Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Deteksi Bakteri Gram-Negatif Pada Permukaan Daun Kemangi (Ocimum basilicum) dari Tiga Pasar Tradisional di Bogor: Detection of Gram-Negative Bacteria on the Leaf Surface of Basil (Ocimum basilicum) Collected from Three Traditional Markets in Bogor Getriani, Zerina; Priyanto, Jepri Agung; Budiarti, Sri
Jurnal Sumberdaya Hayati Vol. 9 No. 4 (2023): 2023
Publisher : Departemen Biologi, Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsdh.9.4.138-144

Abstract

Ocimum basilicum or basil is commonly consumed raw by Indonesian. However, it is easily contaminated by pathogenic bacteria. This study aimed to detect Gram-negative bacteria in basil leaves obtained from three traditional markets in Bogor. Isolation and quantification of bacteria using serial dilution showed that the average number of bacteria on the surface of basil leaves was 9.6 × 107 CFU/g. Basil leaves obtained from the second traditional market had the highest number of bacteria of 11.3 × 107 CFU/g. All isolated bacteria have the same morphology namely bacilli, then further purified and characterized physiologically. The nine bacterial isolates obtained were able to grow on the selective-differential media including Salmonella-Shigella agar (SSA), bismuth sulphite agar (BSA), and eosin-methylen blue (EMBA). Gram staining showed that all bacterial isolates were classified as Gram-negative bacteria. The hemolytic ability of bacterial isolates was tested using blood agar base media, three out of nine bacterial isolates were able to produce hemolysin. Molecular identification based on 16S rRNA sequences showed that the bacterial isolates belonged to the Providencia sp., Proteus sp., Pseudomonas sp., and Kluyvera sp.
Integrasi Teknologi Digital Dalam Perencanaan Pendidikan Islam Menuju Pembelajaran Yang Adaptif Dan Transformatif Oktavia, Wiwik; Budiarti, Sri; Asmendri, Asmendri; Sari, Mila
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 5 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/d3hw9j48

Abstract

Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) telah menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan keagamaan. Perkembangan Teknologi yang cepat telah mengubah cara berintegrasi dan cara belajar dalam dunia pendidikan. Sistem pendidikan Islam sering kali masih bersifat konvensional, berorientasi pada hafalan, dan kurang adaptif terhadap perubahan. Kebutuhan untuk mengadaptasi pembelajaran PAI dengan pendekatan digital menjadi semakin mendesak, khususnya bagi peserta didik yang akrab dengan perangkat teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menggali mengani integrasi teknologi digital dalam perencanaan Pendidikan Islam menuju pembelajaran yang adabtif dan transformatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi Pustaka. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur ilmiah dan dokumen pendidikan, serta observasi terhadap praktik penggunaan teknologi dalam pembelajaran PAI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi digital mampu memperluas akses terhadap sumber belajar, menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, dan meningkatkan keterampilan digital siswa. Di sisi lain, muncul tantangan berupa potensi penyalahgunaan perangkat oleh siswa yang kurang terkontrol. Hasil ini menegaskan pentingnya strategi pedagogis yang tepat dan peran aktif guru serta orang tua dalam memastikan integrasi teknologi berlangsung secara produktif dan mendukung pencapaian tujuan pembelajaran PAI menuju pembelajaran yang adabtif dan transformatif.
Fungsi-Fungsi Perencanaan Pendidikan Dalam Perspektif Manajemen Pendidikan Islam: Kajian Literatur Fahrurroji; Saputri, Sindi; Niza, Yesita Roza; Reflinda; Budiarti, Sri; Demina
Jurnal Pendidikan Nasional Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 No 1 Tahun 2025 (In Progress)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55249/jpn.v5i1.159

Abstract

Artikel ini membahas fungsi-fungsi perencanaan pendidikan dengan pendekatan kajian literatur dari perspektif manajemen pendidikan Islam. Perencanaan pendidikan merupakan fondasi utama dalam manajemen pendidikan karena berfungsi memberikan arah, pedoman, serta kontrol terhadap penyelenggaraan pendidikan agar berjalan efektif, efisien, dan berorientasi pada pencapaian tujuan. Melalui analisis literatur, artikel ini menemukan bahwa perencanaan pendidikan memiliki fungsi strategis dalam memprediksi kebutuhan masa depan, menetapkan tujuan, menyusun program, mengalokasikan sumber daya, serta mengendalikan jalannya pelaksanaan pendidikan. Dalam perspektif Islam, perencanaan tidak hanya berorientasi pada efisiensi teknis, tetapi juga pada nilai spiritual, moral, dan kemaslahatan umat. Kajian ini menegaskan pentingnya perencanaan sebagai instrumen utama dalam transformasi dan peningkatan mutu pendidikan, terutama pada lembaga pendidikan Islam yang menghadapi dinamika sosial dan perkembangan teknologi.
Phenotypic and Genotypic Characterization of Bacteria from Diabetic Ulcers: Insights into Resistance and Biofilm Formation Ernawati, Andi; Rusmana, Iman; Wahyudi, Aris Tri; Murtini, Sri; Budiarti, Sri
Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Articles in Press
Publisher : Pandawa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47352/jmans.2774-3047.348

Abstract

Diabetic ulcers are prone to colonization by multidrug-resistant bacteria, complicating treatment and recovery. Therefore, understanding the microbial profile and resistance mechanisms is essential for effective clinical management. This study isolated and characterized bacteria from diabetic ulcer patients in West Java, Indonesia. Identification was performed using the selective differential medium test and 16S rRNA sequencing. Antibiotic susceptibility was assessed via the disc diffusion method, and biofilm formation was evaluated using crystal violet staining. PCR amplification targeted blaTEM and sul1 resistance genes. A total of 15 bacterial isolates were identified, predominantly Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa. Six isolates exhibited a multiple antibiotic resistance (MAR) index >0.4 and demonstrated biofilm-forming capacity. The PCR result confirmed the presence of blaTEM and sul1 genes in three isolates. The findings highlight the prevalence of multidrug-resistant, biofilm-forming bacteria in diabetic ulcers, underscoring the need for targeted antimicrobial strategies and resistance monitoring.
Penilaian Kualitas Air Sungai Kapuas dan Risiko Kesehatan Masyarakat yang Terkait dengan Praktik Higiene dan Sanitasi Masyarakat Wahyudi, Reza; M. Fauzi, Anis; Budiarti, Sri; Pertiwi, Setyo; Sintawardhani, Neni
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 16 No 2 (2026): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.16.2.201

Abstract

The Kapuas River is the main source of water for the community in Sanggau Regency, West Kalimantan; however, increasing anthropogenic pressure has raised concerns about water quality and public health risks. This study integrated the Exceedance Ratio (ER), Pollution Index (PI), and Quantitative Microbiological Risk Assessment (QMRA) to evaluate surface water quality from 2021to 2023 at four monitoring locations. Based on Class I standards, parameters that did not meet standards included iron (Fe) (ER = 4.00; 82% exceeded the limit), COD (ER = 2.37; 91%), BOD (ER = 2.10; 81%), and fecal coliforms (ER = 2.50; 82%). The PI values ranged from 2.16 to 5.07, classifying the rivers as lightly to moderately polluted, with a significant increase in 2023 (mean PI = 3.75 ± 0.82; p = 0.015). Although the Class II standards were nearly met, the QMRA indicated that the annual infection risk exceeded the WHO threshold (10⁻⁴ per person per year) at all locations. The exceedance factor (EF) in 2021–2022 ranged from 2.9–4.5 (adults) and 7.7–12 (children), increasing sharply in 2023 to 120 (adults) and 310 (children) at the water quality monitoring sites. These findings reveal a critical gap between regulation and health, highlighting the urgent need to strengthen sanitation management and health-based monitoring to support sustainable river governance and achieve Sustainable Development Goal (SDG) 6.
Supervisi Pendidikan Dalam Perspektif Islam: Integrasi Akhlak, Profesionalisme dan Peningkatan Mutu Pembelajaran Budiarti, Sri; Jamilus, Jamilus
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1142

Abstract

Supervisi pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalisme pendidik. Dalam konteks Islam, supervisi tidak hanya dipahami sebagai proses pengawasan teknis, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral dan spiritual untuk menumbuhkan akhlak, amanah, dan ihsan dalam praktik pendidikan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis konsep supervisi pendidikan dari perspektif Islam dengan menautkan nilai-nilai akhlak, profesionalisme, dan mutu pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis dan filosofis Islam, yang menelaah sumber-sumber primer seperti Al-Qur’an, Hadis, serta literatur pendidikan Islam dan modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi dalam Islam berorientasi pada pembinaan yang bersifat humanis, partisipatif, dan berkeadaban, dengan tujuan utama memperbaiki proses belajar-mengajar secara menyeluruh. Supervisi yang dilandasi nilai-nilai akhlak dan profesionalisme Islami dapat menciptakan suasana pendidikan yang bermakna, beretika, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran secara holistik. Dengan demikian, supervisi Islami menjadi instrumen penting untuk mewujudkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter spiritual dan berakhlakul karimah