Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Website Pembelajaran Interaktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika Kelas XI SMK Negeri 7 Surabaya Muhammad Faris Arianshah; L. Endah Cahya Ningrum; Meini Sondang Sumbawati; Ali Nur Fathoni
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11429

Abstract

Pembelajaran pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan media pembelajaran yang interaktif, rendahnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran, serta hasil belajar yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan website pembelajaran interaktif menggunakan model ADDIE serta menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika kelas XI Teknik Audio Video di SMK Negeri 7 Surabaya. Subjek penelitian terdiri atas 62 peserta didik yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket respons peserta didik, tes hasil belajar, jobsheet, dan lembar observasi afektif, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Wilcoxon Signed-Rank Test, Mann-Whitney U Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website pembelajaran interaktif memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan validitas media 93,6%, materi 92,7%, angket respons 95,0%, pre-test dan post-test 97,5%, serta jobsheet dan lembar observasi afektif masing-masing 92,0%. Tingkat kepraktisan mencapai 85,2% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji Mann-Whitney U Test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada ranah kognitif (p=0,033) dan psikomotorik (p=0,034), sedangkan pada ranah afektif tidak ditemukan perbedaan signifikan (p=0,377). Hasil belajar kognitif juga mengalami peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 71,13 (kategori tinggi). Dengan demikian, website pembelajaran interaktif yang dikembangkan dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika
Pengaruh Kreativitas Terhadap Hasil Belajar Siswa Melalui LMS Berbasis Visual Spasial Abdul Hakim Afrizal; Fendi Achmad; Rina Harimurti; L. Endah Cahya Ningrum; Meini Sondang Sumbawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11661

Abstract

Pembelajaran pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Elektronika di SMKN 3 Surabaya masih menghadapi kendala dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, khususnya pada materi yang memerlukan kemampuan memahami representasi visual rangkaian elektronika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan Learning Management System (LMS) berbasis visual spasial, mengetahui respons peserta didik terhadap penggunaannya, menganalisis peningkatan hasil belajar setelah implementasi LMS, serta mengkaji pengaruh kreativitas terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Research and Development (R&D) melalui model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, penyebaran, dan pemeliharaan. Subjek penelitian terdiri atas 55 peserta didik kelas X Teknik Audio Video SMKN 3 Surabaya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi ahli materi, ahli media, validasi instrumen, angket respons peserta didik, angket kreativitas, serta tes pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, uji Wilcoxon Signed-Rank Test, uji N-Gain, uji linearitas, dan analisis regresi nonlinier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS berbasis visual spasial memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli. Respons peserta didik terhadap penggunaan LMS memperoleh persentase sebesar 74,4% dengan kategori setuju. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,001), sedangkan nilai rata-rata N-Gain sebesar 13,45% berada pada kategori rendah. Analisis regresi nonlinier menunjukkan bahwa kreativitas memberikan kontribusi yang relatif kecil terhadap hasil belajar. Dengan demikian, LMS berbasis visual spasial dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran dan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik meskipun peningkatannya masih berada pada kategori rendah.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbassis E-Learning Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen untuk Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Madiun Vinanda U’un Ayuningtyas; Munoto Munoto; Meini Sondang Sumbawati
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.15 KB) | DOI: 10.25273/jupiter.v2i1.1737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1)  membuat e-learning yang memenuhi syarat layak atau valid sebagai media pembelajaran pada mata kuliah sistem informasi manajemen di Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Madiun, 2) mengetahui hasil belajar mahasiswa yang lebih baik antara yang menggunakan media pembelajaran e-learning dengan yang menggunakan media pembelajaran powerpoint pada mata kuliah sistem informasi manajemen di Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Madiun, 3) mengetahui respon mahasiswa terhadap media pembelajaran e-learning pada mata kuliah sistem informasi manajemen, 4) mendeskripsikan keterlaksanaan media pembelajaran e-learning yang dikembangkan di Akademi Komunitas Negeri Kabupaten Madiun. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D. Untuk ujicoba produk menggunakan intact group comparison yaitu membandingkan dua kelompok terdiri dari pembelajaran menggunakan media e-learning dan media powerpoint. Kedua kelompok diberi posttest pada akhir proses pembelajaran. Dalam penelitian ini diperoleh data hasil validasi media e-learning untuk aspek isi dikategorikan sangat valid dengan rata-rata hasil rating 85%, aspek tampilan dikategorikan sangat valid dengan rata-rata hasil rating 84% dan aspek bahasa dikategorikan valid dengan rata-rata hasil rating 79,3%. Sedangkan untuk tes hasil belajar diperoleh nilai rata-rata 85,5 untuk kelas eksperimen dan 79,5 untuk kelas kontrol. Hasil belajar mahasiswa dari kedua kelompok tersebut kemudian dibandingkan menggunakan uji t. Dari hasil uji t diperoleh dari thitung sebesar 3,747 sedangkan nilai ttabel dengan membandingkan kedua nilai thitung dan ttabel diketahui bahwa thitung>ttabel. Mengacu pada nilai thitung dan ttabel maka pengambilan keputusan hipotesis adalah terima H1 yaitu hasil belajar mahasiswa yang menggunakan media e-learning lebih tinggi daripada hasil belajar mahasiswa yang menggunakan media powerpoint. Hasil respon mahasiswa terhadap media e-learning rata-rata 3,396 dan dikategorikan sangat baik maka media e-learning layak digunakan dalam proses pembelajaran
Pengaruh Minat Belajar dan Literasi Digital Terhadap Kompetensi Praktik Manajemen Server Siswa TKJ Nurul Auliya’il Husna; Yeni Anistyasari; Meini Sondang Sumbawati
Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya Vol. 9 No. 2 (2025): December
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/ccj.v9i2.1229

Abstract

This study aims to analyze the effect of learning interest and digital literacy on server management practical competence of students in the Computer and Network Engineering (TKJ) program at public and private vocational high schools. The research employed a quantitative approach with an ex post facto design. The population consisted of 120 twelfth-grade TKJ students from one public and one private vocational school in Lamongan Regency, with total sampling used as the sampling technique. Data were collected using Likert-scale questionnaires to measure learning interest and digital literacy, as well as practical tests supported by assessment rubrics to evaluate server management competence. Multiple linear regression analysis was applied after meeting the prerequisite tests. The results revealed that learning interest had a significant effect on server management practical competence, with a t-value of 8.033 and a significance level of 0.000. Digital literacy also showed a significant effect, with a t-value of 4.733 and a significance level of 0.000. Simultaneously, learning interest and digital literacy significantly affected server management practical competence, indicated by an F-value of 45.913 and a significance level of 0.000. The coefficient of determination (R²) was 0.440, indicating that 44% of the variance in server management practical competence was explained by learning interest and digital literacy. These findings suggest that improving students’ server management practical competence requires not only technical skills but also strong learning interest and adequate digital literacy.