Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Rancangan dan Modifikasi Sistem Calcine Container Untuk Meningkatkan Fiksasi Sulfur Pada Proses Produksi Nikel Matte Kurnia, Yoga; Sarkowi, Muh; Suharno, Suharno
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v5n2.131

Abstract

Batas Intensitas Emisi SO2 yang telah ditetapkan oleh regulasi pemerintah adalah 0.80 kg SO2/kg Ni. Untuk tetap mematuhi batas intensitas emisi SO2 tersebut, telah dilakukan Studi Reduksi Emisi SO2 dengan skala laboratorium dan menghasilkan rekomendasi dengan beberapa rencana yang akan dilaksanakan. Salah satu rencana atas hasil penilitian laboratorium tersebut adalah membangun sebuah sistem dengan metode Close Vessel Sulfur Injection. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi kualitas dan laju reaksi fiksasi sulfur pada proses produksi nikel matte yang di pabrik pengolahan nikel milik PT. Vale Indonesia. Metodologi penelitian meliputi pelaksanaan simulasi hidrodinamika, perhitungan kinetika, perhitungan kesetimbangan dan pelaksanaan pilot test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi penempatan injektor di bagian bawah dari calcine bed akan meningkatkan distribusi sulfur yang ditunjukkan dengan intensitas yang tinggi dari sulfur di calcine bed. Karena reaksi kimia mengikuti orde pertama, fiksasi sulfur diasumsikan tidak bergantung pada ukuran scalling. Fiksasi sulfur 70% -85% pada suhu 700°C dapat diperoleh setelah waktu reaksi mencapai 10-15 menit. Fiksasi sulfur yang dicapai pada kondisi pembilasan degan nitrogen lebih tinggi daripada dibandingkan dengan tanpa pembilasan nitrogen. Ketika dosis sulfur adalah 10 kg/ton RKP, sulfidasi suhu 700°C, dan dengan pembilasan nitrogen, fiksasi sulfur mencapai 100%. Berdasarkan pilot test, ditemukan bahwa terdapat dua faktor utama yang secara signifikan mempengaruhi proses fiksasi, yaitu waktu reaksi dan tingkat metallization RKP. Kondisi fiksasi optimal dapat dicapai ketika RKP telah mencapai tingkat metallization tinggi. Waktu fiksasi dapat dicapai dalam waktu 20 menit untuk mendapatkan tingkat konversi sulfidasi yang tinggi.. Proses sulfidasi dengan variabel uji; tanpa nitrogen blanket, penambahan sulfur 10 kg/ton, EFF disimpan di reaction chamber selama 1 menit, kemudian didinginkan di closed vessel hingga <50 ° C, waktu transfer EFF dari ruang reaksi ke closed vessel adalah 20 menit adalah siklus uji yang menghasilkan persentase hasil fiksasi tinggi sebesar 92,4%. Modifikasi calcine container dan sistem penunjang operasinya perlu dilakukan untuk mengimplementasikan variabel proses fiksasi sulfur yang optimal.
Atribut Seismik Sweetness Sebagai Indikasi Potensi Hidrokarbon Di Sub-Cekungan Bandar Jaya Murti , Antonius Hary; Sarkowi, Muh; Setiawan, Agung; Suhartomo, Hery
Jurnal Profesi Insinyur Universitas Lampung Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpi.v5n2.140

Abstract

Sub-Cekungan Bandar Jaya merupakan bagian dari Cekungan Sumatera Selatan. Cekungan Sumatera Selatan merupakan salah satu cekungan sedimen yang telah terbukti sebagai cekungan penghasil hidrokarbon. Pada Sub-Cekungan Bandar Jaya telah beberapa kali dilakukan pengeboran, namun hasil pengeboran tidak mendapatkan hidrokarbon yang ekonomis sehingga sub-cekungan ini terkesan tidak menarik untuk dilakukan eksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi hidrokarbon pada Sub-Cekungan Bandar Jaya menggunakan atribut seismik sweetness berdasarkan 2 lintasan seismik 2 dimensi dan 3 data sumur. Dalam kaitannya dengan keberadaan hidrokarbon, atribut sweetness akan menunjukkan nilai tinggi dikarenakan kehadiran hidrokarbon biasanya akan meningkatkan nilai amplitudo seismik dan memiliki nilai frekuensi yang kecil. Penggunaan atribut sweetness pada Sub- Cekungan Bandar Jaya menunjukkan nilai yang relatif kecil pada area di sekitar 3 sumur existing yang memiliki status dry well dengan beberapa temuan jejak/trace hidrokarbon. Hasil dari atribut sweetness juga menunjukkan adanya indikasi potensi hidrokarbon pada Sub-Cekungan Bandar Jaya yang direpresentasikan dengan nilai yang relatif tinggi pada puncak struktur antiklin dan pada pola struktur berupa pinchout
Wai Selabung geothermal reservoir analysis based on gravity method Sarkowi, Muh; Wibowo, Rahmat Catur; Sawitri, Regina Febryzha; Mulyanto, Bagus Sapto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jipfalbiruni.v10i2.9705

Abstract

Research has been conducted using the gravity method in the Wai Selabung area, South Ogan Kemiring Ulu Regency, South Sumatra Province, correlated with geological data, magnetotellurics, and geochemical data. This research aims to get structural patterns, subsurface models and identify the heat source and reservoir areas of the Wai Selabung geothermal system. This study uses the gravity method to model the subsurface, which is correlated with magnetotelluric and geochemical data to identify reservoir prospect areas. The results obtained from this research include residual anomalies in the research area showing the presence of a northwest-southeast trending fault structure by the main fault structure of this area trending northwest-southeast and slightly southwest-northeast. Analysis of the Second Vertical Derivative value of zero indicates the boundaries of the geothermal reservoir in the middle of the research area.  The results of the 3D inversion modeling of the research area show that low density (2 to 2.15 g/cm3) indicates the location of the reservoir, medium-density values (2.2 to 2.4 g/cm3) are tertiary sandstone sedimentary. The high-density distribution value (2.5 to 2.9 g/cm3) indicates a potential heat source. And based on the analysis of the gravity method correlated with geological data, magnetotelluric, and geochemical data, the prospect area for the Wai Selabung geothermal reservoir, is around Teluk Agung, Perekan, and Talang Tebat.
SLIDING PLANE IDENTIFICATION FOR LANDSLIDE HAZARD MITIGATION WITH RESISTIVITY TOMOGRAPHY METHOD Wibowo, Rahmat Catur; Maulia, Ikram; Haerudin, Nandi; Sarkowi, Muh
Indonesian Physical Review Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ipr.v6i1.181

Abstract

Pidada area, Panjang sub-district, Bandar Lampung city, located on Barisan Hill complex, has been affected by the Sumatran fault movement and the Lampung-Panjang fault so that the morphological condition is hilly with steep slopes, which causes the risk of natural disasters such as landslides. In this article, the identification of subsurface rock lithology and sliding plane in the landslide-prone zone is carried out using the Wenner-Schlumberger configuration geoelectric method. Based on the Wenner-Schlumberger configuration, the top layer has lithology clay tuff and sandy tuff, which predicted a weathered rock with a resistivity of 1 - 133 ohm.m. Coarse-grained tuff and fine-grained tuff with resistivity values of 135 - 250 ohm.m in the middle. The bottom layer has a resistivity of more than 250 ohm.m, that predicted to have a lithology breccia (igneous rock) Tarahan Formation. The sandy clay layer (81 - 90 ohm.m) predict as a sliding plane in this area at depths of 8.2 to 16 m. The type of landslide developed in the research area is a crawling soil landslide with very steep slope characteristics (80 – 350).
ANALISIS DAN PENGAPLIKASIAN PENGGUNAAN MATERIAL TIMBUNAN RINGAN MORTAR-BUSA UNTUK KONDISI CBR TANAH ≤ 3% PADA KONSTRUKSI JALAN RUAS TANJUNG API-API KABUPATEN BANYUASIN Putera, Adimas Bayu Ardian; Sarkowi, Muh; Septiana, Trisya
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.355

Abstract

Makalah ini membahas tentang penggunaan material timbunan ringan mortar-busa untuk pengganti timbunan tanah pilihan dan agregat base B dan agregat base B. Material timbunan ringan ini cocok sekali untuk yang kondisi subgrade yang memiliki nilai CBR tanah ≤ 3. Untuk tanah dasarnya berupa rawa-rawa atau gambut sangat cocok diaplikasikan untuk material timbunan ringan ini. Material timbunan ini sangat ringan karena hanya menngunakan material pasir, air , semen dan foam agent sebagai pengembanng agar mortar tersebut menjadi material yang ringan namun kuat. Tipe mortar busa yang di pakai pada ruas– Tanjung Api-Api menuju dermaga penyebrangan menuju bangka yaitu 800 Kpa dan 2000 Kpa. Untuk Material 800 Kpa berada di posisi subgrade atau pengganti tanah timbunan sedangkan untuk mortar busa 2000 Kpa sebagai pengganti agregat Base A dan Agregat Base B. Untuk mengejar waktu pemadatan yang memerlukan waktu yang lama, material mortar busa ini sangat cocok dipakai dan mudah untuk pelaksanaannya. Metode yang digunakan dalam pembuatan makalah ini yaitu persiapan material, pembuatan job mix formula (JMF), penggalian tanah exsisting, pengecoran lantai kerja, pemasangan wiremesh dan bekisting,, produksi dan pencampuran mortar busa,penghamparan material timbunan ringan dan pengujian mortar busa UCS 800 kPa dan UCS 2000kPa denganmenngunakan metode penetrometer test dan UCS test. Dalam pengujian penetrometer didapatkan hasil untuk 1 hari mortar busa 800 kPa sebesar 2300 lbf/in sedangkan untuk mortar busa 2000 kPa sebesar 5000 lbf/in. Untuk pengujian UCS test didaptkan hasil untuk UCS 800 kPa umur 14 hari sebesar 10,53kg/m2 sedangkan pengujian UCS test didaptkan hasil untuk UCS 2000 kPa umur 14 hari sebesar 17,49kg/m2 sesuai dengan job mix formula yang dipakai. Dari hasil pengujian tersebut material timbunan ringan mortar busa 800 kPa dan mortar busa 2000 kPa sangat cocok dipakai untuk kondisi nilai CBR tanah dibawah 3%.
ANALISIS KUAT TEKAN BETON JALAN USAHA TANI KAWASAN PEDESAAN PROGRAM KETAHANAN PANGAN PADA DANA DESA Fandra, Bobby; Sarkowi, Muh; Suharno, Suharno
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.406

Abstract

Pemerintah Indonesia telah memprioritaskan pembangunan di kawasan pedesaan sebagai bagian dari program ketahanan pangan melalui alokasi anggaran Dana Desa. Program Dana Desa adalah program yang dibiayai oleh pemerintah pusat untuk memberikan dana kepada desa-desa di seluruh Indonesia guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Salah satu fokus penggunaan Dana Desa adalah untuk meningkatkan ketersediaan pangan, mengembangkan akses infrastruktur pertanian, serta meningkatkan produksi pangan. Infrastruktur pertanian seperti jalan usaha tani memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Namun, masih banyak daerah pedesaan yang masih kekurangan infrastruktur jalan yang memadai padahal jalan usaha tani memiliki peran yang sangat penting dalam mempermudah transportasi hasil pertanian dan aksesbilitas ke lahan pertanian, meningkatkan produksi pertanian, meningkatkan akses ke layanan dan pasar serta dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di sekitar lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar kualitas jalan usaha tani pada program ketahanan pangan Dana Desa dengan menganalisis jenis kerusakan yang terjadi pada jalanusaha tani desa Sugih Waras Kecamatan Teluk Gelam berdasarkan pengamatan langsung dilapangan dan mengetahui kuat tekan beton jalan usaha tani desa Sugih Waras Kecamatan Teluk Gelam dengan pengujian kuat tekan beton menggunakan alat uji Hammer Test. Hasil penelitian ini didapat 4 tipe kerusakan jalan beton, meliputi : amblas, pelepasan butiran agregat, retak memanjang, retak samping. Hasil Hammer Test menyatakan bahwa kuat tekan perkerasan beton terdapat ≤10 MPa dan kuat tekan beton rata-rata sebesar 20.6 MPa. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa nilai kuat tekan (fc’) beton yang diisyaratkan oleh SNI 03-6468-2000, ACI 318, ACI 363R-92 adalah beton bermutu rendah.
Evaluasi Penilaian Kondisi Jalan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Studi Kasus Ruas Jalan Sp. Penumangan Baru – Tirta Kencana) Widiatmoko, Donny; Sarkowi, Muh; Suharno
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi dan jenis penanganan ruas jalan sp. penumangan baru – tirta kencana di kabupaten tulang bawang barat. Metode yang digunakan dalam penilaian kondisi jalan adalah SDI (Surface Distress Index). Metode SDI merupakan penilaian kondisi jalan secara visual melalui survei kondisi jalan yang menghasilkan nilai SDI. Penggunaan metode SDI pada penelitian ini karena merupakan metode yang terbaru sesuai dengan Direktorat Jendral Bina Marga Tahun 2011 tentang panduan survei kondisi jalan. Menurut SK Walikota tentang Ruas Jalan Kabupaten Tulang Bawang Barat memiliki panjang total 1.779,86 km. Ruas jalan sp. penumangan baru – tirta kencana merupakan salah satu ruas jalan Strategis dan jalan kolektor dengan panjang 16 km. Dari hasil pengukuran dan pengamatan kondisi jalan di lapangan per 200 meter pada ruas jalan Sp. Penumangan Baru – Tirta Kencana Kabupaten Tulang Bawang Barat dengan metode SDI, didapatkan hasil dari survei kondisi baik sepanjang 8,20 km, kondisi sedang sepanjang 7,60 km dan kondisi rusak ringan sepanjang 0,20 km. maka dapat direkomendasikan peningkatan struktur jalan dengan rencana penanganan jalan yang akan dilakukan adalah pemeliharaan berkala jalan/ rehabilitasi. Rekomendasi penanganan dengan kondisi rusak ringan berupa penanganan dilakukan perbaikan lapis permukaan.
PENGAWASAN TEKNIS PEMELIHARAAN BERKALA JALAN BATAS KABUPATEN MUBA – SP. AIR ITAM Salamah, Ummi; Sarkowi, Muh
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengawasan adalah sebagai suatu proses untuk menerapkan pekerjaan apa yang sudah dilaksanakan, menilainya dan bila perlu mengoreksi dengan maksud supaya pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan rencana semula. Pemelihraan Berkala Jalan adalah kegiatan penanganan pencegahan terjadinya kerusakan yang lebih luas dan setiap kerusakan yang diperhitungkan dalam desain agar penurunan kondisi jalan dapat dikembalikan pada kondisi kemantapan jalan sesuai rencana sehingga tetap dapat berfungsi secara optimal melayani lalu lintas. Bentuk pengendalian tergantung kepada besarnya arus lalu lintas, semakin besar arus semakin besar konflik yang terjadi semakin kompleks pengendaliannya atau dijalan bebas hambatan memerlukan penanganan khusus.Tujuan dari dilakukannya penelitian pengawasan teknis pemeliharaan berkala jalan Batas Kabupaten MUBA –Simpang Air Itam adalah melakukukan koordinasi dan mengkoordinir terhadap paket pekerjaan yang dikerjakan oleh Kontraktor Pelaksana agar pekerjaan yang dikerjakan tepat mutu, tepat waktu dan tepat sasaran sesuai dengan jadwal rencana pekerjaan atau time schedule. Dengan demikian langkah-langkah penanganan untuk peningkatan harus tetap dilakukan, salah satu upaya adalah dengan meningkatkan mutu jalan yang sudah ada dan membuat jalur-jalur baru untuk memaksimalkan mobilitas kendaraan dan orang secara berkelanjutan dengan melakukan metode dan model Pengawasan yang lebih mengedepankan aspirasi masyarakat sebagai modal sosial pembangunan.Berdasarkan hasil pengamatan dan pengawasan di lapangan, pekerjaan pemeliharaan berkala jalan Batas Kabupaten MUBA – Simpang Air Itam telah memenuhi pesyaratan secara kualitas dan kuantitas, dimana secara waktu, pekerjaan perluasan persimpangan telah mencapai progress 100% tepat seperti rencana waktu yang ditetapkan yakni di bulan ketiga atau selesai seperti masa jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yakni 150 hari. Pada bulan kesatu, progress pekerjaan yang dilapangan adalah 3,826%; Pada bulan kedua, progress pekerjaan adalah 18,231%; Pada bulan ketiga, progress pekerjaan adalah 44,782%; Pada bulan keempat, progress pekerjaan yang dilapangan tercapai 71,608%; dan pada bulan kelima progress pekerjaan tercapai 100% sesuai dengan kontrak kerja antara Kontraktor Pelaksana dan Dinas PU BMTR Provinsi Sumatera Selatan. Secara mutu pekerjaan, pada bulan Juli 2023 pihak kontraktor telah menyerahkan Sample material ke Laboratorium untuk diuji dalam pembuatan DMF ( Design Mix Formula). Pembuatan Design Mix Formula dilakukan oleh UPTD Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan. Untuk hasil pengujian kendali mutu bahan (DMF AC-WC) sudah sesuai dan mengacu terhadap standar spesifikasi
REVIEW DED KAWASAN KUMUH PANGKALAN BENTENG KABUPATEN BANYUASIN Hariani, Pepi; Wardono, Herry; Sarkowi, Muh
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanganan kawasan kumuh merupakan salah satu prioritas nasional yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025. Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2015, terdapat 38.431 hektar kawasan kumuh di Indonesia yang tersebar di 390 kabupaten/kota. Apabila penanganan kawasan kumuh tidak dilaksanakan dengan baik, tingkat kekumuhan dapat meningkat. Pemugaran/peremajaan kawasan permukiman kumuh dilakukan untuk mewujudkan kondisi lingkungan hunian yang lebih baik dan meningkatkan kesejahteraan melalui penataan dan perbaikan kualitas permukiman di kawasan kumuh. Peremajaan dilakukan oleh pemerintah dan pemerintah daerah dengan melibatkan masyarakat setempat dan sektor swasta. Kerja sama yang baik dari seluruh pemangku kepentingan akan mendukung tercapainya target nol persen permukiman kumuh. Selain itu, upaya menggerakkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan akses terhadap pembiayaan perumahan juga perlu dilakukan agar masyarakat yang tinggal di kawasan kumuh dapat berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kualitas permukiman di kawasan tempat tinggalnya. Perencanaan Review Penyusunan DED Kawasan Kumuh Pangkalan Benteng Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin dilaksanakan secara bertahap yaitu melalui tahap persiapan, perencanaan, pelelangan dan pelaksanaan konstruksi fisik yang bertujuan akan mendapatkan hasil yang terbaik secara kualitas sesuai dengan kebutuhan agar mendapatkan desain yang terbaik. Dan hasilnya akan mengurangi kekumuhan di kawasan Pangkalan Benteng. Berdasarkan hasil pengukuran kondisi eksisting, didapatkan data bahwa Dusun I (satu) yang terdiri dari 6 (enam) RT yang termasuk dalam kawasan kumuh memerlukan penannganan Pembangunan Drainase dan Pembangunan Jalan Beton. Sedangkan biaya yang diperlukan untuk rehabilitasi Dusun I (Satu) adalah Rp. Rp. 3.366.321.000,00 atau Tiga Milyar Tiga Ratus Enam Puluh Enam Juta Tiga Ratus Dua Puluh Satu Ribu Rupiah.
Pemeriksaan Lapisan AC-WC dengan Core Drill Test pada Ruas Jalan Tanjung Raja – Sp. Tambang Rambang Despa, Dikpride; Upik, Upik; Sarkowi, Muh.
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 2 (2024): Vol. 4 No. 2 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.2 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guna mewujudkan infrastruktur jalan yang handal dan menunjang kenyamanan pengguna infrastruktur jalan, diperlukan perkerasan jalan raya terutama perkerasan fleksibel yang memenuhi persyaratan dan layak pakai. Salah satu studi kelayakan perkerasan fleksibel pada ruas pemadatan aspal yang dilakukan dalam Proyek Rehabilitasi Jalan Tanjung Raja - Sp. Tambang Rambang di Ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan adalah dengan menguji bor inti di lapangan. Core drill test merupakan metode yang melakukan pengambilan sampel aspal pada suatu ruas jalan. Sampel yang telah diambil dalam bentuk silinder kemudian dibawa ke laboratorium untuk diuji berat jenisnya dan kemudian dibandingkan dengan berat jenis aspal padat, jika rasio kedua berat jenis tersebut di atas 98%, pemadatan pada ruas jalan memenuhi persyaratan dan layak pakai. Ketebalan rata-rata yang diperoleh sebesar 4,01 cm yang sudah melebih batas syarat tebal minimum AC-WC yaitu 4,0 cm dengan toleransi -0,3 cm. Sementara dari hasil pemeriksaan kadar aspal hasil ekstraksi diperoleh kadar aspal rata- rata 6,00%. Berdasarkan hasil analisis pemeriksaan lapisan aus aspal AC-WC pada Ruas Jalan Tanjung Raja - Sp. Tambang Rambang STA. 55+430 sampai STA. 57+325 memenuhi spesifikasi yang telah ditentukan.
Co-Authors Abdul Latief Gunawan Adi Susilo agung setiawan Agus Kuswanto AGUS SETIAWAN Agustin, Erisa Ahmad Zaenudin Ahmad Zaenudin Akroma Hidayatika Aldika Rizkiano Aldika Rizkiano Aleksander Purba ANDRI KURNIAWAN Ari Setiawan Aryono Adhi, Aryono Azrin Merdi Isman Bagus Sapto Mulyanto Bagus Sapto Mulyanto Bagus Sapto Mulyatno Basuki, Kelik Hendro Budiman Budiman Dani, Ilham Darmawan, I Gede Boy Daru Adi Dewi, Soraya Tiana Dikpride Despa Dikpride Despa Dikpride Despa Ecca Urbita Kanedi Saihu Egi Ramdhani Fandra, Bobby Firmando Huda Utama Halim, Muhammad Rizqi Hari Wiki Utama Hariani, Pepi Herri Wardono Herry Wardono Hesti Hesti Hidayatika, Akroma Husni, Yayan Mi’rojul I Gede Boy Darmawan Ika Kustiana Ika Kustiani IMAM SANTIKO RAHARJO Imam Setiadi Indra Arifianto Indragiri, N Muhammad Irza Sukmana Ismail Istifani Ferucha Jarot Setyowiyoto Juandi Juandi Karyanto, Karyanto Karyanto, Karyanto Kumalasari, Isti Nur Kuncoro, Kirana Helga Aimee Kurnia, Yoga Lukman, Ernis Mahmud Yusuf MARDIANA Mardiana Mardiana Maulia, Ikram Mohd Harizalsyah Muhammad Eddy Darmansyah Muhammad Zuhdi Mulyasari, Rahmi Mulyatno, Bagus S Murti , Antonius Hary Nandi Haerudin NICO ARDIATMA OKTAVIO Nofita Fatmawati OctariaSurajaya, Tiara Ordas Dewanto Otten Rinaldi Putera, Adimas Bayu Ardian Rafi Rilo Pambudi Rahmi Mulyasari Ratna Widiyawati Ratna Widyawati Regina Febryzha Sawitri Restu Ningsih Ria Oktaviani Sinia Riri Arinda Adama Risgiyanto Risgiyanto Roy Irawan Saihu, Ecca Urbita Kanedi Salamah, Ummi Sari Utama Dewi Sawitri, Regina Febryzha Serli Marlina Sismanto Sismanto Sopan, Langnanda Ekakurnia Putri Srianti, Ririn Suharno Suharno Suharno Suharno Suharno Suhartomo, Hery Suhayat Minardi Suhayat Minardi Suryanto, Wiwit Tommy Kharizma Husein Tri Budi Setiawan Trisya Septiana Upik, Upik Wahyudi Wahyudi Wibowo, Rahmat Catur Widiatama, Angga Jati Widiatmoko, Donny Yesi Yandriani Yogi, Ida Bagus Suananda