Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI METODE MODIFIKASI ICOLD UNTUK PENILAIAN KELAS RESIKO BENDUNGAN TAPIN Rosmita Annisa; Ignatius Sriyana; Sri Sangkawati
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol 26, No 2 (2021): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v26i2.3125

Abstract

The risk assessment of the dam is carried out to estimate the hazard risk of the dam. Risk assessment on dams that have been built and in operation aims to determine the priority of repair and rehabilitation work to improve safety based on the risks that exist in the dam. Research on the risk class assessment of Tapin Dam using the modified ICOLD method includes calculating the risk value on various factors considered, namely the technical physical condition of the dam and related to the implementation of dam safety. The parameters of each factor were obtained from the results of field inspections and technical documents related to the Tapin Dam. Based on the results of the risk assessment, Tapin Dam is classified as a dam with a high risk class. Monitoring the behavior of the dam, regular inspections and post-earthquake conditions, performing routine and periodic maintenance, as well as updating and socializing the RTD are actions that the Tapin dam administrator can take to manage long-term risks that can occur.
Aplikasi Gas Buang Untuk Pengeringan Produk Pertanian Seno Darmanto; Sriyana Sriyana; Eko Julianto Sasono
Eksergi Vol 14, No 1 (2018): JANUARI 2018
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.496 KB) | DOI: 10.32497/eksergi.v14i1.1134

Abstract

Rancang bangun peralatan pengering dengan kalor gas buang pada dasarnya terdiri dari 4 (empat) bagian utama yakni ruang pengering dan rak, ruang penampung gas buang, ducting penukar kalor dan cerobong gas buang. Pembangkitan energi dalam bentuk kalor dibangkitkan dari gas buang mesin diesel dengan spesifikasi berturut-turut adalah 4 HP, 6 HP, 8. Uji unjuk kerja mesin pengering dengan mengaplikasikan kalor gas buang dari mesin diesel 6 HP dan 8 HP menghasilkan capaian temperatur kerja di ruang pengering relatif rendah yakni di bawah 40oC. Selanjutnya aplikasi kalor gas buang dari mesin diesel dengan ouput daya 10 HP mampu menghasilkan pencapaian temperatur kerja di atas 40oC. Uji unjuk kerja mesin pengering dengan mengaplikasikan kalor gas buang dari mesin diesel 18 HP dapat menghasilkan capaian temperatur kerja di ruang pengering mencapai ±50 C.Kata kunci: pengeringan, gas buang, temperatur kerja
Kajian Ulang Desain Hidrologis Cofferdam Hulu Bendungan Karian terhadap Perubahan Cuaca di DAS Ciberang Vita Ariesta Fitriana; Suripin; Ignatius Sriyana
Siklus : Jurnal Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/siklus.v7i1.4981

Abstract

Proyek Pembangunan Bendungan Karian merupakan salah satu proyek strategis nasional yang dilaksanakan sejak tahun 2015, memiliki tiga fungsi utama yaitu penyediaan air Rumah Tangga, Kota dan Industri (RKI) untuk Provinsi Banten dan DKI Jakarta, suplesi Daerah Irigasi Ciujung dan pengendalian banjir. Daerah Aliran Sungai Ciberang Kabupaten Lebak sebagai lokasi pembangunan Bendungan Karian mengalami bencana banjir bandang pada Januari 2020, akibat dari pengaruh cuaca ekstrim sebagai salah satu penyebabnya (Yahya, 2020). Hal ini mengakibatkan terputusnya jembatan konstruksi pada outlet terowongan pengelak. Pelaksanaan pembangunan Bendungan Karian direncanakan selesai pada tahun 2019 namun masih berlangsung hingga kini, mengacu kepada kajian ulang dokumen desain pada tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ulang desain hidrologis bangunan pengelak/cofferdam hulu Bendungan Karian berdasar data hujan terbaru pada DAS Ciberang. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak HEC-HMS yang memiliki kemampuan untuk melakukan penelusuran banjir pada suatu Daerah Aliran Sungai (DAS). Hasil analisis terjadi peningkatan curah hujan rencana pada DAS Ciberang untuk kala ulang 25 tahun dari 180 mm/hari menjadi 210 mm/hari, dan debit banjir rencana dari 664 m3/detik menjadi 793.2 m3/detik, berturut-turut berdasar data periode 1982-2015 dan periode 1982-2019. Semua perubahan data tersebut masih sesuai dengan banjir desain yang digunakan pada desain cofferdam hulu Bendungan Karian Tahun 2015 Sehingga secara aspek hidrologis cofferdam hulu sebagai bagian pengaman pekerjaan konstruksi timbunan bendungan utama pada Bendungan Karian masih memenuhi kriteria desain awal atau aman walau telah terjadi perbedaan 5 tahun data hujan pada DAS Ciberang.
DIFRAKSI GELOMBANG MELALUI BREAKWATER AMBANG RENDAH HALF CYLINDER Nastain Nastain; Suripin Suripin; Nur Yuwono; Ignatius Sriyana
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 20, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2021.v20i2.5053

Abstract

Gelombang datang akan mengalami difraksi saat melewati sebuah struktur yang relatif besar. Gelombang difraksi akibat breakwater ambang rendah half cylinder akan dihamburkan secara radial arah normalnya berupa gelombang hambur (scatter). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja breakwater ambang rendah half cylinder berdasarkan nilai koefesien hambur (scatter) gelombang (Ks) yang terjadi. Analisis potensial gelombang dilakukan untuk menyelesaikan persamaan pengatur aliran secara analitik menggunakan potensial kecepatan sebagai variabel dasar dengan menerapkan kondisi syarat batas yang ada. Hasil analitik kemudian diverifikasi menggunakan metode numerik. Hasil penelitian menunjukan bahwa koefesien scatter (Ks) breakwater ambang rendah half cylinder akan meningkat jika periode gelombang (T) dan nilai parameter a/h (a = jari-jari half cylinder, h = kedalaman air) bertambah besar.  Nilai koefesien scatter (Ks) akan bernilai maksimum jika nilai ka  2 (k = wave number). Hasil verifikasi menunjukan bahwa metode analitik dan numerik menggunakan potensial kecepatan sebagai variabel dasar mendekati hasil yang sama jika nilai a/h ≤ 0,50.
PENILAIAN RISIKO BENDUNGAN SAGULING DENGAN METODE TRADISIONAL, METODE POHON KEJADIAN DAN METODE MODIFIKASI ICOLD Riksal Firmansyah; Ignatius Sriyana
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol 27, No 1 (2022): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v27i1.3673

Abstract

The role of dam infrastructure must be ensured from management and maintenance through good operational and maintenance provisions as to maintain level of service provision, extend life of productive assets and reduce risk of dam failure. Dam risk assessment can be used to prioritize dams based on risks. Risk assessment consists of risk analysis and risk evaluation. Purpose of this study is to conduct a risk assessment on Saguling Dam using traditional methods, event tree methods and ICOLD modification method to get an overview safety condition Saguling Dam. In conducting risk evaluation for ICOLD modification method, evaluate by comparing value of risk index to risk class. results of the risk identification analysis of this study that risk assessment using traditional method shows that risk of the Saguling Dam is unacceptable because this method does not describe each possibility in detail. Risk assessment using the event tree method shows that the risk of the Saguling Dam is acceptable. Risk assessment using the modified ICOLD method shows that the Saguling Dam belongs to category of Dam with moderate risk.
PREDIKSI LAJU EROSI PADA DAERAH TANGKAPAN AIR BENDUNGAN DENGAN METODE USLE (STUDI KASUS : BENDUNGAN TITAB) Risan Kurnia Ramdhani; Ignatius Sriyana
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol 27, No 1 (2022): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v27i1.3679

Abstract

Erosion is a serious problem in watershed management. The Saba watershed is a water catchment area at the Titab Dam in Buleleng Regency, Bali Province. The existence of the Titab Dam is accompanied by the development of activities of the surrounding community, both tourism, economic and daily activities. Unfortunately, this activity in the future will have a negative impact on the condition of the dam so that it poses a risk. This study aims to determine the amount of sediment inflow with land erosion approach at the Titab Dam using the USLE (Universal Soil Loss Equation) method. Erosion rate prediction was carried out using the USLE method and with the help of ArcGIS 10.8 software. From the results of the analysis, it was found that in the Titab Dam catchment area, only 3 classes were obtained. The results of the calculation of the erosion rate using the USLE method showed that the magnitude of the erosion was 439,962 tons/year or 53.05 tons/ha/year. In addition, the most influential factors on the rate of erosion are the length and slope factors. In addition, land cover is also one of the most influential factors.
INTERPRETASI TEKANAN AIR PORI SEBAGAI DASAR PEMELIHARAAN PIEZOMETER DI BENDUNGAN SERMO Faris Setiawan; Ignatius Sriyana
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol 27, No 1 (2022): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v27i1.3669

Abstract

Pore water pressure readings (piezometer readings) produce data that must be interpreted before being used for further analysis. This process is very influential on the results of the analysis because in the piezometer reading there is the possibility of anomalies due to potential delays or lags or errors in readings. The purpose and objective of this research is to provide an alternative approach to dam safety instrumentation inventory in order to be able to arrange maintenance work properly, effective and efficient, in conditions of limited budget can be used as a standard in making decisions in prioritizing piezometer maintenance. Several piezometer data processing methods can use techniques, including : interpretation of pore water pressure patterns; correlation simulation of pore pressure values and flow line plots. The results of the research on the piezometer at the Sermo Dam can be distinguished between conditions that have good pore water pressure readings and the opposite condition, with a ratio of 71,43% and 28,57%.
PENGUJIAN MODEL FISIK TERHADAP KARAKTERISTIK HIDRAULIK AKIBAT PEMASANGAN GROUNDSILL PADA SALURAN PEMBAWA BANGUNAN PELIMPAH BENDUNGAN PIDEKSO Krisna Sulistya; Indrawan Indrawan; Ignatius Sriyana
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol 27, No 1 (2022): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v27i1.3670

Abstract

Pidekso Dam is located in Pidekso Village, Wonogiri Regency, Central Java Province. The Pidekso Dam Spillway Building mode test was carried out to verify any deficiencies or design errors that might occur. One of the scope works in spillway model is a carrier channel downstream of the spillway which is 360 m long. To overcome the scour that occurs in the carrier channel downstream of the spillway, in the 4th series test, a groundsill structure was installed as a basic stabilizer for the carrier channel. The method is used in modelling include physical modelling, drainage testing, and observation of water flow and scouring that occurs at the bottom of the channel. The carrier channel groove model and the groundsill structure are made with a 1:40 scale both upright and flat (without distortion). The model test shows that the water flow in the carrier channel upstream of the groundsill is even and uniform with the bottom material of the channel not moving. At the bottom of the channel on the outer side of the bend which is assumed to be granular material, it is scoured to a depth of 2.68 m on the Z9 profile. This profile needs to be protected by rip-rap of concrete blocks, unless the base of the existing channel is a hard bedrock.
PENILAIAN RISIKO KEGAGALAN BENDUNGAN KEDUNGOMBO SEBAGAI DASAR PRIORITAS PEMELIHARAAN BENDUNGAN Rais Buldan; Suharyanto Suharyanto; Sriyana Sriyana
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil VOLUME 4, NOMOR 3, AGUSTUS 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.12616

Abstract

A dams must always be maintained for their performance, function, and safety, so it is necessary to carry out various maintenance, repairs, and rehabilitation on dams that have been built and operating. Priority systems for the implementation of repair and rehabilitation of dams can be arranged based on the status of safety hazards or the level of risk of failure due to natural disasters or other consequences. Based on this, it is necessary to carry out an assessment of the dam to estimate the magnitude of the risk to the dam. According to the Risk Analysis Guidelines, the estimation of the probability of failure can be done using two methods, namely the traditional method and the event tree method. Based on the results of assessment analysis, the risk probability of the Kedungombo Dam with the traditional method and the event tree method is 4,010 x 10-1 and 1,548 x 10-3 where the acceptable limit conditions for the existing dam are a maximum of 1,000 x 10-5. The risk probability value of the Kedungombo Dam does not meet the requirements of an acceptable risk value. Therefore, it is necessary to recommend risk reduction for the risk assessment results. ABSTRAKBendungan harus selalu dijaga kinerja operasi, fungsi, dan keamanannya, sehingga perlu dilakukan berbagai kegiatan pemeliharaan, perbaikan, dan rehabilitasi pada bendungan yang sudah terbangun dan beroperasi. Sistem prioritas pada pelaksanaan kegiatan perbaikan dan rehabilitasi pada bendungan dapat disusun berdasarkan status bahaya bendungan dari segi keamanan atau besarnya risiko terhadap kegagalan bendungan akibat bencana alam maupun akibat lain. Berdasarkan hal tersebut, maka perlu dilakukan penilaian risiko pada bendungan untuk memperkirakan besarnya risiko bahaya pada bendungan. Berdasarkan Pedoman Analisis Risiko, perkiraan probabilitas kegagalan dapat dilakukan dengan dua metode yaitu metode tradisional dan metode pohon kejadian (event tree). Berdasarkan hasil analisis penilaian risiko, probabilitas risiko Bendungan Kedungombo metode tradisional dan metode pohon kejadian sebesar 4,010 x 10-1 dan 1,548 x 10-3 dimana syarat batas yang dapat diterima untuk bendungan eksisting maksimum 1,000 x 10-5. Nilai probabilitas risiko Bendungan Kedungombo tidak memenihi syarat nilai risiko yang dapat diterima. Dengan demikian, diperlukan rekomendasi tindakan pengurangan risiko untuk risiko hasil penilaian tersebut. 
Optimasi Operasi Danau Rawa Pening dengan Program Dinamik untuk Pemanfaatan Sumber Daya Air yang Optimal Dyah Ari Wulandari; Sriyana Sriyana; Salamun Salamun; Dwi Kurniani; Albert N. Tristanto; Zelly Rinaldi; Reza Kandriani; Anisa R. Rahardiyanti
TEKNIK Vol 42, No. 3 (2021): December 2021
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v42i3.33765

Abstract

Danau Rawa Pening merupakan waduk alami yang mempunyai fungsi untuk melayani kebutuhan air irigasi, air baku air minum, PLTA, perikanan, pariwisata, serta pemeliharaan Sungai Tuntang. Berkurangnya kapasitas tampungan Rawa Pening akibat sedimentasi menyebabkan berkurangnya fungsi pelayanan Rawa Pening. Mengingat pentingnya fungsi Danau Rawa Pening dimana kinerja operasi waduk eksistingnya hanya mempunyai keandalan sebesar 60 % maka diperlukan analisis pengoperasian waduk untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya air yang tersedia. Operasi waduk merupakan aturan untuk memanfaatkan sumber daya waduk berdasarkan pertimbangan sumber daya yang tersedia dan kebutuhan yang diperlukan dalam pengoperasian yang optimum berdasarkan hasil analisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pedoman pengoperasian waduk guna peningkatan pemanfaatan potensi sumber daya yang tersedia. Penelitian dilakukan dengan membuat model optimasi operasi waduk dengan program dinamik. Tahapan analisis yang dilakukan adalah analisis kebutuhan air, analisis inflow waduk, perumusan model optimasi, melakukan optimasi dan menganalisis kinerja waduk hasil optimasi. Berdasarkan hasil analisis didapatkan kurva aturan operasi waduk dengan keandalan 86%.
Co-Authors Akhmad Syarif Albert N. Tristanto Anisa R. Rahardiyanti Apriani, Gradila Arianti, Silvia Arif Haidar Nur Shidqi Ary Wibowo Atmaja, Wahana Riyan Balatif, Mamak Devi, Sihtasari Dwi Kurniani Dyah Ari Wulandari Dyah Ari Wulandari Edo Himawan Effrata, Effrata Eko Julianto Sasono Eko Marsudi Utomo Endrawati Endrawati Eusabinus Bunau Fandy Halim Faris Setiawan Fathan, Robbi Ferry Hermawan Halim, Hamzah Hari Nugroho Haryono Haryono Haryono Putro Husein, Arya Ramadhan Al Ikhsanudin Ikhsanudin Indrawan Indrawan Iskandar, Ismail Istiaji, Muhammad Santang Iwan K. Hadihardaja Iwan Kridasantausa Hadihardaja Iwan Kridasantausa Hadihardaja Januadhistianto, Pradhito Japarussidik, Japarussidik Jati Utomo Dwi H. Jati Utomo Dwi Hatmoko Jatmiko Jatmiko Joetata Hadihardaja Joetata Hadihardaja K.D. Rahan, Trisna Cica Karim, Muhammad Said Karya, Betty Kasanang, Kilat Khaidir, Trifad Mochammad Kresno Wikan Sadono Krisna Sulistya Kurniawan, Pedi Lailani Indrayanti, Asro' M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . Marrisa , Novaria Martadinata, Roby Mochamad Agung Wibowo Muhammad Donny Kusumo N. MUHAMMAD REZA FAHLEVI KHALAWI Mushafa Fahmi Muslichah Erma Widiana Nastain Nur Yuwono Nyanakaruno, Kabri Pebrira, Hazel Pranoto Samto Atmodjo Pujono, Pujono Putra, Mirza Rahman Hakim Ardiansyah Rais Buldan Reza Kandriani Riksal Firmansyah Risan Kurnia Ramdhani Rosmita Annisa S. Suripin Sakawana, Sakawana Salamun Salamun Salamun Salamun Sarwoko Sarwoko Seno Darmanto Seno Darmanto Seno Darmanto Siswati, Muji Sri Sangkawati Sri Sangkawati Sachro Suharyanto Suharyanto Suprapti, Wiwik Suprapto, Rachdian Eko Syafrudin Syafrudin Syarif Saddam Rivanie Tristanto, Albert Nico Ugang, Yandi Vita Ariesta Fitriana Winaktoe, Wied Wiwoho Wurdianto, Kukuh Yustha, Yulia Yusuf Umardani Zelly Rinaldi Zelly Rinaldi, Zelly