Claim Missing Document
Check
Articles

Menggali Manfaat dan Kekurangan JKN: Peningkatan Layanan Kesehatan di Padang Bulan, Medan Suafisa, Haydi; Zebua, Okphilip; Sembiring, Gita; Siregar, Hairani
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i1.209

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) merupakan program penting yang bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan yang merata kepada seluruh rakyat Indonesia. Studi ini menyelidiki manfaat dan kelemahan penerapan JKN di wilayah Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan. Melalui observasi dan wawancara dengan masyarakat, ditemukan bahwa program JKN meningkatkan akses kesehatan, tetapi ada beberapa masalah dalam pelaksanaannya, terutama terkait kualitas pelayanan dan pemahaman masyarakat. Studi ini menyoroti pentingnya meningkatkan efektivitas program agar manfaat JKN dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Efektivitas Penyaluran Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada Masyarakat Pemukiman Kumuh di Aliran Sungai Deli Medan Adinda, Salwa; Sahara, Lisna; Akbar, Rizky; Siregar, Hairani
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i1.218

Abstract

Efektivitas merupakan salah satu indikator ataupun alat dalam mengukur tingkat keberhasilan dari suatu program yang telah dirancang oleh instansi maupun organisasi sebagai alternatif solusi dalam pemecahan masalah yang terjadi di lapangan, sehingga program yang diselenggarakan menjadi tepat guna dan bermanfaat bagi sasaran program. Hadirnya Program Bantuan Sosial Tunai bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membantu perekonomian masyarakat terlebih masyarakat rentan, termasuk masyarakat yang tinggal di wilayah pemukiman kumuh. Masyarakat pemukiman kumuh adalah masyarakat yang tinggal di wilayah yang tidak layak huni seperti di sepanjang aliran sungai atau rel kereta api dengan komponen bangunan rumah yang tidak sesuai standar rumah sehat dikarenakan penghasilan rendah yang tak mampu membeli lahan serta mencukupi komponen rumah layak huni. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian bersumber dari wawancara yang dilakukan oleh lima narasumber, yakni masyarakat penerima Bantuan Sosial Tunai. Penelitian ini juga memberikan lima pertanyaan terhadap lima masyarakat penerima Bantuan Sosial Tunai di wilayah pemukiman kumuh aliran Sungai Deli Medan terkait efektivitas penyaluran dana Bantuan Sosial Tunai. Lewat pertanyaan yang telah dipaparkan dan ditanyakan kepada pihak sasaran, hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa efektivitas penyaluran dana Bantuan Sosial Tunai pada masyarakat pemukiman kumuh di aliran Sungai Deli Medan belum berjalan optimal dan efektif. Hal tersebut dikarenakan masih terdapat ketidakmerataan penyaluran bantuan, pendistribusian yang lama, hingga pengurusan administrasi yang sulit terkait data DTKS.
Implementation of the Social Rehabilitation Assistance Program in an Effort to Empower Persons with Disabilities Through Entrepreneurship Development Initiation Activities by the Sentra Bahagia in Asahan District Affandi, Ade Zul; Bengkel, Bengkel; Siregar, Hairani
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 12 (2024): December 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i12.12289

Abstract

The social rehabilitation assistance program for people with disabilities aims to enhance the ability of individuals, families, and communities to meet basic needs, perform social roles, and address life challenges. Sentra Bahagia Medan, a unit under the Ministry of Social Affairs, implemented such a program in Asahan Regency through pastry-making training in April 2023. This qualitative descriptive study, involving 15 beneficiaries, analyzes the program's impact and factors influencing empowerment through entrepreneurial development activities. Findings reveal that while participation was high, beneficiaries' independence remains limited, and the sustainability of businesses initiated through the program is suboptimal. Recommendations include better assessment, stronger commitment, increased support, and consideration of beneficiaries' backgrounds.
Analisis Jaminan Hari Tua Pekerja pada Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (P2K) UPT 1.0 Medan Tuntungan, Sumatera Utara Ginting, Esekiel Pranata; Purba, Rami Santia; Ginting, Trifosa Irena; Siregar, Hairani
Media Hukum Indonesia (MHI) Vol 2, No 4 (2024): December
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14272711

Abstract

The implementation of social security programs is a state obligation to provide comprehensive protection for the social and economic welfare of all its citizens, especially in developing countries such as Indonesia. Social security programs that generally use the principle of funded social security are designed to ensure the fulfillment of basic community needs and protect against unexpected life risks. In Indonesia, one of the agencies that plays a role in organizing social security is BPJS Ketenagakerjaan, which provides employment protection for formal and informal sector workers. The Old Age Security (JHT) program by BPJS Ketenagakerjaan is designed to provide financial protection for workers who have reached retirement age or have stopped working. This study focuses on the implementation of the Old Age Security Program at the Fire Prevention and Extinguishing Service (P2K) UPT 1.0 Medan Tuntungan. Based on the results of observations and in-depth interviews, the implementation of JHT in this service has been in line with applicable regulations. This study aims to highlight the importance of social security in supporting worker welfare, as well as the role of the government in increasing national productivity through adequate social protection programs.
Gerakan Literasi di SDN 060936 Melalui Program Pojok Baca Oktarin, Egidya; Siregar, Hairani; Kaloko, Nurazizah
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 1 No. 02 (2023): Artikel Riset Periode Desember 2023
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v1i02.3021

Abstract

Literasi merupakan kemampuan dasar seseorang yang harus dikuasai dalam mengolah dan mencari informasi. Lingkungan literasi merupakan hal yang dibutuhkan peserta didik untuk menunjang lingkungan yang mendukung program atau pembiasaan literasi di sekolah. Penerapan pojok baca sendiri dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Pojok baca dapat menjadi awal terbentuknya lingkungan literasi di lingkungan sekolah khususnya di setiap kelas. Dalam menceritakan kembali siswa diarahkan untuk terampil dalam berbicara sekaligus melakukan apresiasi sastra. Metode yang dilaksanakan pada pengabdiaan ini menggunakan metode intervensi pada ranah mezzo. Metode group work ditetapkan sebagai bagian dari metode intervensi karena dengan memanfaatkan kelompok sebagai metode terapi, membangun interaksi dan relasi, dan mengembangkan potensi individu-individu agar mampu mengatasi permasalahannya melalui dan di dalam kelompok. Tahapan intervensi yang dilakukan seperti engagement (pendekatan), assessment, perencanaan, intervensi, evaluasi, dan terminasi. Teknik analisis yang digunakan adalah kualitatif deskriptif.Subjek pada kegiatan ini adalah siswa kelas V dan 4 di SDN 060936 Medan Johor. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan pengaplikasian pojok baca dan pembimbingan menganalisis cerita serta menceritakan kembali. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat menanamkan kepada siswa untuk menciptakan dan meningkatkan budaya membaca dan kebiasaan berbagai hal yang berhubungan dengan gemar membaca.
Pelatihan metode 4MW (Membaca, Menulis, Menghitung, Mengaji dan Kewirausahaan) dengan anak-anak dari Panti Asuhan Rumah Anak Tercinta, Kapala Batas-Penang, Malaysia Ritha F. Dalimunthe; Ameilia Zuliyanti Siregar; Meutia Nauly; Hairani Siregar; Pujiati Pujiati; Syarifah Syarifah; Eva Syahfitri Nasution; Saidatulakmal Binti Mohd; Mohd Faiz Fansuri bin Mohd Affandy; Noor Faizah Anak Abu Hassan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29929

Abstract

Abstrak Pemberdayaan anak-anak panti asuhan melalui metode 4MW (Membaca, Menulis, Berhitung, Mengaji, dan Berwirausaha) di Malaysia menjadi fokus penting untuk meningkatkan pengetahuan, kesejahteraan ekonomi dan sosial. Anak-anak di panti asuhan yang dikelola memiliki potensi yang besar, namun seringkali terkendala oleh masalah keterbatasan akses infrastruktur, permodalan, dan kurangnya pemahaman dalam memanfaatkan teknologi informasi. Program Pengabdian Mandiri Internasional melalui penerapan metode 4MW digadang-gadang sebagai solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan membaca, menulis, berhitung, mengaji dan jiwa kewirausahaan anak-anak panti asuhan. Kendala utama yang dihadapi antara lain: kurangnya waktu untuk berlatih membaca dan berhitung, terbatasnya akses dan sumber daya untuk pelatihan, serta mahalnya biaya untuk penggunaan internet. Selain itu, stereotip sosial dan keterbatasan waktu juga menghambat keterlibatan penuh anak-anak panti asuhan dalam dunia pendidikan dan jiwa kewirausahaan. Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Sumatera Utara (USI) bersama dengan Pusat Kajian Wanita dan Gender (Kanita) Universiti Sain Malaysia (USM) membuat program Pengabdian Internasional Mandiri bersama Panti Asuhan Rumah Kesayangan di Penang, Malaysia melalui Program 4MW. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan agar anak-anak panti asuhan memahami dan lebih mahir dalam membaca, menulis, berhitung, mengaji dan berwirausaha. Penguasaan konsep 4MW mencapai hasil 90% dimana  tercapai peningkatan pengetahuan 4 MW, upaya pemberdayaan anak-anak panti asuhan di bidang pendidikan dan ekonomi, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini bagi anak-anak panti asuhan. Kata kunci: anak panti asuhan; 4MW; USM; USU; pelayanan internasional AbstractEmpowering orphanage children through the 4MW method (Reading, Writing, Counting, Reciting the Koran, and Entrepreneurship) in Malaysia is an important focus to improve knowledge, economic and social welfare. Children in orphanages that are managed have great potential, but are often constrained by problems of limited access to infrastructure, capital, and lack of understanding in utilizing information technology. The Mandiri International Service Program through the application of the 4MW method is predicted to be a solution that can improve the knowledge, skills of reading, writing, counting, reciting the Koran and the entrepreneurial spirit of orphanage children. The main obstacles faced include: lack of time to practice reading and arithmetic, limited access, and resources for training, and high costs for internet use. In addition, social stereotypes and time constraints also hinder the full involvement of orphanage children in the world of education and entrepreneurial spirit. The Center for Gender and Child Studies (PSGA) of the University of North Sumatra (USI) together with the Center for Women and Gender Research (Kanita) of Universiti Sain Malaysia (USM) created an Independent International Service program with the Rumah Kesayangan Orphanage in Penang, Malaysia through the 4MW Program. This community service program aims to provide training and assistance so that the children of the orphanage understand and are more proficient in reading, writing, counting, reciting the Koran and entrepreneurship. Built up of 4MW concept will open up new opportunities in understanding in the field of education. This program supports efforts to empower children of the orphanage in the fields of education and economy, fostering an early entrepreneurial spirit for children of the orphanage. Keywords: orphanage children; 4MW; USM; USU; international service
EFEKTIFITAS PROGRAM PENGASUHAN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN DASAR ANAK BALITA DI UPTD PELAYANAN SOSIAL ANAK BALITA MEDAN Rina br Manik; Hairani Siregar
Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan Vol 7, No 1 (2026): SOCIAL DEVELOPMENT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jisp.v7i1.26743

Abstract

This research is motivated by the importance of parenting in supporting children's growth and development, particularly in physical, emotional, and cognitive aspects. This study employs a qualitative method with a descriptive approach, using direct observation, in-depth interviews, and documentation as data collection techniques. The research subjects consist of five key informants: the head supervisor, the head of the parenting section, a social service analyst, a social worker, and parents of toddlers. Meanwhile, the research object is the effectiveness of the parenting program in meeting the basic needs of the children under care. The results indicate that the care program at UPTD has been fairly effective. Program understanding and target accuracy were well-implemented through training and multidisciplinary assessments. However, implementation was not entirely optimal in terms of timeliness and goal achievement due to limited caregiving staff and insufficient educational facilities. Nevertheless, the program produced tangible positive changes, such as improved nutritional status, emotional stability, social skills, and child independence. Thus, this study affirms that the care program at the UPTD Social Service for Toddlers in Medan has been effective, although improvements in human resources and educational support facilities are still needed to enhance its overall impact.Keywords:  Caregiving Program, Basic Needs of Toddlers, Effectiveness, UPTD Child Social Service
Benefits and Effectiveness of the KIP Lecture Program for Recipient Students in Accessing Education at Higher Education Neysa Aulia; Ruth Evelonia Hariani Siburian; Zayna Hayani; Hairani Siregar
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.1932

Abstract

KIP-College is one of the Social Security programs that serves to help students who want to enter college by providing academic assistance. This program meets the living needs of students, especially for those who have a poor economic background or lack of resources to enter college. The purpose of the KIP-Kuliah program is to address the problem of poverty in the community by providing assistance to underprivileged students to attend college, meet their living needs during college, and prosper from educational and economic deprivation. To carry out this KIP-College program, a qualitative approach is used, which includes the process of observation, interviews, and documentation sessions as concrete evidence. This shows that although the KIP-College program is not well-targeted, it has met the needs of educationally and financially disadvantaged students to attend university.
Analisis Strategi Promosi Jasa Raharja Perwakilan Medan terhadap Masyarakat Medan Muhammad Ammar; Johanes Hia; Abella Manurung; Hairani Siregar
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.1940

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tentang keefektifan strategi promosi dari Jasa Raharja Perwakilan Medan terhadap Masyarakat Medan. Masih banyak masyarakat di Medan yang belum mengetahui peran Jasa Raharja sebagai jaminan sosial. Melihat banyaknya kecelakaan yang terjadi di Medan, maka masyarakat harus mengetahui hak-hak mereka sebagai pengguna jalan. Masyarakat juga harus mengetahui mengenai prosedur klaim sebagai bentuk antisipasi apabila terjadi insiden kecelakaan. Oleh karena itu, Jasa Raharja Perwakilan Medan melakukan beberapa strategi promosi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai Jasaraharja. Beberapa strategi promosi yang dilakukan, antara lain Jasa Raharja mengajar, Gebyar keselamatan 2024, dan Kampanye digital Jasaraharja. Namun, strategi promosi yang dijalankan oleh Jasa Raharja perwakilan Medan dinilai kurang efektif. Beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menguatkan strategi promosi dari Jasa Raharja Perwakilan Medan, yaitu Pendekatan komunikasi dua arah, Penggunaan citra perusahaan melalui kampanye publik, memahami target pasar dengan analitik data, meningkatkan kehadiran digital dan interaksi melalui media sosial, memperkuat jaringan kemitraan lokal dan komunitas bisnis
Adaptasi Psikososial Anak Pasca Perceraian Orang Tua: Studi tentang Persepsi Remaja Terhadap Kehidupan Keluarga Miftahul Jannah; Melda Nadia Simanjuntak; Melanie Paskah Cristin Br Simamora; Keyzia Raysha Putri; Aina Zahra; Hairani Siregar
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.691

Abstract

Perceraian orang tua merupakan pemicu utama terjadinya disorganisasi struktural dalam lembaga keluarga yang berdampak signifikan pada fase transisi perkembangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika adaptasi sosio psikologis remaja yang mengalami perceraian orang tua secara langsung, sekaligus mengkomparasikan temuan tersebut dengan persepsi serta dekonstruksi stigma "anak broken home" dari sudut pandang remaja yang tumbuh dalam keluarga utuh. Menggunakan pendekatan metode kuantitatif, data dikumpulkan dari 51 responden remaja di Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian memicu disfungsi struktural domestik akut berupa ketimpangan pola asuh dan penurunan stabilitas ekonomi. Kondisi ini mereorientasi kesadaran subjektif remaja hingga membentuk krisis kepercayaan (trust issue) jangka panjang terhadap institusi pernikahan akibat internalisasi pengalaman masa lalu yang traumatis. Kendati demikian, integrasi sosial remaja tetap terjaga melalui optimalisasi jaringan sosialisasi sekunder (teman sebaya dan figur ibu tunggal) sebagai instrumen resiliensi eksternal. Dari aspek komparatif, remaja keluarga utuh secara aktif melakukan dekonstruksi terhadap stigma tradisional masyarakat dengan menolak pelabelan negatif tersebut melalui rasionalitas empati inklusif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan layanan bimbingan konseling di institusi pendidikan serta penerapan sistem pengasuhan bersama (co-parenting) untuk meminimalkan dampak disorganisasi personal pada remaja.
Co-Authors Abella Manurung Adinda, Salwa Affandi, Ade Zul Aina Zahra Akbar, Rizky Ameilia Zuliyanti Siregar Ammar , Muhammad Angelina, Yosia Sere Bengkel, Bengkel Berlianti Berlianti Berlianti Berlianti Dalimunthe, Ritha F. Dina Khatrin Hasibuan Elviana Safitri Enjelina Panjaitan, Juwita Erga Dwo Winatra Eva Syahfitri Nasution, Eva Syahfitri Gaby Octavia Ginting, Esekiel Pranata Ginting, Haikal Primsa Ginting, Trifosa Irena Gultom, Dwi Putra Septuagesi Gultom, Lois Enjelina Haratua Aritonang Hia, Johanes Johanes Hia Joy Nicholas Matthew Sigalingging Kaloko, Nurazizah Karo-Karo, Andrew Winpray Keyzia Raysha Putri Kirye Elisye Marsaulina Sihombing M.Rafli Muhajir Maharani, Nadya Puan Malau, Sanreza Pallevi Manurung , Abella Melanie Paskah Cristin Br Simamora Melda Nadia Simanjuntak Meutia Nauly Miftahul Jannah Mohd Faiz Fansuri bin Mohd Affandy Muhammad Ammar Muhammad Farhan Shidqi Tanjung Muhammad Farid Anbar Muhammad Iffat Rozaan Neysa Aulia Nicholas Endra Sirait Noor Faizah Anak Abu Hassan Nur. R, Siti Hazzah Oktarin, Egidya Pujiati Pujiati Purba, Geby Claudia Purba, Rami Santia Rangkuti, Muhammad Aqsha Rhut Dear Dwigita Rina Br Manik Ritha F Dalimunthe Ritha F. Dalimunthe Ritonga, Fajar Utama Rizki Saputra Ruth Evelonia Hariani Siburian S, Sintia Sabila, Nazwa Sadiah Muayyadah Sahara, Lisna Saidatulakmal Binti Mohd Santa Claudiya Novita Simanjuntak Sembiring, Gita Sihaloho, Cintya Sihombing, Gresia Amelia Simson Simanjuntak Sinulingga, Eldinda Faridzi Rachmayani Siregar, Indah Permatasari Sovia Fardila SSami Hadisti Br Perangin Angin Suafisa, Haydi suhairani lusri lubis Supsiloani Syahfitri Nasution Syarifah Syarifah Todo Anugrah Simbolon Utama Ritonga, Fajar Utama, Fajar Wasti Tarigan Yulia Ramadani Zayna Hayani Zebua, Okphilip