lampung Tahun 2023 Lukman, Ernis; Suharno; Sarkowi, Muh.
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi sumber daya energi baru dan terbarukan yang cukup besar yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber penyediaan energi nasional menggantikan energi fosil. Pemerintah telah menetapkan Kebijakan Energi Nasional dan Rencana Umum Energi Nasional. Sebagai turunannya, Pemerintah Provinsi Lampung telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah (RUED). RUED merupakan dokumen kebijakan Pemerintah Daerah Provinsi, mengenai rencana pengelolaan energi tingkat daerah di wilayah masing-masing yang bersifat lintas sektor. RUED menjabarkan rencana pelaksanaan kebijakan energi untuk mencapai sasaran kebijakan energi pada tingkat Provinsi dengan memanfaatkan keadaan energi setempat. Pada penelitian telah dilakukan evaluasi pencapaian bauran energi primer sehingga dari nilai evaluasi bauran energi primer tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung dapat mengambil kebijakan dan strategi yang efektif dan efisien untuk mencapai target bauran energi primer Provinsi Lampung Hasil mendapatkan pasokan energi primer di Provinsi Lampung pada tahun 2023 adalah sebanyak 3,92 MTOE. Bauran energi primer di Provinsi Lampung pada tahun 2022: EBT sebesar 33,44%, Minyak Bumi sebesar 43,18%, Batubara sebesar 17,82%, dan pada sektor Gas Bumi sebesar 5,56%.
Evaluation of Geothermal Prospects in The Patuha Field Based on Derivative Analysis and 3D Inversion of Gravity Anomaly Dewi, Soraya Tiana; Sarkowi, Muh; Wibowo, Rahmat Catur
EKSPLORIUM Vol. 46 No. 1 (2025): MAY 2025
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/eksplorium.2025.11327

Abstract

The Patuha geothermal field has the potential to be developed as a source of energy for power generation. This study was conducted to evaluate the Patuha geothermal system based on Global Gravity Model Plus Gravity data. The study refers to the Bouguer Anomaly value, which is the difference between the observed gravity value (gobs) and the theoretical gravitational value (gn), or the sum of corrections applied to the gravity measurement. This difference reflects variations in mass density between the survey area and its surroundings, occurring in both lateral and vertical directions. Derivative analysis and 3D inversion of gravity anomalies are used to identify the presence of faults, reservoir prospects, cap rocks, and heat sources. The Complete Bouguer Anomaly map displays decreasing values from southwest to northeast. The high anomaly coincides with Mount Patuha, indicating that this feature may become the heat source. The 3D inversion of the gravity anomaly yielded a density range of 2 g/cm³ to 3 g/cm³. The reservoir prospect is controlled by the graben structure and is located in the Ciwidey Crater. It has a density of 2.5 g/cc, with an area of ​​130 km2, located at a depth of 2200 meters above MSL to 700 meters below MSL. Cap rock crosses along the Cibuni Crater, White Crater, and Ciwidey Crater with a density of 2.66 g/cc at a depth of 2300 meters to 800 meters above MSL. The heat source is shallow and originates from Mount Patuha, with a density of 3 g/cc at a depth of 1500 meters above MSL and 4600 meters below MSL.
Identification of Basalt Rock Distribution Using Resistivity Geoelectric Method in The National Capital City (IKN), Paser, East Kalimantan Sopan, Langnanda Ekakurnia Putri; Agustin, Erisa; Kuncoro, Kirana Helga Aimee; Sarkowi, Muh; Kuswanto, Agus; Kumalasari, Isti Nur; Mulyasari, Rahmi
EKSPLORIUM Vol. 45 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/eksplorium.2024.7081

Abstract

The construction of the National Capital City (IKN) is currently being carried out in East Kalimantan, resulting in increased demand for construction materials. Basalt is among the rocks that can be used as construction material in IKN. This rock has a high economic value due to its high demand but limited quantity. Basalt exploration around IKN is carried out to acquire rock resources and reduce construction costs due to its proximity to the site. This study aims to determine the distribution of basalt in the Kuaro area, East Kalimantan. The geology of the research area is composed of the Ultramafic Complex Formation, which comprises gabbro, basalt, serpentinite, and harzburgite. This research uses the Wenner-Alpha configuration geoelectric method to identify the distribution of basalt in the subsurface. Geoelectric measurements were carried out on six measurement lines, each line length of 470 m and electrode spacing of 10 m. The results of geoelectric data analysis show that the basalt has a specific resistivity value ranging from 200–4022 Ωm. Basalts were identified at depths of 10–75 m with 145 m, 325 m, 165 m and 183 m thicknesses in lines 1, 2, 5 and 6, respectively. The presence of basalt in lines 3 and 4 is at a depth of 10–75 m with an average thickness of 153 m and 125 m, respectively. Economically, basalt rocks in this area are classified as medium to highly recommendable for exploitation.
Pelatihan UI/UX Design Sebagai Upaya Pembekalan Soft Skill Bagi Dosen dan Mahasiswa pada PTS Bandar Lampung Mardiana; Kustiani, Ika; Despa, Dikpride; Sarkowi, Muh.
Nemui Nyimah Vol. 4 No. 2 (2024): Nemui Nyimah Vol.4 No.2 2024
Publisher : FT Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/nm.v4i2.138

Abstract

UI/UX Design is a field of science that is currently trending in Indonesia. The more rapid development of start-up companies, the more job opportunities in the UI/UX field are becoming more numerous and varied. The soft skill ability to design UI/UX for a website or mobile application really needs to be taught and owned by participants at high school and even college levels. Moreover, the need for these skills is in line with the rapid development of Information Technology which means that almost all needs use applications. The problem that PTS Bandar Lampung has, in this case IIB Darmajaya as a partner in this PKM, is the lack of understanding and ability regarding UI/UX design as well as student motivation regarding the UI/UX designer profession. One software that can be used in designing and developing application prototypes is Figma. Figma is a web-based vector graphics editor with additional offline features enabled by desktop applications for macOS and Windows. This PKM aims to enable partners to apply professional principles, procedures and attitudes in designing UI/UX using the Figma application to produce applications that are easy to understand. In this PKM, participants are given UI/UX training and an introduction to Figma as a design tool. The method used in this PKM activity uses the Rapid Application Development (RAD) method. The result of this PKM activity was the partners' understanding of UI/UX and Figma material which was indicated by the pre-test results, which initially averaged only 54.8%, increasing after the training was carried out to an average of 93.6%.
Peningkatan Partisipasi Masayarakat pada Studi Pemetaan Partisipatif dalam Pembuatan Jalur Evakuasi Bencana Tsunami di Desa Wisata Pagar Jaya Wibowo, Rahmat Catur; Karyanto, Karyanto; Zaenudin, Ahmad; Sarkowi, Muh
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i1.172

Abstract

Desa wisata Pagar Jaya memiliki beberapa obyek geowisata yang sangat menarik untuk dikunjungi seperti: Dinding Dasit, Pantai T. Indah, Pantai T. Hantu, dan Batu Wayang. Semua obyek geowisata tersebut berada di area pesisir dan sangat rentan terhadap ancaman bencana tsunami. Nilai penting dari proses partisipatif dalam kajian risiko bencana adalah mewadahi masyarakat dalam mengambil keputusan dan merumuskan tindakan prioritas pengurangan risiko bencana. Tujuan dari pengabdian ini adalah: memetakan kondisi eksisting obyek geowisata Dinding Dasit, Teluk Indah, Teluk Hantu, dan Batu Wayang berbasis geospasial, mengedukasi masyarakat akan prinsip-prinsip mitigasi bencana tsunami, dan mengintegrasikan data geospasial dan nonspasial dari kelompok masyarakat dalam pembuatan jalur evakuasi bencana tsunami di Desa Wisata Pagar Jaya. Kelompok masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Pagar Jaya merupakan subjek utama dalam proses pemetaan partisipatif. Proses pemetaan melalui tahap Focus Group Discussion dan in-depth interview berkaitan dengan risiko bencana dan jalur evakuasi. Sistem Informasi Geografis kemudian mentransformasikan hasil pemetaan partsipatif dalam bentuk digital. Hasil dari penelitian ini adalah peta partisipatif jalur evakuasi untuk bencana tsunami di Desa Pagar Jaya yang secara geografis berada di pesisir selatan Pulau Sumatera.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembuatan Peta Zonasi Partisipatif di Kawasan Obyek Wisata Keramikan dan Kawah Nirwana Desa Sukamarga Wibowo, Rahmat Catur; Basuki, Kelik Hendro; Sarkowi, Muh
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i2.173

Abstract

Desa Sukamarga memiliki beberapa obyek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi seperti keramikandan kawah nirwana. Semua obyek wisata tersebut berada di alam bebas yang sangat beresiko dan wajibmemperhatikan keselamatan pengunjung. Pengelolaan keselamatan wisata akan selalu terkait dengan upaya-upaya meminimalkan risiko dan kecelakaan. Tujuan dari pengabdian ini adalah: memetakan kondisi eksistingobyek geowisata keramikan dan kawah nirwana berbasis photo udara, mengedukasi masyarakat akan prinsip-prinsip pengelolaan keselamatan wisata, dan mengintegrasikan data geospasial dan nonspasial dari kelompokmasyarakat dalam pembuatan peta zonasi risiko. Kelompok masyarakat yang tergabung dalam KelompokSadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sukamarga merupakan subjek utama dalam proses pemetaan partisipatif.Proses pemetaan melalui tahap Focus Group Discussion dan in-depth interview berkaitan dengan risikokeselamatan pengunjung. Sistem informasi geografis kemudian mentransformasikan hasil pemetaanpartisipatif dalam bentuk digital. Hasil dari penelitian ini adalah peta partisipatif zona risiko keselamatanpengunjung di obyek wisata keramikan dan kawah nirwana yang secara geologi berada di manifestasipanasbumi.
PELATIHAN OLIMPIADE KEBUMIAN BAGI GURU PEMBIMBING OLIMPIADE KEBUMIAN DI SMAN 2 KOTA BANDAR LAMPUNG Mulyasari, Rahmi; Hidayatika, Akroma; Karyanto, Karyanto; Sarkowi, Muh; Darmawan, I Gede Boy
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i3.233

Abstract

Olimpiade Kebumian merupakan salah satu ajang kompetisi akademik yang di agendakan rutin tahunan. Kendala muncul dari para guru yang mengalami kesulitan dalam memberikan materi kepada peserta didik olimpiade kebumian dikarenakan latar belakang pendidikan para guru yang tidak spesifik di ilmu kebumian, sebagian berasal dari pendidikan geografi dan fisika. Melalui kegiatan Program Pengabdian Masyarakat, Fakultas Teknik dalam hal ini diwakili oleh tim dosen dari Program Studi Teknik Geofisika melakukan pelatihan untuk memudahkan pemahaman materi Olimpiade Sains Nasional bidang Kebumian. Selain itu dapat pula menumbuhkan motivasi dan daya saing untuk mengikuti kompetisi, khususnya kepada siswa SLTA di Kota Bandar Lampung. Kegiatan pengabdian dilakukan pada tanggal 9 Juli 2020 di SMAN 2 Kota Bandar lampung dengan peserta pelatiahan merupakan guru-guru pelatih Olimpiade Kebumian se-Kota Bandar Lampung. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan kemampuan guru pembimbing dalam mendalami materi olimpiade kebumian, memberikan pengetahuan dasar geologi sebagai bagian dari ilmu kebumian, memberikan kisi-kisi materi yang diujikan dalam olimpiade sains nasional kebumian, serta memberikan praktek identifikasi mineral dan batuan. Hasil dari kegiatan pengabdian tergambar dari kuisioner menunjukkan respon yang positif. Peserta pelatihan berharap untuk dilakukannya kegiatan pelatihan lanjutan dan pembuatan buku panduan terkait materi dan soal-soal olimpiade.
Studi Pemetaan Partisipatif Melalui Pemberdayaan Masyarakat Lokal Dalam Pembuatan Peta Geowisata Berbasis Konservasi Sumber Mata Air Guna Mewujudkan Desa Sukaraja Sebagai Destinasi Wisata Utama di Kabupaten Tanggamus Wibowo, Rahmat Catur; Sarkowi, Muh
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v6i1.327

Abstract

Kawasan mata air Way Bekhak di Desa Sukaraja Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus memiliki potensi sebagai tujuan geowisata. Beberapa upaya yang telah dilakukan untuk memetakan kawasan mata air di wilayah hutan lindung Tanggamus, akan tetapi sangat sedikit kegiatan tersebut berhasil. Sifat hidrogeologi mata air yang ada di kawasan hutan lindung yang dekat dengan permukiman warga menyebabkannya sangat rentan terhadap gangguan atau kerusakan. Mengingat pentingnya keberadaan dan peranan ekosistem mata air bagi daerah hutan lindung sebagai kawasan geowisata, maka penataan dan pengelolaan mata air yang sesuai dengan sifat dan karakteristiknya sangat perlu dilakukan. Dalam hal ini, salah satu upaya yang diperlukan adalah kegiatan pemetaan mata air Way Bekhak untuk keperluan geowisata. Untuk mendukung kegiatan tersebut, diperlukan kegiatan sosialisasi, pelatihan rehabilitasi hutan yang dapat dilakukan oleh masyarakat agar dapat tumbuh dan berkembang sesuai yang diharapkan, sehingga kawasan ini dapat dijadikan sebagai tempat wisata yang efektif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam rangka memetakan kawasan ekosistem mata air Way Bekhak bersifat deskriptif dengan pendekatan partisipatif yaitu melalui pendekatan sosialisasi, penyuluhan dan pembentukan kelompok binaan, penanaman, hingga pemeliharaan. Hasil yang dicapai pada pengabdian ini berupa rencana pengembangan kawasan mata air Way Bekhak, terwujudnya penguatan kapasitas kelembagaan, sehingga masyarakat mampu swamandiri di berbagai bidang.
Pembuatan Peta Potensi Geowisata Area Bendungan Way Sekampung Berbasis Drone Melalui Pendekatan Partisipatif Masyarakat Lokal Di Pekon Bumi Ratu Kabupaten Pringsewu Sarkowi, Muh; Wibowo, Rahmat Catur
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v6i3.387

Abstract

Potensi geowisata Pekon Bumi Ratu didominasi oleh potensi wisata air. Namun, potensi ini belum dimaksimalkan, dikarenakan masyarakat setempat masih awam. Seiring geliat ekowisata-geowisata, peran serta akademisi dituntut untuk mengedukasi masyarakat, agar masyarakat bisa secara swakelola mengembangkan potensi alam disekitar mereka. Tujuan dari pengabdian ini adalah: (1) Mendeskripsikan atau memetakan kondisi eksisting obyek geowisata Bendungan Way Sekampung (BWS) berbasis drone; (2) Mengedukasi masyarakat akan prinsip-prinsip pengelolaan potensi geowisata berkelanjutan; dan (3) Mengedukasi masyarakat tentang bisnis pariwisata, menuju tata kelola berbasis pemberdayaan masyarakat. Metodologi yang diterapkan adalah: (1) Studi pustaka tentang pengembangan ekowisata-geowisata, (2) Melakukan visualisasi bentang alam, geologi, foto dan video pada obyek pantai dan sekitarnya, (3) Melakukan kajian keekonomian, bisnis dan model promosi. Manfaat dari kegiatan ini meliputi: (1) Tedeskripsi dan terpetakannya seluruh potensi bentang alam dan geologi secara 2D berupa peta luasan dan bentang alam daerah di Pekon Bumi Ratu; (2) Tervisualisasi potensi geowisata secara vidio dan audio; dan (3) Masyarakat mendapatkan pengetahuan tentang potensi ekowisata di daerahnya, baik pengetahuan bentang alam, keekonomiannnya dan dasar-dasar pengelolaan ekowisata yang berkelanjutan dan swakelola.
Co-Authors Abdul Latief Gunawan Adi Susilo agung setiawan Agus Kuswanto AGUS SETIAWAN Agustin, Erisa Ahmad Zaenudin Ahmad Zaenudin Akroma Hidayatika Aldika Rizkiano Aldika Rizkiano Aleksander Purba ANDRI KURNIAWAN Ari Setiawan Aryono Adhi, Aryono Azrin Merdi Isman Bagus Sapto Mulyanto Bagus Sapto Mulyanto Bagus Sapto Mulyatno Basuki, Kelik Hendro Budiman Budiman Dani, Ilham Darmawan, I Gede Boy Daru Adi Dewi, Soraya Tiana Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Ecca Urbita Kanedi Saihu Egi Ramdhani Fandra, Bobby Firmando Huda Utama Halim, Muhammad Rizqi Hari Wiki Utama Hariani, Pepi Herri Wardono Herry Wardono Hesti Hesti Hidayatika, Akroma Husni, Yayan Mi’rojul I Gede Boy Darmawan Ika Kustiana Ika Kustiani IMAM SANTIKO RAHARJO Imam Setiadi Indra Arifianto Indragiri, N Muhammad Irza Sukmana Ismail Istifani Ferucha Jarot Setyowiyoto Juandi Juandi Karyanto, Karyanto Karyanto, Karyanto Kumalasari, Isti Nur Kuncoro, Kirana Helga Aimee Kurnia, Yoga Lukman, Ernis Mahmud Yusuf MARDIANA Mardiana Mardiana Maulia, Ikram Mohd Harizalsyah Muhammad Eddy Darmansyah Muhammad Zuhdi Mulyasari, Rahmi Mulyatno, Bagus S Murti , Antonius Hary Nandi Haerudin NICO ARDIATMA OKTAVIO Nofita Fatmawati OctariaSurajaya, Tiara Ordas Dewanto Otten Rinaldi Putera, Adimas Bayu Ardian Rafi Rilo Pambudi Rahmi Mulyasari Ratna Widiyawati Ratna Widyawati Regina Febryzha Sawitri Restu Ningsih Ria Oktaviani Sinia Riri Arinda Adama Risgiyanto Risgiyanto Roy Irawan Saihu, Ecca Urbita Kanedi Salamah, Ummi Sari Utama Dewi Sawitri, Regina Febryzha Serli Marlina Sismanto Sismanto Sopan, Langnanda Ekakurnia Putri Srianti, Ririn Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Suhartomo, Hery Suhayat Minardi Suhayat Minardi Suryanto, Wiwit Tommy Kharizma Husein Tri Budi Setiawan Trisya Septiana Upik, Upik Wahyudi Wahyudi Wibowo, Rahmat Catur Widiatama, Angga Jati Widiatmoko, Donny Yesi Yandriani Yogi, Ida Bagus Suananda