Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengembangan Media Video Pembelajaran pada Materi Database Management System (DBMS) untuk Kelas XI Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis di SMK Al Madani Garut Ghina Meliyani; Iman Nasrulloh; Demmy Dharma Bhakti
Journal of Classroom Action Research Vol. 8 No. Special Issue (2026): Special Issue (March)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v8iSpecial Issue.14189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi media pembelajaran dalam bentuk video pembelajaran mengenai materi Database Management System (DBMS) untuk siswa kelas XI Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis di SMK Al Madani Garut. Media yang dikembangkan berupa video pembelajaran dengan durasi sekitar 10–15 menit untuk setiap topik, yang menyajikan materi DBMS melalui kombinasi tampilan layar (screen recording), narasi suara, teks, dan ilustrasi pendukung. Video pembelajaran ini dibuat menggunakan aplikasi perekam layar dan perangkat lunak pengedit video digital, sehingga memungkinkan penyajian materi secara sistematis dan mudah dipahami oleh peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validasi media dilakukan oleh dua orang ahli materi, yaitu guru mata pelajaran yang mengajar materi DBMS di SMK, serta dua orang ahli media, salah satunya adalah dosen Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut yang memiliki keahlian di bidang teknologi pendidikan dan pengembangan media pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui angket validasi ahli dan angket respon peserta didik, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi memperoleh persentase 85% dengan kategori sangat layak, sedangkan validasi ahli media memperoleh persentase 75% dengan kategori layak. Respon peserta didik terhadap penggunaan video pembelajaran DBMS menunjukkan persentase 82,5% dengan kategori baik. Meskipun media video pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan, hasil validasi ahli media menunjukkan bahwa masih terdapat keterbatasan pada aspek tampilan visual dan konsistensi desain, sehingga diperlukan penyempurnaan lebih lanjut. Secara keseluruhan, video pembelajaran DBMS yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif
Transformasi Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Inovasi Media Berbasis Web: Sebuah Studi Literatur Munawaroh, Tita Latifah; Rahadian, Dian; Nasrulloh, Iman
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 4 (2026): JPTI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1665

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris di era digital menuntut integrasi teknologi yang tidak hanya berorientasi pada aspek teknis, tetapi juga efektif secara pedagogis. Permasalahan yang masih sering ditemukan adalah rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa akibat penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif dan cenderung konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi, efektivitas, serta tantangan dalam pengembangan media pembelajaran bahasa Inggris berbasis web melalui kajian literatur terkini. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap lima belas artikel ilmiah yang relevan, dengan teknik analisis konten. Hasil kajian menunjukkan bahwa media berbasis web yang dikembangkan dengan model seperti ADDIE mampu meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris (speaking, reading, dan writing), serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, fleksibel, dan konstruktivistik. Selain itu, media ini juga berkontribusi dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan rendahnya literasi digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis web merupakan solusi strategis dalam transformasi pembelajaran bahasa Inggris di era digital, dengan catatan perlunya dukungan sistemik dalam implementasinya.
ANALISIS GAP KEBUTUHAN MEDIA VISUAL: TRANSISI PEMBELAJARAN KONVENSIONAL KE ANIMASI (STUDI DI SMK ISLAM AS-SYARIEF GARUT) Dzakwan Satriani Saleh; Iman Nasrulloh; Aceng Ahmad Rodian Susila
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 8 No 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI (JUKANTI) EDISI NOPEMBER 2025
Publisher : Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v8i2.1905

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan (Gap) kebutuhan media visual dalam proses transisi dari pembelajaran konvensional ke media animasi pada mata pelajaran Informatika di SMK Islam As-Syarief. Metode yang digunkaan adalah pendekatakan deskriptif-kuantitatif yang terintegrasi dalam kerangka analisis kebutuhan (needs assessment), melibatkan 30 siswa dan 3 guru mata pelajaran Informatika. Hasil penelitian menunjukkaan bahwa media statis (PowerPoint tanpa animasi dan buku) yang dominan saat ini tidak mampu memfasilitasi pemahaman siswa terhadap materi abstrak dan prosedural. Analisis Gap mengidentifikasi kesenjangan paling lebar pada aspek Visualisasi Proses Abstrak (Skor Gap 2.7) antara kondisi dan ideal. Temuan ini menegaskan adanya kebutuhan mendesak akan media animasi yang memiliki fitur visualisasi dinamis, interaktivitas sederhana, dan desain full-motion kontemporer (rata-rata skor kebutuhan ideal 4.5/5). Disimpulkan bahwa transisi ke media animasi adalah solusi pedagogis yang valid untuk meningkatkan daya tangkap siswa, dan pengembangan media selanjutnya harus memprioritaskan visualisasi proses abstrak, serta peningkatan kopmetensi guru. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris sebagai dasar konseptual untuk pengembangan media pembelajaran digital yang berorientasi pada pemecahan masalah materi abstrak di tingkat SMK. Kata Kunci: analisis kebutuhan, animasi, gap kebutuhan, media visual, pembelajaran konvensional, transisi digital. ABSTRACT This study aims to analyze the visual media needs gap in the transition process from conventional teaching to animated media for Informatics subjects at SMK Islam As-Syarief. The method employed was a descriptive-quantitative approach integrated within a needs assessment framework, involving 30 students and 3 subject teachers. Data were collected through questionnaires, semi-structured interviews, and direct observation. The results indicate that the currently dominant static media (non-animated PowerPoint and textbooks) is inadequate in facilitating student’s understanding of abstract and procedural material. Gap analysis identified the widest gap in the Abstract Process Visualization aspect (Gap Score 2.7) between the current and ideal state. This finding affirms an urgent need for animated media featuring dynamic visualization, simple interactivity, and contemporary full-motion design (average ideal needs score 4.5/5). It is concluded that the transition to animated media is a valid pedagogical solution for improving student comprehension. Future media development must prioritize the visualization of abstract processes, while also indicating the necessity of enhancing teacher competence. This study provides an empirical contribution as a conceptual basis for problem-solving-oriented digital learning media development at the vocational high school (SMK) level. Keywords: animated media, conventional learning, digital transition, gap analysis, needs assessment, visual media.