Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Aktivitas Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Sistem Ekskresi dengan Menggunakan Metode Peta Konsep Di SMPN 2 Banda Aceh Anita Noviyanti
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 17, No 1 (2016): JURNAL SERAMBI ILMU
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v11i1.215

Abstract

Penelitian pada Materi Sistem ekskresi Manusia ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui aktivitas belajar siswa melalui metode peta konsep. Design penelitian yang digunakan “one group pretest-postest design”. Penelitian dilaksanakan di kelas IX pada SMPN 2 Kota Banda Aceh tahun Akademik 2013/2014 di semester ganjil. Sampel dipilih secara random dari 5 kelas IX yang ada, dan terpilih satu kelas yaitu kelas IX/1 sebanyak 24 siswa. Instrumen berupa lembar observasi pengamatan guru dan siswa pada pembelajaran. Dari hasil penelitian sebanyak dua kali pertemuan pada proses pembelajaran, menunjukkan aktivitas belajar siswa terjadi peningkatan pada pembelajaran dua yaitu dengan pencapaian hasil aktivitas guru sebanyak 85,15% dan aktivitas siswa meningkat sebanyak 87,5%. Hasil observasi menunjukkan, meskipun ada kendala waktu dan keterbatasan dalam pembelajaran, siswa terlibat aktif dalam pembelajaran sistem ekskresi dengan menggunakan metode peta konsep.
RELEVANSI SIKAP ILMIAH SISWA DENGAN KONSEP HAKIKAT SAINS DALAM PELAKSANAAN PERCOBAAN PADA PEMBELAJARAN IPA DI SDN KOTA BANDA ACEH Sardinah Sardinah; Tursinawati Tursinawati; Anita Noviyanti
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 13, No 2 (2012): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v13i2.474

Abstract

Abstrak: Hakikat sains adalah landasan untuk berpijak dalam mempelajari IPA. Aspek hakikat sains mengandung tiga aspek yaitu sains sebagai produk, sains sebagai proses, dan sains sebagai sikap ilmiah. Kurangnya penanaman nilai sikap ilmiah dalam proses kegiatan ilmiah berakibat pada peroleh hakikat sains yang tidak utuh dan kurangnya terbentuk sikap ilmiah siswa dalam melaksanakan kegiatan ilmiah. Dengan demikian perlu adanya analisis relevansi sikap ilmiah siswa dengan hakikat sains dalam pelaksanaan percobaan pada pembelajaran IPA di SDN Kota Banda Aceh. Yang menjadi rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Bagaimanakah kemunculan sikap ilmiah, penguasaan konsep hakikat sains siswa, dan hubungan antara sikap ilmiah siswa yang dilaksanakan dalam percobaan pembelajaran IPA SD dengan konsep hakikat sains?. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif yang bertujuan untuk melihat relevansi sikap ilmiah siswa dengan hakikat sains dalam melaksanakan percobaan pada pembelajaran IPA SDN Kota Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian studi deskriptif dan uji korelasi. Penelitian ini akan dilaksanakan pada Sekolah Dasar Negeri di Kota Banda Aceh. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V SDN di Kota Banda Aceh dengan jumlah 71 SDN. Sampel ditetapkan pada 10 SDN. Instrumen yang digunakan dala penelitian ini adalah lembar observasi, dokumentasi, tes, pedoman wawancara guru. Teknik analisis Data menggunakan rumus persentase dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kemampuan dasar siswa terhadap penguasaan konsep hakikat sains menunjukkan rerata 40%. Hal ini menunjukkan pada kategori rendah. Pada kemunculan sikap ilmiah siswa pada pelaksanaan percobaan pada pembelajaran IPA menunjukkan kategori baik. Dan terdapat hubungan antara sikap ilmiah siswa dengan konsep hakikat sains pada pembelajaran IPA di SDN Kota Banda Aceh dengan ketentuan thitung > ttabel yaitu (30,8 > 1,28). Kata Kunci : Sikap ilmiah, konsep hakikat sains, pelaksanaan percobaan.
Persepsi Siswa Terhadap Penyalahgunaan Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif) di Banda Aceh Erdi Surya; Evi Apriana; Muhammad Ridhwan; Armi Armi; Anita Noviyanti; Said Ali Akbar; Riska Masdianti
JURNAL SERAMBI ILMU Vol 21, No 1 (2020): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/si.v21i1.1792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap penyalahgunaan Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif) di SMA Negeri 11 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai kantor BNN Kota Aceh, dewan guru dan seluruh siswa-siswi SMA Negeri 11 Banda Aceh yang berjumlah 562 siswa yang terdiri dari 22 kelas. Sampel penelitian berjumlah 47 responden yang terdiri dari 1 orang pegawai kantor BNN Kota Aceh, 5 orang dewan Guru yang terdiri dari guru BK dan Guru Biologi serta 41 siswa SMA Negeri 11 Banda Aceh. Instrumen penelitian berupa angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SMA Negeri 11 Banda Aceh memiliki persepsi positif terhadap penyalahgunaan Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif), hal ini terlihat dari hasil jawaban angket yang diberikan diperoleh nilai rata-rata keseluruhan yaitu 66,46 (kategori baik). Dari hasil wawancara secara umum semua responden memiliki sikap yang positif terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan dampak terjadinya penyalahgunaan Napza (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif) di SMA Negeri 11 Banda Aceh,  dikalangan remaja dan pada masyarakat secara umunya. Adapun faktor penyebab sering terjadinya penyalahgunaan Napza yaitu faktor keluarga (broken home), faktor lingkungan tempat tinggal dan faktor pergaulan bebas.
Jurnal Biology Education 2015 Anita Noviyanti
Jurnal Biology Education Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Biology Education 2015
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v4i2.971

Abstract

HASIL BELAJAR SISWA PADA  MATERI SISTEM EKSKRESI DENGAN MENGGUNAKAN METODE  PETA KONSEP DI SMP NEGERI 2 KOTA BANDA ACEH   Anita NoviyantiUniversitas Serambi Mekkah Banda Aceh ABSTRAK. Penelitian pada Konsep Sistem ekskresi Manusia ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui metode peta konsep. Design penelitian yang digunakan “one group pretest-postest design”. Penelitian dilaksanakan di kelas IX pada SMPN 2 Kota Banda Aceh tahun Akademik 2013/2014 di semester ganjil. Sampel dipilih secara random dari 5 kelas IX yang ada, dan terpilih satu kelas yaitu kelas IX/1 sebanyak 24 siswa. Instrumen berupa tes kemampuan pada konsep sistem ekskresi dan peta konsep. Dari hasil penelitian sebanyak tiga kali pertemuan pada proses pembelajaran, menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa dan terdapat perbedaan hasil belajar yang dikelompokkan berdasarkan kategori siswa yaitu kelompok tinggi, sedang, dan rendah. Siswa kelompok tinggi meningkat signifikan dari kelompok rendah pada taraf signifikansi α=0.05, yaitu kelompok tinggi SD2Mx= 3,5, dan kelompok rendah SD2My= 2,4 dan nilai t-hitung 5,2. Hasil observasi menunjukkan, meskipun ada kendala waktu dan keterbatasan dalam pembelajaran, siswa terlibat aktif dalam pembelajaran sistem ekskresi dengan menggunakan metode peta konsep. Keywords: Hasil Belajar, Materi Sistem Ekskresi, Peta Konsep
Jurnal Biology Education 2015 Anita Noviyanti
Jurnal Biology Education Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Biology Education
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v4i2.971

Abstract

HASIL BELAJAR SISWA PADA  MATERI SISTEM EKSKRESI DENGAN MENGGUNAKAN METODE  PETA KONSEP DI SMP NEGERI 2 KOTA BANDA ACEH   Anita NoviyantiUniversitas Serambi Mekkah Banda Aceh ABSTRAK. Penelitian pada Konsep Sistem ekskresi Manusia ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui metode peta konsep. Design penelitian yang digunakan “one group pretest-postest design”. Penelitian dilaksanakan di kelas IX pada SMPN 2 Kota Banda Aceh tahun Akademik 2013/2014 di semester ganjil. Sampel dipilih secara random dari 5 kelas IX yang ada, dan terpilih satu kelas yaitu kelas IX/1 sebanyak 24 siswa. Instrumen berupa tes kemampuan pada konsep sistem ekskresi dan peta konsep. Dari hasil penelitian sebanyak tiga kali pertemuan pada proses pembelajaran, menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa dan terdapat perbedaan hasil belajar yang dikelompokkan berdasarkan kategori siswa yaitu kelompok tinggi, sedang, dan rendah. Siswa kelompok tinggi meningkat signifikan dari kelompok rendah pada taraf signifikansi α=0.05, yaitu kelompok tinggi SD2Mx= 3,5, dan kelompok rendah SD2My= 2,4 dan nilai t-hitung 5,2. Hasil observasi menunjukkan, meskipun ada kendala waktu dan keterbatasan dalam pembelajaran, siswa terlibat aktif dalam pembelajaran sistem ekskresi dengan menggunakan metode peta konsep. Keywords: Hasil Belajar, Materi Sistem Ekskresi, Peta Konsep
The Effectiveness of Feeding Azolla Microphylla on Catfish (Clarias Batrachus) Growth Anita Noviyanti; Fauzul Husna; Muhammad Ridhwan; Erdi Surya; Armi Armi; Masyudi Masyudi; Kamalliansyah Walil
International Conference on Multidisciplinary Research Vol 3, No 1 (2020): ICMR
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/pic-mr.v3i1.2601

Abstract

The usage of Azolla Microphylla as fish feed provides several advantages for fish farmers such as; the low-cost, the easy-to-obtain, and the taste that is favoured by some freshwaterfish especially catfish (Clarias Batrachus). Azolla Microphylla is known as one ofPterideophyte aquatic plants that can be utilized as fish feed for catfish because of its highnutritional values, including N, P, Si, Ca, Fe, Mg, and some others. This study aims to analyzethe effectiveness of feeding Azolla Microphylla on catfish length and weight growth by anexperimental method. A completely randomized design was conducted with 5 treatments and 4repeatabilities using 20 fish farms containing a cluster of catfish with an average size of 5 cm,that regularly fed with Azolla Microphylla. The observation was conducted every 10 daysduring the treatment, with a total number of observations held 4 times in the 40-daystreatment. The result indicated that the treatment in P2, with a 60-gram dosage of AzollaMicrophylla feeding, gives the optimal growth on catfish length and weight compared to othertreatments. Best scores in P2 treatment is found in the fourth observation, where the catfishlength reaches around 28 cm, and the weight reached 100 gram. Based on the single factorANOVA test, the real difference values for each group and treatment which analysed at asignificance level of 0,05, namely FvaluesFtable, indicates a significant effect of AzollaMicrophylla on the catfish growth. The Tukey’s Honest Significant Difference test also showsa significant effect of the Azolla Microphylla feeding on the catfish length and weight growth.Therefore, feeding catfish with 60-gram of Azolla Microphylla creates an effective treatmentto gain catfish length and weight.Keywords: Azolla Microphylla, Feeding, Fish Feed, Catfish Growth 
The Participation of Lampulo Community in Marine Conservation Management Efforts at Fish Auction Place Lampulo Area, Banda Aceh City Furqan Furqan; Yuli Khairani; Erdi Surya; M Ridhwan; Armi Armi; Anita Noviyanti; Muchsin Muchsin; Yeni Rimadeni
International Conference on Multidisciplinary Research Vol 4, No 1 (2021): ICMR
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/pic-mr.v4i1.3770

Abstract

This study has been conducted with the participation of Lampulo Community inmarine conservation efforts at the Fish Auction Place of Lampulo area, Banda Aceh. The population in this study was the entire fishing communityat Fish Caution Place in Lampulo area. Whereas, the samples in this study were 20 people including 16 people of fishing community, one boat commander-in-chief, one village chief, one village secretary, and one sea commander. The instruments in this research were interviews and questionnaires. Data collected through interviews and questionnaires showed that the level of participation by communities in marine conservation efforts wasin good categories and the management without any existing rules, written or unwritten rules. They utilized the mangrove forest to avoid cut down.Fishing was prohibited from using toxins that could harm marine ecosystems. Frequently, community-related to Lampulo area was held on a large scale to preserve the resources of the fishing community. Counseling about the importance to keep the conservation of the oceans at bay was often carried out. Fishermen also looked forward to both tooling and infrastructure in the management of marine conservation so that the sea will be kept in good conditions. Keywords: participation, management, ocean, conservation.
Analysis of Hygiene and Sanitation in Junior High School Canteens in Banda Aceh Masyudi Masyudi; Ilhamuddin Ilhamuddin; Tika Indiraswari; Husna Husna; Yulidar Yulidar; Anita Noviyanti; Evi Dewi Yani; T M Rafsanjani
International Conference on Multidisciplinary Research Vol 3, No 2 (2020): ICMR
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/pic-mr.v3i2.2692

Abstract

This study aims to see the effect of coaching, supervision and actions given by Banda Aceh junior high school canteen managers on the hygiene and sanitation of the school canteen. A canteen with a low hygiene standard in its physical condition, its raw material for food, food processing and food presentation, can give negative impacts on a child’s health, growth, cognitive development, and nutritional status, which will eventually affect their academic achievement. This research, conducted from 2 to 5th of August 2017, is an analytical survey research with a cross-sectional design. Based on the results of statistical tests using chi-square technique, a positive and significant correlation was found between the canteen manager’s coaching and the canteen’s hygiene and sanitation (p-value = 0.001 0.05), particularly between the supervision, hygiene and sanitation variables (p-value = 0.001 0.05). There is also a strong and significant relationship between the level of canteen maintenance and the canteen’s hygiene and sanitation (p-value = 0.002 0.05). The canteen staff are reported to have complied with the applicable regulations and applied the knowledge they have about the standard hygiene and sanitation. They reported that they regularly maintain personal hygiene when processing the food by washing their hands and keep their work equipment clean. Besides, they maintain the cleanliness of the canteens by throwing waste into the dumping area when the bin is full, and by keeping food and kitchen wares clean. Keywords: Hygiene, Sanitation, Canteen 
PENGARUH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI EKOSISTEM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMA NEGERI 11 BANDA ACEH Erdi Surya; Anita Noviyanti
Prosiding Seminar Nasional USM Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional USM
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (853.987 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Problem based learning pada materi ekosistem di SMA Negeri 11 Banda Aceh.Penelitian ini telah dilaksanakan bulan April – Agustus 2017, lokasi penelitian pada sekolah SMANegeri 11 Banda Aceh.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode eksprerimen(exprerimental research) dengan desain penelitian, Pretest-Postest. Sebagai populasi ditetapkanseluruh siswa kelas X. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XiA1 sebagaikelas eksperimen dan siswa kelas XiA2 sebagai kelas kontrol yang di pilih berdasarkan randomsampling. Kelas eksperimen diajarkan dengan mengggunakan model pembelajaran ProblemBased Learning (PBL), sedangkan Kelas kontrol diajarkan dengan model konvensional. Keduakelas ini di berikan materi dan butir soal yang sama Instrument dalam penelitian ini adalah soaltes sebanyak 25butir soal, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Lembar Kerja Siswa(LKS) hasil belajar Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji-t pada tarafsignifikan 0,05 diperoleh harga t-hitung sebesar 2,54 sedangkan nilai t-tabel 1,68 sehingga t-hitung tt-tabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh penerapan problem based learning dapatmeningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini akan memberikan manfaat langsung kepada guruBiologi akan dapat mengetahui konsep ekosistem melalui strategi pembelajaran Problem BasedLearning (PBL)
Perception of Tradional Fisherman Community Tarek Pukat towards the Effort of to Preserve of Local Wisdom to the Sea Coastal conservation in Gampong Jawa Maryam Maryam; Asriani Asriani; Erdi Surya; Anita Noviyanti; Muhammad Ridhwan; Armi Armi; Muchsin Muchsin
International Conference on Multidisciplinary Research Vol 5, No 1 (2022): ICMR
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/pic-mr.v5i1.5262

Abstract

Perception is the experience of an object, phenomenon, or connection obtained by inferring information and interpreting a message. The perceptions of individuals can be very different even if the objects we observe are the same. This research is about the perception of the traditional fishing community of Tarek Pukat which aims to find out the efforts made by the traditional fishing community of Tarek Pukat to preserve the local wisdom of marine coastal conservation in Gampong Jawa. In this study, a sample was selected by 12 traditional fishermen of Tarek Pukat while the instrument consisted of questionnaires and interview guidelines. The results of the data collection found that the perception of traditional fishing communities of Tarek Pukat towards local wisdom efforts for marine coastal conservation, generally fishermen showed positive perceptions. It can be seen from the answer to questionnaires and interviews that fishermen have understood the meaning of local wisdom and how local wisdom includes in daily habits by doing an activity such as clean of the coastal areas through social works, prohibited to throw trash on the sea related to the marine life preservation. Fishermen also understand the forbidden day of Tarek Pukat, which is on Friday and the day of religion commemorates and the Independence Day celebration. The other understanding that fishermen reflect about local wisdom is not to cut the trees of Aron which planting along the coast. It caused fish on the sea difficult to breed. Apart from that, the system of Tarek Pukat that fishermen do by local wisdom, still observes the coastal mouth areas in order to obtain the quality of the fish that they catch. Keywords: Perception, Tradional Fisherman, Tarek Pukat, Local Wisdom.