Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Fermentasi Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) untuk Meningkatkan Kadar Bioetanol dan Rendemen Selulosa Wahyuni, Sari; Setyorini, Dwi; Arruan, Fransisca; Harsyid, Muhammad
Jurnal Lanskap dan Lingkungan (Julia) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Lanskap dan Lingkungan Volume 2 Nomor 2 Desember 2024
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/julia.v2i2.43020

Abstract

ABSTRAK: Eceng gondok (Eichhornia Crassipes) merupakan jenis tanaman yang hidup di air tawar dan sering dianggap sebagai gulma. Eceng gondok mengandung selulosa sekitar 64,51%. Selulosa inilah yang dapat dimanfaatkan untuk memproduksi bioetanol. Untuk itulah maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu fermentasi terhadap kadar bioetanol dan rendemen selulosa eceng gondok. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Operasi Teknik Kimia Politeknik ATI Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang memanfaatkan tanaman eceng gondok sebagai bahan baku dalam pembuatan bioetanol melalui beberapa proses pengolahan, mulai tahap persiapan bahan baku, delignifikasi, hidrolisis, fermentasi, dan distilasi. Variabel penelitian ini yaitu variasi waktu fermentasi masing-masing 3, 5, 7, 9, dan 11 hari dengan bahan baku eceng gondok sebanyak 30 gram, ragi (Saccharomyces cerevisiae) 4 gram, urea (nutrient) 4 gram. Hasil yang diperoleh adalah waktu fermentasi berpengaruh terhadap kadar bioetanol dan rendemen selulosa yang dihasilkan. Kadar bioetanol mengalami kenaikan setelah 3 hari difermentasi kemudian menurun pada hari ke-8.  Hasil bioetanol tertinggi diperoleh pada waktu fermentasi 7 hari yaitu 4%. Laju perubahan rendemen selulosa menurun seiring bertambahnya waktu fermentasi, mulai dari hari ke-3 hingga hari ke-11, dengan rendemen tertinggi diperoleh pada fermentasi hari ke-3 yaitu sebesar 11,67%.
Resiko Disfungsi Seksual Pada Wanita Menopause Muchsin, Enur Nurhayati; Huda, Moch Maftuchul; Setyorini, Dwi
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 10 No 2 (2025): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v10i2.26023

Abstract

Background: Menopause is a natural phase in a woman's life, the end of the menstrual cycle, usually occurs between the ages of 45 and 55 years. caused by decreased estrogen and progesterone hormones, can cause various physical and psychological symptoms, including an increased risk of sexual dysfunction. Sexual dysfunction in menopausal women includes various aspects, such as decreased sexual desire, difficulty achieving orgasm, pain during intercourse (dyspareunia). The purpose of the study was to determine the Risk Profile of Sexual Dysfunction in Menopausal Women in Pelem Village, Pare District, Kediri Regency. Method: Quantitative descriptive research design, population and sample of 30 respondents, sampling technique used Total sampling. Research variables Risk Profile of Sexual Dysfunction in Menopausal Women, The study was conducted on December 15-30, 2025, using the FSFI (Female Sexual Function Index) questionnaire instrument. The results showed that almost all respondents had a risk of sexual dysfunction (76.7%). Conclusion: Menopausal women can experience the risk of sexual dysfunction influenced by age, occupation, duration of menopause and estrogen deficiency. Menopausal women can overcome menopause problems by improving themselves, learning from menopausal women, making peace and accepting menopause.
Occupational stress levels among indonesian nurses and midwives in Saudi Arabian healthcare settings: a comparative cross-sectional study Fahruddin, Akhir; Slametiningsih, Slametiningsih; Setyorini, Dwi; Gusrina, Sylvia
Jurnal Ners Vol. 20 No. 3 (2025): VOLUME 20 ISSUE 3 (AUGUST 2025)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jn.v20i3.63471

Abstract

Introduction: This study aimed to assess the occupational stress levels among Indonesian nurses and midwives working in Saudi Arabian healthcare settings. Methods: This cross-sectional comparative study assessed occupational stress among Indonesian nurses and midwives working in Saudi Arabia using the Expanded Nursing Stress Scale (ENSS). A total of 166 respondents (85 nurses and 81 midwives) completed the survey from a professional WhatsApp group. A convenience sampling was attempted, and only those who voluntarily responded to the questionnaire were included. The primary dependent variable was occupational stress, while the independent variables included profession (nurse and midwife), age, sex, education level, workplace setting, marital status, and years of experience. The analytical tests used were Mann-Whitney and Kruskal-Wallis. Results: Occupational stress among nurses (Mean = 109) and midwives (Mean = 107) was low in psychological, physical, and social environments. Workload was the most stressful factor for both nurses (Mean = 20.44) and midwives (Mean = 18.88). We found a significant difference in the level of stress based on their workplace (p = 0.038) and educational background (p = 0.005). There was no difference in the level of stress between nurses and midwives (p = 0.188). Conclusions: In comparison, either nurses or midwives have a low level of occupational stress, which is related to psychological, physical, and social environments based on ENSS tools. Therefore, optimal healthcare management and policy should be maintained and improved for migrant nurses and midwives to foster better, sustainable healthcare development in the future.
Optimalisasi Generasi Muda Siaga Melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Berbasis Demonstrasi: Optimizing Youth Readiness through Demonstration-Based Basic Life Support (BLS) Training Widayati, Dhina; Rachmania, Diana; Setyorini, Dwi
Jurnal Abdi Keperawatan dan Kedokteran Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/jakk.v4i2.78

Abstract

One type of emergency problem that can cause sudden death is usually caused by cardiac arrest. Basic life support training provided to PMR cadres can improve the knowledge and skills of the younger generation in providing basic life support, especially in cases of cardiac arrest. The purpose of this community service activity is to optimize the role of PMR cadres so that they are able to educate about basic life support in cases of cardiac arrest through demonstrations and community service participants learn about how to provide basic life support in cases of cardiac arrest. The method of implementing this activity is carried out through lecture and demonstration methods involving 6 PMR cadres and 20 student participants from SMK YP 17 Pare. This activity was carried out on April 10-12, 2025. The implementation of the activity consisted of 2 sessions. The first session was empowering PMR cadres through cadre training activities on basic life support in cases of cardiac arrest and the second session was delivering material by trained cadres which was delivered to community service participants. The results of this community service activity were that trained cadres were able to deliver the material well, there was an increase in knowledge and ability of participants in providing basic life support in cases of cardiac arrest after demonstration education was carried out by trained cadres. Education through empowerment of cadres as a way to optimize the role of the younger generation can improve students' understanding of basic life support in cardiac arrest. As agents of change and possessing significant social influence, the younger generation is expected to be able to educate more people through creative and relevant methods.
Penerapan Game ”Teka-Teki Silang” pada Media Wordwall dalam Pembelajaran Cerita Fiksi Kelas VIII Setyorini, Dwi; Ngatmini, Ngatmini; Sumarmi, Sri Budi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media pembelajaran dan teknologi memiliki peranan penting dalam pembelajaran pada abad-21. Keduanya mempunyai pendekatan pembelajaran yang lebih dinamis, interaktif, dan beragam. Media Wordwall merupakan salah satu alternatif media pembelajaran yang dipilih dari banyaknya media pembelajaran interaktif yang dapat menjadikan proses belajar mengajar menjadi lebih bervariasi dan tidak membosankan bagi peserta didik serta guru. Penggunaan Wordwall sebagai sarana media pembelajaran yang dapat menjadikan kegiatan pembelajaran lebih interaktif. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif. Metode ini digunakan untuk menjabarkan bagaimana penelitian berlangsung, faktor-faktornya, hasil yang diperoleh, serta masalah yang dihadapi peserta didik saat proses belajar mengajar pada materi cerita fiksi menggunakan media Wordwall. Tujuan dari penelitian ini yaitu menjelaskan penerapan media Wordwall sebagai sarana media pembelajaran cerita fiksi pada kelas VIII SMP N 1 Semarang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Semarang tentang penerapan Game Teka-Teki Silang pada Media Wordwall sebagai penunjang pembelajaran materi cerita fiksi, menunjukkan bahwa peserta didik mengikuti pembelajaran dengan baik dan menyenangkan.
Departmental Workload and Job Satisfaction of Indonesian Nurses in Saudi Arabia: A Cross Sectional Study Fahruddin, Akhir; Setyorini, Dwi; Saodah, Siti
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 17 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v17i2.5501

Abstract

Indonesian foreign nurses working in Saudi Arabia have not been surveyed regarding workload and job satisfaction in the healthcare setting. Understanding the workload at hospital that influences job satisfaction provides an overview of the nurse’s existence at work. This study aimed to determine the prevalence of workload, and job satisfaction of Indonesian nurses in Saudi Arabia. A cross sectional study using self- administered questionnaire by Nasa Task Load Index (NASA-TLX) was used to analyze the workload, and the Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) for the satisfaction. Data were analyzed using descriptive methods and univariate statistics by SPSS version 26. A total of 132 nurses participated in this research. Five departments, including intensive care unit (ICU), emergency department (ER), operating room (OR), hemodialysis (HD), and ward department (WD) reported high workload levels (61-80 points). Job satisfaction in five departments was neutral category, while the ward department showed dissatisfied category. The analysis of nurses' characteristics revealed that the majority were aged 31-40 years old (46.2%), length of work was 1-5 years (54.5%), and worked in the outpatient department (42.4%). The study suggests that healthcare management and policymakers should implement programs to improve job satisfaction and reduce workload, especially for foreign nurses working in critical areas, including the five departments mentioned.    
Optimasi Pertumbuhan dan Hasil Jagung (Zea mays L.) dengan Pupuk Ammonium Klorida pada Dataran Rendah Fidiyawati, Eni; Cahyono, Tri; Setyorini, Dwi
AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 8 No 1 (2024): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/agrosainstek.v8i1.418

Abstract

The high yield gap between the potential of varieties and the real production of corn in the field is one of the problems in meeting the national corn needs, so various efforts to increase productivity are continuously carried out, one of which is the application of inorganic fertilizers that are suitable for plant needs and specific. The study was conducted at KP Mojosari AIAT East Java from November 2020 to February 2021. The experiment used a randomized block design (RAK) with 5 replications and 6 treatments including control (without fertilizer) and 5 other treatments which were a combination of the dose of ammonium chloride fertilizer and the dose of urea fertilizer. The results showed that treatment F showed the highest yields on plant height and canopy width, treatment E showed best results on leaf width variables, and treatment C showed the highest results on stem diameter variables. Meanwhile, result parameter shows that all treatment combinations obtained higher results than the control. The conclusion is that this ammonium chloride fertilizer can be used for corn because it has an additional Cl element which is useful for the efficient use of nitrogen in plants, but the application of Cl must be limited
Penentuan Konstanta Isoterm Freundlich dan Kinetika Adsorpsi Karbon Aktif Terhadap Asam Asetat Setyorini, Dwi; Arninda, Andi; Syafaatullah, Achmad Qodim; Panjaitan, Renova
Eksergi Vol 20 No 3 (2023)
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknik Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v20i3.10835

Abstract

Karbon aktif merupakan salah satu adsorben yang paling sering digunakan. Salah satu senyawa yang dapat diserap yaitu asam asetat. Untuk mengetahui kinerja adsoben lebih lanjut, maka diperlukan studi kinetika berdasarkan persamaan isotherm Freundlich. Isoterm Freundlich mampu menunjukkan jenis adsopsi apakah secara kimisorpsi atau fisisorpsi dan berlangsung secara multilayer. Studi kinetika pseudo first orde dan pseudo second orde dimaksudkan untuk mengetahui mekanisme dan karakteristik adsorpsi yang berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstanta isotherm Freundlich dan kinetika adsorpsi karbon aktif terhadap asam asetat. Konsentrasi asam asetat yang digunakan untuk mengetahui konstanta freundlich yaitu 0,5M, 0,25M, 0,125M, 0,0625M, 0,03125M dengan lama waktu kontak selama 10 menit. Sedangkan kinetika adsorpsi dilakukan dengan menggunakan asam asetat yang berkonsentrasi 0,5 M dengan waktu adsorpsi 2 menit, 4 menit, 6 menit, 8 menit dan 10 menit. Kemudian filtrat di titrasi dengan NaOH 0,1N. Ukuran karbon aktif yang digunakan antara lain 180 mess, 420 mess dan 600 mess.  Data yang diperoleh dianalisis dengan persamaan freundlich, pseudo first orde dan pseudo second orde. Data analisis yang didapatkan nilai konstanta freundlich yaitu sebesar 50,00342 dan memenuhi kinetika orde dua yang artinya, proses adsorpsi dipengaruhi lebih dari satu faktor.
Analisa Kinetika Degradasi Kadar Gula pada Nira Aren untuk Pembuatan Alkohol Qodim, Achmad; Setyorini, Dwi; A Assagaf, Iman Pradana
Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology Vol 3 No 01 (2024): Journal of Energy, Materials, & Manufacturing Technology
Publisher : Unit Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik ATI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jemmtec.v3i01.723

Abstract

Nira aren adalah cairan yang didapat dari hasil perasan pohon aren yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan alkohol melalui proses fermentasi. Alkohol sendiri memiliki banyak manfaat seperti industri minuman, kesehatan, farmasi dan kecantikan. Hal ini membuat nilai jual dari nira aren lebih tinggi. Dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinetika degradasi pembuatan alkohol dan kadar alkohol yang dihasilkan. Proses fermentasi nira aren dilakukan dengan menambahkan starter ke dalam fermentor dalam keadaan tertutup atau anaerob. Proses fermentasi dilakukan selama 10 jam dan digunakan menggunakan metode fed batch dengan setiap jam dilakukan analisa. Hasil analisa degradasi kadar gula pada nira aren menunjukkan orde yang sesuai adalah orde 1 dengan nilai r2 sebesar 0,9876. Nilai r2 pada orde 1 yang lebih besar dari orde 2 dan mendekati 1 menunjukkan orde 1 mewakili proses sebenarnya.
PELATIHAN PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI TAMAN GIZI KELUARGA UNTUK MENCEGAH RESIKO STUNTING MASYARAKAT KELURAHAN LAYANA INDAH KECAMATAN MANTIKULORE PALU Laenggeng, Abd. Hakim; Setyorini, Dwi; Sabran, Moh.
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.12021

Abstract

Indonesia sebagai Negara ke tiga dengan angka prevalensi stunting tertinggi di Asia dengan prevelensi 24,4%. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi dan mencegah stunting dengan cara meningkatkan asupan gizi bagi keluarga. Peningkatan tersebut dapat dilakukan dengan mengkonsumsi sayur dan buah. Masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk meningkatkan gizi keluarga. Kegiatan program pengabidan kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai dampak stunting dan cara mengelolah tanaman TOGA di pekarangan rumah. Program pengabdian ini dilakukan selama 3 bulan. Kegiatan ini dilaksanakan di RT 19 Desa Wintu Kelurahan Layana Indah Kota Palu Sulawesi Tengah. Tahapan pertama persiapan, pelaksana kegiatan dan pasca kegiatan. Saat penyuluhan, peserta aktif bertanya terkait materi yang disampaikan. Semua peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan dengan aktif dalam diskusi. Kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Kepala Kelurahan, Ketua RW, Ketua RT 19 dan masyarakat. Diakhir acara, tim pengabdi dan peserta kegiatan berikrar untuk melakukan pencegahan stunting. Pemanfaatan lahan pekarangan dengan cara menanam berbagai macam tanaman sayur dan buah-buahan. Kegiatan pengabdian diakhiri dengan kunjungan tim penyuluh ke lapangan/kebun percontohan yang digarap bersama masyarakat. Selain itu, dilakukan pembagian berbagai macam bibit tanaman kepada seluruh masyarakat yang diperoleh dari Dinas Perkebunan Kota Palu. Pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait tumbuh kembang anak sehingga bias mencegah terjadinya stunting.