Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS EFISIENSI TEKNIS PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHATANI PADI PRA IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN LAHAN PANGAN PERTANIAN BERKELANJUTAN (Kasus Petani di Desa Jati Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut Jawa Barat) Nahraeni, Wini; Masithoh, Siti; Puspitasari, Endah
JURNAL AGRIBISAINS Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.582 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v2i1.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi terhadap produksi padi, tingkat efisiensi teknis dan efisiensi ekonomis usahatani padi. Pengumpulan data dilaksanakan pada November – Desember 2015 di Desa Jati Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Data dianalisis menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas yang diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan, jumlah benih, tenaga kerja, pengalaman, status petani serta penyuluhan masing-masing berpengaruh positif terhadap produksi padi dan signifikan pada taraf α dibawah 10 persen, kecuali pupuk N dan pupuk P. Variabel yang bernilai negatif dan tidak signifikan terhadap produksi padi adalah pupuk N. Pada aspek efisiensi ekonomis, usahatani padi yang dilakukan di Desa Jati belum efisien, hal ini dapat dilihat dari rasio NPM/BKM yang lebih besar atau lebih kecil dari satu. Variabel luas lahan dan benih mempunyai rasio NPM/BKM lebih dari satu sehingga variabel-variabel tersebut masih dapat ditambah agar dapat efisien, sedangkan tenaga kerja mempunyai rasio NPM/BKM kurang dari satu, sehingga input variabel tersebut dapat dikatakan sudah berlebih, agar input variabel ini efisien maka variabel ini dapat dikurangi. Lahan mempunyai elastisitas paling tinggi dalam meningkatkan nilai produksi padi, maka program pemerintah untuk melindungi lahan pertanian dari pengalihan fungsi melalui program PLP2B sangat relevan. Kata kunci : Efisiensi teknik, Nilai Produk Marjinal, Cobb-Douglas
KERAGAAN USAHA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PETERNAKAN AYAM RAS PEDAGING DI KECAMATAN PARUNG KABUPATEN BOGOR Fatmawati, Dewi; Masithoh, Siti; Nahraeni, Wini
JURNAL AGRIBISAINS Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.88 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v4i1.1565

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaan usaha, faktor internal dan eksternal serta strategi alternatif usaha peternakan ayam ras pedaging di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Hasil penelitian ini menunjukkan peluang dalam usaha ayam pedaging adalah kemudahan bahan baku dan pertumbuhan penduduk; ancamannya yaitu harga pakan tidak stabil, rentannya terjangkit penyakit, dan harga jual fluktuatif; kekuatannya adalah hubungan baik dengan pemasok, usaha turun temurun dan pertumbuhannya cepat; kelemahannya yaitu modal terbatas, sangat tergantung kepada pedagang pengumpul dan teknologi masih sederhana. Skor bobot rata-rata  matriks IFE 2, 511 dan matriks EFE 3,045. Matriks IE pada usaha peternakan ayam ras pedaging di Kecamatan Parung terletak pada kuadran II, artinya berada pada tahap tumbuh dan kembangkan. Strategi pengembangnyanya melalui perluasan kandang, pengoptimalkan modal, peningkatkan kapasitas peternak, dan jalinan kemitraan.Kata kunci : Ayam Ras Pedaging, Analisis SWOT, Strategi pengembangan.
KOMPARASI MARGIN PEMASARAN DAN NILAI TAMBAH UBI KAYU ANTARA PETANI NON MITRA DENGAN PETANI MITRA Miftah, Himmatul; Habibi, Muhsin; Masithoh, Siti
JURNAL AGRIBISAINS Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.181 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v1i1.182

Abstract

ABSTRAKPola pemasaran usahatani ubikayu dapat dilakukan melalui Pola Kemitraan dan Non Kemitraan, yang perlu dibandingkan perolehan keuntungannnya. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan margin margin pemasaran, farmer share dan nilai tambah. Pengumpulan data penelitian lapangan dilakukan Juli sampai Agustus 2012. Lokasi di Desa Bojongtipar Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi dan Desa Cipelang Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor. Metode sampling two stage cluster simple random sampling untuk petani non kemitraan dan Sensus petani mitra. Total responden 42 orang terdiri dari 30 petani non mitra dan 12 petani mitra. Responden untuk analisis pemasaran dua orang tengkulak. Responden untuk analisis nilai tambah adalah sebanyak dua orang non mitra dan satu pabrik kemitraan. Analisis Nilai tambah digunakan metode Hayami dan dibandingkannya dengan uji t. Nilai total margin pemasaran non mitra lebih tinggi daripada kemitraan, farmer share dan nilai tambah lebih besar pada usahatani kemitraan.Kata Kunci : Petani, Margin Pemasaran, Nilai Tambah
PERSEPSI PETERNAK DAN POLA PEMASARAN SAPI POTONG (KASUS SPR KECAMATAN CIRACAP KABUPATEN SUKABUMI) Fuad, Muhammad Sukri; Masithoh, Siti; Nahraeni, Wini
JURNAL AGRIBISAINS Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Agribisains
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.88 KB) | DOI: 10.30997/jagi.v4i1.1576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik peternak, persepsi peternak terhadap SPR dan pola pemasaran sapi potong di Kecamatan Ciracap. Data dikumpulkan melalui simple random sampling untuk mengetahui karakteristik dan persepsi peternak, sedangkan untuk menelusuri lembaga pemasaran menggunakan snowball sampling. Persepsi peternak terhadap SPR diukur dalam Skala Likert melalui 30 indikator. Persepsi peternak dikatakan tidak baik apabila mempunyai nilai 50 – 117, persepsi kurang baik apabila mempunyai nilai 118 – 185, dan persepsi peternak dikatakan baik jika mempunyai nilai 186 – 250. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peternak terhadap program SPR di Kecamatan Ciracap adalah kategori baik, dengan nilai persepsi mencapai 194,57. Pola pemasaran yang terbentuk melibatkan lembaga pemasaran tengkulak Ciracap, tengkulak Tasikmalaya, TPH Surade, dan TPH Tegal Buleud. Penjualan sapi potong oleh peternak dengan cara menyebarkan informasi kepada tengkulak mengenai sapi yang akan di jual.Kata kunci : Persepsi Peternak, SPR, Pola Pemasaran, Sapi Potong
Strategi Pengembangan Agribisnis Ikan Hias Di Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor Arti Yoesdiarti; Siti Masithoh; Dudi Lesmana
JURNAL MINA SAINS Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (658.381 KB) | DOI: 10.30997/jms.v3i2.892

Abstract

Dalam kurun waktu 5 tahun, jumlah produksi ikan hias di Kabupaten Bogor meningkat dari 156.618.830 ekor pada 2011 menjadi 242.520.230 ekor pada 2015 (BPS Kabupaten Bogor 2015). Sementara itu jumlah areal usaha budidaya meningkat 2,53 Ha dari 33,09 Ha di tahun 2011 menjadi 35,62 Ha di tahun 2015. Peningkatan ini menunjukkan bahwa ikan hias telah menjadi komoditas perikanan yang sangat strategis bagi perekonomian di Kabupaten Bogor.Untuk mengembangkan agribisnis kegiatan budidaya diperlukan analisis strategi pengembangan dengan melibatkan semua stakeholder, pembudidaya ikan hias, kelompok pembudidaya, pedagang dan lain-lain sehingga akan diperoleh perumusan strategi pembangunan.Analisis matriks SWOT memberikan beberapa alternatif yaitu strategi pengembangan, seperti: (1) Peningkatan kapasitas melalui pendidikan dan pelatihan; (2) Bantuan sarana dan prasarana; (3) Akses jaringan pasar secara efisien; (4) Peningkatan produksi sesuai dengan pasar; (5) Pendidikan dan pelatihan prosedur ekspor dan pemasaran, (6) dukungan lembaga keuangan untuk pembudidaya; (7) Pengawasan dan bimbingan teknologi produksi secara berkelanjutan; (8) Penguatan jaringan antara pembudidaya dan perusahaan eksportir; (9) Penerapan teknologi produksi; (10) Penelitian yang berinovasi; (11) Mengoptimalkan peran PEMDA (pemerintah daerah) dalam pemberian subsidi; (12) Penggunaan pakan alami; (13) Optimalisasi fungsi Pusat Promosi dan Pemasaran dengan menyediakan karantina ikan; (14) Pemasaran ikan hias yang memperkuat posisi dan peran pembudidaya; dan (15) Kerjasama dengan produsen pakan.
Analisis Rantai Nilai Keripik Salak Pondoh Organik di Kelompok Tani Bangun Suruhan Desa Wonosroyo Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo Provinsi Jawa Tengah Himmatul Miftah; Siti Masithoh; Arti Yoesdiarti; Namira Laila Ramadhani; Ikhsan Qodri Pramartaa; Tiara Amanda Lestari
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v13i2.4721

Abstract

This study aims to determine the marketing channels in the Organic Snakefruit Pondoh Chips value chain in the Bangun Suruhan Farmer's Group, Wonosroyo Village, Watumalang District, Wonosobo Regency, to find out the profits obtained by selling organic Snakefruit Pondoh Chips, added value and margin. This research was conducted in March - May 2022. The data collection method was conducted by interview. Respondents in this study were 24 organic snakefruit farmers, 5 collector traders, 1 organic Snakefruit Pondoh Chips processor in Bangun Suruhan Farmers Group and 2 retailers. Data analysis used value chain analysis, R/C, farmer's share, R/C analysis on organic snakefruit pondoh farmers selling organic snakefruit pondoh to collector traders in bulk form obtaining an R/C value of 1.38 earning a profit of Rp. 2,297,311.39-, if organic snakefruit pondoh farmers sell organic snakefruit pondoh to collectors in the form of grades get an R/C value of 2.41 and a profit of Rp. 8,558,811.39-, the calculation of farmer's share obtained by organic snakefruit pondoh farmers in channel 1 is 30.0% and in channel II is 10.0%. Analysis of the added value of Organic Snakefruit Pondoh Chips in the Bangun Suruhan Poktan resulted. The value formed in the local market, including souvenir shops, earns a margin of Rp. 35.000,0-,resellers get a margin of Rp. 22.0000.0-, shopee earns a margin of Rp. 27,000,0-,
Analisis Nilai Tambah Keripik Salak Pondoh Organik di Kelompok Tani Bangun Suruhan Desa Wonosroyo Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo Provinsi Jawa Tengah Namira L Ramadhani; Himmatul Miftah; Siti Masithoh
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 8 No. 2 (2022): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v8i2.6626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengolahan Keripik Salak Pondoh di Kelompok Tani Bangun Suruhan dan nilai tambah menggunakan metode Hayami pada Keripik Salak Pondoh Organik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juni 2022. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Responden dalam penelitian ini adalah 24 petani salak pondoh organik, 5 pedagang pengepul, 1 pengolah keripik salak pondoh organik, 2 pedagang pengecer. Pengolahan Keripik Salak Pondoh Organik yang dilakukan oleh kelompok tani bangun suruhan yaitu pembersihan, pengirisan, pencucian, pembekuan, penggorengan, penirisan minyak dan pengemasan untuk usaha pengolahan Keripik Salak Pondoh Organik di Kelompok Tani Bangun Suruhan bernilai tambah sedang 28,29%, yang dalam standar Metode Hayami memiliki nilai rasio berkisar antara 15-40%.
Strategi Pengembangan Usahatani Jambu Kristal (Psidium guajava L.) di Desa Neglasari Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor Hidayat, Hadi; Yoesdiarti, Arti; Masithoh, Siti
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 8 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i8.15244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan lingkungan internal dan eksternal, serta menyusun strategi pengembangan agribisnis jambu kristal di Desa Neglasari Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor. Responden untuk penyusunan strategi dipilih secara purposive yaitu 12 orang pakar yang terdiri dari petani berpengalaman budidaya Jambu Kristal, Penyuluh Wilayah Binaan, Kordinator BPP Dramaga, POPT Wilayah Dramaga, Kepala Desa Neglasari, 2 orang Pengurus POKTAN, Ketua GAPOKTAN, dan pedagang Jambu Kristal. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis kelayakan usahatani dan analisis SWOT. Hasil analisis lingkungan melalui matriks IFE memperoleh skor terbobot 2,78 sementara skor terbobot pada matriks EFE sebesar 2,62, sehingga posisi usaha ini pada Matriks Internal Eksternal berada pada sel V (lima). Strategi pertumbuhan pada sel V menghasilkan alternatif strategi strategi penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Analisis SWOT menghasilkan 4 (empat) strategi S-O, 2 (dua) strategi S-T, 2 (dua) strategi W-O dan 2 (dua) strategi W-T.
THE KUM PROGRAM (LITERACY ENTERPRISE) IN EMPOWERING THE COMMUNITY THROUGH TRAINING OF THE SALTED EGG MAKING COCONUT OIL (THE COLLABORATION OF LPPM OF DJUANSA UNIVERSITY WITH THE BOGOR DISTRICT OF GOVERNMENT EDUCATION AFFAIR) Masithoh, Siti
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2015): OCTOBER
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.442 KB) | DOI: 10.30997/qh.v1i2.511

Abstract

The literacy of independent business is upgrading literacy activities through learning business skills that can increase the productivity of individuals and groups independently for students who have attended the basic literacy competence training. The program provided is expected to be the provision of skills in raising the household economic level. The learners would have independence economic skill with the additional income. The implementation of KUM program was held in October-November 2014 which includes training salted egg and coconut oil making. It was conducted in village of Banjar Waru, Ciawi, Bogor. The participants had a good motivation during this program (evaluation of literacy and skills training). Learning by doing method considered as an essential task because people could practice the theory given directly. The result was useful enough, UNIDA through LPPM was booked and bought artificial and palm oil in order to enliven the result seminar of research and service in 2014. The obstacles encountered relatively be overcome, the time table should be adjusted based on the learning and lecturers schedule.
IMPLEMENTASI RANTAI PASOK PEPAYA CALIFORNIA (Carica papaya L.var Calina) YANG BERPIHAK PADA PETANI GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) Miftah, Himmatul; Nahraeni, Wini; Arsyad, Apendi; Novita, Ita; Masithoh, Siti; Yoesdiarti, Arti; Achmad, Muchransyah; Pramartaa , Ikhsan Qodri; Sulistiawati , Riri; Fazalika, Feri Dwi; Erika; Laksana, Shefira Gustiana; Ramadhan, Andhika Wahyu
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2022): April
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.026 KB) | DOI: 10.30997/qh.v8i1.4967

Abstract

Pepaya California (Carica papaya L. var Calina ) merupakan buah yang memiliki banyak manfaat dan sangat digemari di Indonesia, sehingga keberlanjutan pasokan papaya sangat dibutuhkan. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa kondisi yang ada di Desa Cidolog Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu sentra papaya California di Jawa Barat adalah tingginya serangan hama, penanganan panen, pasca panen serta rantai pasok, belum adanya pengolahan untuk papaya inferior serta kelembagaan yang belum optimal. Penyuluhan kepada 30 orang anggota Gapoktan Harapan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani mengenai penanganan hama yang baik, penanganan panen dan pasca panen serta rantai pasok yang baik, pengolahan papaya inferior menjadi berbagai produk yang memberikan nilai tambah yang lebih baik, serta penguatan kelembagaan di gapoktan maupun di poktan melalui pengelolaan organisasi yang strategik sehingga dapat menghasilkan keberlanjutan pasokan papaya California. Pengetahuan petani meningkat 16% dari 54% saat pretest menjadi 70% saat postets. Penerimaan petani meningkat hingga 100% - 140% setalah pengabdian dengan rantai pasok baru ke Roemah Buah KN Jaya.