Claim Missing Document
Check
Articles

Management of Finger Painting Learning in Fostering and Developing Fine Motor Stimulation in Children Aged 2-4 Years in the Jungle School Nature Play Group Marta, Grasalwa Dhifaf Virlia; Shofwan, Imam
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 42 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v42i2.30501

Abstract

Finger painting is one of the effective sensory-motor stimulation methods in developing fine motor skills in early childhood. This study aims to evaluate the effectiveness of finger painting activities in developing fine motor skills of children aged 2-4 years, with a focus on KB Alam Jungle School in Gunung Pati District, Semarang City. The method used is descriptive qualitative research, with primary and secondary data collection through interviews, observations, and documentation. The validity of the data was obtained through triangulation techniques. The results of the study stated that finger painting activities were effective in stimulating the development of fine motor skills in children aged 2–4 years. With good planning, flexible implementation, and a supportive environment, children can explore and improve hand-eye coordination, as well as develop creativity and confidence. The role of teachers as facilitators is important to create positive interaction and learning comfort. Evaluation is carried out qualitatively through observation and portfolio, allowing teachers to design sustainable learning strategies. This approach also supports the child's overall social and emotional development. 
Democratic Parenting In Fostering Early Childhood Independence Maharany, Anggieta Zuliza; Shofwan, Imam
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 42 No. 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v42i2.30504

Abstract

Parenting style is a set of attitudes and practices applied to children to predict their future behavior. This study aims to describe the role of democratic parenting in shaping the independence if early childhood in PAUD Junior, West Ungaran, usibg a descrptive qualitative method. This study uses primary and secondary data sources. The research rechniques used are observation, interviews,and documentation. In this study, data validity was tested using triangulation techniques. The study shows that  democratic parenting greatly supports the growth of independence in young children. This parenting style creates a loving and open communication environment that supports children's emitional developnent, increases their self- confidence, and improves their ability to manage their emotions. Democratic parenting provides controlled freedom, allowing children to make simple decisions and explore their environment, which encourages the development of intellectual independence and critical thinking skills. The application of a rational reward and punishment system helps children understand the consequences of their actions and improves their social skills through interaction with their peers.
Tutor Readiness in the Implementation of E-PKBM in the Equivalency Education Program Saleha, Najwa Ayu; Shofwan, Imam
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol. 12 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v12i1.85520

Abstract

Non-formal education in Indonesia, particularly in the context of equivalency education, faces numerous challenges in introducing innovation to the learning system. This study aims to describe the readiness of tutors in implementing E-PKBM by using a qualitative approach and descriptive method. Data was collected through observation, interviews, and documentation, and their validity was tested through source triangulation and technique triangulation. Data analysis included data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results describe (1) tutors show professional confidence in implementing the system, although they still need support and further training to handle complex questions. (2) Comprehensive institutional support, including training, appreciation of achievements, and constructive communication, is crucial. (3) Tutors need to develop competence in using the system to optimize the learning process. The implications of this study emphasize the need for continuous training programs and the development of self-learning skills. This study concludes that tutor readiness makes a significant contribution to the success of E-PKBM, and these findings make a valuable contribution to the development of tutor training programs in PKBM.
Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Ular Tangga Sandi di Museum Sandi Yogyakarta Saputra, Sulaeman Fityan; Shofwan, Imam
Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/diklus.v8i2.87724

Abstract

Inovasi dalam pembentukan media pembelajaran menjadi salah satu prioritas utama sebagai bentuk upaya peningkatan kualitas pendidikan di berbagai lingkup pendidikan, baik lembaga formal, informal, maupun non formal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses media pembelajaran sejarah melalui permainan ular tangga sandi di Museum Sandi melalui proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain penelitian menggunakan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian ini adalah seorang Edukator Museum, Mentor Junior Edukator Museum Sandi MSIB Batch 6, dua orang peserta magang Junior Edukator Museum Sandi MSIB Batch 6, dan tiga orang pengunjung Museum. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses perencanaan dilakukan dengan menetapkan tujuan pembelajaran, sumber atau bahan ajar, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan merancang penilaian hasil belajar; (2) Pelaksanaan media pembelajaran melalui permainan ular tangga diawali dengan pemberian edukasi terlebih dahulu, dilanjutkan dengan kegiatan kunjungan museum dan diakhiri pengunjung dapat bermain ular tangga sandi sebelum atau sesudah berkunjung ke Museum. (3) Evaluasi yang digunakan adalah evaluasi formatif dengan ketercapaian aspek yang dinilai yaitu kemampuan penguasaan pemahaman materi dan aspek komunikasi dalam menjawab pertanyaan saat permainan. Kontribusi dari penelitian ini adalah diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis game dalam konteks pendidikan.
Strategi Pembelajaran Kewirausahaan dalam Pemasaran Digital bagi UMKM melalui Platform TikTok dan Shopee: Pengabdian Imam Shofwan; Fakhruddin; Rendi Agung Febrianto; Achmad Munib
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2859

Abstract

Pelaku UMKM di Kabupaten Semarang menghadapi tantangan signifikan dalam memanfaatkan platform digital untuk pemasaran, khususnya TikTok dan Shopee, yang berpotensi besar dalam meningkatkan jangkauan pasar dan penjualan. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pemasaran digital pelaku UMKM melalui pelatihan berbasis praktik, pendampingan intensif, dan optimalisasi penggunaan kedua platform tersebut. Metode pelaksanaan mencakup identifikasi kebutuhan, pelatihan dan workshop, pendampingan implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada indikator kinerja: jumlah pengikut TikTok meningkat rata-rata 50%, engagement rate naik 25%, kunjungan toko Shopee bertambah ±45%, dan penjualan meningkat rata-rata 18% dalam dua bulan pasca-program. Keberhasilan ini didukung oleh motivasi peserta, metode pelatihan aplikatif, pendampingan berkelanjutan, dan ketersediaan infrastruktur digital, meskipun dihadapkan pada kendala keterbatasan waktu produksi konten, variasi literasi digital, keterbatasan anggaran iklan, dan minimnya pemanfaatan analitik pemasaran. Program ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan dan pendampingan terintegrasi mampu meningkatkan kompetensi digital dan kinerja pemasaran UMKM, sehingga layak direplikasi di wilayah lain dengan kondisi serupa.
The Effect of Educators' Pedagogical Competence on the Critical Thinking Ability of Equivalency Education Learners Novitasari, Nimas; Shofwan, Imam
Edukasi Vol. 18 No. 1 (2024): Educational Technology, Non-formal Education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukasi.v18i1.7318

Abstract

Entering the era of scientific and technological transformation in the 21st century, education is an important element to produce competent future generations. Competencies that must be possessed include communication, collaboration, critical thinking, and creativity. The increase in competence is directly proportional to the quality of the nation's next generation with the ability to survive in global competition. This study aims to determine the effect of educators' pedagogical competence on the critical thinking skills of package C students at SKB Ungaran Semarang Regency. This type of research is quantitative research by applying the ex post facto method. The population used was educators and students while the sample of this study was educators and students of package C, a total of 30 people each with saturated sampling technique. Data collection in this study used questionnaire techniques. The results showed t count 3.045 > 1.697 with a significance value of 0.005 < 0.05 so, it was stated that there was an influence between pedagogical competence on critical thinking skills. The coefficient of determination obtained is 0.249, which means that the critical thinking ability of students is influenced by the pedagogical competence of educators by 24.9%. Therefore, educators can have a positive influence on students in creating a competitive generation.
Building the Islamic Character of Children through Extracurricular Programs at Islamic Elementary School, Gresik widodo, Widodo; Shofwan, Imam; Lestari, Gunarti Dwi; Widyaswari, Monica
Islamic Research Vol 8 No 2 (2025): Islamic Research
Publisher : Perhimpunan Intelektual Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47076/jkpis.v8i2.322

Abstract

Abstract: The extracurricular program which is divided into several specializations shows the importance of supporting the development of Islamic character in schools. This cannot be denied, because character is a complex activity that involves family, community and the school environment. Extracurricular activities are learning activities held outside school hours as an addition or complement. Extracurricular programs are organized with the aim of developing students' potential, talents, interests, abilities, personality, cooperation and independence optimally. The aim of the research is to determine the role of extracurricular programs in building students' Islamic leadership character. School and extracurricular activities are a holistic unit and mutually influence a child's leadership character. The learning process occurs in both to create reliable human resources. In theory, learning is essentially an "individual process" which means that it occurs in humans uniquely. Qualitative research is descriptive. which describes completely and holistically the phenomena that occur. The research was conducted at the AL-Kayyis Gresik Integrative Islamic Elementary School with data collection techniques using in-depth interviews, participatory observation and document analysis. Meanwhile, qualitative research data analysis uses Miles & Huberman, namely; (1) data reduction, (2) data presentation, (3) drawing conclusions. Extracurricular programs can be recreational, achievement or life skills. Thus, there is a holistic and synergistic relationship between extracurricular activities and the cultivation of students' Islamic character. Keywords; Extracurrucular, Islamic Character, Children. Elementary school,
Implementasi Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Pada Kelompok Tani Sumber Rejeki Purwosari Awalia Ardani, Nasa; Sutarto, Joko; Shofwan, Imam
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8065

Abstract

Pelatihan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar tujuan perusahaan atau organisasi dapat tercapai dengan sempurna. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan implementasi pelatihan pembuatan pestisida nabati di Kelompok Tani Sumber Rejeki Purwosari. Desain penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Partisipan penelitian ini terdiri dari 1 ketua kelompok tani, 2 instruktur, dan 3 peserta pelatihan. Teknik keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data penelitian menggunakan pengumpulan data, reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan :  menetapkan tujuan, sarana prasarana, pembiayaan, perekrutan instruktur dan calon peserta. (2) pelaksanaan: waktu, materi, metode, dan media yang digunakan instruktur, komunikasi dan motivasi. (3) evaluasi: penyelenggara program hanya melihat sejauh mana tingkat pemahaman dan cepat tanggap peserta saat pelatihan. faktor penghambat adalah pengelolaan waktu peserta pelatihan, sedangkan faktor pendukungnya adalah supporting dari dinas pertanian berupa peralatan dan motivasi peserta cukup tinggi.
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Fresto Learning Pada Pendidikan Kesetaraan Ariesta, Dinda; Shofwan, Imam; Daryat, Daryat
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13956

Abstract

Pemanfaatan teknologi di era digital merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas dan efektivitas pendidikan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi media pembelajaran berbasis Fresto Learning yang dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Partisipan dari penelitian ini, yaitu kepala PKBM, tiga orang tutor, dan empat orang peserta didik. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menjelaskan, bahwa: (1) proses perencanaan media pembelajaran berbasis Fresto Learning dimulai dengan menyusun tujuan pembelajaran yang melibatkan pembuatan RPP dan silabus, serta pendidikan non-formal menawarkan fleksibilitas yang lebih besar melalui kontrak belajar. Penggunaan platform teknologi seperti Fresto Learning menawarkan dukungan yang signifikan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran; (2) pelaksanaan pembelajaran berbasis Fresto Learning, yaitu berawal dari tutor mengirimkan link materi di grup whatsapp, kemudian peserta didik dapat mengaksesnya pada web Fresto Learning. Peserta didik memiliki akses langsung untuk melihat dan mempelajari materi yang telah disediakan; (3) Evaluasi yang sering digunakan, yaitu evaluasi formatif dilakukan pada setiap pembelajaran di awal atau sepanjang proses pembelajaran, berupa tugas, quiz, atau tanya jawab. Evaluasi sumatif dilaksanakan pada akhir semester atau tengah semester yang dilakukan terjadwal menggunakan Fresto Learning. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya teknologi dalam pendidikan, khususnya dalam mengatasi kendala ruang dan waktu dalam inovasi pembelajaran. Penggunaan e-Learning, seperti platform Fresto Learning, menjadi alternatif dan solusi pengembangan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi masa kini, memungkinkan akses belajar kapan pun dan di mana pun.
Evaluasi Model Kirkpatrick dalam Pembelajaran Kesetaraan Paket B di SKB Banjarnegara Hapsari, Rista Ayudya; Shofwan, Imam
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5476

Abstract

Kesetaraan paket B memerlukan evaluasi untuk mengetahui perkembangan pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keingintahuan evaluasi pembelajaran yang dilakukan. Adanya keinginan peserta didik mengikuti pembelajaran untuk mendapatkan ijazah guna mendapatkan pekerjaan. Menggunakan metode kualitatif pendekatan kualitatif deskriptif penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan Model Evaluasi Kirkpatrick  meliputi: (1) reaksi, (2) tahap belajar, (3) perilaku, dan (4) hasil. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan menggunakan triangulasi sumber. Informan penelitian adalah Kepala Sanggar, Pendidik, dan Peserta Didik. Hasil penelitian: (1)Evaluasi Reaksi dalam pelayanan pembelajaran, fasilitas serta persiapan sudah memuaskan dan memenuhi kebutuhan pembelajaran, (2) Tahapan Belajar dilihat dari penyampaian dan pelaksanaan mendapatkan keterampilan yang sesuai pembelajaran, teori dikembangkan dan dipraktekan. (3) Evaluasi Perilaku peserta didik positif, mampu menerapkan teori kedalam tugas yang mereka kerjakan, (4) Evaluasi Hasil disimpulkan dari tujuan pembelajaran tercapai, nilai melebihi standar kriteria ketuntasan minimal. Implikasi penelitian ini memberikan hasil akhir pembelajaran mencapai tujuan pembelajaran guna peserta didik mendapatkan ijazah pendidikan.