Claim Missing Document
Check
Articles

DIGITALISASI DESA DALAM KONTEKS COLLABORATIVE GOVERNANCE Yusuf, Hariyoko; Basyar, Muhammad Roisul; Hartono, Supri; Ria, Catur Ajeng Kartika
Dinamika Governance: Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2023): Dinamika Governance - APRIL
Publisher : Universitas of Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jdg.v13i1.3420

Abstract

The development of a digital ecosystem that has entered the village government level has become a trend and direction of development now. The village government as the responsible party cannot carry out the development itself, and needs to collaborate with other parties. Collaborative governance is a bridge that is used to create a digital village environment. In collaborative governance, it is necessary to have actors, interests that are driving forces, platforms for collaboration, and the ultimate hope of the collaboration process. This research is a qualitative research using a literature review approach. The results of this study illustrate that there must be actors who have the same interest in creating a village digital environment. These interests become fuel in the collaborative governance process that is carried out. The collaboration process also requires an arena that can be facilitated by the government from the village to the central level. The goal to be achieved is a digital environment created consisting of technology, culture, social, political, psychological, service, and administrative. Thus, village digitization can create a digital environment through collaborative governance. AbstraksiPembangunan ekosistem digital yang sudah masuk dalam tingkat pemerintahan desa sudah menjadi tren dan arah pembangunan sekarang. Pemerintah desa sebagai pihak yang bertanggungjawab tidak dapat melaksanakan pembangunan tersebut sendiri, dan perlu melakukan kolaborasi dengan pihak lain. Collaborative governance menjadi jembatan yang digunakan untuk menciptakan lingkungan digital desa. Dalam collaborative governance perlu adanya aktor, kepentingan yang menjadi pendorong, wadah kolaborasi, dan harapan akhir dari proses kolaborasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan kajian literatur. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa harus ada aktor yang memiliki kepentingan yang sama dalam menciptakan lingkungan digital desa. Kepentingan tersebut menjadi bahan bakar dalam proses collaborative governance yang dilaksanakan. Dalam proses kolaborasi tersebut juga membutuhkan arena yang dapat difasilitasi oleh pemerintah dari tingkat desa sampai pusat. Tujuan yang akan dicapai adalah lingkungan digital yang dibuat terdiri dari teknologi, budaya, sosial, politik, psikologis, pelayanan, dan administratif. Sehingga, digitalisasi desa dapat tercipta lingkungan digital melalui collaborative governance.
Evaluasi Pengelolaan Dana Desa (DD) Dalam Pembangunan Desa Mojodowo Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto Nisa Dwi Arini; Supri Hartono; Achluddin Ibnu Rochim
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i2.7115

Abstract

Saat ini pemerintah sedang berusaha untuk mendorong pembangunan baik di kota maupun di pedesaan. Salah satu upaya pemerintah yang dilakukan yakni dengan memberikan bantuan dana kepada desa melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mana akan digunakan untuk membantu desa dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa. Dalam suatu kebijakan publik diperlukan adanya evaluasi kebijakan, karena dengan adanya evaluasi kebijakan dapat dilakukan pembenahan dalam kebijakan tersebut. Menurut Dunn evaluasi merupakan penilaian terhadap efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas dan ketepatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang mana penelitian yang mengungkapkan situasi sosial dengan mendeskripsikan kenyataan yang ada dengan bentuk kata-kata maupun gambar yang telah didapat dilapangan. Hasil dari penelitian ini yakni setiap pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa telah memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat karena dapat memecahkan permasalahan yang terdapat di masyarakat. Pada perencanaan pembangunan pemerintah juga melibatkan masyarakat. Namun, pembangunan yang dilakukan tidak dapat dilakukan secara merata.
Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Desa Wisata Pelang Kabupaten Tuban Rini Kusumawati; Supri Hartono; Dida Rahmadanik
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i2.7117

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu buat mengetahui serta mengamati proses Collaborative Governance dalam pengelolaan desa wisata Pelang di Desa Tahulu, Kabupaten Tuban. Penelitian ini mempunyai pentingan karena keberhasilan kerja sama antara para pemangku kepentingan bisa mencerminkan kesiapan dalam mengalami permasalahan yang terdapat di masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori Collaborative Governance yang dikembangkan oleh Balogh( 2012). Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan dokumentasi, observasi, serta wawancara terstruktur sebagai metode pengumpulan data terhadap 3 orang key informan, ialah Kepala Bidang Pariwisata, Staff Bank Jatim, serta Ketua Kelompok Sadar Wisata( Pokdarwis). Hasil penelitian menampilkan kalau proses Collaborative Governance dalam pengelolaan desa wisata Pelang di Desa Tahulu, Kabupaten Tuban sudah berjalan secara maksimal. Perihal ini terlihat dari sebagian aspek collaborative governance menurut Balogh, ialah dinamika kolaborasi( komunikasi, kepercayaan, komitmen, serta sumber daya), tindakan- tindakan kolaborasi( memfasilitasi serta memajukan proses kolaborasi), dan dampak serta adaptasi dari proses kolaborasi( dampak sosial).
Kinerja Aparatur Sipil Negara Dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan Di Kelurahan Tanjung Perak Haris Fauzan Almuzavar; Radjikan Radjikan; Supri Hartono
PREDIKSI : Jurnal Administrasi dan Kebijakan Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/pd.v22i2.7119

Abstract

Peneliti ini bertujuan mengetahui kinerja pegawai pada pelayanan administrasi kependudukan dan memperoleh faktor internal dan eksternal kinerja Kelurahan Tanjung Perak. Metode penelitian yang penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah Aparatur Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantian, Kota Surabaya. Jawa Timur. Teori pada penelitian ini yaitu teori kinerja yang menggunakan lima indikator yaitu: Kualitas, Kuantitas,kerja sama, inisiatif,tanggung jawab. Peneliti mengumpulkan data menggunakan lima informan yaitu : Lurah Tanjung Perak, Kasie Pemerintahan dan tiga orang Masyarakat Kelurahan Tanjung Perak.  Dari hasil analisis ini kinerja pegawai kelurahan pada bidang administrasi kependudukan di Kelurahan Tanjung Perak telah memberikan pelayanan kepada masyarakat telah berjalan dengan lanacar. Tetapi muncul kendala dari masyarakat maupun dari pegawai kelurahan ialah pemohon tidak melengkapi persyaratan untuk mungurus administrasi kepependukan, serta adanya pegawai yang tidak bisa mengoperasionalkan komputer untuk menginput pelayanan administrasi kepependukan.
PELAYANAN KLAMPID NEW GENERATION (KNG) TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI KELURAHAN SIDOTOPO WETAN KOTA SURABAYA Azizah Fitri Azarah; Supri Hartono; Dida Rahmadanik
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Pelayanan publik terhadap kepuasan masyarakat merupakan salah satu hal terpenting dalam Pemerintahan, Pemerintah harus memastikan jika program yang dibuat dapat berguna, mudah dipahami dan digunakan serta memudahkan masyarakat dalam pelayanan publik sehingga masyarakat puas dengan program tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Klampid New Generation (KNG) di Kelurahan Sidotopo Wetan Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket. Penelitian ini berfokus pada 5 dimensi pelayanan public yaitu reliability, responsiviness, assurance, empaty, dan tangibles untuk mengukur kepuasan masyarakat di Kelurahan Sidotopo Wetan.
PELAKSANAAN PROGRAM KLAMPID NEW GENERATION (KNG) DALAM OPTIMALISASI PELAYANAN DI KELURAHAN MEDOKAN AYU KOTA SURABAYA Chyintiya Dhea Puspitasari; Supri Hartono; Dida Rahmadanik
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dispendukcapil Kota Surabaya terus berevolusi untuk memberikan pelayanan publik yang dapat mempermudah masyarakat dalam mengajukan permohonan administrasi kependudukan. Pada tahun 2022 Dispendukcapil melakukan pengembangan inovasi yaitu meningkatkan pelayanan adminsitrasi kependudukan melalui program Klampid New Generation. Tujuan dari adanya inovasi tersebut adalah untuk mempermudah masyarakat Kota Surabaya dalam mengajukan layanan adminsitrasi kependudukan, sehingga masyarakat dapat mengajukan layanan adminstrasi kependudukan secara mudah, cepat dan fleksibel ysng bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja dengan prosedur yang paten dan terstruktur. Hasil dari penelitian yang dilakukan di Kelurahan Medokan Ayu dapat ditarik kesimpulan bahwa pelayanan Program KNG di Kantor Kelurahan Medokan Ayu telah terlaksana dengan baik.
STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA SETIGI DALAM PENINGKATAN POTENSI EKONOMI DESA SEKAPUK KECAMATAN UJUNGPANGKAH KABUPATEN GRESIK JAWA TIMUR Salwa Marsa Nafillah Sultoni; Radjikan Radjikan; Supri Hartono
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata Setigi ini adalah potensi yang dimiliki oleh Desa Sekapuk yang bermula dari bekas penambangan kapur PT Polowijo Gosari yang sudah tidak digunakan lagi kemudian dijadikan tempat pembuangan sampah masyarakat Desa Sekapuk dari tahun 2003-2017. Seiring dengan berjalannya waktu, masyarakat Desa Sekapuk menfaatkannya menjadi tempat wisata unggulan Desa Sekapuk. Dengan berdirinya Wisata Setigi ini diperlukan strategi dalam upaya pengembangan dan pembangunan berkelanjutan untuk menjadikan Wisata Setigi menjadi lebih baik lagi. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan secara mendalam tentang strategi pengembangan Wisata Setigi, 2) Mendeskripsikan secara mendalam faktor penghambat dan pendukung secara langsung di lapangan tentang pengembangan Wisata Setigi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah metode jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, kemudian dihasilkan berupa data deskriptif. Data deskriptif yaitu kata-kata tertulis maupun lisan yang telah diamati, selanjutnya diambil menjadi satu kesimpulan makna atas isu yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam strategi pengembangan Wisata Setigi dalam peningkatan potensi ekonomi desa ini menggunakan analisis SWOT untuk memperoleh strategi yang dapat digunakan yaitu: a) Kebijakan pembangunan yang dilakukan berfokus pada satu titik agar lebih maksimal dan terlihat hasilnya. Pengembangan dan perbaikan yang dilakukan di Wisata Setigi bukan semata-mata untuk kemajuan dan keuntungan masyarakat maupun pemerintah setempat, b) Kebijakan dalam pelestarian dan pengendalian Wisata Setigi dengan program yang bisa dilakukan yaitu dengan menarik investor luar dalam meningkatkan sarana dan prasarana dengan menanamkan modal di Wisata Setigi, c) Kebijakan yang mewujudkan kualitas SDM yang inovatif, kreatif, professional, dan mampu bersaing.
EVALUASI KEBIJAKAN PUBLIK TENTANG PENATAAN DAN PEMBERDAYAAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DI TAMAN PINANG INDAH SIDOARJO Rosantika Rosantika; Supri Hartono; Achluddin Ibnu Rochim
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana evaluasi kebijakan penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di kawasan taman pinang indah sidoarjo. pelaksanaan kegiatan penelitian ini dilakukan di Taman Pinang Indah Sidoarjo. adapun teknik pengambilan data ini diperoleh dengan cara observasi dan wawancara. Hasil yang diperoleh ialah penerapan kebijakan penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di taman pinang indah sidoarjo masih belum efektif dan efisien. Masih terdapat kekurangan yaitu belum adanya program pemberdayaan yang diberikan kepada PKL. Walaupun dalam upaya penataan sudah cukup baik, sehingga dapat mengatasi permasalahan kemacetan di kawasan tersebut.
EVALUASI PROGAM E-KLAMPID DALAM MENINGKATKAN MASYARAKAT SADAR ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KOTA SURABAYA Rikza Mega; Endang Indartuti; Supri Hartono
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Administrasi kependudukan merupakan rangkaian atau penertiban terkait dokumen penting tentang identitas kependudukan yang ditanangani oleh Dinaskependudukan pengurusan administrasi kependudukan terkesan sangat kompleks di setiap prosessnya dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan yang efektif dan efisien maka dilakukannya sebuah inovasi terkait pengurusan administrasi kepenudukan  yaitu E-KLAMPID. E-KLAMPID merupkan program pemerintah dalam menangani pengurusan administrasi kependudukan secara digital dan memberikan sebuah efektifitas dan efisiensi dalam proses pengurusannya adanya sebuah kebijakan baru memberikan harapan baru untuk dapat memecahkan masalah sebelumnya. Evaluasi suatu kebijakan sangat pentimg dilakukan agar dapat mengetahui seberapa jauh kebijakan ini berhasil dan mencapi tujuannya. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori evaluasi keberhasilan kebijakan menurut William Dunn (2003) metode penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukan program E-KLAMPID dapat dikatakan baik karena tetapi ada satu indikator yang masih cukup dikarenakan kurang meratanya sosialisasi pada kaum milenial terkait pengurusan administrasi kependudukan dan pentingnya tertib administrasi kependudukan.
EFEKTIVITAS LAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN BERBASIS ONLINE DI KECAMATAN PANDAAN KABUPATEN PASURUAN Paulina Cendy Ardilia; Supri Hartono; Achluddin Ibnu Rochim
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis dan mendeskripsikan terakait Efektivitas Layanan Administrasi Kependudukan Berbasis Online di Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan dimana layanan administrasi kependudukan berbasis online ini melalui program Kios e-PAK LADI.  Pasuruan pemerintah Kabupaten Pasuruan mengadakan layanan administrasi kependudukan berbasis online melalui program Kios e-PAK LADI. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yakni menggunakan kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi.  Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data kemudian penarikan kesimpulan. Program layanan berbasis online melalui Kios e-PAK LADI adalah program pelayanan kedudukan yang langsung jadi dengan elektronik dalam kepengurusan administrasi kependudukan, seperti KTP, Akta kematian, Akta kelahiran, Surat pindah, dan lain-lain. Dalam mengukur efektivitas layanan administrasi berbasis online ini menggunakan teori Budiani (2007) dimana terdapat empat indikator yaitu ketepatan sasaran program, sosialisasi program, tujuan program dan pemantauan program. Efektivitas layanan administrasi kependudukan berbasis online ini menghadirkan masalah terkait sosialisasi program kepada masyarakat. Hasil dari penelitian yang dilakukan mendapati adanya layanan administrasi kependudukan berbasisi online melalui program Kios e-PAK LADI ini sudah berjalan dengan baikk, akan tetapi masih terdapat kekurangan dalam sosialisasi program yang belum meluas sehingga jika diukur dengan teori pengukuran efektivitas, adanya layanan administrasi kependudukan berbasis online melalui program Kios e-PAK LADI ini belum bisa dikataan efektif.
Co-Authors Achluddin Ibnu Rochim Achluddin Ibnu Rochim, Achluddin Ibnu Ade Daoed Saputra Adjeng Vierlyana Puteri Afifa Afifa Afiyah Alfarizi, Risa Alif Latippan Parmanto Andi Fatwa Mahdika Candra Angelia Dyah Ayu Larasati Anggraeny Puspaningtyas Anggraeny Puspaningtyas Anggraeny Puspaningtyas Anjani, Shafa Jihan Arianto, Rivaldi Arief Darmawan Arif Darmawan Ati, Norbertus Darius Audrey Aprilia, Rizky Aziz, Ronan Agung Azizah Fitri Azarah Azmi sugiyanto, Moch ulil Bali Sari Korebima, Apolinarius Bambang Kusbandrijo Basuki, Muhammad Arief Basuki Chairus M. Nasution, Ute Christiaan, Priscila Margaret Chyintiya Dhea Puspitasari Daoed Saputra, Ade Dhani Ananda Tongka, Andreas Diaz Putra Prakoso Dida Rahmadanik Dimas Ardi Pranata Dimung, Oktavia Triany Diska Paras Ayu Djoko Widodo Doan Widhiandono Elisabet U.B, Christina Sopia Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti Endang Indartuti, Endang Erisca Dian Aprilia Fahrur Rozi Fitria Bahari, Yuna Hari Wibowo, Yudhi Haris Fauzan Almuzavar Hasan Ismail ibnu rochim, Achluddin Idwar, Widya Arzetiya Ilman, Ghulam Maulana Indah Murti, Indah Jauhari, Hamdan Mukhlis Jihan Nabilah Adinda Putri Kholifah Saputriani, Yunda Lilis Rahmadhanti M Kendry Martini, Renanda Yulio Putri Mohammad Iqbal Syahriar Muhammad Roisul Basyar Mulyati, Diana Juni Nabilla Larasati Nisa Dwi Arini Nur Fajriati Ohorella Tini Nur Taufiq Nurhalizah, Siti Nurul Aulia Ridwan Octavia Fransiska Paulina Cendy Ardilia Pratiwi, Ni Made Ida Pratiwi, Soffanah Dina Puspitasari, Erika Aprilia Qurnia Annashrida Rachmawati, Nadila Rizki Tri Radjikan Radjikan Radjikan Radjikan Radjikan Radjikan Radjikan, Radjikan Rena Eprilly Widodo Ria, Catur Ajeng Kartika Rikza Mega Rini Kusumawati Rosantika Rosantika Salsabila, Hilda Nurtin Salwa Marsa Nafillah Sultoni Satriyo Cahyo Utomo Savira Uswatun Chasana Shandy Octafialdo Wijanarko Sufi Anggraini, Sabrina Talitha Zitha Vasthi Tamahdur Jahro Fajariyyah Theresia Arcell Arinjani Marsudi Ute Ch. Nasution Ute Ch. Nasution Uthe Ch. Nasution Widiyanto, M. Kendry Widya Anggraini, Inneke Yafie Amaratus Sania Yakub Fisabillillah Yoachim Rivaldo Watu Raka Yunda Kholifah Saputriani Yunisar, Devani Marlia Yusuf, Hariyoko Zulfia Rahma Firdausa