Claim Missing Document
Check
Articles

Akibat Hukum Wasiat Tanpa Akta Notaris Dalam Perspektif Kitab Undang-undang Hukum Perdata Dan Kompilasi Hukum Islam suryati suryati
Cakrawala Hukum: Majalah Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Wijayakusuma Vol 24, No 2 (2022): MAJALAH ILMIAH CAKRAWALA HUKUM
Publisher : Faculty of Law, Universitas Wijayakusuma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51921/chk.v24i2.204

Abstract

A will is part of Indonesian inheritance law whose existence is regulated in Islamic law and positive law. A will made by someone must be shown with evidence of a deed that can be accounted for, therefore making a will should be proven by written evidence, even though we know that in the Compilation of Islamic Law, wills can be made both orally and in writing. The purpose of this study is to find out the legal consequences will without a notary deed in the perspective of the Civil Code and the Compilation of Islamic Law. The conclusion is that a will without a notarial deed in the view of the Compilation of Islamic Law (KHI) there is no obligation to include a notary in making a will, while the Civil Code (KUHPerdata) is required to include a notary. The legal consequences of a will without a notary deed make the will vulnerable to lawsuits from interested parties because the evidence is not strong enough and there is no legal certainty. According to the KHI and the Civil Code that a will needs to be authentically proven, this is intended to prevent negative things that are not desired by the testator or the beneficiary. Keywords: Legal Consequences, Will, Without Notary Deed, Civil Code, KHI Abstrak. Wasiat merupakan bagian hukum kewarisan Indonesia yang keberadaanya diatur dalam hukum Islam dan hukum positif. Wasiat yang dibuat seseorang harus ditunjukkan dengan bukti akta yang dapat dipertanggungjawabkan, oleh karena itu pembuatan wasiat sepatutnya dibuktikan dengan adanya bukti tertulis, meskipun kita mengetahui bahwa dalam Kompilasi Hukum Islam wasiat dapat dilakukan baik secara lisan maupun tulisan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui akibat hukum wasiat tanpa akta notaris dalam perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Kompilasi Hukum Islam. Kesimpulan bahwa wasiat tanpa akta notaris dalam pandangan Kompilasi Hukum Islam (KHI) tidak ada kewajiban mengikut sertakan notaris dalam pembuatan wasiat, sedangkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) diwajibkan mengikut sertakan notaris. Akibat hukum wasiat tanpa adanya akta Notaris, menjadikan wasiat tersebut rawan akan gugatan dari pihak-pihak yang berkepentingan karena pembuktiannya kurang kuat dan tidak ada kepastian hukum. Menurut KHI dan KUHPerdata bahwa wasiat perlu dibuktikan secara otentik, hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi hal-hal negatif yang tidak diinginkan oleh pewasiat maupun penerima wasiat. Kata Kunci: Akibat Hukum, Wasiat, Tanpa Akta Notaris, KUHPerdata, KHI
Perbedaan Pertumbuhan Bayi Usia 0-6 Bulan yang Mendapat Asi Ekslusif dan Asi Non Ekslusif di UPTD Puskesmas Langsa Timur Surnimawati Surnimawati; Rotua Lenawati Tindaon; Teti Marlina; Tasya Tasya; Suryati Suryati; Tia Aulia
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i5.8514

Abstract

ABSTRACT Based on UNICEF data in 2020, three regions have a very high prevalence of growth disorders, with around a third of children affected. The aim of the study was to determine the differences in the growth of infants aged 0-6 months who were exclusively breastfed and non-exclusively breastfed. What will be carried out by the East Langsa Health Center UPTD will be held on April 26-November 2022. The entire population is taken as a sample, namely 30 people. The design of this study is descriptive analytic, with a cross sectional approach using data analysis using the Chi-Square test method to test hypotheses with the help of SPSS. Based on the calculation results of the Chi-Square Statistical Test method, a p-value of 0.042 ± 0.05 was obtained, meaning that Ho was accepted and Ha was rejected so that it could be concluded that there were differences in the growth of infants aged 0-6 months who received exclusive breastfeeding with non-exclusive breastfeeding. The results of the statistical test also obtained an OR value of 7.857, meaning that babies who were not given exclusive breastfeeding had an 8 times greater chance of experiencing poor growth than babies who were given exclusive breastfeeding Keywords: Infant Growth, Exclusive Breastfeeding, Non-Exclusive Breastfeeding  ABSTRAK Berdasarkan data UNICEF pada tahun 2020 tiga wilayah memiliki pravalensi penyimpangan pertumbuhan yang sangat tinggi, dengan sekitar sepertiga anak terkena dampaknya. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan pertumbuhan bayi usia 0-6 bulan yang mendapatkan ASI ekslusif dengan ASI non ekslusif. Yang akan dilaksanakan UPTD Puskesmas Langsa Timur, diadakan pada 26 April-November 2022. Semua populasi dijadikan sampel yaitu 30 orang. Desain penelitian ini adalah deskriptif anaSlitik, dengan metode pendekatan cross sectional menggunakan analisa data metodsse Chi-Square test untuk menguji hipotesa dengan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil perhitungan metode Uji statistic Chi- Square, diperoleh nilai p-value sebesar 0,042 0,05 artinya Ho diterima dan Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pertumbuhan bayi usia 0-6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif dengan ASI non eksklusif. Hasil Uji statistik juga memperoleh nilai OR 7,857 artinya bayi yang tidak diberikan ASI Eksklusif memiliki peluang 8 kali lebih besar mengalami pertumbuhan yang tidak baik dari pada bayi yang diberikan ASI Eksklusif.kata kunci: Pertumbuhan Bayi, ASI Ekslusif, ASI non Ekslusif  
Penyuluhan Cara Mencuci Tangan dan Menggosok Gigi Dengan Baik dan Benar di SD Negeri 25 Kota Bima Nur Islamiyati; Suryati Suryati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2: Mei 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v2i2.1667

Abstract

Anak usia sekolah merupakan kelompok usia yang kritis, karena pada usia tersebut seorang anak rentan terhadap masalah kesehatan. Menggosok gigi merupakan cara yang paling mudah dan efektif untuk dilakukan dengan baik dan benar agar sisa makan benar benar dapat di hilangkan dari permukaan gigi. Berdasarkan penjelesan tersebut, sangat penting untuk memberikan informasi secara dini dan benar tentang bagaimana cara mencuci tangan dengan sabun serta menggosok gigi dengan baik dan benar sehingga anak anak bisa terhindar dari berbagai penyakit. Kegiatan penyuluhan kesehatan ini menggunakan penyampaian materi, pe,bagian leaflet dan demonstrasi cara mencuci tangan dengan sabun serta cara menggosok gigi dengan baik dan benar. Agar penyuluhan menarik kami memberikan hadiah door proze bagi peserta yang dapat mengulang tekhnik cara mencuci tangan dengan sabun serta cara menggosok gigi dengan baik dan benar dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan penyuluh. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi cara mencuci tangan dengan sabun serta cara menggosok gigi dengan baik dan benar dengan sabun Di SDN 25 Santi Kota Bima. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diharapkan agar anak-anak dapat memahami dan memperaktekan tekhnik cara menggosok gigi dengan baik dan benar serta cara mencuci tangan dengan sabun dalam kehidupan sehari hari baik di lingkungan rumah maupun sekolah.
PERSEPSI SISWA-SISWI TERHADAP NILAI DAKWAH PADA FILM DUA GARIS BIRU KARYA GINA S NOER (Studi Pada Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 22 Palembang) Indri Emirna Putri; Nuraida Nuraida; Suryati Suryati
Tabayyun: Journal of Journalism Vol 1 No 1 (2020): Tabayyun: Journal of Journalism
Publisher : Program Studi Jurnalistik, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.064 KB) | DOI: 10.30009/tabayyun.v1i1.8174

Abstract

Penelitian ini berjudul berjudul “Persepsi Siswa-Siswi Terhadap Nilai Dakwah Pada Film Dua Garis Biru Karya Gina S Noer (Studi Pada Siswa KelasXI IPA SMA Negeri 22 Palembang). Film Dua Garis Biru Karya Gina S Noer bertema tentang kehamilan remaja, film tersebut juga merupakan film yang memberi edukasi terhadap kehidupan remaja, tentu hal tersebut yang membuat film ini menjadi banyak peminat di kalangan remaja. Masalah yang dibahas pada penelitian ini adalah nilai-nilai dakwah yang terdapat dalam film Dua Garis Biru, dan persepsi siswa-siswi tentang film Dua Garis Biru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yakni teknik penngumpulan, analisis data dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan mengumpulkan dokumen- dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukan adanya nilai dakwah pada film Dua Garis Biru serta terdapat persepsi yang berbeda dari siswa-siswi SMA Negeri 22 Palembang terhadap film Dua Garis Biru. Kata Kunci : Persepsi, Nilai Dakwah, Film Dua Garis Biru
Kedudukan Akta Hibah Bagi Anak Angkat Dari Pemberian Harta Orang Tua Angkat (Studi Putusan Nomor: 1637/Pdt.G/2019/Pa.Jp) Nur Indah Utami; Ferryani Krisnawati; Suryati Suryati
Wijayakusuma Law Review Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Faculty of Law, Universitas Wijayakusuma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51921/wlr.v5i1.235

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah Untuk mengetahui kedudukan akta hibah yang dibuat oleh Notaris yang berisi pemberian hibah harta orang tua angkat kepada anak angkatnya. Untuk mencapai tujuan tersebut penulis menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, Sumber data adalah data sekunder sebagai data utama yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Data yang diperoleh dianalisa secara kualitatif. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang kedudukan akta hibah yang dibuat oleh Notaris untuk anak angkat secara normatif adalah Akta Hibah Nomor 19/2008 tertanggal 28 april 2008 yang dibuat dihadapan Notaris Jhonni M Sianturi, SH sah dan mempunyai kekuatan hukum, karena telah memenuhi syarat dalam perjanjian hibah baik secara formil maupun materiil. Kekuatan pembuktian akta notaris sebagai alat bukti adalah kekuatan pembuktian yang sempurna, karena keistimewaan dari suatu akta autentik terletak pada kekuatan pembuktiannya. Suatu akta autentik memberikan para pihak beserta ahli warisnya atau orang-orang yang mendapat hak darinya suatu bukti yang sempurna. Suatu akta autentik memiliki kekuatan pembuktian sedemikian rupa yang dianggap melekat pada akta itu sendiri, artinya akta autentik merupakan suatu bukti yang mengikat karena apa yang tertulis dalam akta itu harus dianggap benar adanya dan dipercaya oleh hakim. Akta autentik juga memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna karena tidak memerlukan penambahan alat bukti lainnya dengan kata lain akta autentik memiliki kekuatan pembuktian secara lahiriah, Formal dan materiil sesuai ketentuan berdasarkan Pasal 1886 KUHPerdata. Akta notaris sebagai akta autentik memiliki kekuatan pembuktian lahiriah, formal dan materiil, apabila akta notaris dibuat menurut ketentuan yang berlaku, maka akta itu akan mengikat terhadap para pihak sebagai akta autentik dan termasuk didalamnya pengadilan yang harus menerima akta notaris sebagai alat bukti yang sempurna. Kata kunci: Akta, Hibah, Anak Angkat, Harta, Orang Tua Angkat
EFFECTIVENESS OF ANIBAZA MEDIA (DRUGS ANIMATION) ON KNOWLEDGE OF DRUG PREVENTION IN STREET ADOLESCENTS IN THE YAYASAN RUMAH IMPIAN YOGYAKARTA Suryati Suryati
Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 4 No 1 (2023): Nursing Science Journal (NSJ)
Publisher : STIKES Pemkab Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53510/nsj.v4i1.176

Abstract

Background: Drugs are ingredients that when entering a person's body can cause damage to physical, psychic and mental health. UNODC, World Drug Report 2019 estimates that approximately 271 million people, or 5.5% of people aged 15 to 64 have used illegal drugs at least once (UNODC, 2021). Street teenagers are a very vulnerable group to be victims of drug abuse. Efforts that can be made to increase awareness and reduce the rate of drug abuse by providing information. Animation media is one of the most interesting and can increase motivation of adolescents. Method: this research is an experimental quantitative research using pre-experimental design (one group pre-post test design). The number of respondents was 20 adolescents used purposive sampling. The instrument uses ANIBAZA media, knowledge questionnaire and attitude questionnaire of drug prevention. Purpose: to determine the effectiveness of ANIBAZA (Narcotics Dangers Animation) on knowledge and attitudes of drug prevention in street teenagers at the Dream House. Results: Analysis of the study using the Wilcoxon test showed a significant difference between pre-test and post-test in adolescent knowledge with a p-value 0.000 and attitudes with a p-value 0.000. Conclusion: ANIBAZA media is effectively used as a health education to improve the knowledge and attitudes of street teenagers.
PELATIHAN PEMBUATAN JAMU JAHE MERAH INSTAN DI PASIE JAMBAK KOTA PADANG Nova Syafni; Wiwik Hanifah; Ryan Fajri Kurniawan; Lili Fitriani; Suryati Suryati
Jurnal Hilirisasi IPTEKS Vol 6 No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jhi.v6i3.675

Abstract

The majority of the population in the Pasie Jambak area depends on fishing as their livelihood, which requires them to be in excellent physical condition to carry out their work. Red ginger is one of the most commonly found plants in the market and is known to have benefits in maintaining bodily stamina. Therefore, the Student Executive Board of the Faculty of Pharmacy, Andalas University, in collaboration with faculty members and students, conducted training in the production of instant red ginger herbal drinks with the aim of making it a convenient health beverage for the fishing community, suitable for consumption during their fishing trips. This training was attended by a large number of women residing in the vicinity of Pasie Jambak, Padang City. The training process consisted of several stages. The first stage involved an explanation of the benefits of red ginger, followed by the second stage, which was a practical session on the production of instant red ginger herbal drinks using red ginger rhizomes, sugar, and water. The subsequent stage focused on the packaging of the red ginger product and the proper method of preparing the beverage. The training activities concluded with a discussion session and the completion of questionnaires regarding the implementation of the training. The results of this training demonstrated that the participants were able to smoothly produce and package instant red ginger herbal drinks. The questionnaire results also indicated that overall, all participants were satisfied with the training activities. Therefore, it is expected that this training will provide significant benefits to the community in the Pasie Jambak area, helping to improve their health and offering a practical solution for fishermen who require good physical stamina to carry out their work.
Pelatihan Praktikum Kimia Sederhana di SMAN 16 Padang Imelda Imelda; Refinel Refinel; Refilda Refilda; Yefrida Yefrida; Hermansyah Aziz; Yulizar Yusuf; Suryati Suryati; Zulkarnain Chaidir; Sumaryati Syukur; Rahmiana Zein; Novesar Jamarun; Safni Safni; Zilfa Zilfa; Yetria Rilda; Norman Ferdinal; Tommi Hermansyah; Fivi Mona Bareno
Warta Pengabdian Andalas Vol 30 No 3 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.30.3.562-568.2023

Abstract

Chemistry is one of the subjects taught in State Senior High Schools (SMAN), especially in Natural Sciences (IPA). The problem with chemistry subjects is that it is difficult to practice in the laboratory because laboratory facilities such as space, equipment and chemicals are expensive. As a result, chemical laboratory practices were only sometimes carried out. Several lecturers and students from the Department of Chemistry, FMIPA Unand Kimia Unand, carried out service activities at SMAN 16 Padang through laboratory practice using materials and equipment that were cheap and readily available in the surrounding environment. This community service aims to train teachers and students to carry out chemistry practicums using simple materials and equipment available around them. The training was given to chemistry subject teachers and students in the science laboratory at SMAN 16 on 17 and 21 November 2022. The material was practised in oxidation and reduction (redox) and electrolysis reactions. The activity went smoothly; the students enthusiastically carried out the practicum. Through the results of this simple chemistry practicum, students can design and carry out chemical experiments using simple tools and materials, conduct direct observations of chemical processes, practice scientific thinking, attitude and work skills and analyze and solve various scientific processes using scientific methods. SMAN 16 hopes that this activity will continue with different topics.
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI ASAM SITRAT DAN SUHU PADA TAHAP DEMINERALISASI UNTUK PEMBUATAN KITOSAN DARI LIMBAH TULANG SOTONG (SEPHIA OFFICINALIS) Emil Izmilia; Suryati Suryati; Masrullita Masrullita; Sulhatun Sulhatun; Rizka Nurlaila
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v3i4.10342

Abstract

Kitosan merupakan produk turunan dari polimer kitin, yang sudah mengalami proses deasetilasi. Proses demineralisasi adalah penghilangan kandungan mineral yang terdapat pada tulang sotong. Kandungan mineral dalam tulang sotong adalah CaCO3, mineral yang terkandung dalam tulang sotong ini lebih mudah dipisahkan dibandingkan protein karena mineral hanya terikat secara fisik. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor apa yang mempengaruhi proses pembuatan kitosan dari limbah tulang sotong dengan menggunakan variasi konsentrasi asam sitrat dan suhu pada tahap demineralisasi serta mengkaji karakterisasi apa saja yang terdapat didalam kitosan dari tulang sotong. Uji terhadap kitosan dari limbah tulang sotong ini ialah berupa uji rendemen, uji derajat deasetilasi, uji kelarutan kitosan, uji kadar air dan uji gugus fungsi. Penelitian ini sebelumnya sudah pernah dilakukan menggunakan tulang sotong dengan variasi suhu dan waktu pemanasan deasetilasi sebesar 70°C, 80°C, 90°C, 100°C dan waktu 40 menit, 50 menit, 60 menit , 70 menit, namun pada penelitian ini menggunakan tulang sotong dengan variasi konsentrasi asam sitrat dan suhu pemanasan demineralisasi sebesar 40%, 50%, 60% dan 70% dan suhu 50oC, 60oC, 70oC dan 80oC . Maka didapatkan hasil dari penelitian ini yang terbaik berupa: Rendemen dan kelarutan pada konsentrasi asam sitrat 70% suhu 800C sebesar 47,42% dan 85,33%, Kadar air dan derajat deasetilasi pada konsentrasi asam sitrat 40 % suhu 800C sebesar 9,12% dan 77,34%. Serta gugus fungsi pada konsentrasi asam sitrat 40 % suhu 800C dengan gugus fungsi OH ulur pada puncak bilangan gelombang 3534cm-1 , NH2 ulur pada puncak bilangan gelombang 3356 cm-1, Bilangan gelombang 2989cm-1 memperlihatkan gugus fungsi CH ulur, dan bilangan gelombang 1656cm-1 menunjukan gugus fungsi C=O amida.
PELATIHAN DAN BIMBINGAN TEKNIS PENGGUNAAN APLIKASI AYO LAPOR MANG POLISI DI KEPOLISIAN DAERAH SUMATERA SELATAN (SUMSEL) Faradillah Faradillah; Muhammad Fadhiel Alie; Suryati Suryati
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v5i1.4057

Abstract

Kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis penggunaan aplikasi “Ayo Lapor Mang Polisi” ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan sebagai langkah awal implementasi program digitalisasi pelayanan SPKT Polda Sumsel bersinergi dengan Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan dalam mewujudkan layanan yang optimal kepada masyarakat. Kurangnya pengetahuan dan wawasan masyarakat terkait tindak kriminal yang dialami, minimnya informasi terkait pelaporan dan dokumen terkait membuat layanan pelaporan seakan lamban, melalui penggunaan aplikasi layanan pelaporan diharapkan dapat lebih optimal dirasakan oleh masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan wawasan, meningkatkan keterampilan dan menambah informasi terkait Penggunaan aplikasi “Ayo Lapor Mang Polisi” kepada Petugas layanan di lingkungan Kepolisian Daerah dan Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan. Metode pelaksanaan pada pengabdian ini dilakukan melalui pendekatan secara sosial dalam menganalisis situasi lalu disusun solusi berupa kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis penggunaan aplikasi. Kegiatan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan tujuan dan rencana. Peserta pada pelatihan dan bimbingan teknis ini mengikuti kegiatan dengan kooperatif dengan cukup interaktif. Beberapa pertanyaan terkait penggunaan aplikasi disampaikan para peserta dan dijawab dengan langsung melakukan simulasi pada contoh kasus. Beberapa kendala seperti perbedaan versi device sempat terjadi namun segera dapat ditanggulangi dengan beberapa pilihan solusi. Kedepannya pendampingan penggunaan aplikasi tetap dilakukan secara informal untuk membantu petugas dan operator dalam mengoperasikan aplikasi saat melayani masyarakat. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Kepala SPKT Polda Sumsel dan jajaran, sehingga kegiatan serupa telah direncanakan untuk dilakukan secara berkala sebagai upaya peningkatan layanan SPKT kepada masyarakat
Co-Authors Adlis Santoni Agoeng Prasetyo agustin, isnaini nuzula Alda Nurfaiza Anastasya Wilma Lilipory Anna Anggraini Bagoes Widjanarko Bela Janare Putra BUSTANUL ARIFIN Deswati Deswati Emi Puspita Dewi Emil Izmilia Emriadi - Eva Nurmaidah Nurmaidah Faradillah Faradillah Fernando, Henky Ferryani Krisnawati Filsha Chairunisa Fivi Mona Bareno Hadi Nasbey Hajijah Hajijah Hartika Utami Fitri Hermansyah Aziz Hinaya Hinaya Ibnu Irawan Imelda Imelda Indri Emirna Putri kasyful anwar Kusumasari, Prosawita Ririh Larasati, Yuniar Galuh Lena Marianti Lili Fitriani M. Bahriza Fauzi Mahdum Mai Efdi Mai Efdi Maimun Maimun Marniati Salim Masnia Natasya Masrullita Masrullita Matlal Fajri Alif Maya Afriani Meriatna Meriatna Mohamad Solichin Mudinillah, Adam Muhammad Ediyani Muhammad Fadhiel Alie Muzaiyanah Muzaiyanah Nasrul ZA Norman Ferdinal Nova Syafni Novesar Jamarun Nur Id'ys Nur Indah Utami Nur Islamiyati Nur Syifa Mardhatillah Nuraida Nuraida Nurlaeli Sukesti Ariani Nasution Nurlaely Sukesti ArianiNasution Nyimas Natasha Ayu Shafira Olly Norita Tetra Permatasari Diah Philipus Eksan D.Rovin Putri Arwanda Putri Ayu Agusliana R.A Siti Khairunisa Rahmi Vika Ulia Rahmiana Zein Refilda Refilda Refinel - Reza Ginandha Sakti Rimasi Rimasi Rizka Nurlaila RM Singgih Sanjaya Rotua Lenawati Tindaon Ryan Fajri Kurniawan Safni Safni Sartika Dewi Setiarini, Agnes Tika Solikin Solikin Suarman Suarman Suarman Sulhatun Sulhatun Sumarno Sumarno Sumaryati Syukur Surnimawati Surnimawati Syofyan Syofyan Syukri Arief Syukri Syukri Tasya Tasya Teguh Anindito Teti Marlina Tia Aulia Tommi Hermansyah Ulfi Hayati VG Tinoek Istiarti Wiwik Hanifah Wiwin Mochtar Wiyono Wiwin Muchtar M.Hum. S.H. Wiyono Yefrida Yefrida Yetria Rilda Yoan De Nanda Herru Yulizar Yusuf Yulizar Yusuf Zilfa Zilfa Zulkarnain Chaidir