Claim Missing Document
Check
Articles

Penegakan Hukum Statuta Roma Terhadap Non-state party Dalam Kejahatan Genoside Studi Kasus Etnis Uighur di Xinjiang Khairullah, Muchammad Nur Imani; Setiyono, Joko
JURNAL USM LAW REVIEW Vol. 6 No. 3 (2023): DECEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/julr.v6i3.6757

Abstract

The purpose of this study is to find out cases of violations of genocide crimes against humanity committed by China against ethnic Uighurs and how the law enforcement of the 1998 Rome Statute against China as a non-state party. Human rights are inherently inseparable from the history of human life. Crimes against humanity committed by the state occurred in the Xinjiang region due to China's strike hard campaign policy against the ethnic Uighur community. However, China is not a ratifying country of the 1998 Rome Statute, which causes the International Criminal Court (ICC) to be unable to assert its jurisdiction. This research uses a normative juridical approach with an element of novelty in the form of an analysis of the application of the jurisdiction of the ICC to non-state parties. The result of the research is that there are other rules in the 1998 Rome Statute that allow the ICC  to have jurisdiction over non-state parties. The real challenge lies in law enforcement because China is a member of the UNSC which has the power to use the veto right which can cancel decisions, provisions, draft regulations and laws or resolutions. It is necessary to review the rules because it does not rule out the possibility that UNSC countries can commit similar crimes in the future. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kasus pelanggaran kejahatan kemanusiaan genosida yang dilakukan oleh Tiongkok terhadap etnis Uighur dan bagaimana penegakan hukum dari Statuta Roma 1998 terhadap Tiongkok sebagai negara non-state parties. Hak asasi manusia memiliki sifat inherent tidak dapat dipisahkan dari sejarah kehidupan manusia. Peristiwa kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh negara terjadi di wilayah Xinjiang dari adanya kebijakan strike hard campaign yang dilakukan Tiongkok terhadap masyarakat etnis Uighur. Namun Tiongkok tidak termasuk negara peratifikasi Statuta Roma 1998 yang menyebabkan International Criminal Court (ICC) tidak dapat menyatakan yuridiksi nya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan unsur kebaharuan berupa analisa dari penerapan yuridiksi International criminal court (ICC) terhadap non-statets parties. Hasil dari penelitian terdapat aturan lain didalam Statuta Roma 1998 yang memungkinkan ICC memiliki yuridiksi terhadap non-state parties. Tantangan sesungguhnya terletak didalam penegakan hukum dikarenakan Tiongkok merupakan anggota DK-PBB yang memiliki power dalam penggunaan hak veto yang dapat membatalkan keputusan, ketetapan, rancangan peraturan dan undang-undang atau resolusi. Perlu adanya peninjauan kembali aturan tersebut karena tidak menutup kemungkinan negara DK-PBB dapat melakukan kejahatan serupa dikemudian hari.Kata kunci: Hak Asasi Manusia; Statuta Roma 1998; Tiongkok Abstract  Keywords: 
Variasi Argot di Komunitas Stand Up Comedy Indonesia Darmawan, Arief; Setiyono, Joko
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 3 (2025): Kode: Edisi September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan variasi argot dalam komunitas Stand Up Comedy Indonesia berdasarkan bentuk morfologis dan asal bahasanya. Data diperoleh dari berbagai platform media sosial komunitas Stand Up Indo, yang kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar argot yang digunakan merupakan kata dasar yang berasal dari bahasa Inggris (KDA) sebanyak 20 item, dibandingkan dengan delapan kata dasar dari bahasa Indonesia (KDB). Selain itu, ditemukan enam kata turunan berbahasa Indonesia dan tiga kata turunan campuran. Dalam kategori frasa, terdapat 21 frasa argot berbahasa Inggris, dua frasa berbahasa Indonesia, dan dua frasa campuran. Sedangkan argot berbentuk klausa merupakan kategori yang paling sedikit ditemukan, yakni dua klausa campuran. Temuan ini menunjukkan dominasi leksikon bahasa Inggris dalam komunitas ini, seiring dengan pengaruh kuat budaya asal Stand Up Comedy yang berasal dari Amerika. Namun, munculnya bentuk-bentuk argot lokal dan campuran menunjukkan proses adaptasi linguistik dan hibriditas bahasa dalam ranah budaya populer urban di Indonesia. Kata kunci: argot, stand up comedy, komunitas
Simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) Aliran Fluida Pada Sistem Perpipaan Untuk Desalinasi Air Laut Wijaya, Handika Yanu; Setiyono, Joko; Putri, Sunny Ineza
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v7i1.47877

Abstract

: Proses desalinasi air laut merupakan solusi potensial untuk mengatasi kekurangan air bersih di berbagai daerah. Dalam penelitian ini diusulkan perpipaan untuk komponen alat desalinasi air laut sebagai transportasi air. penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan perpipaan yang cocok digunakan untuk mengalirkan air laut dari tangki penampungan air menuju hot tank untuk desalinasi air laut. Pipa yang digunakan dalam percobaan memiliki ukuran 1/2 inch, 3/4 inch, dan 1 inch. Hasil perhitungan manual menunjukkan bahwa pipa dengan ukuran 1/2 inch memiliki pressure drop tertinggi sebesar 28.595 Pa, sedangkan pip a dengan diameter 1 inch memiliki pressure drop terendah sebesar 19.826 Pa. Metode Simulasi menggunakan Ansys memperlihatkan hasil yang sejalan, dengan pressure drop tertinggi pada pipa 1/2 inch sebesar 29.210 Pa dan terendah pada pipa 1 inch sebesar 20.330 Pa. dari hasil tersebut menunjukkan bahwa dimana semakin kecil pipa, maka semakin besar penurunan tekanannya dan semakin besar laju alirnya maka semakin besar penurunan tekanannya. Perbedaan antara hasil perhitungan matematis dan simulasi menunjukkan variasi maksimum sebesar 9,09% dan minimum sebesar 3,02%. Faktor seperti properti material, kondisi batas, dan meshing yang digunakan dalam simulasi turut mempengaruhi hasil. Adanya perbedaan antara perhitungan manual dan simulasi Meskipun demikian, beberapa faktor seperti asumsi yang berbeda dan non-linearitas sistem dapat berkontribusi pada perbedaan hasil yang teramati.
Analisis Energi, Eksergi, dan Ekonomi Sistem Desalinasi Air Laut Tenaga Surya Handoyo, Satria Putra; Kawet, Natalia Magdalena; Setiyono, Joko; Putri, Sunny Ineza
Jurnal Teknik Mesin Cakram Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtc.v7i1.47880

Abstract

Kebutuhan akan air bersih terus meningkat seiring pertumbuhan populasi dan aktivitas manusia, sementara sumber daya air tawar semakin terbatas. Salah satu solusi potensial adalah desalinasi air laut, namun teknologi ini sering menghadapi tantangan berupa konsumsi energi yang tinggi dan biaya operasional yang mahal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek energi, eksergi, dan ekonomi dari sistem desalinasi air laut yang menggunakan tenaga surya sebagai sumber energi utamanya. Analisis energi dilakukan dengan menghitung efisiensi termal sistem, sedangkan analisis eksergi difokuskan pada pengukuran kerugian energi dalam proses desalinasi. Studi ekonomi dilakukan untuk menentukan kelayakan finansial proyek dengan mempertimbangkan biaya investasi awal, biaya operasional, dan potensi penghematan biaya jangka panjang. Hasil analisis energi menunjukkan bahwa efisiensi termal sistem desalinasi adalah 30,8 % untuk volume 500 ml dan 54,2% untuk volume 750 ml. Pada analisis eksergi, ditemukan bahwa efisiensi eksergi sistem adalah 25%, mengindikasikan adanya kerugian eksergi yang signifikan dalam proses desalinasi, terutama pada tahap pemanasan air laut. Dari perspektif ekonomi, nilai NPV negatif sebesar Rp 6.655.015,58 dan Indeks Profitabilitas (PI) sebesar 0,382. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sementara sistem desalinasi tenaga surya menawarkan solusi ramah lingkungan dan tantangan signifikan terkait dengan biaya investasi. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk fokus pada peningkatan efisiensi sistem dan pengurangan biaya, yang dapat menjadikan teknologi ini lebih praktis dan ekonomis di masa depan.
Unjuk Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid Panel Surya dan Turbin Angin untuk Pembangkit Daya pada Pompa Kolam Budidaya Ikan Mas Maulana, Qidam; Sudrajat, Muhammad Hariyadi; Saputra, Rifky Reza; Panutun, Eko Bagus; Setiyono, Joko
Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (JIPTEK)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa air yang digunakan pada kolam budidaya ikan mas harus beroperasi secara terus-menerus untuk menjaga kualitas air tetap stabil. Penggunaan sumber listrik berbayar untuk mengoperasikan pompa memerlukan biaya yang sangat besar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji unjuk kerja pembangkit listrik tenaga hybrid (PLTH) dengan memanfaatkan dua jenis pembangkit, yaitu panel surya dan turbin angin, sebagai sumber energi alternatif untuk memenuhi kebutuhan listrik pompa air pada kolam budidaya ikan mas. Sistem hybrid yang dirancang menggunakan panel surya berkapasitas 100 Wp dan turbin angin Savonius 4 sudu, yang mampu menghasilkan daya tertinggi sebesar 64,034 W, dikombinasikan dengan baterai 35 Ah/12 V untuk menyimpan energi listrik yang dihasilkan oleh pembangkit, sehingga dapat mengoperasikan pompa air selama 4 jam 52 menit tanpa pengisian ulang. Metode yang digunakan mencakup analisis pengujian daya yang dihasilkan oleh PLTS dan PLTB, serta pengujian efisiensi penggunaan daya yang disimpan pada baterai 35 Ah/12 V. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem hybrid ini mampu memenuhi kebutuhan daya pompa air dengan efisiensi yang sangat baik, terutama pada kondisi cuaca cerah dan angin sedang hingga tinggi. Penggunaan pembangkit listrik hybrid ini dapat mengurangi biaya operasional akibat penggunaan listrik konvensional serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi terbarukan. Dengan demikian, penerapan sistem ini dapat memberikan solusi yang ramah lingkungan dan ekonomis untuk sektor budidaya ikan mas, sekaligus mendukung pengembangan teknologi energi terbarukan di sektor perikanan.
MENILIK PENERAPAN PRINSIP YURISDIKSI UNIVERSAL NEGARA TERHADAP KEJAHATAN PEROMPAKAN DI LAUT LEPAS MENURUT HUKUM INTERNASIONAL Tirtawati, Septi Dyah; Setiyono, Joko
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 10 No 2 (2021): (December)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v1i1.16388

Abstract

Penelitian ini guna memahami penerapan prinsip yurisdiksi universal negara terhadap kejahatan perompakan atau pembajakan yang terjadi di laut lepas menurut hukum internasional berdasarkan tinjauan yuridis. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif dan sumber data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Penerapan prinsip yurisdiksi universal negara terhadap kejahatan perompakan atau piracy atau pembajakan menurut hukum internasional mulai dilakukan sejak awal abad ke-17. Penghukuman terhadap pembajakan di laut secara universal dan telah ditentukan oleh hukum internasional. Penerapan prinsip yurisdiksi universal untuk mengadili para perompak sebagai salah satu kewenangan setiap negara  ini telah diberikan oleh UNCLOS 1982. Implementasi atau penerapan prinsip yurisdiksi universal oleh negara Indonesia terhadap terjadinya kejahatan perompakan atau pembajakan atau piracy di laut lepas maupun di luar wilayah negara Indonesia telah diatur dalam Pasal 4 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP yang kemudian dijabarkan lagi pada Pasal 438, Pasal 444 hingga Pasal 446 KUHP.Kata Kunci : Laut Lepas; Perompakan; Yurisdiksi Universal
Enhancing Cross-Border Justice: Facilitating Asset Recovery from Corruption Between Indonesia and Australia Through Mutual Legal Assistance Setiyono, Joko; Quiko, Eduard; Putri, Andini Kusuma; Hartono, Darminto
Journal of Indonesian Legal Studies Vol. 9 No. 2 (2024): Reforming Legal Frameworks: Justice, Rights, and Innovation in Indonesia and Be
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jils.v9i2.877

Abstract

The level of corruption crimes that are committed in today's society is growing from year to year, and it is accompanied by other types of criminal activity, such as the concealment of assets that result from corruption in other countries. In order to eradicate a variety of crimes that have a transnational character, particularly corruption, one of the actions that can be made is to take assets that have been developed due to corruption in other countries. This can be done through Mutual Legal Assistance. Regulations about MLA have been enacted due to the passage of Law Number 1 of 2006, which discusses providing mutual assistance in criminal matters. Mutual Legal Assistance is considered to be the first stage of law enforcement, particularly in the process of recovering state assets that have been stolen as a result of corruption crimes. As a result, cooperation with other nations is required, such as the cooperation between Indonesia and Australia, which aims to return state assets that have been stolen due to corruption crimes hidden in Australia.
Pendidikan Moral Politik tentang Pidana Anak pada Tingkat Sekolah Menengah Sebagai Upaya Pencegahan Kejahatan Anak Kudadiri, Anestasia; Setiyono, Joko
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i2.5133

Abstract

Kejahatan sebagai fenomena sosial tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa tetapi juga anak-anak. Upaya pencegahan diperlukan sebagai langkah preventif terjadinya kejahatan terutama kejahatan yang diatur dan diancam dengan pidana. Pencegahan ini dapat dilakukan di sekolah melalui pendidikan moral politik. Pendidikan moral politik memberi pemahaman anak mengenai kedudukannya sebagai warga negara yang terikat dengan hak dan kewajiban, termasuk hukuman atau sanksi pidana yang dapat dikenakan terhadapnya apabila anak berperilaku menyimpang dan melanggar hukum. Penelitian ini mambahas apa saja pidana yang dapat dikenakan terhadap anak dan upaya pencegahan yang dapat dilakukan melalui pengajaran di sekolah menengah.
Analisis Teks dan Konteks Pada Iklan Operator Seluler (XL dengan Kartu AS): Text and Context Analysis on Cellular Operator Ads (XL with AS Card) Setiyono, Joko; Sutrimah, Sutrimah
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2016): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v5i2.263

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui bentuk pilihan kata, kohesi dan koherensi serta unsur gramatikal yang muncul dalam wacana iklan operator seluler (AS vs XL). (2) Mengetahui makna kontekstual yang terdapat dalam pilihan kata. Sumber Data penelitian ini adalah Rekaman dan Informan. Teknik pengumpulan data adalah Teknik rekam, Teknik simak dan catat. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Yaitu: triangulasi teori, triangulasi data. Teknik Analisis menggunakan metode content analysis. Adapun penjelasannya sebagai berikut: Reduksi data, Penyajian data, yaitu mengelompokkan data yang sejenis. Terdapat makna kontekstual yang terkandung dalam pilihan kata wacana iklan berbahasa Indonesia dalam iklan operator seluler (XL vs Kartu AS), dan setiap bahasa yang disampaikan dalam slogan operator selular. Bahasa iklan meniru dari kompetitor yang mengunggulkan tarif telefon murah, yaitu XL. Operator XL sebelumnya menggunakan “Beneran murahnya. Nelpon Rp 25/menit dari menit pertama”. Koherensi antarkalimat dapat ditemui dalam wacana iklan ini. Kalimat-kalimat disajikan secara berurutan dan bertalian satu sama lain. Begitu pula bahasa yang disampaikan dalam iklan operator AS bahasa yang disajikan juga sangat persuasive.
KAJIAN PERLUASAN KUALIFIKASI MAKNA BARANG DALAM YURISPRUDENSI HUKUM PIDANA BELANDA DAN INDONESIA DI ERA SIBER Hardinanto, Aris; Barda Nawawi Arief; Setiyono, Joko
LITIGASI Vol. 25 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/litigasi.v25i1.13149

Abstract

The development of information technology, especially the internet, has affected criminal law. One of the resulting impacts is the qualification of goods in the cyber era. The development of criminal law in the Netherlands, particularly the Criminal Code, related to information technology is progressive regarding the qualification of goods, including cases related to the interpretation of goods in cyberspace by the Supreme Court of the Netherlands. This article argues that Dutch criminal law has repeatedly extended the qualification of the meaning of goods related to cybercrime through the jurisprudence of the Supreme Court of the Netherlands. The expansion of the qualification of goods in Dutch criminal law contextually includes account balances, online gaming features, and credit. Indonesian jurisprudence has once expanded the scope of goods in deciding account balance cases. The extension of the qualification of goods, including computer data in the National Criminal Code, based on problematic decisions of the Arnhem High Court in the Netherlands, is contradictory to the spirit of national criminal law reform. Keywords: Qualification, Goods, Criminal Law.
Co-Authors Ade Irawan Adhika Mahindra Satya Adinegoro, Ilham Pradana Agus Darmuki Akrimna Binuril Fahmi Andre, Gusti Muhammad Arief Darmawan Arief Rachman Hakim Aris Hardinanto Aris Hardinanto Arnanda Yusliwidaka Aruan, Bagas Christofel Aryadi, Duwi Barasa, Abdur Rachman Parlindungan Barda Nawawi Arief Barda Nawawi Arief Bayu Wijayantini Bertoni Dean Simamora Cakra, I Putu Eka Dananggana Satriatama Darminto Hartono, Darminto Elde N. R Oscilata Evin Dwi Nugroho Fadjriana, Aleiza Fadjrin Wira Perdana Faradlina Mufti Fernando, Zico Junius Fitriani, Ellysa Gratius Domini Serang Handoyo, Satria Putra Heru Ismaya Husam A. Y. Abusaada Hutasoit, Leonardo Sintong Partogi Ignasius Justin Devrata Imam Subaweh Irwan Jones, Steve Kawet, Natalia Magdalena Khairullah, Muchammad Nur Imani Kharis Syahrial Alif Mamonto Kharismunandar, Jhuanda Fratama Kholis Roisah Kisnanto, Imam Kudadiri, Anestasia Kurniasanti Kurniasanti Kurniasanti Kurniasanti Kurniasari, Linda Aprilia Mantolas, Edi Boni Mas Unting Matin , Moh. Fuadul Maulana, Qidam Muchlas Rastra Samara Muhamad Sholehhudin Muhammad Andy Hakim Muhammad M Amna Mustofa M NABELA, Nadia Nahdiya Sabrina Natalis, Aga Noveri, Muhammad Rizki Nur Rohman Nurdin S Budi Ook Mufrohim Panutun, Eko Bagus Putri, Andini Kusuma Quiko, Eduard Rahmatyar, Ana Richard A Noske Richard A Noske Richard Noske Richard Noske Riyano, Hendiko Rama Sabono, Adriana Saputra, Rifky Reza Sely Ayu Lestari setyowati, agustina dyah Sholehhudin, Muhammad Siti Diniarsih Siti Hajar Solehhudin, Muhamad Sri Kartini Steve Jones Sudrajat, Muhammad Hariyadi Suhartono, Tonny Sujiran Sulaiman Rasyid sulanjari, Sulanjari Sunny Ineza Putri Sutrimah - Tendy Septiyo Tirtawati, Septi Dyah Ulfaida, Nabila Wahyudi Siswanto Wijaya, Handika Yanu Yuanda Winaldi Zuriah, Fifi