Claim Missing Document
Check
Articles

Enhancing Tomato (Lycopersicon esculentum Mill.) Growth in a Green House Using NPK Fertilizer Coated with Endospore-Forming Bacillus Hindersah, Reginawanti; Fitriatin, Betty Natalie; Setiawati, Mieke Rochimi; Suryatmana, Pujawati; Risanti, Rara Rahmatika; Dewi, Yeni Wispa
Agrikultura Vol 36, No 1 (2025): April, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i1.62354

Abstract

Long-term use of NPK composite fertilizers mixed with biofertilizers, including spore-forming Bacillus rhizobacteria, can improve plant quality and growth. This study aims to analyze Bacillus’s growth and spore production in chemical-liquid growing media and to observe the effects of Bacillus-coated NPK formulas (BCN) on the growth of tomatoes in potted Andisol and the Bacillus population in the rhizosphere. The evaluation of Bacillus growth was conducted in the laboratory whereas the effect of the BCN was conducted as a pot experiment in a Randomized Block Design. The treatments included recommended dosage of NPK 16-16-16, liquid inoculant of Bacillus consortium, BCN-C, and BCN-G formulas with 100%, 75%, and 50% of the recommended dosage, respectively. Control plants were not treated with fertilizer. Laboratory assay verified that Yuniarti’s medium supported Bacillus-consortium growth and produced the highest Bacillus vegetative cells and spores. The BCN application significantly increased plant height, number of leaves, root length, and tomato biomass compared to the control up to 6 weeks after planting. Three-quarters of the dosage of BCN-C and BCN-G gave the best growth of tomatoes. Introducing BCN and conventional NPK did not change the population of Bacillus vegetative and spore form in the rhizosphere. Results indicate that BCN can replace conventional NPK 16-16-16 fertilizer for tomato plants in Andisol soil order.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LUMPUR SUSU UNTUK VERMIKOMPOS Harlia, Ellin; Marlina, Eulis Tanti; Setiawati, Mieke Rochimi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i2.2171

Abstract

Kecamatan Pangalengan merupakan pusat peternakan sapi perah dan pertanian sayuran di provinsi jawa barat, Indonesia. Produksi susu dari peternak sapi perah sebagian diolah menjadi susu pasteurisasi, yoghurt dan keju oleh PT SKP (PT Susu KPBS Pangalengan). Fokus dari PKM ini adalah limbah padat yang dihasilkan dari Instalasi Pengolahan limbah PT SKP berupa lumpur (sludge) yang berasal dari instalasi pengolah air limbah (IPAL). Karakteristik lumpur susu  mendorong adanya pemanfaatan sebagai pakan cacing yang dipelihara melalui proses vermicompost. Melalui kegiatan Pemberdayaan kemitraan  ini berupaya untuk mengembalikan  lumpur susu kepada pada peternak sapi perah untuk dimanfaatkan sebagai pakan  cacing Lumbricus rubellus dengan media cocopeat, mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan wawasan peternak tentang sumber pencemaran, dan peternak dapat memperoleh penghasilan tambahan dari penjualan cacing segar, cacing kering dan kascing sebagai  pupuk organic untuk tanaman sayuran. Sosialisasi dengan KPBS dilakukan untuk memperoleh izin pengabdian dan mengedukasi pengolahan limbah peternakan. Pelatihan pemanfaatan lumpur susu sebagai pakan cacing dilakukan, termasuk pemeliharaan dengan media cocopeat. Teknologi pascapanen diterapkan, serta pendampingan dan evaluasi dilakukan. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat mengenai Pemberdayaan Masyarakat Peternak Sapi Perah Melalui Pemanfaatan Lumpur Susu Untuk Vermicompos telah dilaksanakan dengan baik. Perserta sangat antusias dalam menyimak dan tingginya  perhatian  peserta yang ditunjukan pada saat sesi tanya jawab. Kegiatan ini memotivasi masyarakat untuk mengolah limbah dari peternakan sapi perah on farm dan industri pengolahan susu sebagai wujud ekonomi sirkular karena adanya dukungan pemasaran produk menciptakan peternakan sapi perah ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Yield and Fruits Quality of Potted-Strawberry Grown with Bacillus-Coated NPK Fertilizer Hindersah, Reginawanti; Fitriatin, Betty Natalie; Setiawati, Mieke Rochimi; Suryatmana, Pujawati; Risanti, Rara Rahmatika; Aditya, Fasa; Nugraha, Gita Bina
Jurnal Agroekoteknologi Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jur.agroekotetek.v17i1.31809

Abstract

NPK fertilizer coated with rhizobacteria Bacillus supports biofertilizer use while reducing the dose of NPK fertilizer. The objective of the greenhouse experiment was to analyze the growth and fruit production of potted strawberries following Bacillus-coated NPK 16-16-16 (BCN). The research was set up in a Completely Randomized Block Design that tested four BCN dosage and type combinations. The control treatment consisted of no fertilizer and complete and a half dosage of NPK fertilizer 16-16-16. The results showed that the shoot height and the fruit number of strawberry cv Festival were not affected by NBB application, but the type of NPK fertilizer affected the fruit weight per plant and sweetness. A complete dosage of BNN formula C produced the most significant fruit weight, but the highest sweetness was obtained from plants treated with half the dose of NPK conventional fertilizer. However, one or half doses of NBB formula G reduced the fruit sweetness. This experiment shows the potential of NBB to support strawberry production in a greenhouse, but a longer duration of the experiment is needed to obtain more harvest data.
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP POPULASI BAKTERI ENDOFIT, KANDUNGAN KLOROFIL DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L) PADA HIDROPONIK SISTEM NFT Herlianti, Anissa Mutiara; Setiawati, Mieke Rochimi; Hindersah, Raginawanti
Agrin Vol 22, No 1 (2018): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.022 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2018.22.1.454

Abstract

Hidroponik NFT (Nutrient Film Technique) merupakan salah satu sistem hidroponik dimana lapisannutrisi yang sangat dangkal disirkulasikan melewati akar tanaman. Sistem hidroponik bergantung pada nutrisianorganik sebagai pemasok unsur hara. Penggunaan pupuk hayati diharapkan dapat mengurangi dosis pupukanorganik yang diaplikasikan pada sistem hidroponik agar lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui dosis terbaik kombinasi pupuk hayati dan pupuk anorganik dalam meningkatkan populasi bakteriendofit, kandungan klorofil dan hasil tanaman pakcoy pada hidroponik sistem NFT. Penelitian telahdilaksanakan diLaboratorium Biologi Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor,Sumedang.Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari empat perlakuanyaitu 100% Pupuk Anorganikdan 100% Pupuk Hayati + Pupuk Anorganik 100%, 75% dan 50%. Variabel yangdiamati adalah tinggi tanaman, populasi bakteri endofit, kandungan klorofil, hasil tanaman. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa pemberian 100% pupuk hayati dan 50% pupuk anorganik dapat mengurangi penggunaanpupuk anorganik hingga 50 % dan berpengaruh terhadap peningkatan populasi bakteri endofit, kandunganklorofil dan hasil tanaman pakcoy pada hidroponik sistem NFT.Kata kunci: bakteri endofit, klorofil, pupuk hayati, hidroponik NFT, pakcoyABSTRACTHydroponics NFT (Nutrient Film Technique) is one of the hydroponic systems where superficial layers ofnutrients are circulated through plant roots. Hydroponic system is depended on anorganic nutrient as nutrientssupplier. The use of biofertilizer was expected to reduce the dosage of inorganic nutrient solution on hydroponicsystem. The aims of this research were to find the best dosage combination biofertilizer and inorganic nutrientsolution on the population of endophytic bacteria, chlorophyll content and yield of pakcoy (Brassica rapa L) onhydroponic NFT system. The research has been conducted at Soil Biology Laboratory of Faculty of AgriculturePadjadjaran University, Jatinangor, Sumedang Regency. The design experiment was randomized blockdesignwhich consisted offour combinationthat was 100% inorganic nutrients and 100% biofertilizer + inorganicnutrients 100%, 75% and 50%. The variables observed were plant height, population of endophytic bacteria,chlorophyll content, plant yields. The results showed that 100% biofertilizer and 50% anorganic nutrition canreduce usage inorganic nutrients up to 50% and take effect on population of endophytic bacteria, chlorophyllcontent and yield of pakcoy (Brassica rapa L) on hydroponic NFT system.Keywords: endophytic bacteria, chlorophyll, biofertilizer, NFT hydroponic, pakcoy
Efektifitas Azotobacter chroococcum dalam Proses Bioremediasi Tanah Terkontaminasi Limbah Minyak Bumi Menggunakan Bakteri Petrofilik Suryatmana, Pujawati; Latifah, Tipah; Kamaluddin, Nadia Nuraniya; Hindersah, Reginawanti; Setiawati, Mieke Rochimi
Soilrens Vol 23, No 1 (2025)
Publisher : Dept Ilmu Tanah & Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/soilrens.v23i1.66113

Abstract

Bioremediation is a method for restoring land contaminated by waste, utilizing the activity of microorganisms to reduce and eliminate the toxicity levels of pollutants. A major challenge in the bioremediation of petroleum waste is the extremely low solubility of petroleum and the limited capacity of hydrocarbon-degrading bacteria. This study aims to examine the potential of petrophilic bacteria and Azotobacter chroococcum in enhancing hydrocarbon degradation efficiency, the viability of petrophilic bacteria and Azotobacter spp., and soil acidity characteristics (pH) during the bioremediation process. The experiment used a factorial randomized complete block design (RCBD) with two factors and three replications. The first factor was the type of petrophilic bacteria which consisted of two levels: (a0) without petrophilic bacteria, and (a1) 2% petrophilic bacterial inoculation per waste load. The second factor was the dose of Azotobacter chroococcum, consisted of four levels: (b0) without A. chroococcum, (b1) 0.5%, (b2) 1%, and (b3) 1.5% A. chroococcum. The results showed that soil pH decreased from a range of 8–9.1 to 6.6–6.7 after the bioremediation process, despite no significant differences were detected between treatments. Biodegradation efficiency increased with the application of A. chroococcum and petrophilic bacteria compared to the control, although no significant differences were found between the bacterial treatments. The application of A. chroococcum at 1% and 1.5% significantly increased Azotobacter population density. Overall, petrophilic bacteria and A. chroococcum demonstrated high effectiveness in improving biodegradation efficiency.
Bacillus-Coated Inorganic Fertilizer to Improve Plant Growth and Bacillus Count in the Rhizosphere of Broccoli Hindersah, Reginawanti; Setiawati, Mieke Rochimi; Suryatmana, Pujawati; Fitriatin, Betty Natalie; Chotimah, Andina; Dewi, Yeni Wispa; Risanti, Rara Rahmatika
Soilrens Vol 23, No 1 (2025)
Publisher : Dept Ilmu Tanah & Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/soilrens.v23i1.66092

Abstract

Inovasi pupuk Bacillus pembentuk endospora berlapis NPK diharapkan dapat mengatasi rendahnya ketersediaan fosfat pada tanah Andisol. Telah dilakukan percobaan pot untukmenganalisis dampak berbagai dosis dua jenis BCN terhadap pertumbuhan dan biomassa brokoli,serta terhadap populasi Bacillus di rizosfernya. Percobaan disusun dalam rancangan blok acak untukmenguji kombinasi jenis dan dosis BCN dibandingkan dengan NPK dan inokulan cair Bacillus. Tidakada kombinasi jenis dan dosis BCN yang mempengaruhi pertumbuhan brokoli umur 6 minggu,meskipun 100% BCN-B meningkatkan tinggi tanaman pada 2 minggu. Biomassa akar meningkatsetelah aplikasi 75% BCN-A, sedangkan 100% BCN-B meningkatkan biomassa pucuk. Populasi sporameningkat pada rizosfir tanaman dengan 100% BCN-B dan 75% dari kedua jenis BCN namun totalpopulasi sel vegetatif tidak dipengaruhi oleh BCN. Percobaan ini menyarankan penggunaan BCNuntuk meningkatkan pertumbuhan brokoli.
Potensi Berbagai Jenis Kompos Produk Samping Pertanian dalam Meningkatkan Populasi Azotobacter, C-Organik, N-Total Tanah, dan Hasil Tanaman Tomat pada Inceptisols Setiawati, Mieke Rochimi; Iskariman, Ahlan Azman; Suryatmana, Pujawati; Kamaluddin, Nadia Nuraniya
Soilrens Vol 23, No 1 (2025)
Publisher : Dept Ilmu Tanah & Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/soilrens.v23i1.66076

Abstract

Inceptisols hs a potential to be developed as a growth medium for tomato cultivation. The low to moderate fertility of Inceptisols can be improved by applying compost derived from various types ofagricultural waste, which can increase soil organic matter content, support the growth of nitrogenfixingrhizosphere microbes such as Azotobacter sp., enhance soil fertility, and ultimately improvetomato yield. This study aimed to analyze the effects of different types and application dosage ofagricultural waste compost on the population of Azotobacter sp., soil organic carbon, total nitrogen,and the yield of tomato plants (Lycopersicum esculentum Mill.) grown on Inceptisols. A greenhousepot experiment was conducted with a Randomized Complete Block Design with ten treatments andthree replication, consisted of control (no compost) and three types of compost (rice straw, sugarcanebagasse, and empty oil palm fruit bunches) applied at rates of 10, 15, and 20 tons ha⁻¹. Theexperimenal result showed that agricultural waste compost significantly increased the population ofAzotobacter sp., soil organic carbon content, and tomato yield, but had no significant effect on totalsoil nitrogen. The application of rice straw compost at a dosage of 20 tons ha⁻¹ was the most effectivetreatment to increase Azotobacter sp. population, fruit weight, and the number of tomato fruits perplant.
PENGARUH KOMBINASI NUTRISI ANORGANIK DAN PUPUK HAYATI TERHADAP POPULASI Azotobacter sp, KANDUNGAN KLOROFIL, SERAPAN N, DAN HASIL TANAMAN TOMAT PADA SISTEM HIDROPONIK Afrilandha, Nandha; Setiawati, Mieke Rochimi
Agrin Vol 22, No 1 (2018): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.313 KB) | DOI: 10.20884/1.agrin.2018.22.1.460

Abstract

Budidaya hidroponik belum efisien untuk digunakan, salah satu penyebabnya adalah tingginya kebutuhannutrisi. Pemanfaatan pupuk hayati diharapkan bias mengefisiensikan penggunaan nutrisi dan meningkatkanproduktivitas tanaman tomat Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi nutrisi anorganik danpupuk hayati terhadap populasi Azotobacter sp, serapan N, kandungan klorofil, dan hasil tanaman tomat padasistem hidroponik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus – November 2017 di Rumah Kaca KebunPercobaan Ciparanje Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Metode penelitianini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Kombinasi perlakuan terdiri atas rekomendasi nutrisianorganik dengan konsentrasi 100%, 75%, dan 50% dan rekomendasi pupuk hayati 100%, 75%, 50%, dan 25%.Variabel yang diamati meliputi populasi Azotobacter sp, kandungan klorofil, serapan N, jumlah buah tomat danbobot buah tomat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh nyata pemberian nutrisianorganik dan pupuk hayati terhadap populasi Azotobacter sp, kandungan klorofil, serapan N, serta hasil tanamantomat. Pemberian perlakuan 50% nutrisi Anorganik + 100% pupuk hayati dapat meningkatkan bobot buah sebesar40% dibandingkan pemberian 100% nutrisi anorganik.Kata kunci: Azotobacter sp., klorofil, nutrisi anorganik, hydroponik, tomatABSTRACTHydroponic cultivation is not efficient because of its high demand for nutrients. Therefore, the utilizationof inorganic nutrients and biofertilizer is expected to improve the efficiency of nutrients uptake and increase theproductivity. The aim of research was to determine the effect of combination of inorganic nutrient dosage andbiofertilizer on the population of Azotobacter sp, N uptakes, chlorophyll content, and yield of tomatoes plantinhydroponic systems. This experiment was conducted on August - November 2017 at GreenhouseExperimentGarden Ciparanje Padjadjaran University, Jatinangor, Sumedang Regency, West Java. This research methodused Randomized Block Design (RBD). The treatment combination consisted of dosage recommendation ofinorganic nutrition with 100%, 75% and 50% concentrations, and 100%, 75%, 50%, and 25% of biofertilizer. Thevariables observed included the population of Azotobacter sp, chlorophyll content, N uptake, number of tomatoesand weight of tomatoes. The result of this study indicated that the effect of application both, inorganic nutrientsand biofertilizer did not significantly affect the population of Azotobacter sp, chlorophyll content, N uptakes, andyield of tomatoes. The application of 50% Inorganic nutrition + 100% of biofertilizer increased fruit weight by40% compared to 100% of inorganic nutrients.Keywords: Azotobacter sp., chlorophyll, biofertilizer, hydroponic, tomato
Bioassay of phosphorus solubilizing isolates for enhance P solubility and growth of rice (Oryza sativa L.) Fitriatin, Betty Natalie; Manurung, Dahlia Florencia; Setiawati, Mieke Rochimi
Jurnal AGRO Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/17754

Abstract

Fosfat merupakan salah satu unsur yang berperan penting bagi pertumbuhan tanaman dan kesuburan tanah. Namun, ketersediaan unsur P terlarut yang dapat diserap oleh tanaman sangat kecil karena berikatan dengan kation yang berada di dalam tanah. Salah satu upaya dalam meningkatkan P tersedia dalam tanah adalah dengan pemanfaatan agen hayati Bakteri Pelarut Fosfat (BPF). Penelitian ini bertujuan untuk menguji isolat BPF yang dapat meningkatkan kelarutan P dan pertumbuhan padi pada uji hayati. Percobaan ini dilaksanakan di Rumah Kaca Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 5 ulangan. Masing-masing perlakuan jenis bakteri adalah kontrol, Bacillus substilis, B. megatherium, Pseudomonas mallei, Burkholderia sp., dan isolat campuran. Hasil percobaan menunjukkan isolat BPF yang diuji memiliki kemampuan yang bervariasi dalam meningkatkan enzim fosfatase, kelarutan P, dan pertumbuhan padi pada uji hayati. Lebih lanjut, perlakuan BPF campuran memberikan pengaruh lebih baik terhadap aktivitas fosfatase, P terlarut dan pertumbuhan padi dibandingkan isolat tunggal.ABSTRACTPhosphorus is an element that important for soil fertility and plant growth. However, the phosphate nutrient can be uptaken by plants only in a small amount because it binds to cations in the soil. The effort for enhancing the soil P availabilty is by the phosphorus solubilizing bacteria (PSB). This study aimed to test PSB  isolates  for increasing P solubility and rice growth using bioassay. The experiment conducted at the greenhouse in Jatinangor District, Sumedang Regency, West Java with  Randomized Block Design (RBD) for PSB isolates with five replications. Each type of bacteria treatment was control, Bacillus substilis, B. megatherium, Pseudomonas mallei, Burkholderia sp., and mixed isolates. The results showed that the P solubilizing  isolates had various abilities to enhance phosphatase, P solubility, and rice growth using bioassay. Furthermore, the mixed PSB isolates had a better effect on phosphatase activity, dissolved P and rice growth than single isolates.
Mikroba Tanah Sebagai Biostimulan untuk Tanaman Sayuran di Desa Karyawangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat Hindersah, Reginawanti; Fitriatin, Betty Natalie; Setiawati, Mieke Rochimi; Risanti, Rara Rahmatika
Agrikultura Masyarakat Tani Vol 2, No 2 (2025): Maret
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrimasta.v2i2.62463

Abstract

Produksi tanaman sayuran di Kabupaten Bandung Barat masih bertumpu pada pupuk kimia padahal pupuk berbasis mikroba berpotensi menggantikan sebagian pupuk kimia. Tujuan program pengabdian pada masyarakat (PPM) di Desa Mekarwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat adalah 1) meningkatkan pengetahuan petani mengenai peran mikroba di dalam tanah, 2) memberikan pengetahuan  mengenai peran pupuk hayati dan biostimulan terhadap pertumbuhan tananaman  dan manjeman nutrisi dan 3) melakukan demonstrasi plot (Demplot)  aplikasi mikroba penghasil  biostimulan pada tanaman selerdri.  Sasaran PPM adalah kelompok tani sayuran di desa Mekarwangi dan dilaksanakan melalui diskusi, sosialisasi dan demplot. Program ini  meningkatkan pengetahuan petani mengenai mikroba di dalam tanah dan biostimulan, tetap lebih banyak petani yang belum meyakini perannya produksi tanaman sayuran. Namun demplot memperlihatkan bahwa mikroba berupa pupuk hayati dapat mengganti pupuk NPK untuk satu kali musim tanam seledri. Interaksi dan komunikasi intensif dengan kelompok tani perlu diperkuat agar partisipasi petani dalam demplot meningkat. Pada PPM jangka panjang diperlukan untuk meningkatkan minat petani untuk menggunakan produk berbasis mikroba tanah menguntungkan yang mereka kenal sebagai pupuk hayati. 
Co-Authors . Purwanto Abdul Hasyim Sodiq Abraham Suriadikusumah Adawiyah, Aliya Z Ade Setiawan Adhitiya Rana Adinata, Kustiwa Adinata, Kustiwa Aditya, Fasa Aditya, Fasa Aditya, Fasa Afrilandha, Nandha Agung Karuniawan Aisyah, Ayu Siti Alia Halimatusy Alin Kusumah Dewi Alyani Shabrina Amalia Chusnul Anas Ramdhani Andi Hana Mufidah Elmirasari Andina Chotimah Anggi Jingga Anne Nuraini Anne Nurbaity Anni Yuniarti Apong Sandrawati Arafah, Mayang Sunduz Ari Abdulah Safari Asmiran, Priyanka Azwari, Fachruddin Benang Purwanto Benny Joy Benny Joy Benny Joy Betty N. Fitriatin Betty Natalie Fitriatin Bina Nugraha, Gita Chotimah, Andina Damayani, Maya Daud Siliwangi Saribun Dedeh H Arief Dedeh H. Arief Dedi Widayat Dewi, Yeni Wispa Diana Nafitri Cahayaningrum Diky Indra Wibawa Diky Indrawibawa Dirga Sapta Sara Diyah Sri Utami Diyan Herdiyantoro Diyan Hermiyantoro Djuansah, Muhamad Rahman Djuwansah, Muhamad Rachman DWI ANDREAS SANTOSA DWI NINGSIH SUSILOWATI DWI NINGSIH SUSILOWATI Eka Safitri Eko Pranoto Eko Pranoto Eko Pranoto Ellin Harlia Emma Trinurani Sofyan Eulis Tanti Marlina Evi Entang Fatimah Evi Entang Fatimah Fani Fauziah Fani Fauziah, Fani Fasa Aditya Fatantia Husnaeni Fera Siti Meilani Fiky Yulianto Wicaksono Fitriatin, Betty N Gordon Pius Marihot Halimah, Ummu ‘Azizah Hari R Harlyadi Haryo Probo Kusumo Herdiantoro, Diyan Herlianti, Anissa Mutiara Hermawan, Mega Kartika Hersanti - Hindersah, Raginawanti Husnaeni, Fatantia I. Syarifain, Roby Iin Handayani Ilyas, Ichsan Imas Komalasari Indrawati - Indrawati Iskariman, Ahlan Azman Isna Niar Rahmatul Azizah Isnaniar Rahmatul Azizah Jajang Sauman Hamdani Kaffah, Ruhnayati Khoiriyyah, Luluatul Khumairah, Fiqriah Hanum Kustiwa Adinata Kustiwa Adinata Latifah, Tipah Leoni Silvia Lia Nur Linda Lubis, Ary Satria Maharani, Nadhira Saniya Mahdi Argawan Putra Mahfud Arifin Manurung, Dahlia Florencia Masako Akutsu Maulana, Nurzen Maya Damayani Maya Damayanti Mayang Sunduz Arafah Melani . Melani Melani Muhamad Khais Prayoga Muhamad Khais Prayoga Nabila Syifa Ariani Nadia Nuraniya Kamaluddin Nanda Aditya Setyawan Nandha Afrilandha Neni Rostini Neni Rostini Neni Rostini Nenny Nurlaeny Nida Uli Al-Azmiya Nizar Ulfah Nugraha, Gita Bina Nugraha, Gita Bina Nugraha, Gita Bina Nurmayulis Nurullita Fitri Qurnia Oviyanti Mulyani Pirda Nurhopipah Prayoga, Muhamad Khais Prayoga, Muhamad Khais Priyanka Asmiran Pujawati Suryatmana Pujawati Suryatmana Putra Utama Putri Sri Judiani Purba Rachelita, Nadia Rahma Tia Harahap Rahma Tia Harahap Rahmatika Risanti, Rara Rana, Adhitiya Ratna Ayu Permata Aini Reginawanti Hindersah Reginawati Hindersah Restu Wulansari Restu Wulansari, Restu Rhazista Noviardi Richard A. Gunawan Ridha Hudaya Ridha Hudaya Rija Sudirja Risanti, Rara Rahmatika Risanti, Rara Rahmatika Salsabilla, Camilla Shabrina Rahma Fauzia Shafwah Zylvi Azkiannissa Shinta Nurrizqi Indrayani Silke Stoeber Silmi Rahadiana Putri Stoeber, Silke Stoeber, Silke Sumadi Sumadi Suryatma, Pujawati Susiyanti, Susiyanti Suswanto, Irwan Syifa Nabila Kurnia Tessa Novianty Putri Asova Tien Turmuktini Tualar Simarmata Tualar Slmarmata Ummu ‘Azizah Halimah Utami, Deswita Uum Umiyati Wati, Dyah Aditya Yanti Ningtyas, Dewi Nurma Yati Rachmiati Yati Rachmiati, Yati Yori Tridendra Yudith Silfani Yuli Astuti Hidayati Yuliati Machfud Yuyun Sumarni Zaenal Mutaqin Zahra Ilmiyati