Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Masyarakat Informatika

Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Calon Penerbang TNI Angkatan Darat Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Pada Pusat Pendidikan Angkatan Darat Republik Indonesia Purwanto Purwanto; Sutikno Sutikno
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 9, No 1 (2018): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.201 KB) | DOI: 10.14710/jmasif.9.1.31521

Abstract

Pusdikpenerbad bertugas pokok menyelenggarakan pembinaan satuan Penerbang TNI Angkatan Darat dan melaksanakan operasi penerbangan angkatan darat dalam rangka mendukung tugas pokok TNI angkatan darat. Usaha yang biasa dilakukan oleh Pusdikpenerbad untuk mendapatkan rangking calon penerbad adalah melalui proses seleksi dua tahap dengan mengikuti peraturan kasad. Bagi pusdikpenerbad yang memiliki tingkat kredibilitas yang tinggi, proses seleksi biasanya dilakukan oleh tim penyeleksi khusus. Tim penilai menyeleksi peserta dengan menerima hasil dari setiap kriteria tahap pertama dan tahap kedua, proses tim penilai membutuhkan waktu atau kurang efesien untuk memproses hasil akhir peserta calon penerbad dari setiap kriteria, melihat banyaknya data yang ada. Aplikasi seleksi calon penerbang angkatan darat menggunakan metode Simple Additive Weighting. Aplikasi yang bertujuan untuk membantu pusdikpenerbad dalam mencari calon penerbad terbaik. Hasil pengujian aplikasi ini didapati bahwa metode Simple addive weighting mampu menentukan daftar peserta calon penerbad terbaik yang memanfaatkan beberapa pengambil keputusan.
PENERAPAN ATURAN IF-THEN UNTUK MENANGANI KETIDAKPASTIAN PERUBAHAN LINGKUNGAN PADA VEHICLE ROBOT LEGO Sutikno Sutikno; Adi Wibowo; Kushartantya Kushartantya; Helmie Arif Wibawa
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 3, No 6 (2012): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1801.76 KB) | DOI: 10.14710/jmasif.3.6.8461

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang robotika telah menjadi perhatian yang cukup serius dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu jenis robot dengan kemampuan istimewa yaitu robot mobil. Masalah utama robot ketika beroperasi adalah bagaimana robot dapat bergerak pada lintasan yang sesuai dan dengan cepat sampai pada tujuan. Pada tulisan ini dicoba mendesain algoritma If-Then rule yang di implementasikan pada Automated Guided Vehicle (AGV), dengan input 3 sensor ultrasonik dan 2 output yaitu arah sudut dan kecepatan robot, kemudian dilihat kemampuan robot dalam bergerak pada lintasan yang berbelok. Dari hasil yang diperoleh robot mampu bergerak melintas pada lintasan lurus dan belok, tetapi robot tidak mampu berada pada bagian tengah lintasan, hal ini disebabkan karena algoritma If-Then yang digunakan hanya mendeteksi input sensor yang masih sedikit dan respon robot yang lambat.
Pengenalan Jenis Golongan Darah Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Perceptron Khairil Fitryadi; Sutikno Sutikno
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 7, No 1 (2016): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.469 KB) | DOI: 10.21456/vol%viss%ipp1-11

Abstract

Darah merupakan salah satu bagian penting dalam tubuh. Darah dibedakan menjadi beberapa golongan yaitu A, B, O, dan AB. Secara konvensional, mendeteksi golongan darah dengan cara meneteskan serum anti-A dan serum anti-B ke darah yang akan dikenali kemudian melakukan pengamatan langsung terhadap reaksi tetesan serum tersebut. Hal ini yang menyebabkan terjadi kesalahan identifikasi mulai dari kurang teliti dan terburu-buru dalam mengamati. Mendeteksi golongan darah dapat dilakukan secara komputasi menggunakan pengenalan pola. Jaringan syaraf tiruan (JST) merupakan salah satu metode klasifikasi yang digunakan dalam pengenalan pola. beberapa metode JST yang digunakan dalam pengenalan pola diantaranya Hebb, LVQ, backpropagation dan perceptron.  Penelitian ini membuat aplikasi pengenalan jenis golongan darah melalui citra menggunakan metode jaringan syaraf tiruan perceptron. Fitur yang dimiliki sistem ini antara lain menyimpan data latih, melakukan pelatihan data dan melakukan pengenalan jenis golongan darah. Output dari sistem ini adalah informasi berupa jenis golongan darah. Sistem ini dikembangkan dengan metode waterfall yang diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman MATLAB dan database Microsoft Access.
PENGARUH JUMLAH KROMOSOM PADA ALGORITMA GENETIKA UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH KNAPSACK Sutikno Sutikno
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 3, No 5 (2012): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmasif.3.5.8464

Abstract

Algoritma Genetika telah banyak digunakan untuk menyelesaikan masalah optimasi, salah satunya yaitu masalah knapsack. Masalah knapsack merupakan masalah optimasi yang berusaha memaksimalkan keuntungan. Dalam penerapannya, Algoritma Genetika melibatkan variabel untuk mencapai nilai finesss yang baik, salah satunya yaitu jumlah kromosom pada setiap generasi. Pada tulisan ini dilakukan pengujian terhadap beberapa variasi jumlah kromosom dalam satu generasi pada peluang kromosom, dan peluang mutasi yang sama. Hasil yang didapat yaitu semakin banyak jumlah kromosom yang diberikan pada algoritma genetika maka mempunyai kecenderungan menghasilkan nilai finesss yang lebih baik.
APLIKASI PREDIKSI JUMLAH PENDERITA PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA SEMARANG MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION Raditya Lucky Riswanto; Sutikno Sutikno; Indriyati Indriyati
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 5, No 10 (2014): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3547.938 KB) | DOI: 10.14710/jmasif.5.10.8439

Abstract

IR (incidence rate) DBD Kota Semarang selalu lebih tinggi dari IR DBD Jawa Tengah dan IR DBD Nasional dari tahun 2006 sampai tahun 2012. Tahun 2012 IR DBD Kota Semarang adalah 70.9, tiga kali lebih tinggi dari IR DBD Jawa Tengah yaitu 19,29. Tindakan preventif dari pemerintah diharapkan dapat menekan peningkatan jumlah penderita. Dengan mengetahui peningkatan jumlah penderita, maka pemerintah dapat melakukan tindakan apa yang harus dilakukan untuk menekan penyebaran penyakit. Data jumlah penderita penyakit bersifat kontinu dan memiliki tren yang dinamis, maka metode yang dibutuhkan untuk melakukan prediksi adalah metode yang kompleks dan dapat mempelajari ketidakpastian dalam setiap periode yang dapat diakomodasi dengan algoritma Jaringan Syaraf Tiruan (JST). Salah satu algoritma JST yaitu Backpropagation. Jumlah penderita penyakit DBD per bulan dalam satu tahun digunakan sebagai masukan dengan jumlah penderita penyakit pada satu bulan ke depan sebagai keluaran. Arsitektur backpropagation menggunakan dua belas neuron layer input, satu layer tersembunyi dengan jumlah neuron yang dapat diubah-ubah dan satu neuron pada layer output. Pengujian menghasilkan MAPE terkecil, yaitu 4.48 pada alfa 0.7 dan jumlah neuron tersembunyi sebanyak 50 neuron dengan nilai akurasi 95.52 persen.
PERBANDINGAN METODE DEFUZZIFIKASI SISTEM KENDALI LOGIKA FUZZY MODEL MAMDANI PADA MOTOR DC sutikno Sutikno; Indra Waspada
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Masyarakat Informatika
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.855 KB) | DOI: 10.14710/jmasif.2.3.2645

Abstract

Dalam merancang sistem kontrol dengan menggunakan logika fuzzy terdapat tiga proses yaitu fuzzifikasi, evaluasi rule dan defuzzifikasi. Masing-masing proses tersebut akan mempengaruhi respon sistem yang dikendalikan. Defuzzifikasi merupakan langkah terakhir dalam suatu sistem logika fuzzy dengan tujuannya mengkonversi setiap hasil dari inference engine yang diekspresikan dalam bentuk fuzzy set kesuatu bilangan real. Hasil konversi tersebut merupakan aksi yang diambil oleh sistem kendali logika fuzzy. Karena itu, pemilihan metode defuzzifikasi yang sesuai juga turut mempengaruhi sistem kendali logika fuzzy dalam menghasilkan respon yang optimum. Penelitian ini dilakukan dengan membandingan pada sistem logika fuzzy model Mamdani dengan menggunakan beberapa metode defuzzifikasi, yaitu metode COA (center of area), bisektor, MOM (mean of maximum), LOM (largest of maximum) dan SOM (smallest of maximum). Lima metode defuzzifikasi ini dibandingkan dengan mengimplementasikan pada sistem plant yang sama. Plant yang dipilih yaitu pada pengaturan kecepatan motor DC. Pengujian yang telah dilakukan beberapa pemberian referensi, nilai rata-rata waktu tunda (td) terkecil dari lima kali percobaan adalah dengan menggunakan metode defuzzifikasi bisektor yaitu sebesar 0,1830 detik. Nilai rata-rata waktu naik (tr) terkecil dengan menggunakan metode defuzzifikasi MOM yaitu sebesar 0,5784 detik dan nilai rata-rata waktu penetapan (ts) terkecil dengan menggunakan metode defuzzifikasi LOM yaitu sebesar 0,7789 detik.
Monitoring Jarak Kendaraan Dengan Sensor Ultrasonik Berbasis Android Darojat Darojat; Sutikno Sutikno
Jurnal Masyarakat Informatika Vol 9, No 2 (2018): JURNAL MASYARAKAT INFORMATIKA
Publisher : Department of Informatics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.907 KB) | DOI: 10.14710/jmasif.9.2.31481

Abstract

Lalu lintas kendaraan di jalan raya sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkandari kehidupan keseharian manusia di zaman ini. Setiap hari jutaan kendaraan berjalandi jalan raya dengan segala resiko yang ada. Salah satu resiko yang dimaksud adalahkecelakaan lalu lintas. Tingkat kedisiplinan para pengendara yang kurang menyebabkanadanya kecelakaan lalu lintas. Kedisiplinan berlalu lintas sangat diperlukan dalamberkendara untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, selain membahayakanpengendara itu sendiri juga dapat membahayakan pengendara lain. Di saat kendaraanberhenti di lampu lalu lintas, seringkali pengemudi kurang memperhatikan jarak amankendaraan mereka, sehingga tabrak belakang pun terkadang terjadi. Terkadangmeskipun belum fatal namun dapat mengakibatkan keributan. Keributan ini tak jarangyang berlanjut sampai kekerasan fisik. Untuk dapat mengatasi permasalahan lalu lintasseperti hal tersebut dapat disiasati dengan mengatur jarak antar kendaraan yang ideal.Pada Tugas Akhir ini dibahas tentang monitoring jarak kendaraan untuk dapatmemantau jarak kendaraan kita dengan kendaraan lain. Hasil dari penelitian TugasAkhir ini adalah program monitoring jarak kendaraan dengan sensor ultrasonik berbasisandroid dapat di terima. Dengan adanya monitoring jarak jarak kendaraan hal tersebutdapat mengingatkan pengandara tersebut serta memberikan informasi jarak amankendaraannya maupun kendaraan lain agar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaanlalu lintas.