Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Sistem Kendali Berbasis Programmable Logic Control untuk Aerial Work Platform – AWP75i Ghany, Heryana; Bachtiar Wahyu, Marcellinus; Susanto, Hadi
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 9 No. 1 (2024): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v9i1.2015

Abstract

Perkembangan sebuah kota membuat kebutuhan infrastruktur penerangan, lalu-lintas, dan telekomunikasi meningkat. Penerangan jalan umum (PJU), lampu lalu-lintas, CCTV, kabel serat optik, dan lain-lain, terus dibangun. Di beberapa lokasi, dengan pertimbangan tertentu, perangkat-perangkat tersebut dipasang lebih tinggi dari permukaan jalan atau tanah. Dengan jumlah titik lokasi yang banyak, maka diperlukan sarana untuk perawatan atau perbaikan yang selain dapat dimobilisasi juga dapat menjangkau ketinggian perangkat yang dipasang. Aerial Work Platform AWP75 dirancang dan dibuat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Metoda perancangan mechanical dengan bantuan CAD dan verifikasi menggunakan metoda Finite Element Analysis (FEA). Sedangkan perancangan kendali dilakukan dengan metoda simulasi menggunakan perangkat lunak otomasi industri. Dengan basis kendaraan bak terbuka kecil (mini pick-up), perangkat untuk mengangkat pekerja dan barang disematkan. Pada kendaraan tersebut terdapat lengan pengangkat yang dapat memanjang secara teleskopik dan dapat dilipat terhadap lengan utama. Lengan utama bertumpu pada mekanisme meja putar di atas rangka kendaraan. Bucket sebagai tempat teknisi dan barang, dipasang diujung lengan pengangkat. Daya hidrolik yang digunakan pada sistem berasal dari Power Take Off (PTO). Pengoperasian sistem dengan kendali PLC mengatur pergerakan secara electrohidrolik. Sistem berhasil bekerja dengan baik dan tidak terjadi kegagalan sistem kendali selama pengujian hingga batas waktu pengiriman.
Implementation Of Death Crime Executions for Class I Narcotics Distributors Susanto, Hadi; Pratiwi, Siswanti; Marbun, Warasman
JILPR Journal Indonesia Law and Policy Review Vol. 5 No. 2 (2024): Journal Indonesia Law and Policy Review (JILPR), February 2024
Publisher : International Peneliti Ekonomi, Sosial dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/jirpl.v5i2.228

Abstract

The enactment of Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics, types of Psychotropics class I and class II as stated in the attachment to Law Number 5 of 1997 concerning Psychotropics have been moved to Narcotics class I in Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics and the attachment regarding types of Psychotropics class I and class II in Law Number 5 of 1997 concerning Psychotropic Substances are revoked and declared invalid. With this figure, the level of narcotics use in Indonesia is the largest in Asia. Indonesia is considered a drug emergency, the process of executing the death penalty does not have a deterrent effect on drug dealers or smugglers. The problem is, how to carry out the execution of the death penalty for class I narcotics dealers and what are the obstacles to not immediately carrying out the death penalty for class I narcotics dealers. The research method used is Empirical Normative Legal Research. In conclusion: The death penalty imposed by a court in a general court or military court environment is carried out by being shot to death. This provision does not reduce existing provisions in the criminal procedural law regarding carrying out court decisions. Based on Law No. 35 of 2009 concerning Narcotics. And the factors that cause obstacles in the implementation of the death penalty include legislative factors (legal substance), law enforcement factors, means and facilities factors, and community factors.
“600 Meter” Komposisi untuk Formasi Combo Band: Sebuah Inspirasi dari Mengendarai Mesin Motor 2 Stroke Nugraha, Vernanda Pratama Prasetya; Sutaryo, Haris Natanael; Susanto, Hadi
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 17, No 2 (2023): Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v17i2.10520

Abstract

Pada penelitian ini, penulis melakukan eksplorasi komposisi musik dengan pendekatan melalui aspke-aspek kehidupan yang sering dijumpai yaitu motor mesin 2 stroke. Penulis menyusun elemen musik dari inspirasi menjadi sebuah komposisi musik Thrash Metal sebagai proses penyampaian visualisasi. Kajian pada penelitian ini menggunakan beberapa sumber buku untuk mendukung penelitian ini. Penulis menggunakan metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif. Nuansa tegang diciptakan menggunakan teknik pemilihan harmoni menggunakan akor triad lalu menambahkan nada extension di beberapa akor, pattern ritme banyak menggunakan teknik traditional blast dan inverse skank bleast yang payung besarnya adalah teknik blast beat pada drum, dan menerapkan riff dengan ritme yang konstan pada gitar.Kata kunci: Visual, Nuansa, Adrenalin, 2 stroke ““600 METER”: Composition for Combo Band Formation: An Inspiration from Riding a 2 Stroke Motorcycle EngineIn this study, the author conducted an exploration of music composition by approaching through aspects of life that are often found, namely motorcycles that have 2-stroke engine specifications. Compiling musical elements from inspiration into a Thrash Metal music composition as a process of delivering visualization. The author uses descriptive qualitative research methods. The tense nuance are created using harmony selection techniques using triad chords and then adding extension tones in several chords, many rhythm patterns using traditional blast techniques and inverse skank bleast whose big umbrella is the blast beat technique on the drums, and applying riffs with a constant rhythm on the guitar.Keywords: Visuals, Feel, Adrenaline, 2 strokes
UPAYA MENUMBUHKAN ENTREPRENEURSHIP DENGAN BUMBU RENDANG: PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA RAJAMANDALA KULON Nugroho Doyo Yekti, Yusuf; Susanto, Hadi; Azkia, Rifan; Alfi Syahriani, Nur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.2928-2933

Abstract

Entrepreneurship dikembangkan di Desa Rajamandala Kulon melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat dalam memproduksi dan memasarkan rendang, makanan tradisional Indonesia yang telah diakui secara internasional.  Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode Plan-Do-Check-Action (PDCA). Pada tahap perencanaan, tim mengadakan rapat koordinasi, menyusun anggaran, dan merencanakan timeline. Tahap pelaksanaan meliputi pembuatan materi presentasi, soal pre-test dan post-test, serta kuesioner kepuasan peserta. Tahap pengecekan meliputi survei lokasi yang dilaksanakan untuk memastikan bahwa tempat kegiatan sudah siap. Tim juga memastikan komitmen mitra untuk bersedia berkolaborasi pada tahap selanjutnya. Tahap aksi mencakup pelatihan kewirausahaan dan pembuatan bumbu rendang yang higienis dan berkualitas. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK dan pemuda karang taruna. Pelatihan motivasi berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam perencanaan bisnis dan pemasaran digital. Sementara itu, pelatihan teknis pembuatan bumbu rendang dilakukan di Posyantekdes Ikhlas Ramaku dengan fasilitas permesinan yang memadai. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang kewirausahaan, dengan rerata skor post-test lebih tinggi (80) dibandingkan dengan pre-test (64,29). Meskipun sebagian besar peserta merasa puas, ada peserta yang merasa tidak puas karena harapan untuk mendapatkan alat produksi secara gratis belum dapat terpenuhi. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan kewirausahaan dan keterampilan teknis dalam produksi bumbu rendang, serta menumbuhkan minat masyarakat dalam mengembangkan usaha kecil. Rencana selanjutnya adalah melaksanakan program pendampingan berkelanjutan untuk mendukung proses produksi yang higienis dan berkualitas, memanfaatkan fasilitas yang tersedia di Posyantekdes Ikhlas Ramaku, guna meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan usaha peserta.
Perancangan Alat Pemerata Tembakau Pada Proses Giling Rokok Batangan Menggunakan Metode Dmai Dan Qfd Di Pt. Xyz Putra, Muhammad Satria; Lubis , Marina Yustiana; Susanto, Hadi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerakdi industri tembakau. Perusahaan ini berfokus pada produksirokok batangan pada wilayah Kudus, Jawa Tengah. PT. XYZmemiliki kendala dalam proses produksi yaitu perusahaanselalu menghasilkan produk defect setiap harinya. Proses gilingrokok menjadi proses yang menghasilkan produk defect palingbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki prosesmemasukkan tembakau kedalam mulut gilingan denganpendekatan metode DMAI (Define, Measure, Analyze,Improve) sedangkan usulan yang diberikan yaitu alat pemeratatembakau dengan menerapkan metode Quality FunctionDeployment (QFD). Hasil penelitian ini berupa rancangan alatpemerata tembakau dengan dimensi 21 x 8 x 14 cm dengantinggi yang dapat diperpanjang hingga 22 cm sesuai dengankebutuhan. Alat pemerata tembakau ini dapat digunakan padaalat gilingan yang saat ini sudah dimiliki perusahaan. Namun,alat ini hanya dapat digunakan pada model gilingan yang saatini ada pada perusahaan. Estimasi biaya yang perludikeluarkan untuk membuat satu alat pemerata tembakau inisebesar Rp414.000. Berdasarkan hasil perhitungan nilai sigmabaru, penggunaan alat pemerata tembakau diharapkan dapatmenurunkan 46.89% jumlah produk defect setelahdiimplementasikan di perusahaan PT. XYZ. Kata kunci— Six Sigma, Defect, Kualitas, Tembakau, Rokok
Perancangan Perbaikan Proses Pengadaan Bahan Baku Restoran Di Kawasan Wisata Menggunakan Metode Business Prosess Improvement Fawwaz, M Imam; Sutari , Wiyono; Susanto, Hadi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengadaan bahan baku menjadi faktorpenting dan utama atas kesuksesan dari proses produksi disebuah industri. Tidak terkecuali pada industri makanan, yangmemiliki kebutuhan utama berupa bahan baku yang diolahmenjadi makanan. Keberadaan industri makanan sangatlahmenyebar luas tidak terkecuali pada kawasan wisata.Hubungan antara kawasan wisata dengan restoran sangatlaherat, sehingga peneliti menetapkan tempat penelitian pada salahsatu industri makanan yang berada di kawasan wisata. Akantetapi terdapat masalah yang dihadapi oleh tempat penelitianberupa proses pengadaan yang belum berjalan dengan baik,kurangnya kegiatan penjadwalan serta controlling danmonitoring. Dari masalah yang timbul tersebut berdampakpada bahan baku Restoran menjadi banyak yang terbuang.Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan hal-haldan perancangan perbaikan dalam proses pengadaan bahanbaku di Restoran. Adapun data-data pada penelitian inididapatkan melalui kegiatan wawancara. Dari permasalahanyang ditemukan, dilakukannya identifikasi terhadap prosesbisnis pengadaan bahan baku di Restoran. Dengan usulanpenyelesaian masalah dengan menerapkan metode BusinessProcess Improvement (BPI) untuk merubah proses bisnis diRestoran menjadi lebih terorganisir dan baik. Berdasarkanpermasalahan yang ada maka peneliti melakukan perancanganusulan perbaikan berupa pembuatan pengadaan bahan baku,pembuatan instruksi kerja, perbaikan proses bisnis eksisting,instruksi kerja controlling dan monitoring dan pembuatansimulasi penjadwalan pembelian di Restoran. Hasil dari usulanrancangan tersebut memiliki manfaat untuk meminimalkanbahan baku yang terbuang sia-sia dan mengoptimalkan modalrestoran. Kata kunci – [Proses Pengadaan, Bahan Baku, BusinessProcess Improvement]
Usulan Perancangan Standard Operating Procedur (Sop) Pelaksanaan Pengukuran Kepuasan Mahasiswa Terhadap Kegiatan Praktikum Di Prodi Sistem Informasi Universitas Telkom Berdasarkan Iso 9001:2015 Klausul 9.1.2 Menggunakan Metode Business Process Improvement Putri, Aulia; Sutari , Wiyono; Susanto, Hadi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Studi S1 Sistem Informasi merupakansalah satu prodi yang berada dalam Fakultas Rekayasa Industri(FRI). Dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran, didukungoleh aktivitas – aktivitas yang dapat memberikan wawasan,aktivitas secara praktik kepada mahasiswa melalui kegiatanpraktikum. Untuk mengukur keberhasilan dan kualitaskegiatan praktikum pada Laboratorium, maka perludilaksanakannya kegiatan monitoring dan evaluasi melaluimedia umpan balik yang disediakan oleh prodi. Berdasarkanhasil wawancara, didapatkan informasi bahwa prodi tidakmemiliki dokumen standar acuan berupa SOP serta alurprosedur baku yang menginformasikan terkait dengan prosespengukuran kepuasan mahasiswa. Oleh karena itu, dalampenelitian ini berfokus pada perancangan Standard OperatingProcedur (SOP) pengukuran kepuasan mahasiswa terhadappelaksanaan praktikum berdasarkan ISO 9001:2015 Klausul9.1.2 menggunakan metode Business Process Improvement.Adapun metode yang digunakan dalam perancangan SOP iniyaitu Business Process Improvement (BPI) yang digunakanuntuk memperbaiki alur proses atau alur prosedur pada prosespengukuran kepuasan mahasiswa terhadap pelaksanaanpraktikum.Hasil rancangan pada penelitian ini yaitu SOPpengukuran kepuasan mahasiswa yang didasarkan padarequirement ISO 9001:2015 Klausul 9.1.2 terkait denganKepuasan Pelanggan. Dalam SOP tersebut termuat deskripsiumum, deskripsi proses, ukuran kinerja, dan indikator –indikator lainnya. SOP tersebut dapat dijadikan sebagai acuanterdokumentasi dalam pelaksanaan kegiatan pengukurankepuasan mahasiswa terhadap kegiatan praktikum. Kata kunci: ISO 9001:2015, Klausul 9.1.2, Kepuasan Mahasiswa, Business Process Improvement.
Co-Authors Achmad Sopyan, Achmad Achmad, Fitroh Imam Adrian, Mochamad Fadhil Afandhi, Ilham Yuniar Agus Yulianto Ahmad, Ali Nur Alex Saleh Alfi Syahriani, Nur Ali Djamhuri Andre Indrawan Angger Bagus Prasetiyo Ani Rusilowati Aristiani, Erni Ashfia P, Hafizh Assagaf, Iman Pradana A Aulia Putri Azkia, Rifan Bachtiar Wahyu, Marcellinus Bachtiar, Marsellinus Bangsa, Vanessa Bunga Basuki, Akbari Indra Budi Naini Mindyarto, Budi Naini Camalia, Fayeza Dahlan, Masbin Eko Budiono Eni Sugiarti Farras, Muhammad Ammar Fawwaz, M Imam Fianti Fianti, Fianti Ghany Heryana Handayani, Try Lisa HANIF SULISTIYO Haris Natanael Sutaryo Herman I Nyoman Pasek Nugraha Iwan Setiawan J Haritz Jasmine, Indy Aurelia Kadek Rihendra Dantes Khumaedi - Lewa, Ismira Wahyu Lestari Lina Aryati Marina Marina Marina Yustiana Lubis Muh. Nurul Haq Amaluddin Munif, Azhari Nathan Hindarto Ningrum, Astri Setia Nugraha, Vernanda Pratama Prasetya Pramudya, Hafizh Pratiwi, Siswanti Putra, Muhammad Satria Putut Marwoto Rachmawati, Sekar Rhomansyah , Fitra Hari Ridho Adi Negoro Rosiyadi, Didi Rulyaimah, Rulyaimah Salim, Taufik Ibnu Sheila Amalia Salma Siti Khanafiyah Sudaryo Broto Sugianto Sugianto Sulfiana, Enni Sulhadi - Sunyoto Eko Nugroho, Sunyoto Eko Supriyadi Supriyadi Susanti, Meili Susanto, Wawan Susilo Susilo Susyanto, Nanang Sutari , Wiyono Sutari, Wiyono Utti Marina Rifanti Uzaedah, Elly Warasman Marbun Whenjaya, Calvin WINNY ANGGIA CAHYANI Wiyono wiyono Yogi Prabowo Yusuf Nugroho Doyo Yekti Zidan, Muhammad Ijlal