Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Dedikasi

PENINGKA PENINGKATAN AN KUALIT KUALITAS AS P PAKAN AKAN JANGKERIK DENGAN SISTEM EKSTRUKSI Widodo,, Wahyu; Sutanto, Adi
Jurnal Dedikasi Vol 1, No 1 (2004): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.05 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i1.914

Abstract

Peternakan jangkrik di Desa Mulyo Agung Kabupaten Malang berkembang pesatmenjadi 20 peternak ini dikarenakan modal awal yang murah yaitu Rp. 55.000,-dengan perincian pembelian bibit (telur) satu sendok (2.000 butir) dan pakan sampaipanen sebesar Rp. 15.000,- dan investasi kandang Rp. 40.000,-. Sementara hasilpanen pemeliharaan jangkrik clondo selama 45 – 50 hari memperoleh hasil Rp. 45,-- Rp. 50,- per clondo.Tujuan dari kegiatan ini memberikan rekayasa teknologi berupa penerapansistem ekstruksi dalam penanganan pemanasan biji-bijian, bungkil-bungkilan, limbahpertanian, peternakan dan industri sebagai bahan baku konsentrat berkualitas tinggiyang berguna untuk pertumbuhan dan umur panen clondo.Kegiatan yang dilakukan adalah membuat konsentrat dari bahan baku konsentratdengan sistem ekstruksi. Alat yang digunakan adalah oven yang mempunyai alatpengatur suhu. Bahan baku dimasukkan oven dengan suhu 120 0 C selama 20 detiklalu dikeluarkan, kemudian digiling dan dicampur menjadi konsentrat. Sebagaitempat percontohan dan uji coba adalah jangkrik milik Bapak Dahlan Musa.Evaluasi dilakukan dengan melihat umur panen setelah diberi pakan yang sudahdiolah dengan sistem ekstruksi, dan pada umur 45 – 50 hari dipanen pada waktumenjadi clondo yaitu jangkrik yang belum punya sayap yang keras sehingga dapatmengerik. Diharapkan panen dapt dipercepat sampai dengan umur 30 – 38 hari.Peningkatan kualitas pakan metode ekstruksi dapat meningkatkan bobot badanjangkrik. Kualitas pakan dengan sistem ini belum tepat diberikan pada jangkrik umurlebih 20 hari. Sistem ini berdampak positif pada jangkrik sampai pada umur 20 hariyang meliputi efisiensi penggunaan pakan tinggi (konsumsi rendah) dan konversipakan yang rendah.
INKUBATOR WIRAUSAHA BARU AGRIBISNIS PETERNAKAN DAN PERIKANAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Sutanto, Adi; Widodo, Wahyu; Yani, Ahmad; Suyatno, Suyatno
Jurnal Dedikasi Vol 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.68 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.481

Abstract

Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan UMM telah melaksanakan kegiatan tahun II, beberapa kemajuan telah dicapai berkat dukungan dan para alumni yang telah mandiri dalam usaha serta mitra pengusaha. Tujuan utama dibentuknya Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan UMM telah mampu mendorong berkembangnya minat dari mahasiswa peternakan dan perikanan serta alumni baru lulus untuk belajar berwirausaha hingga merintis usàha. Hal ini ditunjukkan oleh makin meningkatnya calon peserta inwub dari tahun I sebanyak 5 kelompok usaha menjadi 11 calon peserta inwub pada tahun II dan didanai sebanyak S kelompok usaha.Pelaksanaan inwub tahun II dimulai pada bulan April 2010 dan berakhir bulan Oktober 2010, dengan usaha yang telah diperluas baik bidang peternakan maupun perikanan. Dari 5 kelompok usaha yang ada, 3 kelompok usaha akan melanjutkan kegiatan usahanya dan tetap mendapatkan pendampingan dari inwub UMM baik terkait dengan bimbingan teknis maupun peningkatan sumber daya manusia kelompok usaha serta penyempurnaan dan penguatan kelembagaan kelompok usaha. Rekomendasi keberlanjutan program kegiatan Inwub tahun III sebagai berikut: 1. Meningkatkan SDM kelompok-kelompok usaha wirausaha baru melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan. 2. Calon Wirausaha baru tidak hanya pada mahasiswa tingkat akhir dan alumni baru lulus, tetapi diberi kesempatan yang sama kepada mahasiswa ? mahasiswa semester III s/d V, guna memberikan pengalaman usaha secara dini. 3. Inwub memperluas bidang usaha guna memberikan kesempatan kepada semua mabasiswa UMM yang memiliki minat yang baru untuk merintis usaha.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN SANTRI DAN PONDOK PESANTREN NURUL FALAH MUHAMMADIYAH MELALUI PENERAPAN PENGELOLAAN USAHA TEKNOLOGI PERTANIAN Editor, Ir. Abdul Malik, MP; Widodo, MP., Prof. Dr. Ir. Wahyu; Sutanto, MP., Dr. Ir. Adi; Masmuh, MSi., Drs. Abullah
Jurnal Dedikasi Vol 8 (2011): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.516 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v8i0.685

Abstract

Secara umum kurikulum yang diajarkan di PONPES tidak mampu mengembangkan ilmu agamanya (berdakwah) di masyarakat dikarenakan mereka kesulitan ekonomi. Melihat banyaknya kenyataan para lulusan PONPES yang mengalami kondisi tersebut diatas, maka Pimpinan RantingMuhammadiyah Desa Godong Kecamatan Gudo Jombang, pada tahun 2009, mendirikanPondok Pesantren “Nurul Falah. Dikelola ustad Mahmud Fauzi, lulusan pondok pesantremGontor dan lulusan perguruan tinggi di Arab Saudi. Pondok Pesantren Nurul Falah ini barumempunyai santri satu angkatan yang berjumlah 10 orang. Untuk kurikulum yang dikembangkandiarahkan pada dua target yaitu menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian bidang agamadan memiliki kemandirian dibidang ekonomi. Dan untuk mencapai target kedua yakni parasantri memiliki ketrampilan dibidang ekonomi dan mempunyai jiwa kewirasusahaan, PondokPensantren telah membangun beberapa fasilitas praktik bisnis seperti, kolam lele, kandang ayamayam kampung dan usaha bisnis jamur.Tujuan dari program ini adalah menciptakan lulusan pondok pesantren yang ahli dibidangagama sekaligus menguasai bidang ekonomi serta membantu pondok pesantren dalammenciptakan sumber-sumber pendanaan baru. Santri telah mendapatkan keterampilan danpengetahuan berwirausaha sebagai modal berharga dalam menerapkan ilmu agama ketikaberada ditengah-tengah masyarakat. Program pendampingan diharapkan dapat dilaksanakansecara berkelanjutan sampai telah terjadi alih teknologi secara mapan.
Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan di Universitas Muhammadiyah Malang Adi Sutanto; Wahyu Widodo; Ahmad Yani; Suyatno Suyatno
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.481

Abstract

Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan UMM telah melaksanakan kegiatan tahun II, beberapa kemajuan telah dicapai berkat dukungan dan para alumni yang telah mandiri dalam usaha serta mitra pengusaha. Tujuan utama dibentuknya Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan UMM telah mampu mendorong berkembangnya minat dari mahasiswa peternakan dan perikanan serta alumni baru lulus untuk belajar berwirausaha hingga merintis usàha. Hal ini ditunjukkan oleh makin meningkatnya calon peserta inwub dari tahun I sebanyak 5 kelompok usaha menjadi 11 calon peserta inwub pada tahun II dan didanai sebanyak S kelompok usaha.Pelaksanaan inwub tahun II dimulai pada bulan April 2010 dan berakhir bulan Oktober 2010, dengan usaha yang telah diperluas baik bidang peternakan maupun perikanan. Dari 5 kelompok usaha yang ada, 3 kelompok usaha akan melanjutkan kegiatan usahanya dan tetap mendapatkan pendampingan dari inwub UMM baik terkait dengan bimbingan teknis maupun peningkatan sumber daya manusia kelompok usaha serta penyempurnaan dan penguatan kelembagaan kelompok usaha. Rekomendasi keberlanjutan program kegiatan Inwub tahun III sebagai berikut: 1. Meningkatkan SDM kelompok-kelompok usaha wirausaha baru melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan. 2. Calon Wirausaha baru tidak hanya pada mahasiswa tingkat akhir dan alumni baru lulus, tetapi diberi kesempatan yang sama kepada mahasiswa — mahasiswa semester III s/d V, guna memberikan pengalaman usaha secara dini. 3. Inwub memperluas bidang usaha guna memberikan kesempatan kepada semua mabasiswa UMM yang memiliki minat yang baru untuk merintis usaha.
PENINGKA PENINGKATAN AN KUALIT KUALITAS AS P PAKAN AKAN JANGKERIK DENGAN SISTEM EKSTRUKSI Wahyu Widodo,; Adi Sutanto
Jurnal Dedikasi Vol. 1 No. 1 (2004): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i1.914

Abstract

Peternakan jangkrik di Desa Mulyo Agung Kabupaten Malang berkembang pesatmenjadi 20 peternak ini dikarenakan modal awal yang murah yaitu Rp. 55.000,-dengan perincian pembelian bibit (telur) satu sendok (2.000 butir) dan pakan sampaipanen sebesar Rp. 15.000,- dan investasi kandang Rp. 40.000,-. Sementara hasilpanen pemeliharaan jangkrik clondo selama 45 – 50 hari memperoleh hasil Rp. 45,-- Rp. 50,- per clondo.Tujuan dari kegiatan ini memberikan rekayasa teknologi berupa penerapansistem ekstruksi dalam penanganan pemanasan biji-bijian, bungkil-bungkilan, limbahpertanian, peternakan dan industri sebagai bahan baku konsentrat berkualitas tinggiyang berguna untuk pertumbuhan dan umur panen clondo.Kegiatan yang dilakukan adalah membuat konsentrat dari bahan baku konsentratdengan sistem ekstruksi. Alat yang digunakan adalah oven yang mempunyai alatpengatur suhu. Bahan baku dimasukkan oven dengan suhu 120 0 C selama 20 detiklalu dikeluarkan, kemudian digiling dan dicampur menjadi konsentrat. Sebagaitempat percontohan dan uji coba adalah jangkrik milik Bapak Dahlan Musa.Evaluasi dilakukan dengan melihat umur panen setelah diberi pakan yang sudahdiolah dengan sistem ekstruksi, dan pada umur 45 – 50 hari dipanen pada waktumenjadi clondo yaitu jangkrik yang belum punya sayap yang keras sehingga dapatmengerik. Diharapkan panen dapt dipercepat sampai dengan umur 30 – 38 hari.Peningkatan kualitas pakan metode ekstruksi dapat meningkatkan bobot badanjangkrik. Kualitas pakan dengan sistem ini belum tepat diberikan pada jangkrik umurlebih 20 hari. Sistem ini berdampak positif pada jangkrik sampai pada umur 20 hariyang meliputi efisiensi penggunaan pakan tinggi (konsumsi rendah) dan konversipakan yang rendah.
Co-Authors Agustini, Sulisttyo Mulyo Ahmad Ahmad Ahmad Tohri ahmad yani Ahmad Yani Akbar, Arif Ali Ikhwan Ali Saifudin Anas Tain Angelica, Putri Baarimah, Abdullah O. Bahtiar, Jesslyn Baiq Farhatul Wahidah Ce Siong, Chen Chuzaimah Chuzaimah, Chuzaimah D. Putra, Teguh Didit Haryadi Drs. Abullah Masmuh, MSi., Drs. Abullah Dwi Okta Indriani Dyah Roeswitawati Elly Kismini Elviya, Faiza Endang Lastinawati, Endang Esther Irawati Setiawan Fadly Husain Fanny Widadie Febri Arif Cahyo Wibowo FIRMANSYAH, VERA Fulgentius Danardana Murwani Gunawan Tanuwidjaja Gunawan, Dyah Ayu Permatasari Hari K. Lasmono Harmaidi, Desma Hawayanti, Erni I Ketut Eddy Purnama Ida Hamidah Ide Bagus Siaputra Idealistuti, Idealistuti Imam Munandar, Muhammad Iman, Takbil Imanuel Hitipeuw Imbang Dwi Rahayu Iswahyudi Iswahyudi Jabal Tarik Ibrahim Jannah, Shaqina Rahmiatul Khan, Arsalaan Khan, Muhammad Imran Khan, Nasir Khan, Rawid Kristian, Yosi Kuncoro Bayu Prasetyo Lina Aryati Listiari Hendraningsih Maesy, Maesy Mandala Putra, M. Fadhil Mariamah, Mariamah Mauridhi Hery Purnomo Mirna Zena Tuarita MP Editor, Ir. Abdul Malik, MP Muchsiri, Muchtaruddin Muhammad Muhammad Natalya, Lina Noor Harini Nugraheni, Nina Nugroho Trisnu Brata Nurfikrillah Suriansyah, M. Sultan Nurwijayanti Prof. Dr. Ir. Wahyu Widodo, MP., Prof. Dr. Ir. Wahyu Puspita, Diah Eka Rahmatullah, Sarif Ramu, Madhusudhan Bangalore Ridwan, Muh. Rais Rini Iswari Roro Kesumaningwati Rusdiana, Nur Devi Arum Sahara, Harum Salsabiila, Annisa Sary, Dian Puspita Sebayang, Nico Siaputra, Ide Bagis Siti Aslimah Soheh, Moh Sutanto, Willi Suwito Suwito Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Tobias, Antonius Archie Tri Marhaeni Pudji Astuti Triawan, Farid Tricahyadi, Anggi Ursia, Nela Regar Usman, Bilal Victoria Kristina Ananingsih Wahab, Mohamed Mubarak Abdul Wahid Muhammad Shodiq Wahyu Widodo Wahyu Widodo Wahyu Widodo, Wahyu Widodo,, Wahyu Wahyudin Wahyudin Warkoyo . Widyasti, Rima Widyotriatmo, Augie Wirawan, Yohanes Richo YANTO YANTO Yetti, Musafri Yih-Jing Huang, Ellen Yuanita, Maulina Yulianto Hadi Zainudin Zainudin Zaman, Lukman