Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE IMPROVE BERBASIS PEMECAHAN MASALAH MODEL POLYA SUB POKOK BAHASAN LINGKARAN KELAS VIII SMP SEMESTER GENAP TAHUN AJARAN 2013/2014 Sari, Erna Yunita; Sunardi, S; Susanto, S
KadikmA Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : KadikmA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.634 KB)

Abstract

Abstract: The goal of this research aims to know the process and the result of the development of Mathematics Learning Instruments by using IMPROVE method based on Polya’s problem solving model in sub topic of circle at the second semester of the eighth grade students of junior high school in the 2013/2014 Academic Year. Learning instruments development model refers to four D models. The products of this research are lesson plan, student book, worksheet, and evaluation test. The products refer to the phases of IMPROVE method based on Polya’s problem solving model. The subject of the research is students of grade VIII D SMPN 14 Jember. The data collection methods used in this research are the validation, test, observation, and questionnaire. Based on the validation process try out of learning instruments, it can be concluded that the learning instrumets have satisfied criteria the validity, practicality, and effectiveness. Key words: IMPROVE Method, Polya’s problem solving model, circle
TINGKAT KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA SISWA SMP KELAS VIII DI SMP NEGERI 6 JEMBER, SMP AL FURQAN 1, SMP NEGERI 1 RAMBIPUJI, DAN SMP PGRI 1 RAMBIPUJI Arifani, Nurul Hidayati; Sunardi, S; Setiawani, Susi
KadikmA Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : KadikmA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.961 KB)

Abstract

Abstract. The research aims to measure the level of creative thinking ability of math for Junior High School students in 8th year class especially in SMP Negeri 6 Jember, SMP Al Furqan 1, SMP Negeri 1 Rambipuji, and SMP PGRI 1 Rambipuji. The research methods are test with open ended problems and interview. The research shows that 2,84% students are in very high level of creative thinking, 2,84% are in high level of creative thinking, 21,49% are in the middle level of creative thinking, 29,75% are in low level of creative thinking, and 43,80% are in very low level of creative thinking among total 121 students. This shows that the creatitive thinking of math for students in 8th year class especially in SMP Negeri 6 Jember, SMP Al Furqan 1, SMP Negeri 1 Rambipuji, and SMP PGRI 1 Rambipuji are still low. Key Words: creative thinking, open ended problems
PROFIL BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MODEL TIMSS KONTEN GEOMETRI Elvin, Cahyanita; Sunardi, S; Sugiarti, Titik
KadikmA Vol 9 No 3: Desember 2018
Publisher : KadikmA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This research aims to describe the profile of sudent’s creative thinking skill in solving problems of TIMSS model geometrical content. Indonesian students’ achievement in international mathematics test TIMSS were at low benchmark especially in geometrical content. The reasearch subject were 6 randomly selected students of 64 students from Grade 8A and 8B SMPN 1 Bondowoso. Methods of data collection in this research used tests and interviews. Creative thinking skill aspects are fluency, flexibilty, originality and elaboration. Based on the analysis of the data, the results show that 1 student is categorized as very creative (level 4), 3 students are creative (level 3), and 2 students are categorized as quite creative (level 2). The level 4 student (S3) achieved all aspects as well as fluency, flexibility,originality and elaboration. The student gave variation of answers and interprete problems in different prespectives although he did not often get it. The level 3 students (S1, S4, and S6) can achieve fluency, flexibility, and originality aspect. The level 2 students (S2 and S5) tend to achieve two aspects of creative thinking.   Keywords: Mathematics, TIMSS, Creative Thinking, Geometrical Content.
The Effectiveness of Gallery Walk and Simulation (GALSIM) to Improve Students’ Achievement in Fiqh Learning Ismail, I; Anitah W, Sri; Sunardi, S; Rochsantiningsih, Dewi
Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 25, No 1 (2017)
Publisher : LP2M - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ws.25.1.1343

Abstract

This article presents the efforts of teacher in enhancing students’ achievement through the implementation of cooperative learning model: Gallery Walk and Simulation (GALSIM). This classroom action research aims to describe the improvement of students’ achievement of Fiqh subject matter. The data was collected by observation, actions, documents, and tests. This two-cycle research used four steps i.e. planning, action, observation and reflection in each cycle. The results show that the implementation of GALSIM could improve students’ activity along the learning process. Moreover, the implementation of this model could also improve students’ achievement at the end of their study on Fiqh. Tulisan ini mengetengahkan upaya guru dalam meningkatkan prestasi siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif berupa Gallery Walk dan Simulation (GALSIM). Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemajuan prestasi siswa pada pelajaran Fikih. Data penelitian terkumpul melalui pengamatan, tindakan, dokumentasi, dan tes. Penelitian dengan dua siklus ini memanfaatkan empat langkah berupa perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi dalam setiap siklusnya. Temuan riset ini menunjukkan bahwa penerapan GALSIM dapat meningkatkan keaktifan siswa selama pembelajaran. Di samping itu, penerapan model ini dapat pula meningkatkan prestasi siswa dalam mempelajari Fikih.
IDENTIFIKASI KEMISKINAN AIR DI DAERAH ALIRAN SUNGAI CITARUM HULU: KASUS DAERAH BANDUNG RAYA Maulani, Nova; Sunardi, S; Sumiarsa, Dadan; Djuwansah, D
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 11, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.786 KB) | DOI: 10.14710/jil.11.2.92-99

Abstract

ABSTRAKSungai Citarum termasuk salah satu sungai besar danstrategis di Indonesia kondisinya dalam keadaan sangat kritis.Berbagai aktivitas dengan kurang terkendalinya limbah yang dibuang ke sungaimenyebabkan Sungai Citarum menghadapi berbagai permasalahan yang berdampak padasuplai air baku/bersih bagi penduduk sekitar DAS. Kritisnya tersebut sudah terjadi sejakdari bagian hulu. Sementara itu, pertumbuhan penduduk mendorong meningkatnyakebutuhan air baku untuk keperluan air domestik, pertanian, dan industri. Kondisi inimemicu terjadinya persaingan penggunaan sumberdaya air yang kemudian dapatberdampak pada terjadinya kemiskinan air di DAS Citarum Hulu. Penelitian ini dilakukanuntuk mengidentifikasi kemiskinan air yang terjadi di beberapa wilayah SungaiCitarumHulu (Kabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kota Cimahi). Penelitian dilakukandengan menggunakan analisis Indeks Kemiskinan Air (Water Poverty Index, WPI) denganpendekatan komposit. Berdasarkan WPI, ketiga wilayah kajian di Citarum Hulu yakniKabupaten Bandung, Kota Bandung, dan Kota Cimahi berada dalam kondisi kemiskinan airagak tinggi dengan masing-masing nilai WPI 38,79; 42,69; dan 38,13 (skala 100). Artinya,ketiga wilayah tersebut masuk dalam kategori tidak aman.Kata Kunci: Citarum Hulu, Kemiskinan Air, Indeks Kemiskinan Air, Pengelolaan SumberDaya Air
Klasifikasi Sentimen Positif dan Negatif pada Ulasan Aplikasi Gojek Menggunakan Metode Support Vector Machine (SVM) Andreansyah, Hylmi; Sunardi, S
Jurasik (Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika) Vol 9, No 1 (2024): Edisi Februari
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/jurasik.v9i1.739

Abstract

Gojek is an Indonesian decadent company seeing tremendous growth. Given the growing user base of the Gojek application, it is imperative for the firm to consistently maintain and enhance its services. Sentiment analysis is an efficient method for quickly collecting valuable textual information from a vast quantity of data. The objective of this study is to conduct sentiment analysis on comments from users of the Gojek application on the Google Play Store. The study procedure involves many stages: data gathering, data labeling, data preprocessing, feature extraction, and sentiment classification using the Support Vector Machine (SVM) algorithm. The dataset used consists of user comments from the Gojek application on the Google Play Store, collected via Kaggle, spanning from January to March 2023. This research shows that using the Support Vector Machine method to classify Gojek application user sentiment provides quite high accuracy results, with the highest value in the proportion scenario of 80% training data and 20% test data (accuracy 0.676).
Profil Kreativitas dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD) Siswa Kelas VIII A SMP Negeri 12 Jember Purnomo, Risky Cahyo; Sunardi, S; Sugiarti, Titik
Jurnal Edukasi Vol. 4 No. 2: Juli 2017 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v4i2.5203

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kreativitas dalam pemecahan masalah matematika. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian sebanyak 7 siswa kelas VIII A SMP Negeri 12 Jember yang dikelompokkan berdasarkan gaya kognitif menggunakan instrumen Group Embedded Figures Test (GEFT), dengan rincian 4 siswa field independent dan 3 siswa field dependent. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kreatif dan wawancara. Penelitian ini menggunakan triangulasi waktu, yaitu dengan membandingkan data yang diperoleh dari tes kemampuan berpikir kreatif dan wawancara pertama dan tes kemampuan berpikir kreatif dan wawancara kedua. Hasil tes kemampuan berpikir kreatif melalui pemecahan masalah matematika dikelompokkan berdasarkan karakteristik berpikir kreatif, yaitu kelancaran, keluwesan, dan kerincian. Tingkat kreativitas atau disebut Tingkat Berpikir Kreatif (TBK) dikategorikan menjadi 5 tingkatan, yaitu TBK 4 (sangat kreatif), TBK 3 (kreatif), TBK 2 (cukup kreatif), TBK 1 (kurang kreatif), dan TBK 0 (tidak kreatif). Tingkat kreativitas yang dapat diidentifikasi dalam penelitian ini adalah 1 siswa field independent dinyatakan sangat kreatif (TBK 4) dan 3 siswa field independent dinyatakan kreatif (TBK 3). Untuk siswa field dependent, tingkat kreativitas yang dapat diidentifikasi adalah 1 siswa dinyatakan kreatif (TBK 3), 1 siswa dinyatakan cukup kreatif (TBK 2), dan 1 siswa dinyatakan kurang kreatif (TBK 1). Hasil ini menunjukkan bahwa siswa field independent cenderung lebih memiliki kreativitas dibanding siswa field dependent dalam pemecahan masalah matematika. Kata Kunci: berpikir kreatif, gaya kognitif field independent, gaya kognitif field dependent, pemechan masalah.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Karakter Konsisten dan Teliti Menggunakan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) pada Bab Kesebangunan dan Kekongruenan Bangun Datar Kelas IX SMP Ja'far, Muhammad; Sunardi, S; Kristiana, Arika Indah
Jurnal Edukasi Vol. 1 No. 3: Nopember 2014 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.97 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v1i1.3398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis karakter konsisten dan teliti pada bab kesebangunan dan kekongruenan bangun datar kelas IX SMP yang memiliki kriteria valid, praktis, dan efektif. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan di antaranya adalah rencana pelaksanaan pembelajaran, buku siswa, dan lembar kerja siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran ini menggunakan pendekatan Realistic Matehematics Education (RME) dan dikembangkan berdasarkan model pengembangan 4-D oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel yang telah dimodifikasi. Pengembangan perangkat pembelajaran ini terdiri atas tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-J SMPN 1 Jember. Instrumen pengumpulan data dari penelitian ini di antaranya adalah: lembar validitas, lembar penilaian diri, lembar kerja siswa, lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi keterampilan siswa, angket guru, dan lembar keterbacaan buku siswa dan lembar kerja siswa. Berdasarkan analisis data, penelitian ini memiliki tiga hasil. Pertama, perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki kriteria valid. Kedua, perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki krieria praktis berdasarkan pada nilai kepraktisan dari lembar observasi aktivitas guru dan angket guru. Ketiga, perangkat pembelajaran yang dikembangkan memiliki kriteria efektif berdasarkan pada nilai keefektifan di lembar kerja siswa, lembar penilaian diri, dan lembar observasi keterampilan siswa. Kata Kunci: Karakter konsisten dan teliti, perangkat pembelajaran, pendekatan Realistic Mathematics Education (RME), dan model pengembangan 4-D yang dimodifikasi.
Analisis Keterampilan Metakognisi Berpikir Kreatif dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Pokok Bahasan Segiempat Siswa Kelas Akselerasi di MTs Negeri 2 Jember Habiba, Fonda Essa; Sunardi, S; Trapsilasiwi, Dinawati
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 2: Juli 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.087 KB) | DOI: 10.19184/jukasi.v2i2.3505

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan keterampilan metakognisi berpikir kreatif dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian sebanyak 21 siswa kelas Akselerasi MTs Negeri 2 Jember.Metode pengumpulan data dengan tes berpikir kreatif dan wawancara. Berpikir kreatif siswa diukur menggunakan 3 kriteria berpikir kreatif, yaitu kefasihan, fleksibilitas, dan kebaruan. Tingkat berpikir kreatif atau disebut TBK dikategorikan menjadi 5 tingkatan, yaitu TBK 4 (sangat kreatif), TBK 3 (kreatif), TBK 2 (cukup kreatif), TBK 1 (kurang kreatif), dan TBK 0 (tidak kreatif). Hasil yang diperoleh dari tes berpikir kreatif adalah 14 siswa termasuk kategori tidak kreatif, 4 siswa termasuk kategori kurang kreatif, dan 3 siswa termasuk kategori cukup kreatif. Siswa kategori tidak kreatif tidak memenuhi indikator keterampilan metakognisi. Pada monitoring, siswa tidak dapat menentukan strategi untuk menyelesaikan masalah. Pada evaluasi, siswa tidak mengevaluasi atau memperbaiki kembali cara dan perhitungan. Siswa kategori kurang kreatif dapat memahami soal dan menentukan rencana di awal. Pada monitoring, strategi diselesaikan dengan langkah-langkah yang sudah benar. Pada evaluasi, siswa secara sadar mengetahui kesalahannya tetapi tidak mengevaluasi kembali pekerjaannya. Siswa kategori cukup kreatif memenuhi indikator keterampilan metakognisi. Siswa mengidentifikasi informasi dan menentukan rencana awal dengan baik. Pada monitoring, siswa dapat menentukan strategi untuk menyelesaikan masalah. Pada evaluasi, siswa mengevaluasi langkah atau perhitungan pemecahan masalah. Kata Kunci: Berpikir kreatif, keterampilan metakognisi, pemecahan masalah
Proses Berpikir Siswa Gaya Kognitif Reflektif dan Impulsif dalam Memecahkan Masalah Matematika di Kelas VII SMPN 11 Jember Aprilia, Nahda Cindy; Sunardi, S; Trapsilasiwi, Dinawati
Jurnal Edukasi Vol. 2 No. 3: Nopember 2015 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v2i3.6049

Abstract

Proses berpikir selalu dialami oleh setiap orang ketika melakukan kegiatan sehari-hari. Oleh karena itu, siswa juga mengalami proses berpikir ketika dihadapkan dengan berbagai masalah matematika. Proses berpikir juga dipengaruhi oleh gaya kognitif siswa karena setiap siswa memiliki cara tersendiri untuk memecahkan masalah matematika. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa gaya kognitif reflektif dan siswa gaya kognitif impulsif dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMPN 11 Jember. Siswa yang mengikuti penelitian berjumlah 23 orang. Awalnya, dilakukan tes MFFT menggunakan instrumen yang telah dikembangkan oleh Warli. Hasil tes MFFT menunjukkan bahwa ada 2 siswa dengan gaya kognitif reflektif, 12 siswa dengan gaya kognitif impulsif, 1 siswa dengan gaya kognitif low accurate, dan 8 siswa dengan gaya kognitif fast accurate. Setelah itu, diperoleh 2 subjek gaya kognitif reflektif yang didukung dengan 2 subjek yang memiliki kecenderungan gaya kognitif reflektif dan 3 subjek gaya kognitif impulsif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir siswa gaya kognitif reflektif mengalami disequilibrium saat mengerjakan soal karena siswa belum pernah mengerjakan soal non rutin sebelumnya. Siswa gaya kognitif reflektif selalu berpikir dahulu jika dihadapkan dengan masalah atau pertanyaan. Disamping itu, siswa hanya menulis inti jawaban yang pokok saja saat mengerjakan tes pemecahan masalah. Sedangkan siswa gaya kognitif impulsif tidak mengalami disequilibrium saat mengerjakan soal karena sudah pernah mengerjakan soal non rutin. Siswa cenderung spontan dalam menjawab pertanyaan dan menulis semua ide maupun rencana yang ada dalam pikirannya di lembar jawaban. Kata Kunci: proses berpikir, gaya kognitif reflektif dan impulsif, pemecahan masalah
Co-Authors Abdul Fadlil Aditya Pradipta, Aditya Ahmad Zainul Arifin Ali Maskur Alia Fajarwati Andarini, Firda Febri Andreansyah, Hylmi Anitah W, Sri Aprilia, Nahda Cindy Apriwiyani, Hesti Arif Fatahillah Arika Indah K Arika Indah Kristiana Arika Indah Kristiani Arum Wisnanti Asviangga, Aji Bagoes Athar Zaif B Bentina Bela, Muhammad Rafi Wirdan Assyakir Tandu Cahya, R.Aj. Rafika Cahyanita, Elvin Cahyo, Rahmad Dwi D Djuwansah D. Dafik Dadan Sumiarsa Dewi Rochsantiningsih Dian Kurniati Didik Sugeng Pambudi Dieni Laylatul Zakia, Dieni Laylatul Dilla Kholilah Dinawati Trapsilasiwi Edi Supriyanto, Edi Eka Wulandari Fauziah, Eka Wulandari Elvin, Cahyanita Ema Sintia Ramadhani Erfan Yudianto Eri Zuliarso Erna Yunita Sari, Erna Yunita Ervin Oktavianingtyas Estuning Tyas Wulan Mei Eva Liskurniawati, Eva Fajar, Fahmi Alan Fonda Essa Habiba, Fonda Essa Hernawati, Tati Hersatoto Listiyono Hobri Hosnol Hotimah Hossiyatur Robbah, Hossiyatur I Ismail, I I Nyoman Murtana Ibrahim, A. F. Ika Listiana Imas Diana Aprilia Indriani, Cheryllista Inge Wiliandani Setya Putri Ja'far, Muhammad Joko Supriyanto Joli Hanafi A Juhanaini, J Khasanah, Ulfatul Lioni Anka Monalisa, Lioni Anka Maftukhah, Ainin Maharani, Nooriza Muannisa, Annis Mulyo, Robbi Nur Muta'ali, Lutfi Naili Azizah Nasution, Musri Iskandar Nida Milati Nida Nailul Nova Maulani Nurani, Idea Wening Nurcholif Diah Nurcholif Diah Sri Lestari Nurcholif Dyah Nurfiani, Merlin Nurina Anggun Ratnaningtyas Nurul Hidayati Arifani, Nurul Hidayati Octafia, Yuni Prayogi, Denis Purnomo, Risky Cahyo Purwatiningtyas, P Putri, Lamina Amalia R Ratih R. Azmil Musthafa, R. Azmil R. Soelistijadi Raifi Wulandari Randi Pratama Murtikusuma Ridwan, Briantama Yanuar Rina Maryanti RIZQITA, ALYA JILAN S Suharto S Susanto Sandy Budi Wibowo Saputri, Adhila Nuril Sari, Diah Ayu Nurvita Sefrida, Rizqi Dwi Setiawan, Toto’ Bara Siti Masruha Sri Eniyati Sri Wahyu Sri Yamtinah Sugeng Nugroho Suryandari, Nurlayli Dewi Susi Setiawani Titik Sugiarti Toto Bara Setiawan Verial Rohisah Wismarini, Th Dwiati Y Yunita Yunita, Nindya Wulan