Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pembuatan Stik Daun Kelor (Moringa oleifera) sebagai Upaya Peningkatan Gizi Jajanan Lokal Irman Idrus; Syaiful Katadi; Nurfitriyana Rahmat; Muh. Ramadhan Salam; Rahayu Aprianti; Lilis Suriyani; Ummi Kalsum; Wiwin Trisilia; Afifah Fausiyah; Sri Yulia Ningsih; Elsa ti Damayan
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024): JLIPM - AGUSTUS
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moringa oleifera leaves are known for their high nutritional content, yet their utilization remains limited. This study aimed to develop Moringa leaf-based sticks and evaluate their acceptance. An experimental method was employed, creating three stick formulations: control, 10% Moringa leaf powder (A), and 20% Moringa leaf powder (B). Proximate analysis, organoleptic tests, and community acceptance surveys were conducted. Results showed significant protein, vitamin A, and iron increases in Moringa-fortified sticks. Formulation A had the best acceptance with an average score of 4.2 out of 5 for all organoleptic parameters. Despite higher nutritional value, Formulation B was less preferred due to stronger color intensity and aroma. The survey revealed that 85% of respondents were interested in consuming Moringa sticks regularly. Education and demonstration of stick-making to the community increased interest, with 78% of respondents willing to try making them at home. In conclusion, Moringa leaf sticks have the potential to become a healthy snack alternative that can improve community nutritional intake. Further research on nutrient stability during storage and formulation optimization is needed for better acceptance..  
Pemberdayaan Masyarakat Desa Taipa melalui Edukasi Pemanfaatan Pandan Laut (Pandanus tectorius) sebagai Herbal Pendukung Kesehatan Mental dan Fisik Poyizar; Irman Idrus
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 3 (2025): JLIPM - DESEMBER
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Taipa, terletak di wilayah Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, memiliki potensi sumber daya alam berupa pandan laut (Pandanus tectorius) yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, tanaman ini mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, dan saponin yang berkhasiat sebagai antioksidan, antidepresan, dan relaksan alami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan warga Desa Taipa melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan pandan laut sebagai herbal pendukung kesehatan mental dan fisik. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, demonstrasi pembuatan produk herbal (teh, aromaterapi, dan serbuk herbal), serta pendampingan pascapelatihan selama dua bulan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 41%, peningkatan keterampilan pengolahan pandan laut menjadi produk herbal, serta terbentuknya kelompok usaha “Taipa Herbal Community” sebagai inisiatif keberlanjutan program. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental dan fisik sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal. Program ini menjadi model pemberdayaan yang mengintegrasikan kearifan lokal dan pendekatan ilmiah menuju kesejahteraan masyarakat pesisir yang berkelanjutan.