Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Variabel Makro Ekonomi Terhadap Kinerja Reksa Dana Dengan Ihsg Sebagai Variabel Intervening Pandu Prihanantyo, Andika; Akhmadi, Akhmadi; Purwanda, Eka
GEMA EKONOMI Vol 12 No 2 (2023): GEMA EKONOMI
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/https://doi.org/10.55129/.v12i4.2927

Abstract

This study aims to determine whether the influence of macroeconomic variables proxied by bond yields and inflation on the performance of mutual funds with the composite stock price index (JCI) as an intervening variable. The population used in this study was all stock mutual fund products for the 2016-2021 period. The sample of this study amounted to 48 stock mutual fund products out of 389 total population with a sample of 72. The data analysis method used in this study is Path Analysis. By using the program SPSS 26.The results showed that macroeconomics using government bond yield proxies and inflation had a significant negative effect on mutual fund performance. Then, government bond yields and inflation have a significant positive effect on mutual fund performance. Then JCI cannot mediate the relationship between bond yields and mutual fund performance and the relationship between inflation and mutual fund performance.
Hubungan Antara Faktor Penghambat Dengan Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit Ari Tri Utami; Farida Yuliaty; Eka Purwanda
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5434

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara factor penghambat dengan pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan Kesehatan kerja di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor penghambat dengan pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di rumah sakit. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berasal dari kuesioner yang disebarkan kepada karyawan rumah sakit yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan K3, seperti tenaga medis, paramedis, dan staf administrasi. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, di mana kriteria responden adalah mereka yang terlibat dalam kegiatan K3. Faktor-faktor penghambat seperti kurangnya pemahaman, dukungan manajemen, sumber daya, atau pelatihan yang minim sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan SMK3 di rumah sakit. Faktor-faktor ini menciptakan kondisi di mana standar keselamatan tidak dapat diterapkan secara efektif, yang pada akhirnya meningkatkan risiko kecelakaan dan penyakit kerja. Untuk memastikan pelaksanaan SMK3 yang optimal, hambatan-hambatan tersebut harus diidentifikasi dan diatasi dengan langkah-langkah strategis seperti pelatihan intensif, alokasi sumber daya yang memadai, serta peningkatan budaya keselamatan di lingkungan kerja.
Hubungan Mutu Pelayanan dan Lama Waktu Tunggu Rawat Jalan dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Tahun 2024 Deny Teguh Setyaji; Vip Paramarta; Eka Purwanda
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5435

Abstract

Seiring berjalannya waktu, Program Jaminan Kesehatan Nasional Indonesia telah menjadi alat penting untuk memberikan akses yang setara terhadap layanan kesehatan di seluruh lapisan masyarakat, Metode ini menggunakan metode kualitatif. Mutu pelayanan yang mencakup interaksi yang ramah, profesionalisme dokter, serta fasilitas yang memadai, berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pasien. Jika pelayanan berkualitas baik, pasien akan cenderung lebih puas meskipun terdapat beberapa keterlambatan dalam mendapatkan layanan. Lama waktu tunggu secara signifikan mempengaruhi tingkat kepuasan. Waktu tunggu yang lama cenderung menurunkan tingkat kepuasan pasien, terutama jika tidak diimbangi dengan mutu pelayanan yang tinggi. Pasien yang harus menunggu lebih lama sering kali merasa frustasi dan tidak dihargai.Kombinasi mutu pelayanan dan waktu tunggu adalah faktor kunci. Mutu pelayanan yang tinggi dapat mengurangi dampak negatif dari waktu tunggu yang lama, tetapi jika waktu tunggu sangat panjang dan kualitas interaksi dengan dokter rendah, kepuasan pasien akan sangat rendah
Keterkaitan Kulitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien dan Loyalitas Pada Layanan Kesehatan Rumah Sakit Kesehatan Diana Pratiwi; Eka Purwanda; Farida Yuliaty
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5358

Abstract

Pelayanan Kesehatan yang berkualitas akan berdampak positif terhadap kepuasan pasien. Kepuasaan pasien yang positif akan berdampak juga pada peningkatan loyalitas pasien terhadap Rumah Sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketertarikan kualitas pelayanan dengan kepuasan pasien dan loyalitas pada layanan Kesehatan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang signifikan dan sangat besar dalam mempengaruhi loyalitas pasien. Semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit, semakin tinggi tingkat loyalitas pasien terhadap rumah sakit tersebut. Kemudian, kepuasan pasien memiliki pengaruh yang signifikan dan sangat besar dalam mempengaruhi loyalitas pasien. Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit menjadi faktor penting dalam membentuk loyalitas pasien.
Kualitas Pelayanan Sebagai Faktor Penentu Kepuasan Dan Loyalitas Pasien Di Rumah Sakit Tia Ariani Salsabila; Eka Purwanda; Farida Yuliaty
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5359

Abstract

Perkembangan industri Rumah Sakit yang sangat pesat menyebabkan persaingan bisnis rumah sakit menjadi sangat tajam. Rumah sakit merupakan instansi yang pelayanannya disediakan oleh tenaga medis seperti dokter, perawat, dan lain sebagainya. Rumah sakit dewasa ini menjadi alternatif utama bagi masyarakat di semua golongan, mulai dari ekonomi bawah, menengah, hingga atas untuk menjalani pengobatan. Tujuan penelitian inin adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan sebagai faktor penentu kepuasan dan loyalitas pasien di rumah sakit. metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif. Kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang signifikan dan sangat besar dalam mempengaruhi loyalitas pasien. Semakin baik kualitas pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit, semakin tinggi tingkat loyalitas pasien terhadap rumah sakit tersebut. Kemudian, kepuasan pasien memiliki pengaruh yang signifikan dan sangat besar dalam mempengaruhi loyalitas pasien.
Upaya Perbaikan Berkelanjutan Pada Proses Penerbitan Dokumen Keterangan Rencana Kota (KRK) Untuk Syarat Pendirian Rumah Sakit Di Kota Bandung Handayani, Rini; Purwanda, Eka; Ganika, Gerry
Komunitas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 5 Issue 1, June 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/komunitas:jpkm.v5i1.31127

Abstract

Dokumen Keterangan Rencana Kota (KRK) adalah informasi tentang ketentuan tata bangunan dan lingkungan yang ditetapkan dan diberlakukan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota. Setiap orang/badan usaha yang akan mendirikan bangunan/gedung, termasuk pendirian rumah sakit harus memiliki dokumen KRK sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Pelayanan KRK di Kota Bandung dilakukan secara daring menggunakan Sistem Informasi Pelayanan Tata Ruang Kota (SiPetruk). Standar waktu yang dibutuhkan untuk memproses KRK adalah 6 (enam) hari kerja, namun dalam realisasinya masih terdapat penerbitan KRK yang melebihi standar waktu yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penyebab keterlambatan dalam penerbitan KRK, sehingga dapat dilakukan upaya perbaikan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 2 sisi penyebab penerbitan KRK melebihi standar waktu yang telah ditetapkan, yaitu dari sisi Dinas dan dari sisi Pemohon. Faktor yang berasal dari sisi Pemohon, yaitu kecepatan dalam merespon catatan perbaikan dari Dinas, dan kurangnya pemahaman terkait persyaratan dokumen KRK, sedangkan dari sisi Dinas, yaitu kekosongan petugas pada rangkaian alur proses/tahapan pengajuan KRK (cuti/izin). Sehingga upaya perbaikan berkaitan dengan perbaikan rincian informasi bagi Pemohon, dan mekanisme pemberian izin/cuti yang lebih berorientasi pada layanan.Kata kunci:  Keterangan Rencana Kota (KRK), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Perencanaan Tata Ruang Kota Bandung, Sistem Informasi Pelayanan Tata Ruang Kota (SiPetruk), Perbaikan Berkelanjutan. AbstractThe City Plan Description (KRK) document is information about the provisions of building and environmental planning that are determined and enforced by the Regency / City Government. Every person/business entity that will build a building, including a hospital, must have a KRK document as one of the requirements to obtain a Building Approval (PBG). The KRK service in Bandung City is conducted  using the City Spatial Planning Service Information System (SiPetruk). The standard time needed to process the KRK is 6 working days, but in realization, there are still KRK issuances that exceed the predetermined time standard. This study aims to determine the factors that cause delays in the issuance of the KRK, so that improvement efforts can be made. The research method uses a qualitative method with a descriptive approach. Based on the research results, there are 2 sides to the cause of the issuance of the KRK exceeding the predetermined time standards, namely from the Dinas side and the Applicant side. Factors originating from the applicant's side, namely the speed in responding to corrective notes from the Service, and the lack of understanding of the KRK document requirements, while from the Service's side, namely the vacancy of officers in a series of process flows/stages of applying for KRK (leave/permit). So improvement efforts are related to improving information details for the applicant, and a more service-oriented mechanism for granting permits/leave.Keywords:  City Plan Description (KRK), Building Approval (PBG), Bandung City Planning, City Spatial Service Information System (SiPetruk), Continuous Improvement
Business Feasibility Study of the Production of a Simple Digital Distance Measuring Device Based on a Microcontroller Mubarok, Iman; Purwanda, Eka
Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Vol. 16 No. 1 (2025): Vol. 16 No. 1
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jiegmk.v16i1.5270

Abstract

This simple digital distance measuring device based on a microcontroller was developed as an innovative solution to meet the growing demand for efficient, accurate, and low-power measurement tools. The increasing need for flexible and practical instruments underlies this project. Conventional devices are often considered inefficient or inaccurate in certain applications, especially in confined or hard-to-reach areas. Therefore, a new approach is needed that integrates modern technology into a compact, portable, and economical system. The device uses an Arduino Uno microcontroller as the main controller, combined with an HC-SR04 ultrasonic sensor to detect and measure distance in real time. This combination allows for reliable operation with a low margin of error and fast response. The prototype was tested in various environmental conditions, both indoors and outdoors, under different lighting levels. Results showed consistent performance and accuracy, proving its technical feasibility. Additionally, the device’s low energy consumption makes it suitable for portable use with limited power sources. Beyond technical development, this study includes a business feasibility analysis, covering market potential, production, environmental impact, and financial viability. The findings suggest that this product is not only technically sound but also economically feasible for small- to medium-scale production. With wide potential applications in industrial, educational, and research settings, this device presents itself as an affordable, efficient, and practical digital distance measurement solution. Keywords: business feasibility; digital measuring tool; microcontroller; technology innovation.
THE INFLUENCE OF SERVICE QUALITY ON PATIENT SATISFACTION AND LOYALTY IN THE CLINIC: A SYSTEMATIC REVIEW Wulandari, Nadia; Paramarta, Vip; Purwanda, Eka
Berajah Journal Vol. 4 No. 5 (2024): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v4i5.407

Abstract

This systematic review aims to explore the influence of service quality on patient satisfaction and loyalty in clinics. With the growing need for healthcare services and increasing competition among healthcare providers, understanding the key determinants of patient satisfaction and loyalty becomes crucial. The review analyzed multiple studies on service quality in clinics, focusing on key service dimensions such as reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. These dimensions are critical in forming patient perceptions and determining the overall patient experience. Our findings reveal that service quality significantly impacts patient satisfaction, which in turn fosters loyalty. Satisfied patients are more likely to return to the clinic for future services and recommend it to others. Factors such as the professionalism of healthcare providers, the cleanliness of the facilities, and efficient communication contribute to patient loyalty. However, not all patients react similarly, as individual demographic and clinic-specific factors can influence their responses. This review concludes with recommendations for clinics to enhance service quality and patient-centered care to maintain a competitive edge.
THE EFFECT OF SERVICE QUALITY ON PATIENT SATISFACTION AND ITS IMPACT ON PATIENT LOYALTY Naurah, Gladdays; Paramarta, Vip; Purwanda, Eka
Berajah Journal Vol. 4 No. 5 (2024): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v4i5.408

Abstract

This study aims to analyze the effect of service quality on patient satisfaction and its impact on patient loyalty in hospitals. Good service quality is an important factor in building strong relationships with patients. Patients who are satisfied with the services they receive will tend to be more loyal and continue to use the same health services in the future. In addition, service quality can also affect how likely patients are to recommend the hospital to others. This study uses a quantitative method by distributing questionnaires to a number of patients in the hospital as respondents. The data were analyzed using a linear regression method to determine how much influence service quality has on patient satisfaction and loyalty. The results of the study showed that service quality has a significant effect on patient satisfaction, which ultimately strengthens their loyalty. Service quality is an intervening variable that strengthens the relationship between patient satisfaction and loyalty. Thus, to increase patient loyalty, hospitals must continue to improve their service quality.
Eksplorasi Teoritis hubungan antara Manajemen Rekam Medis dan Kualitas Pelayanan Medis di Puskesmas Susanti, Anggilia Yuliani; Yuliaty, Farida; Purwanda, Eka
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1114

Abstract

Manajemen rekam medis adalah komponen esensial dalam sistem pelayanan kesehatan yang dirancang untuk mengelola informasi kesehatan pasien dengan cara yang efektif dan efisien. Di lingkungan puskesmas, rekam medis memainkan peran sentral dalam memberikan gambaran lengkap mengenai kondisi kesehatan pasien, riwayat penyakit, dan tindakan medis yang pernah dilakukan. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dengan tujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara manajemen rekam medis dan kualitas pelayanan medis di puskesmas. manajemen rekam medis yang efektif merupakan komponen kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan medis di puskesmas. Dengan pengelolaan yang terstruktur dan pemanfaatan teknologi informasi yang tepat, rekam medis tidak hanya berfungsi sebagai catatan kesehatan, tetapi juga sebagai alat penting dalam pengambilan keputusan klinis, kolaborasi antar tenaga medis, dan penelitian kesehatan. Oleh karena itu, investasi dalam sistem manajemen rekam medis yang efisien sangat diperlukan untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.