Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Evaluasi Penerapan Gerakan Literasi Sekolah dalam Meningkatkan Prestasi Belajar PAI Siswa SMK N 2 Magelang Masa Pandemi Covid-19 Suci, Rizqia; Tohirin, M; Subur, Subur
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.12275

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan sebuah program yang dicanangkan oleh Kementrian Pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan mendeskripsikan bagaimana penerapan program Gerakan Literasi Sekolah pada mata pelajaran PAI masa pandemi covid-19 di SMK N 2 Magelang , berbagai faktor yang mendukung, menghambat dalam kegiatan tersebut, serta solusi penyelesaiannya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan melalui triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Informan dalam penelitian ini berjumlah 16 orang yang terdiri atas kepala sekolah, pustakawan, 2 guru PAI, dan 12 siswa. Hasil penelitian (1) Menunjukkan bahwa Gerakan Literasi Sekolah di SMK N 2 Magelang pada mata pelajaran PAI masa pandemi covid-19 umumnya sudah diterapkan sesuai dengan pedoman buku panduan GLS tingkat SMA/K. pelaksanaan tersebut diantaranya: (a) pada tahap pembiasaan, kegiatan membaca 15 menit, melafalkan asmaul husna dan melafalkan ayat Al-Qur’an sesuai KD tetap dilaksanakan secara daring, (b) pada tahap pengembangan, siswa ditugaskan untuk meresume buku PAI atau Ayat Al-Qur’an, (c) pada tahap pembelajaran, siswa diminta mengumpulkan lembar PPLS sebagai bentuk tanggungjawab terhadap buku bacaan yang telah dibaca. (2) Faktor pendukung evaluasi gerakan literasi ini adalah dengan adanya aplikasi pasinaon program orientasi perpustakaan, MUKU atau menu usulan buku, reward dan dukungan penuh dari Kepala Sekolah, serta kerjasama antara guru dan wali murid dalam pengawasan kegiatan literasi selama pembelajaran jarak jauh di rumah karena pandemi covid -19. Faktor penghambatnya adalah pandemi covid itu sendiri yang menyebabkan perlombaan PAI dibatasi, antusiasme siswa yang belum stabil. (3) Solusi untuk mengatasi hambatan tersebut adalah dengan merencanakan perpus digital yang hanya tinggal menunggu izin realisasi, mendorong semangat siswa untuk tetap berliterasi selama pandemi covid-19, dan melakukan pembiasaan yang bekerja sama dengan wali murid selama pembelajaran daring.
IMPLEMENTATION OF GOVERNMENT DECENTRALIZATION IN REALIZING VILLAGE AUTONOMY BASED ON LAW NUMBER 3 OF 2024 CONCERNING VILLAGES Khasanofa, Auliya; Subur, Subur
NOMOI Law Review Vol 5, No 2 (2024): November Edition
Publisher : NOMOI Law Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/nomoi.v5i2.21747

Abstract

Decentralization policy is a process of government devolution to the people. The implementation of decentralization in realizing village autonomy based on community development and development makes the village government competent. In March 2023, urban poverty data reached 7.29 percent and rural areas 12.22 percent, meaning that to grow village autonomy requires a growth budget. So in Article 9 paragraph (1) of Law No. 19 of 2023 concerning the 2024 State Budget, the TKD costs in 2024 are planned at IDR 85.6 trillion. And paragraph (2) letter f that from the TKD figure, the village fund transfer is 71,000.0 trillion. This study is to explain the role of the government in the decentralization of village autonomy with the presence of Law No. 3 of 2024 concerning Villages, in addition to village funds where the term of office of the village head is increased to eight years. The people who are one of the factors driving economic growth can be competent in terms of effective resource management from development through the village government. The method used in this research is a normative juridical legal research method with the approach used is a qualitative descriptive approach. The results of this discussion, with the birth of the law, have opened up opportunities for villages to manage village finances for priority programs. Village funds issued by the government can be used as village community development and village government socialization of village funds for education, health, and social security. However, in the implementation of village autonomy, the community has not had an active role in its management. Therefore, the village government must be more transparent about village funds and capable of taking an important role for golden Indonesia.
KREASI LILIN DARI LIMBAH JELANTAH: PELATIHAN WIRAUSAHA HIJAU BERBASIS EKONOMI KREATIF DI RA PERMATA PISANGAN CIPUTAT TANGERANG SELATAN Sufyati HS; Tati Handayani; Subur, Subur; Alfida Aziz; Anita Nopiyanti; Nurhafifah Matondang
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 12: Juli 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Candle Creation from Used Cooking Oil Waste training program was conducted at RA Permata Pisangan, Ciputat, South Tangerang, with the aim of introducing the concept of green entrepreneurship based on creative economy to parents of students. The activity involved 20 parents who actively participated in the entire training process, including socialization, hands-on practice in processing used cooking oil, and the creation of environmentally friendly candles. The training aimed to raise awareness of household waste management and to encourage the development of creative business opportunities using materials previously considered as waste. The results indicated that the program successfully improved participants’ knowledge and skills in transforming used cooking oil into economically valuable products. Participants showed high enthusiasm through active engagement during the training and expressed interest in further developing candle products as a potential source of income. This program also inspired participants to implement circular economy principles within their households. Thus, the training contributed not only to environmental pollution reduction but also encouraged community participation in creating sustainable solutions through creative and entrepreneurial approaches
Membangun Masa Depan Gemilang dengan Edukasi Kesadaran Menabung dan Investasi Syariah di RA Permata Tangerang Selatan HS, Sufyati; Handayani, Tati; Yetty, Fitri; Subur, Subur; Wahyudi, Wahyudi; Sumilir, Sumilir; Matondang, Nurhafifah; Sugianto, Sugianto; Isa, Isa
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20162

Abstract

Kesadaran menabung dan berinvestasi syariah secara syariah merupakan fondasi penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga dan pendidikan anak. Namun literasi keuangan syariah di kalangan wali murid dan guru RA masih rendah, sehingga diperlukan edukasi untuk meningkatkan pemahaman mengenai perencanaan keuangan yang halal dan sesuai nilai Islam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman guru serta wali murid RA Permata Tangerang Selatan tentang pentingnya menanamkan nilai-nilai keuangan sejak dini. Metode yang digunakan meliputi pre-test, penyajian materi secara interaktif, diskusi, simulasi praktik, dan post-test. Edukasi dirancang dengan pendekatan partisipatif, menyenangkan, dan kontekstual agar mudah dipahami oleh peserta yang sebagian besar berlatar belakang non-keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap konsep menabung dan investasi syariah, yang tercermin dari peningkatan skor pada post-test dibandingkan pre-test. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang melibatkan partisipasi aktif dapat membentuk dasar literasi keuangan syariah di lingkungan pendidikan anak usia dini, sekaligus mendorong peran keluarga dalam mendampingi anak mengelola keuangan secara Islami. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran finansial yang halal dan berkelanjutan di masyarakat.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Perkembangan Jiwa Remaja subur, subur
Jurnal Tarbiyatuna Vol 7 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi atau peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Kondisi psikologis remaja sedang mengalami goncangan dan konflik-konflik yang mereka sendiri tidak memahaminya. Pada usia remaja pertumbuhan jasmani sangat cepat dan tidak serasi, yang mengakibatkan pertumbuhan meningkat sehingga kejiwaan menjadi goncang, emosi labil, dan peka terhadap rangsangan dari luar sehingga remaja menjadi keras kepala, sukar diatur, mudah tersinggung, sering melawan dan sebagainya. Oleh sebab itu tulisan ini membahas tentang perkembangan jiwa remaja dan bagaimana peran Pendidikan Agama Islam dalam proses mendidik dan membimbing remaja. Tulisan ini ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena tentang kejiwaan remaja serta dampaknya dengan menggunakan metode diskriptif analitis dan untuk menganilisisnya menggunakan content analysis. Ditemukan hasil yang menunjukkan bahwa ada sebuah proses yang harus dilakukan untuk mendidik, membina dan membimbing remaja karena remaja mengalami berbagai macam perkembangan, diantaranya adalah perkembangan fisik, perkembangan inteligensi, perkembangan moral, perkembangan emosi, perkembangan kepribadian, perkembangan sosial, dan perkembangan keberagamaan maka pokok-pokok pendidikan yang harus diberikan kepada seorang remaja sedikitnya harus meliputi pendidikan akidah, pendidikan ibadah, pendidikan akhlak, pendidikan muamalah dan pendidikan kesehatan.
Membentuk Karakter Anak Perspektif Islam: Kajian Dari Aspek Tanggung Jawab Pendidik Subur, Subur
Jurnal Tarbiyatuna Vol 8 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UU Sisdiknas No. 23 Tahun 2003 Tentang Tujuan Pendidikan Nasional dan Perpres No.87 Tahun 2017 terkait pelaksanaan penguatan pendidikan karakter memiliki tujuan untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan berkarakter. Dekadensi dan krisis moral yang sering terjadi adalah sebuah realitas di masyarakat yang disebabkan karena kurangnya internalisasi dari pendidikan karakter. Untuk itu diperlukan pendidikan karakter agar terwujud generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia. Penelitian ini diharapkan menjadi salah satu penguatan karakter yang akan menjawab permasalahan-permasalahan yang mendasar antara lain: bagaimanakah cara membentuk karakter islami pada anak, materi apakah yang akan diajarkan dalam keseharian anak, tanggung jawab apa yang harus dilakukan oleh pendidik, serta sifat-sifat yang harus dimiliki oleh seorang pendidik. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang lebih menekankan kepada kajian dan pemaparan atau disebut sebagai penelitian kualitatif deskriptif. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normativ sosio-historis.Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan analisis penelitian menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: untuk membentuk karakter islami maka ada hal yang paling penting yaitu tanggung jawab pendidik. Diantara tanggung jawab pendidik adalah untuk memberikan pendidikan iman, pendidikan fisik, pendidikan akal, pendidikan kejiwaan, pendidikan sosial, dan pendidikan seksual. Seorang pendidik harus memiliki sifat-sifat terpuji dan seorang pendidik memerlukan metode penyampaian pendidikan yang kondisional bagi peserta didiknya.
Konsep SRA (Sekolah Ramah Anak) Dalam Membentuk Budaya Islami di Sekolah Dasar Subur, Subur; Nugroho, Irham; Nanang Qasim, Muhammad
Jurnal Tarbiyatuna Vol 10 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/tarbiyatuna.v10i2.3120

Abstract

This research is titled Implementation of child friendly schools in realizing school culture in SDN Geger Tegalrejo which aims to find out whether the school has implemented child friendly schools in whole or in part and to find out the school culture which is the result of the implementation of child friendly schools. The method used in this research is descriptive qualitative which will describe how the implementation of child friendly schools in SDN Geger Tegalrejo. Data collection techniques through observation, documentation, interviews and questionnaires. Data analysis method uses descriptive method. The implementation of child friendly schools in SDN Geger Tegalrejo is in accordance with the indicators of child friendly schools and refers to the classification standards of child friendly schools that have been declared by the ministry of education and culture based on the facts contained in the field. even though SDN Geger Tegalrejo has not implemented the child friendly school as a whole, it has carried out most of the child friendly school implementation for its students. Some of the school culture in SDN Geger Tegalrejo has reflected the culture of a child-friendly school, to support and realize child friendly schools.
Evaluation of Kemuhammadiyahan Education Program Based on CIPP Method for Strengthening Muhammadiyah Kader Subur, Subur; Hidayati, Istania Widayati
Jurnal Tarbiyatuna Vol 11 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/tarbiyatuna.v11i2.4058

Abstract

Muhammadiyah is a socio-religious organization that has the most charities organization in Indonesia and even in Southeast Asia. However, the lack of loyalty sense and totality in managing it causes a serious problem that hinders the development of the charity organisation in education, economy, health and society. For this reason, it is necessary to hold a tiered Kader and has a more comprehensive curriculum such as One Year Muhammadiyah Education program. The purpose of this study is to evaluate the implementation of One Year Muhammadiyah Education Program that had been implemented in Magelang and Temanggung. The method used in this research is CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The respondents of this study are program graduates. This research is an evaluative study using a qualitative descriptive method. Collecting data using interview techniques and filling out questionnaire then analyzed by content analysis (content analysis). The results of the CIPP Evaluation study on Muhammadiyah Education can be used as recommendations for improving the implementation of the One Year Muhammadiyah Education Program in the next period.
Strategi Guru Kelas dalam Mengajar Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Paten 1 Magelang Markhati, Erviana Solikhatun; Sari, Kanthi Pamungkas; Subur, Subur
Borobudur Islamic Education Review Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.14988

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam saat ini mengalami banyak kekosongan dikarenakan belum adanya pengangkatan kembali oleh pemerintah. Banyak Sekolah Dasar yang mengalami kekosongan guru Pendidikan Agama Islam salah satunya SDN Paten 1 Magelang. Keberhasilan dalam pembelajaran tentu tidak terlepas dari strategi atau metode apa yang digunakan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru kelas dalam mengajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN Paten 1 Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru kelas I, V dan VI. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru kelas menggunakan strategi pembelajaran Teacher Centered Learning (TCL) yaitu proses pembelajaran satu arah, artinya pembelajaran hanya berpusat pada guru. Sedangkan siswa hanya sebagai objek dalam kegiatan belajar mengajar. Sehingga hal tersebut memiliki dampak positif dan negatif bagi siswa. Dampak positifnya siswa dapat dengan mudah memahami dan menerima materi yang disampaikan oleh guru, dan pengetahuan siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam juga bertambah. Namun dampak negatifnya jika waktu pembelajaran dilaksanakan terlalu lama siswa merasa bosan dan mengantuk karena tidak ada aktifitas lain yang dilakukan selain hanya mendengarkan apa yang disampaikan oleh guru saja sehingga siswa menjadi pasif dan kurang kreatif. 2) Ada faktor penghambat dan pendukung guru kelas dalam mengajar mata pelajaran PAI, faktor penghambatnya dikarenakan siswanya yang terlalu sedikit dan fasilitas sekolah yang masih kurang memadai sehingga menyebabkan guru kelas terbatas dalam penggunaan media pembelajaran untuk menunjang proses pembelajarannya. Sedangkan faktor pendukungnya adalah karena proses pembelajaran untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi tidak terlaksana dengan baik semenjak tidak adanya guru PAI. Sehingga Kepala Sekolah memberikan kepercayaan kepada semua guru kelas bahwa semua guru kelas mampu mengajar mata pelajaran tersebut.
Hubungan Pembiasaan Amal Yaumiyah Terhadap Disiplin Belajar Santri (Studi Pada Santri Muhammadiyah Boarding School Kota Magelang) Windarti, Ayuk; Tohirin, Muhammad; Subur, Subur
Borobudur Islamic Education Review Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bier.15033

Abstract

Disiplin belajar merupakan proses sikap dalam pengendalian diri seseorang dengan tujuan menciptakan suasana belajar yang kondusif dan efektif ditengah kegiatan yang dilaksanakan sebagai tugas dan tanggung jawab santri. Muhammadiyah Boarding School Kota Magelang sebagai lembaga pendidikan Islam berbasis pesantren mendidik santri untuk belajar bertanggung jawab melaksanakan tugas dan kewajibannya melalui pembiasaan-pembiasaan. Pembiasaan ini dikenal dengan metode pembelajaran behavioristik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1). Hubungan antara amal yaumiyah dan disiplin belajar 2). Besar nilai signifikansi amal yaumiyah dengan disiplin belajar. Jenis penelitian ini penelitian survey dengan metode kuantitatif dengan menggunakan uji analisis data Korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan IBM SPSS Statistics 26 for Windows. Adapun hasil dari penelitian ini diperoleh nilai Pearson Correlation 0,420 dan diinterpretasikan dengan nilai koefisien kekuatan hubungan berada pada nilai 0,40”“ 0,599 dan nilai signifikansi yang diperoleh sebesar 0.001. Berdasarkan hipotesis yang dipaparkan dalam penelitian ini maka hasil penelitian yang didapatkan adalah diterimanya Ha bahwa adanya hubungan pembiasaan amal yaumiyah terhadap disiplin belajar santri (Muhammadiyah Boarding School Kota Magelang) sebesar 0.420 dengan kategori sedang dan nilai signifikansi sebesar 0.001.