Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Edukasi Pengelolaan Obat Tidak Terpakai dan Pemahaman Batas Kedaluwarsa Yuliet, Yuliet; Khaerati, Khildah; Ihwan, Ihwan; Hardani, Ririen; Hardani, Muhammad Fakhrul; Patala, Recky; Masyita, Andi Atirah
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/rk5wmh65

Abstract

Obat yang disimpan atau dibuang secara tidak tepat di rumah tangga berpotensi menurunkan efektivitas terapi, menimbulkan risiko kesehatan dan mencemari lingkungan. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai beyond use date (BUD) dan tata kelola limbah obat memerlukan intervensi edukatif. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat rumah tangga terkait pengelolaan obat tidak terpakai dan BUD serta melakukan deteksi dini kadar gula darah sebagai upaya promotif dan preventif di tingkat keluarga. Sasaran kegiatan adalah anggota Dasawisma Sinar Mawar Roviga, Kelurahan Tondo, Palu, yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui edukasi dengan pembagian booklet, diskusi interaktif, dan demonstrasi pemusnahan obat yang aman, dilanjutkan dengan skrining kadar gula darah menggunakan glukometer.  Evaluasi melalui kuisioner pasca edukasi menunjukkan peningkatan pengetahuan, dengan 90% peserta menjawab benar terkait BUD dan pengelolaan limbah obat, serta rata-rata skor sikap positif 8.7 (skala 1-10). Skrining kesehatan menemukan 85,2% peserta kadar gula darah normal, 7,4% prediabetes dan 7,4% diabetes. Intervensi edukatif terintegrasi skrining ini efektif membangun literasi kesehatan, mendorong perilaku penggunaan obat yang aman, dan mengidentifikasi risiko penyakit tidak menular
Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Herba Anting-Anting (Acalypha indica) terhadap Ekspresi GLUT 2 pada Pankreas Tikus Diabetes Toding, Ficanata Adhiguna; Islamiati , Utami; Wulandari, Ayu; Nugroho , Agung Endro; Widodo, Gunawan Pamudji; Patala , Recky
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 8 Nomor 3 (2025)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v8i3.597

Abstract

Background: Anting-anting herb (Acalypha indica L.) has been traditionally known for its antidiabetic properties. Its mechanism of action is presumed to involve the regeneration of damaged pancreatic β-cells; however, its effect on the expression of GLUT-2, a key glucose transporter in insulin secretion, remains to be further investigated. Objective: This study aimed to analyze the effect of ethanol extract of Anting-anting herb on GLUT-2 protein expression in pancreatic β-cells of Streptozotocin–Nicotinamide–induced diabetic rats. Methods: This laboratory experimental study used 25 male rats (Rattus norvegicus), randomly assigned into five groups: normal control, negative control (diabetes + 1% CMC), positive control (diabetes + glibenclamide 0.45 mg/kg BW), treatment 1 (diabetes + extract 100 mg/kg BW), and treatment 2 (diabetes + extract 200 mg/kg BW). Diabetes was induced intraperitoneally with Streptozotocin (50 mg/kg BW) and Nicotinamide (110 mg/kg BW). The treatments were administered orally for 14 days. GLUT-2 expression in pancreatic tissue was quantitatively analyzed using immunohistochemistry, and protein density was measured with ImageJ software. Data were analyzed using one-way ANOVA. Results: Phytochemical analysis revealed that the extract contained flavonoids, tannins, saponins, and steroids. The group treated with 200 mg/kg BW extract showed a significant increase in GLUT-2 protein density (11,608,400 molecules/µm²) compared with the negative control group (5,074,533 molecules/µm²) (p < 0.05). This value was even higher than that of the positive control (glibenclamide), which showed a density of 10,626,864 molecules/µm². Conclusion: Administration of ethanol extract of Anting-anting herb at a dose of 200 mg/kg BW significantly increased GLUT-2 expression in pancreatic β-cells of diabetic rats. This enhancement is strongly presumed to contribute to the antidiabetic mechanism of Anting-anting herb.
Edukasi Manfaat Daun Jeruk Nipis Untuk Kesehatan Bagi Masyarakat Desa Sejahtera Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi Yanuarty, Rezky; Patala, Recky; Awilia, Nurkhaliza
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2673

Abstract

Daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan salah jenis tumbuhan obat yang telah lama digunakan oleh masyarakat lokal di Indonesia. Selain digunakan sebagai obat tradisional, buahnya juga digunakan untuk berbagai bahan makanan atau minuman. Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional berhubungan dengan bioaktivitas dan kandungan metabolit sekundernya. Daun jeruk nipis mengandung senyawa kimia minyak atsiri, flavonoid, saponin, dan terpen yang aktif sebagai racun kontak dan racun perut bagi nyamuk. Selanjutnya Citrus aurantifolia diidentifikasi mengandung Limonoida, yaitu asam limonexat, asam isolimonexat, dan limonin. Senyawa flavonoid memiliki sifat antioksidan yang berperan sebagai penangkap radikal bebas karena mengandung gugus hidroksil. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang manfaat daun jeruk nipis untuk kesehatan masyarakat di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan edukasi dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan membagikan brosur. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta perilaku yang baik terhadap pemanfaatan daun jeruk untuk menangani masalah kesehatan di Desa Sejahtera. Kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai upaya dalam mengatasi masalah kesehatan dengan menggunakan obat-obatan yang dapat dikonsumsi tanpa pengawasan dari dokter.
Komplikasi dan Pencegahan Kolesterol di Desa Lampo, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah Patala, Recky; M, Mariyani; A, Faidil Afdal
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v2i1.10591

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) saat ini termasuk salah satu masalah kesehatan yang telah menjadi perhatian tingkat nasional maupun global, World Health Organization menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskuler merupakan penyebab kematian tertinggi di negara- negara Asia Tenggara termasuk di Indonesia yaitu sebesar 37 %. Tingginya kadar kolesterol yang melebihi normal (Hiperkolesterol) dapat menjadi faktor risiko penyebab timbulnya berbagai macam penyakit tidak menular seperti peningkatan risiko penyakit hipertensi, obesitas, stroke dan jantung koroner. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat di Desa Lampo Kabupaten Donggala terhadap komplikasi dan pencegahan Penyakit Kolesterol. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan edukasi dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta perilaku yang baik terhadap komplikasi dan pencegahan Penyakit Kolesterol. Kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai upaya dalam mengatasi masalah kesehatan dengan menggunakan obat-obatan yang dapat dikonsumsi tanpa pengawasan dari dokter. 
Uji aktivitas afrodisiak ekstrak etanol daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) Patala, Recky; Risnawati, Risnawati; Wulandari , Ayu; Yanuarty , Rezky; Handayani , Tien Wahyu
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 7 Nomor 3 (2024)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v7i3.485

Abstract

Sex drive is what everyone needs to have a beautiful and harmonious sex life. Decreased sex drive is one of the factors that cause discord in relationships between men and women, and sexual dysfunction is a major concern. In Indonesia, this sexual disorder is most prevalent in men with a prevalence rate of 10% (all ages combined) and more than 50% occurs in the age group 50-70 years. The aim of this study was to determine the aphrodisiac effect of the extract by looking at several parameters, namely mount latency (ML), intromission frequency (IL), ejaculation latency (EL), mount frequency (MF), intromission frequency (IF), and ejaculation frequency (EF). This study used an experimental method with a post-test modified randomized control group design with 15 male white rats and 30 female white rats divided into 3 treatment groups with a ratio of (1: 2), each group consisting of 5 male rats and 10 female rats. Normal control group (NaCMC 0.5%), positive control group (X-Gra 52.5 mg/kgBB), and control test clove leaf extract sample at a dose of 250 mg/kgBB. Administration of extracts and comparators was only given to male white rats for 30 days. The results of this study indicate that clove leaf extract contains secondary metabolites of flavonoids, saponins, alkaloids, tannins, and strong antioxidants. The administration of clove leaf of extract at a dose of 250 mg/kg body weight showed a significant difference between the positive group and clove leaf of extract with a value of P < 0.05, this indicates that clove leaf of extract has aphrodisiac activity.
Effectiveness Test of Mangrove Leaf (Rhizophora Apiculata) on Decreasing Blood Glucose Levels and Pancreas Histopatology Streptozotocin Induced Male White Rats Tandi, Joni; Fahri, Mohammad; Fatma, Nurul; Anggi, Viani; Patala, Recky; Handayani, Tien Wahyu
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.3789

Abstract

Hyperglycemia, a symptom of diabetes mellitus, can lead to oxidative stress, which is indicated by elevated malondialdehyde levels. Mangrove (Rhizophora apiculata) contains secondary metabolites of alkaloids, flavonoids, saponins and tanins, this can lessen how much oxidative stress there is in DM. This study intends to demonstrate the efficacy of mangrove extracts in lowering blood glucose levels and detecting pancreatic damage. The study used 30 male Wistar rats which were divided into 6 groups (group I: normal control, group II: negative and group III: positive control given glibenclamide 0.45 mg) and the test group (trial group). group IV: level 25 mg/kg BW, group V: level 50 mg/kg BW and VI: level 75 mg/kg BW) The DM model was made by streptozotocin induction. Pancreatic damage seen at 700 magnification saw pancreatic β cells as well as the islets of Langerhans' endocrine cells. The results of research on ethanol from mangrove leaves at levels of 75 mg/kg BW are substances that are effective at lowering blood sugar levels, which on average were 105 mg/dL with a hazard value of 1.2. When compared with glibenclamide mangrove extract is not equivalent to glibenclamide but has lowered glucose levels.
Anticancer Activity of Rosella Flowers (Hibiscus Sabdariffa l.) In HepG2 cells Anggi, Viani; Patala, Recky; Arfiah, Arfiah; Dewi, Niluh Puspita
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6350

Abstract

The natural ingredients of rosella flowers have the potential as natural anti-cancer and chemopreventive agents, contain secondary metabolite compounds with cancer therapeutic mechanisms with inhibiting and killing cancer cells and their development through inhibition of apoptosis (cell death program) and in vitro inhibited cell flow. The study aims to identification of secondary metabolite compounds and also determine the cytotoxic activity of ethanol extract from the rosemary plant against HepG2 cancer cells. This study used by identification of secondary metabolite compounds of ethanol extract from the rosemary plant (Hibiscus sabdariffa L.) and the cytotoxicity test used with MTT assay on HepG2 liver cancer cells with a test concentration series of 12,5; 25; 50; 100; 200; 250; 500 and 1000 µg/ml. : The results showed the secondary metabolite compounds of rosella flowers have flavonoids, alkaloids, saponins and tannins and data of 50% cell growth inhibition activity, which was showed that rosella flower had IC50 values 629,919 μg/mL. The ethanol extract of rosella flowers have activity on HepG2 cells growth inhibition had considered moderately active anticancer activity
Post-Education Assessment of Patient Knowledge and Attitudes Toward Beyond Use Date (BUD) at Primary Health Centers in Palu City Susanto, Yuliet; Patala, Recky; Diana, Khusnul; Tandah, Muhammad Rinaldhi; Witanti, Alun; Bawiling, Viorenita Giovany; Nurfajar, Rifda; Jannah, Miftahul; Nurwalyani, Nurwalyani; Sultan, Asriana
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.645

Abstract

Promosi kesehatan di Puskesmas merupakan upaya pemberdayaan masyarakat untuk mencegah penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan secara mandiri. Salah satu topik penting yang diangkat adalah pemahaman tentang Beyond Use Date (BUD), yaitu batas waktu penggunaan obat yang telah diracik atau setelah kemasan primernya dibuka. Masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara BUD dan expired date, sehingga edukasi diperlukan. Kegiatan promosi dilakukan di ruang tunggu Apotek tiga Puskesmas di kota Palu yaitu: Puskesmas Bulili, Kamonji dan Mabelopura melalui penyuluhan menggunakan media leaflet, dengan peserta sebanyak 100 orang. Penyuluhan dipandu oleh mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Universitas Tadulako bersama Apoteker Puskesmas. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pasca-edukasi. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pasien meningkat secara signifikan, dengan persentase jawaban benar mencapai 84,5%. Nilai rata-rata sikap yang diperoleh adalah 8,2, yang mengindikasikan kecenderungan positif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai BUD dan pentingnya memperhatikan batas penggunaan obat secara aman dan rasional. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan sebagai sarana edukatif di layanan kesehatan primer