Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pemrograman AutoCAD untuk SMK PGRI 4 Surabaya Pranowo Sidi; Imam Sutrisno; Gaguk Suhardjito; Ari Wibawa Budi Santosa
Bulletin of Community Engagement Vol. 5 No. 2 (2025): Bulletin of Community Engagement
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bce.v5i2.1773

Abstract

AutoCAD is a vital computer-aided design (CAD) tool widely used in civil engineering, architecture, and manufacturing. Mastery of AutoCAD programming significantly enhances the industrial competitiveness of vocational high school (SMK) graduates. This study aims to implement AutoCAD programming training for students at SMK PGRI 4 Surabaya to improve their technical competence and efficiency in using AutoCAD. Employing a project-based learning model, the research evaluated student outcomes through pre- and post-tests. The results indicate a 45% improvement in students’ technical proficiency, particularly in automating repetitive tasks and developing structured design templates using AutoLISP and VBA. The training also enhanced students' ability to create complex technical models and improved their overall design efficiency and problem-solving skills. In addition to technical gains, the training fostered the development of essential soft skills, including teamwork, communication, and creativity, through collaborative, real-world design projects. These findings highlight the effectiveness of integrating AutoCAD programming into vocational curricula to better align with industry needs. Key contributions of this study include: the application of a structured, project-based training model combining CAD and automation programming; empirical evidence of AutoCAD programming’s impact on student readiness for engineering and manufacturing careers; and the dual emphasis on technical and soft skill development, an area often underrepresented in prior research. The study offers practical recommendations for vocational schools to embed programming into CAD instruction, ensuring graduates possess industry-relevant competencies aligned with Industry 4.0 demands
PERANCANGAN OVERHEAD CRANE SWL 7 TON DI WORKSHOP 2 PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR Marzuki Arwan; Pranowo Sidi; Imaniah Sriwijayasih
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol. 9 No. 1 (2025): 9th Proceedings of Conference on Design Manufacture Engineering and its Applica
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33863/cdma.v9i1.3641

Abstract

Dalam industri manufaktur modern, efisiensi material handling menjadi kunci peningkatan produktivitas, di mana overhead crane memegang peran vital dalam memindahkan material berat. Workshop 2 saat ini dibatasi oleh kapasitas overhead crane SWL 5 ton yang kerap beroperasi mendekati beban maksimum, dengan kebutuhan pengangkatan mencapai 6,6 ton. Kondisi ini menuntut penggunaan dua crane secara bersamaan atau forklift, yang kurang efisien dan meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, tidak tersedianya overhead crane 7 ton sebagai produk standar di pasaran serta tingginya biaya pemesanan khusus menjadi kendala operasional. Penelitian ini merancang overhead crane SWL 7 ton melalui metode perancangan sistematis menurut George E. Dieter, meliputi identifikasi kebutuhan, penyusunan spesifikasi teknis, perancangan konsep produk, pemilihan konsep, dokumen pembuatan produk. Konsep desain 1 dipilih sebagai alternatif terbaik dengan skor tertinggi 8,25 karena kekuatan struktural optimal, distribusi beban merata, bobot ringan, dan kemudahan manufaktur. Analisis kekuatan struktur menggunakan Finite Element Method pada Fusion 360 menunjukkan bahwa girder memiliki tegangan maksimum 49,488 MPa, safety factor 5,08, dan defleksi maksimum 3,141 mm, sedangkan end carriage mencapai tegangan maksimum 43,33 MPa, safety factor 5,6, dan defleksi maksimum 0,467 mm. Seluruh parameter berada dalam batas aman sesuai PerMen No. 5 tahun 1985 dan PerMen No. 8 tahun 2020. Estimasi total biaya mencakup bahan baku dan komponen Rp153.368.082, serta fabrikasi Rp33.678.200, sehingga total mencapai Rp187.046.282. Desain ini memberikan solusi aman, efektif, dan ekonomis untuk peningkatan sistem material handling di Workshop 2.
Co-Authors Adianto Adianto Afishiena Afishiena Alaek Nu’man Anda Iviana Juniani Andita Dharmayanti Fatimatu Zahro anggun cahyani Anita Nuryanti Antonius Edy Kristiyono Ardiansyah Ari Wibawa Budi Santosa Arumsari, Nurvita Bagas Ramadhan Sutrisno Bayu Wiro Karuniawan Berlyan Putri Anugrah Nillahi Ts. Boedi Herijono Budianto Budianto Budianto Burniadi Moballa C. I. Sutrisno Catur Rakhmad Handoko, Catur Rakhmad Dharu Fadillansyah Putra Dhika Aditya Dhika Aditya Purnomo DIAN RAHMAWATI Dinda Aksari Dinda Pramanta Dwiky Setiawan Putra Wardana Dwiyan Bagus Prayoga Dymaseka Nasbih Sabbilli Fais Hamzah Farizi Rachman Fenisia Yushi D Fipka Bisono Gaguk Suhardjito Geroge Endri Kusuma Gunarti, Monika Retno Handika Furqon Hariyanto Soeroso Haryono Edi Hendri Budi K Herijono, Boedi Herijono, Boedi I Putu Sindhu Asmara Imam Sutrisno Imam Sutrisno Imam Sutrisno Imaniah Sriwijayasih Indah Alviana Putri Indra Harwanto P Irma Rustini A ISKANDAR Isna Dewi Assa Ashariyani Joessianto Eko Poetro Karuniawan, Bayu Wiro Kinanti Armelya Kurniati Kinari Lalitya Kristiyono, Antonius Edy Kurniawan, Bayu W. Kusuma, George Endri Laurensiana Devi Lintang Aditya Wardani Liza Malik M. Jundy Auzan Fanony M. Ridho Firmansyah M. Thoriq Wahyudi Mardi Santoso Marzuki Arwan Moch. Daffa Afif R. Tausa Moh. Hadi Purnomo Mohammad Basuki Rahmat Monika Retno Gunarti Muhamad Ari Muhammad Sofyan Muhammad Thoriq Wahyudi Musharofah, Nadia Nadia Musharofah Ninda Noviatiningrum Poetro, Joessianto Eko Primaningtyas, Widya Emilia Priyambodo Nur Ardi Nugroho Priyo Agus Setiawan Purnomo, Dhika A. Reydita Safirahaidi Rikma Mila Ilmaya Rini Indarti Rini Indarti Rizal Indrawan Rosita Dewi Pratiwi Surya Dharma Sutrisno, Imam Thina Ardliana, Thina Tri Tiyasmihadi Widya Febrian Prasetia Wiwik Dwi Pratiwi Yahya Bahar Prihantono Yuning Widiarti Yusuf Pradesar Zaenal Fanani Kresna