Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH E-SERVICE QUALITY TERHADAP REPURCHASE INTENTION MELALUI E-SATISFACTION PADA PENGGUNA APLIKASI BUKALAPAK DI JAKARTA Adhini Bintang Pramesti; Saryadi Saryadi; Agung Budiatmo
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2023.38949

Abstract

Salah satu contoh kemajuan teknologi adalah munculnya marketplace atau platform penghubung antara penjual dan pembeli yang juga menyediakan layanan pembayaran. Selama satu dekade terakhir, telah banyak perusahaan marketplace yang beroperasi di Indonesia, salah satunya adalah Bukalapak. Berbagai strategi dilakukan untuk meningkatkan profit dan mempertahankan pengguna yaitu dengan meningkatkan e-service quality dan menciptakan e-satisfaction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh e-service quality terhadap repurchase intention melalui e-satisfaction pada pengguna aplikasi Bukalapak di Jakarta. Tipe penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner kepada 150 responden. Metode analisis data menggunakan aplikasi SPSS 25.0 dimana dilakukan uji validitas, reliabilitas, koefisien korelasi, koefisien determinasi, regresi linear sederhana, uji t dan uji mediasi dengan sobel test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan dari e-service quality terhadap repurchase intention dengan sumbangan pengaruh sebesar 46,7%, e-satisfaction terhadap repurchase intention sebesar 43,8%. Selain itu, variabel e-satisfaction mampu memediasi secara parsial pengaruh dari e-service quality terhadap repurchase intention. Berdasarkan hasil penelitian ini, Bukalapak disarankan untuk meningkatkan e-service quality yaitu diantaranya fitur-fitur dalam aplikasi agar lebih mudah digunakan, promosi yang ditawarkan sesuai dengan kenyataannya serta menanggapi dengan cepat saat terjadi masalah.One example of technological progress is the emergence of marketplaces or connecting platforms between sellers and buyers that also provide payment services. Over the last decade, there have been many marketplace companies operating in Indonesia, one of which is Bukalapak. Various strategies are carried out to increase profits and retain users, namely by increasing e-service quality and creating e-satisfaction. This study aims to determine the effect of e-service quality on repurchase intention through e-satisfaction in Bukalapak application users in Jakarta. The type of research used is explanatory research with a non-probability sampling technique, namely purposive sampling. Data collection techniques using questionnaires to 150 respondents. Methods of data analysis using the SPSS 25.0 application with tested validity, reliability, correlation coefficient, coefficient of determination, simple linear regression, t-test, and mediation test with the Sobel test. The results showed that there was a positive and significant effect of e-service quality on repurchase intention with a contribution of 46.7%, and e-satisfaction on repurchase intention of 43.8%. In addition, the e-satisfaction variable is able to partially mediate the effect of e-service quality on repurchase intention. Based on the results of this study, Bukalapak is advised to improve e-service quality, including features in the application to make it easier to use, promotions offered are in accordance with reality, and respond quickly when problems occur.
PENGARUH RETURN ON EQUITY, DEBT TO EQUITY RATIO, RETURN ON ASSET, DAN DIVIDEND PAYOUT RATIO TERHADAP HARGA SAHAM PADA EMITEN IDX HIGH DIVIDEND 20 PERIODE 2019-2022 Dewani Ardiningrum; Andi Wijayanto; Saryadi Saryadi
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2024.41074

Abstract

According to the OJK (2022), several factors that affect stock prices are the dividend payout ratio, debt ratio, and the company's profit level. This research was conducted with the aim to determine the effect of the ratio of return on equity, debt to equity, return on assets, and dividend payout ratio on stock prices in IDX High Dividend indexed companies 20 period 22. The research sample used in this study is a census sample so that all companies registered in IDXHIDIV20 period 22 will be sampled in this study. The type of data used is secondary data sourced from company financial reports published on the Indonesia Stock Exchange. The method of data analysis is regression analysis using SPSS version 25. The results of this study show that partially, ROE and ROA have a significant negative effect on stock prices. While DER partially has a significant positive effect on stock prices and the DPR does not have a significant effect on stock prices. Simultaneously, ROE, DER, ROA, and DPR do not have a significant influence on stock prices with a calculated F value (1.787) < table F value (2.57). Suggestions for companies are companies can manage the composition of debt and capital more effectively and efficiently so as to reduce financial risks that can reduce stock prices. For investors, the ratio of ROA and ROE can be a negative signal if it is triggered by a decrease in equity and a decrease in assets.Keywords: return on equity; debt to equity ratio; return on asset; dividend payout ratio; stock pricesAbstrak: Menurut OJK (2022), beberapa faktor yang mempengaruhi harga saham adalah dividend payout ratio, debt ratio, dan tingkat laba perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh rasio return on equity, debt to equity, return on asset, dan dividend payout ratio terhadap harga saham pada perusahaan terideks IDX High Dividend 20 periode 22. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan sampel sensus sehingga seluruh perusahaan yang terdaftar dalam IDXHIDIV20 periode 22 akan dijadikan sampel dalam penelitian ini. Jenis data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan dalam Bursa Efek Indonesia. Metode analisis data adalah analisis regresi dengan menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan secara parsial, ROE dan ROA berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham. Sedangkan DER secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham dan DPR tidak berpengaruh secara signifikan terhadap harga saham. Secara simultan, ROE, DER, ROA, dan DPR tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham dengan nilai F hitung (1,787) < nilai F tabel (2,57). Saran bagi perusahaan adalah perusahaan dapat mengelola komposisi utang dan modalnya dengan lebih efektif dan efisien sehingga dapat mengurangi risiko finansial yang dapat menurunkan harga saham. Bagi investor, rasio ROA dan ROE bisa menjadi sinyal negatif jika dipicu oleh penurunan ekuitas dan penurunan aset.Kata Kunci: return on equity; debt to equity ratio; return on asset; dividend payout ratio; harga saham
Analisis Perbandingan Kinerja Cryptocurrency Bitcoin, Saham IDX30 dan Emas sebagai Alternatif Investasi Portofolio Tahun 2017-2019 Yoga Febriansyah; Saryadi Saryadi
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 10, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2021.32732

Abstract

This research is based on the phenomenon of a new investment instrument called Cryptocurrency Bitcoin which has become popular in recent years. Based on this phenomenon, this study tries to find out which investment instrument is the best from Bitcoin, IDX30 stocks and Gold. This study measures the performance of Bitcoin in the form of investment and compares it with other popular conventional investments in the community such as stocks and gold. The research method used is a quantitative method with a comparative descriptive type of research. The data used are secondary data from Indodax, BEI, Bloomberg, Crix and Antam which are already published. The analytical technique used is the Sharpe, Treynor, Jensen and Sortino indexes. The result shows that Bitcoin is the best instrument because based on Sharpe, Treynor, and Sortino value the return is better than the other two instruments. This is because Bitcoin has optimal performance when calculated using the Sharpe, Treynor and Sortino methods. IDX30 shares a sufficient return with moderate risk and can be used as a promising investment alternative. Gold with stable performance with low risk can also be used as an alternative investment. Penelitian ini didasarkan pada fenomena instrumen investasi baru bernama Cryptocurrency Bitcoin yang menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini mencoba mencari instrumen investasi mana yang terbaik dari Bitcoin, saham IDX30 dan Emas. Penelitian ini mengukur kinerja Bitcoin dalam bentuk investasi dan membandingkan dengan investasi konvensial yang populer lainnya di masyarakat seperti saham dan emas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif komparatif. Teknik analisis yang digunakan adalah Indeks Sharpe, Treynor, Jensen dan Sortino. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Indodax, BEI, Bloomberg, Crix dan Antam yang dipublikasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bitcoin merupakan instrumen investasi terbaik selama periode penelitian, lebih baik dari dua instrumen lainnya, hal ini dikarenakan Bitcoin memiliki kinerja yang optimal jika dihitung menggunakan metode Sharpe, Treynor dan Sortino. Saham IDX30 memiliki return yang cukup dengan risiko yang sedang dan bisa dijadikan alternatif investasi yang cukup menjanjikan. Emas dengan kinerja yang stabil dengan risiko yang kecil juga bisa dijadikan alternatif investasi.
PENGARUH RETURN ON ASSETS (ROA), EARNING PER SHARE (EPS), DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP HARGA SAHAM (Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Logam dan Mineral yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020) Ivanka Febrian Putri Hendriyanto; Saryadi Saryadi; Dinalestari Purbawati
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2024.41464

Abstract

Global competition requires companies to develop further so they can compete. Developing a business requires quite a lot of capital. Shares are the most popular instrument and an attractive alternative for investors among various investments in the capital market. There are 11 sectors listed on the Indonesian Stock Exchange, one of which is the mining sector with the metals and minerals sub-sector. This research aims to test the effect of ROA, EPS and DER on stock prices using explanatory research and secondary data from published company financial report data. A total of 7 companies were studied with quantitative data and multiple regression analysis. The research results show that ROA, EPS and DER simultaneously have a significant effect on stock prices. The better the ROA, EPS and DER, the higher the share price will be and the more investors will be interested in buying company shares. Based on research that has been conducted, companies are expected to pay more attention to ROA, EPS and DER to increase share prices thereby influencing investor assessment. Investors are expected to better understand ROA, EPS and DER in determining investment decisions to be made in Metal and Mineral Mining Companies.Keywords: return on assets; earning per share; debt to equity ratio; stock pricePersaingan global menuntut perusahaan untuk lebih berkembang sehingga dapat berkompetisi. Dalam mengembangkan usaha membutuhkan modal yang cukup banyak. Saham adalah instrumen paling diminati dan alternatif menarik bagi investor di antara berbagai investasi di pasar modal. Terdapat 11 sektor yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, salah satunya sektor pertambangan dengan sub sektor logam dan mineral. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh ROA, EPS dan DER terhadap harga saham dengan menggunakan explanatory research dan data sekunder dari data laporan keuangan perusahaan yang telah dipublikasikan. Sebanyak 7 perusahaan diteliti dengan data kuantitatif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA, EPS dan DER secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Semakin baik ROA, EPS dan DER akan semakin meningkat harga saham dan semakin menarik minat investor untuk membeli saham perusahaan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, perusahaan diharapkan lebih memperhatikan ROA, EPS dan DER untuk meningkatkan harga saham sehingga mempengaruhi penilaian investor. Investor diharapkan lebih memahami ROA, EPS dan DER dalam menentukan keputusan investasi yang akan dilakukan pada Perusahaan Pertambangan Logam dan Mineral.  Kata Kunci: return on assets; earning per share; debt to equity ratio; harga saham
PENGARUH STRUKTUR MODAL, PROFITABILITAS, DAN KEBIJAKAN DIVIDEN TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN CONSUMER CYCLICALS TAHUN 2018-2022 Figo Prayogo Pangestu; Saryadi Saryadi; Andi Wijayanto
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 14, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2025.44934

Abstract

Abstract: Consumer cyclical sector companies, which include the automotive, household goods, apparel, and tourism services industries, experienced a 11.24% decline in stock prices from 2018 to 2022. This study examines the influence of the independent variables of Capital Structure, Profitability, and Dividend Policy on the dependent variable of Stock Price. The type of research used is explanatory research with sampling techniques using purposive sampling and data collection techniques using documentation. Research on consumer cyclical companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period of 2018-2022 shows that Capital Structure has a negative and significant impact on stock prices, Profitability does not have a significant impact, while Dividend Policy has a positive and significant impact. Together, Capital Structure, Profitability, and Dividend Policy significantly influence stock prices. Keywords: Capital Structure; Profitability; Dividend Policy; Stock Price Abstrak: Perusahaan sektor consumer cyclicals yang mencakup industri mobil, barang rumah tangga, pakaian, dan jasa pariwisata mengalami penurunan harga saham sebesar 11,24% dari 2018 – 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel independen Struktur Modal, Profitabilitas, dan Kebijakan Dividen terhadap variabel dependen Harga Saham. Jenis penelitian yang digunakan adalah explanatory research dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Penelitian terhadap perusahaan consumer cyclicals di Bursa Efek Indonesia pada periode 2018-2022 menunjukkan bahwa Struktur Modal berdampak negatif dan signifikan terhadap harga saham, Profitabilitas tidak berpengaruh signifikan, sementara Kebijakan Dividen berdampak positif dan signifikan. Secara bersama-sama, Struktur Modal, Profitabilitas, dan Kebijakan Dividen memengaruhi harga saham secara signifikan. Kata Kunci: Struktur Modal; Profitabilitas; Kebijakan Dividen; Harga Saham
PENGARUH KINERJA KEUANGAN, FAKTOR MAKROEKONOMI, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP STABILITAS BANK DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2018-2022 Muhammad Yoga Saputra; Saryadi Saryadi; Andi Wijayanto
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jiab.2024.41315

Abstract

In 2020, Indonesia's average bank stability decreased, followed by financial performance and macroeconomics. This research was conducted to determine the effect of financial performance, macroeconomic factors, and company size on bank stability in Indonesia for 2018-2022. The research sample used 35 banks listed on the Indonesian stock exchange. The data type used is secondary data from company annual reports for the bank’s internal factors and World Bank for macroeconomic variables. The analytical method used is regression analysis with SPSS version 25. The results of this study partially show that LAR, CIR, and SIZE have a significant negative effect on bank stability, LDR and NIM have a significant positive effect on bank stability. Meanwhile, NPL, GDP, and INF do not significantly affect bank stability. Simultaneously, financial performance (LAR, LDR, NIM, NPL, and CIR), internal factors (LAR, LDR, NIM, NPL, CIR, and SIZE), and internal and external factors (LAR, LDR, NIM, NPL, CIR, SIZE, GDP, and INF) have a significant effect on bank stability. In contrast, external factors (GDP and INF) do not significantly affect bank stability. Banks should increase loans while maintaining asset quality and capital adequacy to protect against internal and external risks and improve efficiency to maximize profit.Keywords: Loan to asset Ratio; Loan to deposit ratio; Net interest margin; Non-Performing loan; Cost to income ratio; Company Size; Gross Domestic Product; Inflation; Bank StabilityPada tahun 2020, rata-rata stabilitas bank di Indonesia mengalami penurunan yang diikuti oleh penurunan kinerja keuangan dan kondisi makroekonomi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan, faktor makroekonomi, dan ukuran perusahaan terhadap stabilitas bank di indonesia periode tahun 2018-2022. Sampel penelitian menggunakan 35 bank yang terdaftar di bursa efek Indonesia. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan untuk variabel internal bank, dan World bank untuk variabel makroekonomi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian ini secara parsial menunjukan, LAR, CIR, dan SIZE berpengaruh negatif signifikan terhadap stabilitas bank, LDR dan NIM berpengaruh positif signifikan terhadap stabilitas bank. Sedangkan, NPL, GDP, dan INF tidak berpengaruh signifikan terhadap stabilitas bank. Secara simultan, kinerja keuangan (LAR, LDR, NIM, NPL, dan CIR), faktor internal (LAR, LDR, NIM, NPL, CIR, dan SIZE), dan faktor internal dan eksternal (LAR, LDR, NIM, NPL, CIR, SIZE, GDP, dan INF) berpengaruh signifikan terhadap stabilitas bank. Sedangkan faktor eksternal (GDP dan INF) tidak berpengaruh signifikan terhadap stabilitas bank. Saran bagi bank adalah meningkatkan kredit dengan tetap menjaga kualitas aset, dan nilai kecukupan modal untuk melindungi dari risiko internal dan eksternal, dan meningkatkan efisiensi untuk memaksimalkan keuntungan.Kata Kunci: Loan to asset Ratio; Loan to deposit ratio; Net interest margin; Non-Performing loan; Cost to income ratio; Ukuran Perusahaan; Gross Domestic Product; Inflasi; Stabilitas Bank
Co-Authors Abdurrahman, Isnaini Sholihan Adhila Inyustisia Adhini Bintang Pramesti Agung Budiatmo Agus Suyatno Agustina Cahya Kusmita Akram, Faisal Muhammad Aloysius Ekawardaya Anbiya, Resti Al Andi Wijayanto Andi Wijayanto Anirotul Hikmah Anisa Tusyaidah Annisa Tri Oktaviani Raharjo Anwar, Resa Junita Apriatni Endang Prihatini Astri Ayu Lutfiana Butar Butar, Jesica Martha Cahyono, Sulistio Mukti Cecep Paqih Fauzan DESY KUSUMA WARDHANI Dewani Ardiningrum Dian Ayu Istiani Dinalestari Purbawati Endang Setyaningsih Fadila, Sarah Faizah, Rahmawati Nur Fatihah Rachmariana Azahro&#039; Ferdiyan Aditya Rahman Figo Prayogo Pangestu Findri Mustika Sari Fitri Nur Mahmudah Fitriya Ayu Amastasiya Habiibika Baaq, Shalli Handojo Djoko Waloejo Happy Ayuningrum Putri Hari Susanta Nugraha Hari Susanta Nugraha Havidotinnisa, Siti Huwaida Zahra Mansyriah Indra Hastuti, Indra Ivanka Febrian Putri Hendriyanto Khurita Desi Harsanti Liss Dyah Dewi Arini Liss Dyah Dewi Arini Maya Kurniatun, Maya Missfala Rahmatina, Missfala Muhammad Ajib Irwansyah Muhammad Faris Afif Muhammad Yoga Saputra Nadia Lona Trista Naili Farida Ngatno Ngatno Nimas Lailia Ninda Dwiana Aulia Novi Anathasia Purba, Novi Anathasia Novizar, Deni Nurul Maulidya Latifah Oktavianti, Rika P Paryono, P Pancaningsih, Rahayu Puguh Ika Listyorini Puspitasari, Hastin Putri, Septy Nur Amalia Putro, Rembranto Gusani Radityo Narendra Dewanto Reni Shinta Dewi Reni Shinta Dewi Reydha Pulpy Mayo Riadita, Farah Alifa Riandhita Eri Werdani Ristyana Prabasari Suprapto, Ristyana Prabasari Robetmi Jumpakita Pinem Rodhiyah Rodhiyah Sadewi, Yuan Yuzti Sari Listyorini Sari Listyorini Savanero Briliantoro Sendhang Nurseto Sentosa, Ilham Singgih Purnomo Sri Suryoko Sumarlina Sumarlina Sumarsana, Asep Sunriati Grace Silitonga Widayanto Widayanto Yoga Febriansyah