Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS RISIKO USAHATANI JERUK PAMELO (Citrus maxima (Burm) Merr.) DI DESA BAGENG KECAMATAN GEMBONG KABUPATEN PATI JAWA TENGAH Hardiansyah, Radih; Masithoh, Siti; Nahraeni, Wini
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v7i2.4728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pendapatan, sumber risiko, dan tingkat risiko usahatani jeruk pamelo. Penelitian dilakukan di Desa Bageng Kecamatan Gembong Kabupaten Pati Jawa Tengah pada bulan April – Agustus 2019. Metode penarikan sampel menggunakan simple random sampling sebanyak 30 petani jeruk pamelo. Metode analisis data menggunakan analisis kualitatif yang diuraikan secara deskriptif dan analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis pendapatan dan tingkat risiko usahatani. Hasil penelitian usahatani jeruk pamelo menunjukkan bahwa selama lima tahun terakhir mengalami peningkatan dengan pendapatan tertinggi tahun 2018 sebesar Rp44.842.134 dan terendah tahun 2014 sebesar Rp17.315.207 untuk luas lahan 1.000 m2. Sumber risiko produksi dengan skor tertinggi disebabkan oleh serangan hama penyakit, cuaca/iklim, dan produksi rendah. Risiko harga disebabkan oleh produksi jeruk pamelo yang fluktuatif, biaya input tinggi, dan permintaan jeruk pamelo yang rendah. Tingkat risiko yang diperoleh dalam usahatani jeruk pamelo diperoleh nilai CV<0,5 dan nilai L>0, artinya usahatani jeruk pamelo di Desa Bageng masih menguntungkan berapapun tingkat risiko yang dihadapi petani. Kata Kunci : Jeruk Pamelo Bageng, Pendapatan Usahatani, Sumber Risiko, Tingkat Risiko.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Ikan Hias Air Tawar di Wilayah Bogor Abdillah, Rizal; Masithoh, Siti; Yoesdiarti, Arti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v8i1.5635

Abstract

This study aims to determine the characteristics of freshwater ornamental fish consumers, determine the decision-making process of freshwater ornamental fish consumers, and determine the correlation between consumer behavior and purchasing decisions of freshwater ornamental fish in Bogor. The research held from October to November 2021 at three ornamental fish stores in Bogor (Terang Aquarium, Laladon Ornamental Fish Exchange, Bogor Ornamental Fish Marketing Depot). 50 respondents chosen by accidental sampling technique. The results showed that the consumer characteristics of freshwater ornamental fish varied which were known from the factors of gender, age, education, profession, family of responsibility, monthly income, monthly expenses for freshwater ornamental fish and when they start to buy/keep freshwater ornamental fish. Consumer’s considerations in buying/maintaining freshwater ornamental fish are in terms of how to care, price, ornamental fish’s behavior, size, color, shape, type of ornamental fish and where to buy. The results of the Spearman Rank Correlation analysis show that the cultural variable (X1) has a weak but significant correlation with the purchase decision (Y). The social variable (X2) has a very weak and insignificant correlation. The personal variable (X3) has a weak but significant correlation and the psychological variable (X4) has a strong and significant correlation with a correlation coefficient value is 0.642 and significant value less than 0.05 (0.000 < 0.05). Keywords: freshwater ornamental fish, consumer behavior, purchasing decisions, correlations
ANALISIS NILAI TUKAR PETANI CABAI (Capsicum Annum L.) DAN FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Liska; Novita, Ita; Masithoh, Siti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v9i1.8257

Abstract

Cabai merupakan salah satu jenis sayuran yang ditanam secara komersial di daerah tropis. Sebagian besar kegunaanya dikonsumsi rumah tangga dan diekspor. Kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia terhadap cabai terus meningkat, pada tahun 2017 produksi cabai 1,206.265 ton dan meningkat pada tahun 2018 sebesar 1.206.750 ton. Namun harga cabai sering mengalami fluktuasi (BPS,2020). Harga cabai yang sangat fluktuatif, dikarenakan adanya pengaruh permintaan dan penawaran di pasar. Dari sisi penawaran, proses penyediaan produksi dan distribusi cabai belum sepenuhnya dikuasai petani, hal ini sangat berpengaruh terhadap harga jual cabai. Harga jual cabai yang naik dan tinggi berdampak terhadap kesejahteraan petani. Indikator untuk mengukur kesejahteraan petani adalah dengan Nilai Tukar Petani (NTP), yang sangat dipengaruhi oleh penerimaan petani dan pengeluaran (pangan dan non pangan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Nilai Tukar Petani cabai, dan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar petani cabai pada masa pandemi covid-19. Metode analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan, 1) Petani yang memiliki NTP > 100 adalah 16 petani cabai, sedangkan yang memiliki NTP < 100 sebanyak 21 petani cabai, dengan perkataan lain sebanyak 16 petani cabai yang sejahtera pada masa pandemic covid-19, dengan rata-rata nilai tukar petani 95,95.; 2) Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar petani cabai (NTP) secara parsial adalah Luas Lahan, Produktivitas, dan Harga Jual cabai. Sedangkan secara bersama-sama semua variabel dalam penelitian ini berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar petani cabai dengan nilai R square 0,764
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam Program P2L (Pekarangan Pangan Lestari) Anggraeni, Nia; Arsyad, Apendi; Masithoh, Siti
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v9i1.8266

Abstract

This study aims to find out the characteristics of the Bogor City Peasant Women's Group (KWT), find out the level of performance of the Bogor City KWT, and find out the factors that affect the performance of the Bogor City KWT. This study was conducted in March - April 2022. This research was carried out in Bogor City, namely at KWT Berkah MBR-Katulampa Bogor Timur, KWT Karya Cilendek Bogor Barat, KWT Sereh Wangi Genteng Bogor Selatan, KWT Nusa Indah Tegal Gundil Bogor Utara, KWT Srikandi Tanah Sereal. The respondents in this study were 35 respondents. Data analysis uses descriptive analysis and multiple linear regression analysis with SPSS. The characteristics of respondents were seen from age, land area, land status, education level, experience, and membership period. The level of performance in this study by looking at the function of the farmer group (a medium / learning vehicle, cooperation vehicle, and business unit) is relatively high (average score is 55,76). Simultaneously or Test F together indicates that there is an influence with the value of F Calculate > F Table which is 121,979 > 2.53. The results of the T-test (Partial) variable X which influences the Variable Y (Performance) are X1 (Experience), X2 (Level of Education), and X4 (Counseling). A multiple linear regression equation is Y = 26,203 + 1,185 X1 + 0.110 X2 + 0.272 X3 + 0.885 X4 + 0.547 X5.