Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Berisi STEAM untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Pramitasari, Nesya; Hastuti, Purwanti Widhy; Tyas, Rizki Arumning; Anjarsari, Putri; Roektiningroem, Ekosari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.8985

Abstract

Science process skills as an approach is very important, due to it fosters experience in science learning process. This study aims to analyze the influence of STEAM-based inquiry learning models on students' science process skills. The type of research used is experimental research. The research design used is a quasi-experiment with a nonequivalent control group design. The research data were collected using test techniques using pretest and posttest questions of science process skills, non-test techniques in the form of observation sheets of learning implementation, and observation sheets of science process skills. The data analysis technique used was percentage analysis of the learning implementation sheet and science process skills observation sheet, hypothesis prerequisite test in the form of normality test and homogeneity test, hypothesis testing with independent sample t-test, and effect size test. The results of the independent sample t-test test have a significance value of 0.013 <0.05, which shows a significant difference between the experimental and control classes. The magnitude of the treatment effect is measured by the effect size test, resulting in a value of 0.642, which is included in the strong category. Based on the analysis results, it can be concluded that the STEAM-based inquiry learning model significantly affects students' science process skills.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BERBAH Hanifah, Hanifah; Wilujeng, Insih; Anjarsari, Putri
Jurnal TPACK IPA Vol 8, No 1 (2024): Jurnal TPACK IPA (January, 2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh pendekatan saintifik terhadap keterampilan proses sains siswa kelas VII SMP N 2 Berbah, (2) pengaruh pendekatan saintifik terhadap hasil belajar kognitif siswa kelasVII SMP N 2 Berbah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan desain penelitian noneqivalentcontrol group design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII SMP N 2 Berbah tahun ajaran 2015/2016 yangberjumlah empat kelas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik cluster random sampling.Kelas VII B sebagai kelas eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan pembelajaran dengan pendekatansaintifik, sedangkan kelas VII C sebagai kelas kontrol yang diberikan perlakuan menggunakan pembelajaran denganpendekatan berbasis KTSP yang menerapkan Eksplorasi, Elaborasi, Konfirmasi (EEK). Instrumen yang digunakandalam penelitian ini adalah lembar observasi keterampilan proses sains dan lembar soal hasil belajar kognitif siswa.Uji prasyarat menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji regresi liniersederhana menggunakan program SPSS 18. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendekatan saintifikberpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa kelas VII SMP N 2 Berbah yang ditunjukkan oleh angkasignifikansi kurang dari 0,05. Besarnya pengaruh pendekatan saintifik terhadap keterampilan proses sains siswa adalah32,5%. (2) pendekatan saintifik berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP N 2 Berbah yangditunjukkan oleh angka signifikansi kurang dari 0,05. Besarnya pengaruh pendekatan saintifik terhadap hasil belajarkognitif siswa adalah 26,8%. Kata kunci: pendekatan saintifik, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL BERMUATAN NATURE OF SCIENCE PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA KELAS VIII SMP N 2 MLATI Yonanda, Ide Engga; Widodo, Eko; Anjarsari, Putri
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk (1) mengetahui kelayakan bahan ajar modul IPA bermuatan Nature of Science (NOS) pada materi sistem pernapasan untuk meningkatkan literasi sains siswa kelas VIII SMP N 2 Mlati dan (2) mengetahui peningkatan literasi sains siswa SMP N 2 Mlati kelas VIII setelah menggunakan bahan ajar modul bermuatan NOS pada materi sistem pernapasan. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (RD) dengan model pengembangan 4D dari Thiagarajan. Teknik pengambilan data menggunakan quasi experimen. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi: (1) lembar validasi bahan ajar modul IPA, (2) lembar observasi keterlaksanaan langkah pembelajaran dengan muatan NOS, (3) angket respon siswa, dan (4) soal literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bahan ajar modul IPA bermuatan NOS dinyatakan layak dengan hasil sangat baik (A), (2) modul IPA bermuatan NOS pada materi sistem pernapasan dapat meningkatkan literasi sains siswa SMP N 2 Mlati secara signifikan dengan katerori peningkatan sedang.Kata kunci: bahan ajar, literasi sains, modul, nature of scienceThe purpose of this research is to find out (1) the eligible of science module teaching materials containing Nature of Science (NOS) on respiratory system materials to improve scientific literacy of grade VIII SMP N 2 Mlati students and (2) increase scientific literacy of SMP N 2 Mlati grade VIII students after use teaching materials module containing NOS on respiratory system materials.. This research is categorized as Research and Development (R D) with 4D models from Thiagarajan. Data collection techniques used quasi experimental design. Data collection instruments used in this research include: (1) validation science module sheet, (2) learning observation sheet, (3) questionnaire response students, (4) scientific literacy test. The results showed that the science module containing NOS are (1) eligible to be used by students based on the results of the validation expert lecturers and science teachers with excellent results of qualitative data (A), (2) science module containing NOS can increasing scientific literacy according to significant in a category modest rate.Keywords: modules, nature of science, scientific literacy, teaching materials. 
STUDI KOMPARASI PEMBELAJARAN IPA ANTARA PENDEKATAN SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY AND SOCIETY (SETS) DAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DITINJAU DARI KEERAMPILAN PROSES SISWA SMP Nofita Sari, Astri; Kun Prasetyo, Zuhdan; Anjarsari, Putri
Jurnal TPACK IPA Vol 8, No 1 (2024): Jurnal TPACK IPA (January, 2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara pendekatan SETS dan CTL terhadap keterampilan proses siswa SMP pada pembelajaran IPA.Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain nonequivalent comparison-group design. Populasi penelitian diambil dari siswa kelas VIII SMP N 1 Sewon sebanyak 215 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara cluster random sampling. Kelas VIII B sebagai kelas eksperimen 1 (Science Environment Technology and Society) dan kelas VIII G sebagai kelas eksperimen 2 (Contextual Teaching and Learning). Instrumen yang digunakan adalah soal pretest, soal posttest dan lembar observasi. Untuk melihat perbedaan keterampilan proses siswa setelah diberi perlakuan digunakan uji Mann Whitney U Test karena pada saat uji prasyarat ada prasyarat yang tidak terpenuhi yaitu data tidak terdistribusi normal. Uji Mann Whitney U Test keterampilan proses siswa menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 dengan taraf signifikasi 5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses yang signifikan antara kelas yang menggunakan pendekatan SETS dengan kelas yang menggunakan pendekatan CTL. Kata kunci: Pendekatan SETS, Pendekatan CTL, Keterampilan Proses Siswa
PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBANTUAN DIAGRAM VEE DENGAN PENDEKATAN AUTHENTIC INQUIRY LEARNING Sofyan Dwi, Nugroho; Maryanto, Allesus; Anjarsari, Putri
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 7 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (August, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKPD IPA berbantuan diagram Vee dengan pendekatan authentic inquiry learning, mengetahui peningkatan keterampilanproblem solvingserta sikap peduli lingkungan peserta didik dengan menggunakan LKPD yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development dengan mengadaptasi langkah-langkah 4D (Define, Design, Develop, Disseminate).Hasil penelitian pengembangan LKPD IPA berdasarkan penilaian dosen ahli dan guru IPA ditinjau dari kelayakan isi, kebahasaan, penyajian dan kegrafikan memperoleh kategori sangat baik sehingga layak digunakan dalam pembelajaran. LKPD IPA hasil pengembangan dapat meningkatkan keterampilanproblem solving dibuktikan dengan  gain score sebesar 0,79 dengan kategori tinggi. LKPD IPA juga telah terbukti meningkatkan sikap peduli lingkungan peserta didik dibuktikan berdasarkan angket diperoleh persentase 69,92% dengan kategori cukup meningkat menjadi 88,75% dengan kategori sangat baik. Kata Kunci: LKPD IPA, authentic inquiry learning, problem solving, sikappeduli lingkungan
PERBEDAAN STRATEGI REACT DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN SIKLUS 5E DITINJAU DARI KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII THE DIFFERENCES BETWEEN REACT STRATEGY WITH LEARNING CYCLE 5E STRATEGY CONSIDERED FROM SCIENCE PROCESS SKILL AND COGNITIVE LEARNING OUTCOME ON THE EIGHTH GRADE JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENT Dewi, Kurnia; Rosana, Dadan; Anjarsari, Putri
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (May, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif dalam pembelajaran dengan strategi REACT dan strategi pembelajaran siklus 5E pada peserta didik kelas VIII SMP, untuk mengetahui strategi pembelajaran yang lebih baik digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains, dan untuk mengetahui strategi pembelajaran yang lebih baik digunakan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experiment (eksperimen semu) dengan desain pretest-posttest group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu cluster random sampling sehingga diperoleh kelas VIII B sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas VIII D sebagai kelas eksperimen 2. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Manova. Hasil penelitian adalah terdapat perbedaan keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif peserta didik antara pembelajaran dengan strategi REACT dan strategi pembelajaran silkus 5E pada peserta didik kelas VIII SMP, strategi REACT lebih baik digunakan untuk meningkatkan keterampilan proses sains daripada strategi pembelajaran siklus 5E, dan strategi REACT lebih baik digunakan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif daripada strategi pembelajaran siklus 5E.Kata kunci: Strategi REACT, strategi pembelajaran siklus 5E, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif .The aim in this research is to know a differences of science process skill and cognitive learning outcomes in between classes using REACT strategy and learning cycle students 5E strategies on the eighth grade junior high school, to know learning strategy that better get used to improved the science process skills, and to know learning strategy that better get used to improve cognitive learning outcomes. The type of this research is quasi experiment with pretest-posttest group design. The sample techniques used the cluster random sampling and obtain class VIII B as an experiment class one and class VIII D as an experiment class two. The analysis used the research is Manova. The results of this research are there is difference science process skill and cognitive learning outcome of students between the classes that use REACT strategy and learning cyce 5E strategy on the eighth grade junior high school, REACT strategy better than learning cyce 5E strategy to improve science process skills, and REACT strategy better than learning cyce 5E strategy to improve cognitive learning outcome.Keywords: REACT strategy, learning cycle 5E strategy, science process skill, cognitive learning outcome
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF IPA SISWA KELAS VIII E SMP NEGERI 2 TEMPEL MELALUI PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DENGAN MEDIA PUZZLE THE MOTIVATION IMPROVEMENT EFFORTS AND THE RESULT OF COGNITIVE SCIENCE LEARNING FOR STUDENTS IN THE GRADE VIII E 2 TEMPEL JUNIOR HIGH SCHOOL THROUGH STUDY OF COOPERATIVE LEARNING TYPES TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) USING MEDIA PUZZLE Hedayati, Hannik; Suyoso, Suyoso; Anjarsari, Putri
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe TGT (Teams Games Tournaments) dengan media puzzle pada pembelajaran IPA di kelas VIII E, serta mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar kognitif siswa kelas VIII E SMP 2 Tempel Sleman dengan penggunaan model pembelajaran Cooperative Learning tipe TGT (Teams Games Tournaments) dengan media puzzle. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan observasi serta refleksi. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes hasil belajar dan angket motivasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model cooperative learning tipe TGT (Teams Games Tournament) dengan media permainan puzzle dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Terdapat lima sintak dalam pembelajaran TGT yaitu presentasi kelas, pembentukan tim TGT, games puzzle, turnamen puzzle dan penghargaan kelompok. Kesesuaian keterlaksanaan pembelajaran dengan Rencana Keterlaksanaan Pembelajaran (RPP) pada siklus I sebesar 81,32% dan pada siklus II sebesar 92,6%; peningkatan persentase motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 52,08% dan siklus II sebesar 54,68% dan peningkatan ketuntasan hasil belajar kognitif pada siklus I sebesar 50% (16 siswa) dengan nilai gain skor 0,3 dalam kategori sedang dan pada siklus II sebesar 75% (24 siswa) dengan nilai gain skor 0,5 dengan kategori sedang.Kata kunci: Pembelajaran Cooperative Learning tipe TGT (Teams Games Tournament), Media Puzzle, Motivasi Belajar, Hasil Belajar Kognitif.       The aims of this research are to describe the application of learning models Cooperative Learning type TGT (Teams Games Tournaments) by using media puzzle on the science teaching in the class VIII E, and to describe an increase in motivation and improving cognitive outcomes of the students in the grade VIII E 2 Tempel Sleman Junior High School by using learning model application types TGT Cooperative learning (Teams Games Tournaments) with media puzzle. This research is a Classroom Action Research (CAR) was conducted as many as two cycles with each cycle consisting of planning, action and observation and reflection. The instrumens of this research are the form of learning observation sheets has been implemented, achievement test and student motivation questionnaire. The results was showed that learning by using cooperative learning model of the type of TGT (Teams Games Tournament) that is media puzzle game can be improving the motivation and learning outcomes of the students. There are five syntax in learning TGT such as class presentation, the formation of the TGT team, games puzzle, tournaments puzzle and group awards; to increase of conformity learning it can use Lesson Plan (RPP) on the first cycle amounted to 81.32% and 92.6% in the second cycle; the percentage has increased a motivation to learn 52.08% in the first cycle and 54.68% for the second cycle; and percentage has increased a cognitive learning outcomes of students 50% (16 students) in the first cycle with the value of the gain score of 0,3 in the medium category and 75% (24 students) for second cycle with the value of the gain score of 0,5 in the medium category.Keywords: Learning Model Cooperative Learning type TGT (Teams Games Tournament), Media Puzzle, Motivation, Cognitive Learning Outcomes.
PENGEMBANGAN E-MODULE IPA BERPENDEKATAN AUTHENTIC INQUIRY LEARNING UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVINGDAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMP Meidiana Armiyanti, Wahyu; Nurohman, Sabar; Anjarsari, Putri
Jurnal TPACK IPA Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (April, 2016)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kelayakan hasil pengembangan e-module IPA berpendekatan authentic inquiry learning menurut para ahli, (2) kepraktisan e-module IPA berpendekatan authentic inquiry learning yang mengintegrasikan kemampuan problem solving dan kemandirian belajar peserta didik berdasarkan respon peserta didik, (3) efektivitas modul untuk mengembangkan kemampuan problem solving, dan (4) kemandirian belajar peserta didik kelas VII SMP . Penelitian inimerupakan jenis penelitian RD (Research and Development) yang dikemukakanolehThiagarajanyangterdiridariempat tahapanyaitu define, design, develop, dan disseminate.Subjek penelitian adalah24anak kelasVIIBSMPN1 Muntilan.Instrumenyang digunakan berupa lembar validasie-module IPA, lembar observasi kemampuan problem solvingdan kemandirian belajar peserta didik, dan angket respon peserta didik terhadap e-module IPA. Teknik analisis yang digunakan antara lain rerata skor untuk mencari skor aktual, konversi skor menjadi nilai skala empat, perhitungan persentase penguasaan kemampuan,dangain score.Hasilpenelitianini adalah(1) e-module IPA berpendekatan authentic inquiry learning yang dikembangkan layak digunakan menurut para ahli dengan mendapatkan nilai A dengan kategori sangat baik (2) Kepraktisan e-module IPA berpendekatan authentic inquiry learning yang mengintegrasikan kemampuan problem solving dan kemandirian belajar peserta didik berdasarkan respon peserta didik mendapatkan nilai B dengan kategori baik. (3) Keefektifan e-module IPA untuk mengembangkan kamampuan problem solving berdasarkan lembar observasi mengalami pengembangan sebesar 18,9%, sedangkan melalui soal pretest-posttest dengan perhitungan gain score menunjukkan angka 0,31 dengan kategori sedang. (4) Keefektifan e-module IPA untuk mengembangkan kemandirian belajar melalui lembar observasi yaitu mengalami pengembangan sebesar  5,3%, sedangkan melalui angket kemandirian memperoleh jumlah rerata skor 70,5 dari skor maksimal 96 dengan kategori sangat baik.Kata Kunci: E-module, Authentic Inquiry Learning, Problem solving, Kemandirian Belajar
PENGEMBANGAN MODUL IPA BERMUATAN NATURE OF SCIENCE UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMP DEVELOPMENT OF SCIENCE MODULE CONTAINED NATURE OF SCIENCE TO IMPROVE SCIENTIFIC LITERACY OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Kurniawati, Hesti; Wilujeng, Insih; Anjarsari, Putri
Jurnal TPACK IPA Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (June, 2017)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengembangkan modul IPA bermuatan nature of science (NOS) untuk meningkatkan literasi sains peserta didik yang layak menurut dosen ahli dan guru IPA, dan 2) mengetahui peningkatan literasi sains peserta didik setelah menggunakan modul IPA bermuatan NOS. Penelitian pengembangan (RD) ini menggunakan model 4D meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Instrumen yang digukanan yaitu lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, soal pretest-posttest dan lembar respos keterbacaan modul IPA. Subjek penelitian ini yaitu 32 peserta didik kelas VII A SMP N 1 Ngemplak. Hasil penelitian yaitu 1) modul IPA yang dikembangkan layak menurut dosen ahli dan guru IPA dengan kategori sangat baik, dan 2) modul IPA dapat meningkatkan literasi sains peserta didik dengan kategori sedang.Kata Kunci : modul, nature of science literasi sainsThis research aims to 1) develop a eligibel science module to improve scientific literacy of students according to expert lecturer and science teacher, and 2) to know the improvement of scientific literacy after using science module. Development research of science module using 4D model including define stage, design stage, develop stage, and disseminate stage. The subject of this research is 32 students in class VII A of SMP N 1 Ngemplak. The Instumen of this research is validation questionnaire of science module, observation sheet of learning implementation, scientific literacy pretest-posttest question, and student respond questionnaire. The results of the research are 1) science module contains NOS is declared eligibel by expert lecturer science teacher which achieving very well category. 2) Science module contains NOS can improve students scientific literacy with medium category.Keywords: module, nature of science scientific literacy
Diseminasi Perangkat Pembelajaran dan Media Berbasis Cognitive Load Theory untuk Guru dan Siswa SMP di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Natadiwijaya, Ismail Fikri; Anjarsari, Putri; Prasetyo, Zuhdan Kun
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1151

Abstract

Research on science learning with the Cognitive Load Theory (CLT) approach shows a positive impact on students, especially in reducing cognitive load and improving learning outcomes. The results of the preliminary study showed that teachers at Sekolah Indonesia Kuala Lumpur did not know much about what CLT is and how CLT-based devices and media are formed. Based on this, CLT is disseminated for teachers and students through workshop method. The results by the data show that this Community Service has a positive impact because students are enthusiastic, understand the lesson and all media products produced by teachers are proven to have implemented cognitive load theory through measurement based on product assessment rubrics. The scientific impact of this service activity is to enrich the application of  Cognitive load theory in the field, as well as provide feedback for curriculum development and learning methods. The recommendation for this activity is that similar activities need to be replicated in other areas with similar school characteristics so that the benefits can reach a wider audience.