Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Craft

EKSPLORASI TEKNIK LASER CUT PADA RAGAM HIAS BATIK SEBAGAI PRODUK FASHION Nayenggita, Larasya; Sunarya, Yan Yan
Craft Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Craft

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Abstrak Proses perancangan karya ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan penulis pada perkembangan teknik pemotongan berbasis teknologi laser dalam aplikasinya pada produk fashion. Teknik pemotongan dengan sinar laser atau yang dikenal sebagai laser cutting merupakan sebuah terobosan dalam dunia industri, khususnya dalam industri kreatif. Teknik laser cutting sendiri memang bukan merupakan teknik baru. Namun dalam industri fashion, teknik ini kurang populer dibandingkan aplikasinya pada bidang lain seperti interior, percetakan, dan lain-lain. Melalui karya ini, penulis melakukan serangkaian penelitian, analisis, dan eksplorasi untuk mendalami dan menelusuri potensi teknologi laser cutting ini untuk kepentingan dan pengolahan desain pada produk fashion. Khusus dalam proses eksplorasi dan pendalaman teknik ini, penulis mengangkat pengembangan ragam hias batik sebagai pola yang digunakan. Ragam hias yang dikembangkan dan digunakan sebagai pola tersebut secara spesifik adalah ragam hias batik Parang dan Kawung. Dalam karya Tugas Akhir ini, pengembangan geometris dari ragam hias batik tersebut dikembangkan oleh penulis sedemikian rupa menjadi fungsional dan aplikatif dalam konteks penerapan teknik laser cutting, terlebih untuk menciptakan citra modern dan kontemporer dengan tetap mengusung identitas budaya. Gunakan template ini untuk menulis dan mengedit artikel yang akan dikirim ke Jurnal Tingkat Sarjana bidang Senirupa dan Desain ITB. Artikel yang dikirim harus menggunakan dimensi halaman (A4), margin semua sisi (2cm), jenis dan dimensi huruf pada artikel utama (Times New Roman 10), spasi badan teks 1.15, tata-cara perletakan tabel dan gambar, tata-cara penulisan nama tabel dan gambar, tata-cara penulisan referensi dan format lain-lain seperti yang dicontohkan atau dijelaskan pada template ini. Artikel berisi penjelasan ringkas tentang latar belakang/ permasalahan, proses studi kreatif yang dilakukan, hasil yang didapatkan dan pembahasannya serta catatan penutup/kesimpulan. Abstrak ditulis pada bagian ini, sepanjang satu paragraf dan maksimal 100 kata. Abstrak berisi bagian-bagian penting yang menggambarkan isi artikel (latar belakang/masalah, metoda/proses studi, hasil, dan kesimpulan yang didapatkan. Tuliskan kata-kunci di bawah judul artikel, maksimal 5 kata dan diurut mengikuti abjad huruf pertama setiap kata. Keseluruhan artikel berjumlah minimal 6 halaman dan maksimal 10 halaman, dengan komposisi 60% teks dan 40% visual (gambar, foto, dsb). Kata Kunci : jurnal, naskah, panduan, penulisan, template  Abstract This design process is inspired by the authors interest in the development of laser technology-based cutting techniques in their application to fashion products. With a laser beam cutting technique, also known as laser cutting, is a breakthrough in the industrial world, especially in the creative industries. Laser cutting technique itself is not a new technique. But in the fashion industry, this technique is less popular than its application in other fields such as interior, printing, and others. Through this work, the authors conducted a series of research, analysis, and exploration to deepen and explore the potential of this technology for the benefit of laser cutting and processing the design in fashion products. Specialized in the process of exploration and deepening of this technique, the authors raised the development of batik as the decorative patterns that is used, which is specific on Kawung and Parang. In this final project work, the geometric development of batik was developed by the author in such a way as to be functional and applicable in the context of the application of laser cutting techniques, especially for creating a modern and contemporary image while carrying cultural identity.
EKSPLORASI PEWARNA ALAM INDIGO DIPADUKAN DENGAN SISTEM TEKSTIL MODULAR PADA PRODUK FESYEN Arimurti, Fadhila Ardanindita; Sunarya, Yan Yan
Craft Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Craft

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Salah satu tradisi yang memiliki potensi dipopulerkan kembali adalah penggunaan pewarna alam. Saat produksi massal dalam dunia fesyen menuntut pemanfaatan pewarna sintetis secara besar-besaran, pewarna alam dengan eksklusifitasnya sendiri memiliki kekuatan untuk bertahan, akan tetapi, eksistensinya harus dibantu dengan pembaruan berkala. Jika tak diadakan pembaruan dalam segi desain, orang akan berhenti membeli saat bosan, lalu pemanfaatannya dapat berkurang, bahkan mungkin hilang.Tantangan ini dijawab dengan pembuatan karya kriya busana yang memanfaatkan pewarna indigo alami dengan sistem tekstil modular yang belum banyak dieksplorasi desainer dalam negeri. Pemanfaatan sistem modular yang populer di dunia desain interior ini dapat menjadi inspirasi bagi desainer-desainer untuk lebih memperhatikan pewarna alam, dan menjadi bukti bahwa penggunaan pewarna alam, khususnya indigo, tidak harus selalu diidentikkan dengan batik atau jeans.// //
EKSPLORASI TEKSTUR TIGA DIMENSIONAL DENGAN AKSARA SUNDA BAKU SEBAGAI INSPIRASI VISUAL PADA PRODUK FASHION Rahmadhani, Amanda; Sunarya, Yan Yan
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Aksara Sunda merupakan sistem penulisan yang pertama kali digunakan oleh sebagian rakyat Sunda pada Abad XIV-XVIII, dimana aksaratersebut merupakan perkembangan dari Aksara Pallawa yang telah mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskahnaskahlontar pada Abad XVI. Pada awal tahun 2000-an pemerintah Jawa Barat melakukan modifikasi dan pembaharuan pada Aksara Sunda agarlebih sesuai dengan perkembangan zaman, yang kemudian lebih dikenal dengan Aksara Sunda Baku. Namun demikian perlu diperhatikan bahwakeberadaan Aksara Sunda tidak pernah menonjol di dalam kehidupan masyarakat Sunda, dimana bahkan masyarakat Sunda sendiri justru lebihmengenal Hanacaraka yang sebetulnya berasal dari Jawa sebagai Aksara Sunda yang asli. Upaya pemerintah Jawa Barat untuk mengenalkan kembaliAksara Sunda Baku sendiri dirasa tidak memenuhi sasaran, karena walaupun dijadikan pelajaran pada muatan lokal, signage jalanan di kota Bandung,dan nama kantor-kantor pemerintahan Jawa Barat, masyarakat awam sendiri akan lebih memedulikan keberadaan huruf latin yang disandingkanbersama Aksara Sunda. Pembelajaran ini bertujuan untuk membuat masyarakat menyadari kembali akan potensi Aksara Sunda Baku, paling tidakmembuat mereka mengenali bahwa Aksara Sunda memiliki karakterisasi tersendiri yang berbeda dengan Aksara lainnya. Untuk membuat dampakyang lebih besar, eksplorasi tekstur tiga dimensional digunakan untuk memvisualisasikan motif Aksara Sunda Baku dan menjadikannya produkfashion. Penilitan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk penelitian lebih lanjut mengenai potensi Aksara nusantara.
APLIKASI MOTIF BATIK GARUT MOJANG PRIANGAN PADA ORGANZA UNTUK BUSANA READY TO WEAR Wildainy, Cikita; Sunarya, Yan Yan
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.174 KB)

Abstract

Batik adalah warisan budaya yang dimiliki Indonesia. Setiap daerah di Indonesia memiliki corak batik yang khas dan berbeda dari daerah lainnya. Dahulu, batik hanya digunakan sebagai sandang oleh masyarakat. Namun sekarang, batik sudah menjadi kebutuhan tersier oleh masyarakat Indonesia. Busana batik dengan gaya yang kontemporer bermunculan, salah satunya adalah dengan mengaplikasikan corak batik pada kain organza. Organza adalah kain transparan tipis yang terbuat dari sutra atau polyester. Corak yang digunakan dalam aplikasi ini adalah corak batik Mojang Priangan yang berasal dari Garut, Jawa Barat. Aplikasi yang dilakukan menggunakan berbagai macam teknik jahit. Dengan kata lain, aplikasi ini membuat surface design pada kain organza. Produk yang dihasilkan adalah busana ready to wear untuk wanita.