Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengembangan mata kuliah pendidikan sosial budaya berbasis pendidikan karakter kebansgaan dan berorientasi kerangka kualifikasi nasional Indonesia Maftuh, Bunyamin; Sartika, Rika; Kembara, Maulia
Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum Vol 18, No 1 (2020): JURNAL KAJIAN PENDIDIKAN UMUM
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosio religi.v18i1.28724

Abstract

Sudah menjadi keharusan warga negara Indonesia dibekali modal yang cukup dalam menghadapi era globalisasi. Mata Kuliah pendidikan sosial budaya merupakan sarana yang tepat untuk membekali mahasiswa dari aspek pemahaman sosial dan budaya dalam menghadapi era globalisasi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa terhadap Mata Kuliah Pendidikan Sosial Budaya dan bagaimana manfaat Mata Kuliah Pendidikan Sosial Budaya bagi mahasiswa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, didapati persepsi mahasiswa yakni pembelajaran Mata Kuliah PSB menekankan mahasiswa untuk peka dan peduli terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat dan juga bermanfaat bagi penyelesaian studi karena ketika pembelajaran PSB dilatih melakukan penelitian dan menyampaikan laporan penelitian.
Sustainable development goals: Recognition of Pancasila education materials in shaping student ethics in the digital era Sartika, Rika; Praja, Wina Nurhayati; Azis, Abdul
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 19, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v19i2.48285

Abstract

Students' interest in learning and teaching Pancasila Education has not yet thoroughly imbued awareness and sincerity. Students prefer to discuss the actualization and practice of the Pancasila precepts. The method used in this research is a qualitative approach with descriptive analysis and observation methods. Researchers conducted observations, interviews, and distributed google forms to find and dig the required information from students and several related lecturers. Looking at some of the responses and the obstacles felt by students in studying the philosophical and historical Pancasila, the researcher considers it essential to reconstruct the content of the Pancasila Education material in the face of the Industrial Revolution 4.0. The position and role of Pancasila ideology in the scope of Pancasila education must be strengthened and reconstructed more dynamically according to the times. The results obtained from this study show that Pancasila education materials need to be improved and adapted to the developments and guidelines of the digital era, not only centered on theories and concepts but materials are made more exciting and creative so that Pancasila ideology can survive and develop following the goals of the Sustainable Development Goals. (SDGs). So that the character, personality, and ethics of students needed in the 21st Century are fulfilled and optimized for various aspects of life.
Does school climate matter in cyberbullying behaviour among high school student? A mediation and moderation analysis Maftuh, Bunyamin; Dahliyana, Asep; Malihah, Elly; Sartika, Rika
Jurnal Cakrawala Pendidikan Vol. 43 No. 1 (2024): Cakrawala Pendidikan (February 2024)
Publisher : LPMPP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/cp.v43i1.65213

Abstract

Information technology development has had positive and negative impacts on the education sector. One of the negative impacts is the emergence of new bullying behaviour by utilizing information technology online or cyberbullying behaviour. Previous studies have examined that cyberbullying is often associated with school climate, psychological capital, and social media addiction. However, until now, limited studies still discuss mediation and moderation relationships between school climate factors, psychological capital, social media addiction, and student cyberbullying behaviour. This study involved 384 high school students from six public and private high schools in Magelang, Indonesia. The study's results explain that cyberbullying behaviour is influenced by school climate and students' psychological capital. Psychological capital is positively influenced by school climate. In addition, psychological capital has successfully mediated the effects of school climate on high school students' cyberbullying behaviour. And finally, social media addiction is proven to moderate the effects of school climate and high school students' cyberbullying behaviour.
Pengembangan Model Pembelajaran Inkuiri dalam Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan untuk Menguatkan Kewargaan Digital Sartika, Rika; Maftuh, Bunyamin; Nurdin, Encep Syarief; Budimansyah, Dasim
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 9 No 2 (2024): Volume 9, Nomor 2 - Desember 2024
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v9i2.10672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi model pembelajaran inkuiri dalam menguatkan keterampilan kewargaan digital yang dimiliki mahasiswa. Keterampilan ini sangat dibutuhkan untuk menghadapi era digital dimana ruang kehidupan tak terbatas dan pola interaksi yang bervariasi, agar tetap beretika. Melalui model pembelajaran inkuiri dalam Pendidikan Kewarganegaraan, diharapkan mahasiswa bukan hanya memiliki pengetahuan digital; namun juga memiliki tanggungjawab digital.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif; dengan pengumpulan data melalui observasi; wawancara; dan kajian literatur. Lokasi penelitian di dua perguruan tinggi yaitu Universitas Pendidikan Indonesia dan Institut Teknologi Bandung. Informan penelitian yang dituju yaitu dosen dan mahasiswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data; pengujian data; dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan model pembelajaran inkuiri yang ideal untuk menguatkan keterampilan kewargaan digital adalah yang dikolaborasikan dengan blended learning;  Kendala yang dihadapi dalam penerapan model yaitu keterampilan dosen dalam menguasai teknologi dan motivasi mahasiswa menggunakan sumber digital yang terpercaya. Mahasiswa memiliki keterampilan kewargaan digital setelah menggunakan model inkuiri. Implikasi penelitian ini yaitu model hipotetik inkuiri yang sesuai dengan era digital saat ini dan dapat diterapkan di perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan.
Analisis Teori Konflik Lewis A. Coser dalam Fenomena Fanwar Fandom K-Pop (Studi Kasus Fandom CARAT) Nur Jinan Adzina; Elly Malihah; Rika Sartika
Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 14, No 2 (2024): Sosietas : jurnal pendidikan sosiologi
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/sosietas.v14i2.73418

Abstract

Para penggemar sering kali berinteraksi dengan penggemar lainnya untuk saling bertukar pendapat dan berbagi minat yang sama melalui media sosial. Istilah "fandom" mengacu pada para penggemar yang berkumpul untuk membentuk sebuah komunitas dan menciptakan subkultur yang berbeda. Dalam budaya K-Pop, setiap grup idola memiliki fandomnya sendiri, yang mengarah pada berbagai dinamika sosial, termasuk fanwar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi latar belakang dan penyebab fanwar yang dialami oleh fandom CARAT; (2) menganalisis fanwar menggunakan teori konflik Lewis A. Coser; dan (3) mengidentifikasi strategi penyelesaian konflik yang digunakan oleh fandom CARAT untuk menghindari dan menyelesaikan fanwar yang terjadi di Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi non-partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa: (1) beberapa faktor berkontribusi terhadap terjadinya fanwar, meliputi: a) penyebaran rumor atau skandal yang melibatkan anggota grup idola; b) persaingan antara idola dan fandomnya dengan fandom lain; dan c) fanwars sebagai bentuk pembelaan penggemar terhadap idola mereka; (2) analisis fanwars menurut teori konflik Coser membedakan antara konflik realistis dan non-realistis; (3) fanwars terjadi baik di dalam fandom CARAT maupun antara CARAT dan fandom lainnya; (4) strategi resolusi atau manajemen konflik yang digunakan oleh fandom CARAT untuk mengatasi fanwars.
ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN APLIKASI BPOM MOBILE SEBAGAI JAMINAN KEPERCAYAAN KONSUMEN Pratiwi, Amalia; Pradita, Ragilia Dwi; Priageng, Silvana Putri; Sartika, Rika Dewi; Fakhturi, Fakhturi
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 4 No. 02 (2025): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/kapalamada.v4i02.1493

Abstract

E-Government is the utilization of technology to provide services to the public more efficiently. The high phenomenon of illegal products makes consumers worried about the safety of products in circulation. This article discusses BPOM Mobile as one of the innovations of the Indonesian government in ensuring the safety and legality of products consumed in everyday life. This research focuses on assessing whether BPOM Mobile can be trusted by the public to ensure that the products consumed are safe. The method used is a literature study and strengthened by interviews with BPOM Mobile users. The result is that BPOM Mobile has been successfully trusted to ensure that the products used are safe, supported by the strict standardization by BPOM itself in granting legal product permits to be marketed. With features such as scanning the product code, the public can easily check whether the product needed is safe. This application still requires improvement due to complaints from users, it is hoped that more features can respond quickly in order to provide more effective services to the community.  Keywords: BPOM Mobile, E-Government, Public Service
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA PETANI KARET TERHADAP MINAT STUDI KE PERGURUAN TINGGI DI DESA PANGKAL NIUR, BANGKA K, Angi Anggreani; Wilodati; Sartika, Rika
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpsu.v6i1.96083

Abstract

According to the latest data from the Central Bureau of Statistics in 2021, the interest rate for children in the Bangka Belitung Islands to enter college is low. The participation rate of children aged 19 years and over to go to college in Bangka Belitung is only 15.52 percent (Indarti et al., 2021). One of the factors that influence student interest is parents. This research was conducted in Pangkal Niur Village, Riau Silip Subdistrict, Bangka Regency, Bangka Belitung Islands due to the large number of children who should be at that age and based on the level of secondary education that has been completed previously who do not continue their education to college. This study aims to determine the effect of parenting patterns of rubber farmer parents on children's interest in studying at college in Pangkal Niur Village. The approach in this study is to use Quantitative with survey methods through questionnaires. The results revealed that in this study: first, based on 82 respondents, the dominant parenting pattern was 48% or 39 respondents received permissive parenting from their parents. Second, as many as 71% or 58 respondents have a fairly high level of interest in study. Third, that the parenting pattern of rubber farmer parents has an effect of 23% on the interest in continuing education to college in Pangkal Niur Village, Bangka.
PERAN KEARIFAN LOKAL DALAM MEMPERKUAT KETAHANAN NASIONAL MELALUI STRATEGI PENCEGAHAN TERORISME BERBASIS SOSIAL-BUDAYA DI INDONESIA Rohendi, Robi; Anggraeni, Yusnia Amelia; Sartika, Rika
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jgz.v14i1.12491

Abstract

ABSTRAK Ketahanan nasional menghadapi tantangan baru seiring dengan meningkatnya ancaman radikalisme dan terorisme di Indonesia. Dalam konteks ini, kearifan lokal berpotensi menjadi modal sosial yang efektif dalam memperkuat strategi pencegahan terorisme berbasis sosial-budaya. Penelitian ini menganalisis peran kearifan lokal dalam membangun ketahanan nasional melalui mekanisme preventif dan adaptif terhadap radikalisme. Menggunakan metode studi literatur sistematis dengan pendekatan kualitatif, studi ini mengidentifikasi nilai-nilai lokal seperti gotong royong , siri' na pacce , dan pela gandong yang berkontribusi dalam memperkuat ketahanan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal ke dalam kebijakan keamanan menciptakan sinergi antara pemerintah, lembaga keamanan, dan masyarakat, serta pergeseran paradigma keamanan dari yang berorientasi negara (state -centric ) menjadi berbasis masyarakat ( society-centric ). Selain itu, kearifan lokal berperan sebagai fondasi cultural resilience dengan memperkuat kohesi sosial dan identitas inklusif. Namun, pendekatan implementasi ini menghadapi beberapa tantangan, seperti resistensi generasi muda, politisasi identitas, dan bias gender. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan adat, pengembangan indeks ketahanan budaya, serta adaptasi kreatif melalui digitalisasi konten lokal. Dengan demikian, pendekatan berbasis budaya dapat menjadi strategi transformatif dalam mewujudkan keamanan berkelanjutan (sustainable security).
Integration Of Legal Education As A Preventif Measure Againts Sexual Harassement Of Minors Muyasir, Dean Hasan; budimansyah, Dasim; Sartika, Rika
Res Nullius Law Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7 No. 2 Juli 2025
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/rnlj.v7i2.14927

Abstract

Crimes against minors involving sexual abuse occur due to environmental factors and relationships that are not controlled by parents. This is an important issue that parents have an important role in educating and keeping their children under constant supervision. This research aims to determine the factors that cause minors to commit crimes of sexual harassment and murder of junior high school girls under the age of 16 years committed by 3 men of the same age when they committed the rape after the victim was murdered and to find out how effective rehabilitation policies are in dealing with crimes against minors. . This research method uses qualitative data collection through interviews with lecturers who are experts in public policy, criminal law and collecting secondary data through literature studies by analyzing articles to find data and findings from previous researchers. On the other hand, the factor causing this problem is caused by adult viewing, so the perpetrator tends to have the curiosity to commit sexual crimes against the victim. The implications of this research provide learning to the general public, in particular the need to supervise children to be wiser in knowing their social environment as well as providing additional education such as legal and sexual education, this can prevent children from committing deviations from norms that conflict with and emphasize rehabilitation policies.
LITERATURE ANALYSIS: PANCASILA AS THE FOUNDATION OF ETHICS IN THE DIGITAL ERA Irawan, Alyssa Martjha; Alifia, Zahira; Sartika, Rika
Journal Civics And Social Studies Vol. 9 No. 1 (2025): Vol 9 No 1 tahun 2025
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/journalcss.v9i1.2604

Abstract

Pancasila, sebagai dasar negara Indonesia, memainkan peran penting dalam membentuk etika digital di tengah perkembangan teknologi yang pesat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji posisi Pancasila dalam literatur sebagai dasar etika digital dan penerapannya dalam perilaku bermedia masyarakat Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan literature review, penelitian ini menganalisis berbagai pandangan akademik dan temuan penelitian terkait implementasi nilai-nilai Pancasila dalam ruang digital. Fokus utama artikel ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diinternalisasi dalam perilaku digital dan untuk mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat memperkuat penerapan nilai tersebut dalam dunia maya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai-nilai Pancasila berperan penting dalam membentuk perilaku bermedia yang bertanggung jawab dan bijak. Sebagai kesimpulan, artikel ini menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan etika digital yang berkelanjutan di Indonesia.