Claim Missing Document
Check
Articles

Claim Extension of Time and Prolongation Cost Management Using The Last Planner System Method Dwi Aji Wicaksono; Ferry Hermawan; Sukamta Sukamta
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 6 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i6.51273

Abstract

This study addresses the challenges faced by service providers in construction projects, particularly in dealing with changes in work that may affect the project’s timeline and cost. Changes can introduce risks of loss, especially when claims for extension of time (EOT) and additional costs incurred due to prolongation are not properly approved by the Employer. Failure to submit a valid claim for EOT and prolongation costs can result in substantial financial losses for the service provider. The research aims to develop a method for effectively managing these risks by integrating the output of the Last Planner System (LPS) into the administrative support data for claims. This method is used to calculate delay events and create a structured, reliable claim evidence document. The findings suggest that using the LPS framework can help construction managers systematically document and justify delays and cost impacts, thereby improving the likelihood of claim approval. This approach can enhance the efficiency of claims management and reduce financial risks for service providers. The study’s implications highlight the importance of proactive planning and proper documentation in managing construction project risks, emphasizing the need for robust administrative systems to support claims for delays and associated costs.
PERILAKU DEFORMASI PADA BENDUNGAN PIDEKSO Noor Jakirin; Sukamta; Suprapto
Racic : Rab Construction Research Vol. 10 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v10i1.5448

Abstract

Deformation monitoring is carried out during each stage of the dam's lifecycle, including the construction phase, initial reservoir filling, and the post-construction phase. The construction stage is particularly crucial, as rapid structural shifts may occur, which could compromise the dam's stability due to significant soil settlement or displacement. The Pidekso Dam, situated in Giriwoyo District, is a project initiated by the Ministry of Public Works and Housing (PUPR), with its planning process starting in 2015. Reservoir filling began on 14 October 2021. This study utilises a descriptive analysis method based on data from multilayer settlement instrument readings at the Pidekso Dam. The research aims to examine the deformation behaviour observed during the construction phase, as indicated by the instrument readings. Measurements taken between 21 July 2020 and 14 October 2021 at Sta +179.00 revealed a settlement of -3.091 mm during construction. At MS 8, the deformation was found to exceed normal limits.
Penilaian Kinerja Operasi dan Pemeliharaan Menuju Bendungan Serbaguna Wonogiri yang Berkelanjutan Rizki Bangun Setiawan; Suharyanto Suharyanto; Sukamta Sukamta
Jurnal Talenta Sipil Vol 9, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v9i1.1168

Abstract

Gajahmungkur also known as the Wonogiri multipurpose dam, is a long-standing dam in Wonogiri Regency, Central Java Province. After nearly five decades of operation, an evaluation of the dam's operational and maintenance performance is necessary to ensure its continued function. This study aims to analyze the actual condition of the Wonogiri multipurpose dam through a condition index assessment method for each dam component based on primary and secondary data. The assessment process is carried out by determining a condition index value that reflects the level of performance and safety of the dam area. The analysis results show that the Wonogiri multipurpose dam obtained a condition index value of 3, which is included in the moderate damage category. This finding indicates the need for maintenance measures to prevent further damage. Based on the results of observations, dense grass growth, sedimentation, and the need for repairs to the hydromechanical equipment were found. This emphasizes the importance of proper evaluation and repair for optimal and sustainable dam operation. The recommendations from this study are expected to guide more effective and efficient dam management in the future.
Evaluasi Keamanan Bendungan Telaga Tunjung dari Tinjauan Deformasi Vertikal Menggunakan Analisis Data Instrumentasi Patok Geser Muhammad Fadhlurrahman Hazim; Sukamta Sukamta; Suprapto Suprapto
TEKNIK Vol 45, No 1 (2024)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v45i1.59191

Abstract

Bendungan Telaga Tunjung yang terletak di Provinsi Bali yang dibangun pada tahun 2003-2006. Pada tahun 2015 dan 2020 telah dilakukan survey bathimetri akibat jumlah sedimen telah memenuhi tampungan waduk hingga mengurangi umur layan waduk. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi keamanan bendungan yang ditinjau dari deformasi vertikal dari data bacaan alat instrumentasi patok geser. Penelitian ini menggunakan data dari bacaan patok geser yang kemudian dianalisis nilai settlement index dan nilai deviasi yang dibandingkan dengan kriteria penerimaan yaitu 1% dari tinggi bendungan. Penelitian ini memakai data pada tahun 2006, 2007, 2017, dan 2022. Hasil dari penelitian ini pada tahun 2017 menunjukan di daerah lereng hulu main dam dalam kondisi yang kurang aman karena nilai deviasi melebihi 1% dan nilai settlement index di atas 0,02, namun kondisi terakhir pada tahun 2022 deformasi vertikal bendungan dalam kondisi aman karena semua nilai deviasinya masih di bawah 1% dan nilai settlement index di bawah 0,02.
Optimasi Distribusi Lubang Pada Balok Baja Kastela Windu Partono; Sukamta Sukamta; Siti Hardiyati; Listiyono Budi
TEKNIK Vol 39, No 1 (2018)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.574 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v39i1.12234

Abstract

Balok baja kastela adalah profil baja yang dikembangkan dari profil I yang dipotong bagian badan dan disambung lagi sedemikian rupa sehingga membentuk lubang pada bagian badan.  Bentuk lubang profil balok baja kastela pada umumnya adalah persegi enam (heksagonal). Pembuatan balok baja kastela perlu memperhatikan jarak antar lubang agar balok mempunyai kemampuan menahan beban tertinggi. Tulisan ini menyajikan hasil penelitian untuk menentukan jarak antar lubang yang optimum pada balok baja kastela dengan mempertimbangkan distribusi tegangan, deformasi, dan kelelehan pada balok tersebut. Penelitian diawali dengan perhitungan menggunakan metode Elemen Elemen Hingga (Finite Element Method /FEM) kemudian dilanjut dengan pengujian di laboratorium. FEM dilakukan untuk menentukan ukuran dan jarak antar lubang optimum pada balok kastela. Variasi sudut bukaan lubang dilakukan antara 45o sampai 70o. Hasil analisis FEM kemudian diujikan di laboratorium dengan ukuran dan jarak antar lubang optimum untuk mengevaluasi perbedaan hasilnya. Hasil penelitian menunjukkan lubang profil dengan kemiringan antara 45o sampai 70o sebaiknya dibuat dengan jarak antar lubang antara 0.1 sampai 0.25 dari tinggi profil balok kastela dengan distribusi lubang terbaik adalah antara 5 sampai 7 lubang per meter.
STRUT AND TIE MODEL STRUKTUR BALOK TINGGI BERLUBANG Kamila Shaomi Nazila; Yulita Arni Priastiwi; Sukamta Sukamta
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v11i1.362

Abstract

Abstrak Mendesain suatu bangunan tingkat tinggi dengan tidak menggunakan plafon dibutuhkan perencanaan yang ekonomis tanpa mengurangi kekuatan dan keindahan dari bangunan tersebut. Balok tinggi berlubang dengan material struktur beton digunakan untuk menghindari terjadinya sistem utilitas pada suatu bangunan tingkat tinggi dengan tidak menggunakan plafon. Balok tinggi berlubang ini ditinjau menggunakan metode Strut and Tie Model (STM). Untuk mengatasi permasalahan yang ada biasanya para perencana merancang daerah D (Disturbed Region) dengan menggunakan konsep pendetailan berdasarkan aliran gaya, sehingga metode strut and tie merupakan pendekatan yang sesuai untuk menganalisis struktur beton di daerah D. Program analisa struktur digunakan untuk melakukan analisis gaya dalam berupa momen dan geser pada struktur beton balok tinggi berlubang. Hasil analisis yang diperoleh pada struktur beton balok tinggi berlubang yaitu bahwa semakin dekat lubang balok dengan tumpuan maka nilai tulangan lentur akan lebih tinggi dan semakin bertambah pula tulangan gesernya. Kata kunci: Balok Tinggi Berlubang, Daerah D, Metode Strut and Tie  Abstract Designing a high rise building without using a ceilings requires an economical plan without reducing the strength and the art of the building. The deep beam with holes, which have the structure of concrete materials is need to be used to avoid the utility system in a high rise building without ceilings. This deep beam with holes is reviewed by the Strut and Tie Model (STM) method. To solve the existing problems, planners usually design the D region (Disturbed Region) use the concept of detail based on the flow of force. So the strut and tie method is an appropriate method to analyze the structure of concrete at D region (Disturbed Region). The program of analysis structure is used to analyze the internal forces, which are Moment and Shear, in the deep beams with holes' structure. The result of the analysis in the  deep beam concrete with holes is the more position of the hole is close to its pedestal, the value of the Flexural reinforcement will be more increase, and teh Shear reinforcement will be higher too. Keywords: Deep Beam Hollow, D Region, Strut and Tie Model
Co-Authors Adi Putra, Kukuh Cahya Aditya Sage Pamungkas Agus Jamal Agus Suprihanto Agus Winarno, Agus Agusta, Rivga Agustina, Nurhaliza Aini, Afifah Nur Alfiannur, Angga Alfiannur Ami tri Fatrin Anderika Pradhita Andru Fajar Febrianto Andryan Mistavhirul P Ari Dwiearto, Hasan Asy Arif Akbarul Huda Arif Hidayat As’ari, Muhammad Agung Atikasari, Tiara Cahya Ay Lie Han Ay Lie, Han Bagus Acung Bilahi Bobby Rio Indriyantho Budi Rohmad Wijayanto Budiyantoro, Cahyo Caroko, Novi Darwin Hartono Dedet Hermawan Setiabudi, Dedet Hermawan Dianugrah, Rizki Dimas Prasetyo Nugroho Doni Apriadi Putera Dwi Aji Wicaksono Dwi Aries Himawanto Elfrida Gresih Lumbantobing Erista, Dicky Fajar Wahyu Putranto Ferry Hermawan Fitri Wahyuni Galih Widyarini Gunawan Budiyanto Han Ay Lie Han Ay Lie Harahap, Yudani Alamsyah Hardi Wibowo Hardi Wibowo Haryoko, Haryoko Heru Kristanto Himawan Indarto Holyness Nurdin Singadimedja Husda, Syamsul Muarif Ilham Abadi, Ilham Ilham Nurhuda Indarto Indarto Indrastono Dwi Atmanto Intan Fitriani Junaedi Utomo Kamiel, Berli Paripurna Kamila Shaomi Nazila Khrisnawan Arief Wicaksono Kresno Wikan Sadono Krisna Harimurty Kuni Saadati, Kuni Lisatia Dian Pithaloka Listiyono Budi Liza Azizah M. Yudi Purnawan Mashuri Amin D. Mega, Windha Muhammad Fadhlurrahman Hazim Muhammad Razi Muzthohidun, Muhammad Nauval Rabbani Nazila, Kamila Shaomi Nicolaus Iyowau Noor Jakirin Nugroho, Dedy Melianto Nuroji Nuroji Nurrahman, Budi Parang Sabdono Parang Sabdono Parang Sabdono Patrick Matheus Pratama, Sadewa Eka Purnomo Purnomo Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto R Dian Chintami R.Risang Haryo C.D. Raden Mohamad Herdian Bhakti Rini Marlina, Rini Rizki Bangun Setiawan Rudi Yuniarto Adi Rudy Suryanto, Rudy S. Wisnu B. Sanggabuana Satria K Saputra, Agel Septesen Nababan Shomad, Muhammad Abdus Sidqi Muhammad Siti Hardiyati Sri Sangkawati Sachro Sri Tudjono Sri Tudjono Subandono, Bagus Sudarja Sudarja Sudarja, Sudarja Suharyanto Suharyanto Sulistya, Krisna Suprapto Suprapto Suprapto Suryanto, Arwan Susilo Adi Widyanto Syaiful Anshari Thoharudin, Thoharudin Tri Agung Rohmat Tri Agung Rokhmat, Tri Agung Triana Setianingrum Tunggal Bagas Yuliawan Utama, Nafi Ananda Utomo, Jati Widyasmoro, Widyasmoro WINDHA MEGA PRADNYA DHUHITA Windu Partono Wiyana, Satria Hadi Yulfyandika Manggala Putra Yulita Arni Priastiwi Yurianto Yurianto