Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KONSTRUKSI DAN DINAMIKA SOLIDARITAS SOSIAL-RELIGIUS MELALUI PRAKTIK KULTURAL UPACARA SAYUR MATUA PADA MASYARAKAT SIMALUNGUN DI DESA TAMBAHAN KECAMATAN RAYA KABUPATEN SIMALUNGUN Saragih, Rafika Dear; Sitorus, Masniar; Firmando, Harisan Boni; Simbolon, Rusmauli; Purba, Omta
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 2 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Konstruksi dan Dinamika Solidaritas Sosial-ReligiusMelalui Praktek Kultural Upacara Sayur Matua pada Masyarakat Simalungun diDesa Tambahan Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun, yakni tradisi lamadilaksanakan secara turun temurun oleh masyarakat desa Tambahan. Metode yangdigunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif deskriptif, untuk memahamifenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian secara holistik, dengan caramendeskripsikan dengan kata-kata dan bahasa, berdasarkan hasil penemuandilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam upacara adat sayur matuakeseluruhan dinamika menunjukkan bahwa upacara Sayur Matua tidak dapatdilepaskan dari konteks perubahan masyarakat Simalungun. Adanya pergeserannilai budaya di tengah arus modernisasi dan pengaruh agama, di mana generasimuda cenderung memandang tradisi ini sebagai beban atau formalitas sosialsemata, sementara generasi tua melihatnya sebagai bentuk penghormatan tertinggikepada leluhur. Masyarakat terus beradaptasi baik karena alasan praktis, tekananekonomi, pengaruh agama, maupun karena tuntutan zaman modern.
IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DI HUTATORUAN VII KOMPLEK MASJID TARUTUNG KECAMATAN TARUTUNG KABUPATEN TAPANULI UTARA Simbolon, Been Gentle; Lumbantobing, Roida; Silaban, Rina Kesia; Sitorus, Masniar; Purba, Omta
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 2 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 2 Juli 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu program yang bekerja sama dengan kampus yang ada di Tapanuli UtaraInstitut Agama Kristen Negeri Tarutung (IAKN), yang bertujuan untuk mengetahuibagaimana Implementasi moderasi beragama di Tarutung, tepat nya di HutatoruanVII komplek Masjid Tarutung. Metode yang digunakan dalam studi ini adalahmetode kualitatif deskriptif, untuk memahami fenomena apa yang dialami olehsubjek penelitian secara holistik, dengan cara mendeskripsikan dengan kata-katadan bahasa, berdasarkan hasil penemuan di lapangan, Hasil penelitian menunjukkanbahwa toleransi Masyarakat Komplek Masjid sudah baik dan tidak pernah terjadikonflik Agama, dengan adanya program Moderasi Beragama ini, masyarakatsemakin dekat satu sama lain dan memiliki Organisasi, yang anggotanya terdiri daribeberapa agama yang menunjukkan kerja sama sebagai bentuk menghargai danmenjaga perbedaan. diperlukan kesinambungan program yang melibatkan berbagaipihak, seperti tokoh agama, tokoh adat, aparat pemerintah lokal, serta lembagapendidikan. Kegiatan-kegiatan yang bersifat lintas iman perlu terus didorong dandiperkuat, baik dalam bentuk forum dialog, kerja bakti, kegiatan sosial, pelatihanbersama, maupun pembinaan generasi muda agar dapat menumbuhkan kesadaransejak dini akan pentingnya hidup rukun di tengah perbedaan. Peran lembagapendidikan, baik formal maupun nonformal, juga sangat penting dalam upayamenanamkan nilai-nilai moderasi beragama. Institusi pendidikan hendaknyamenjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi jugamenanamkan sikap inklusif, empati, dan keterbukaan terhadap perbedaan.
Makna Tradisi Penyampaian Famotu Ono Nihalo (Nasehat kepada Pengantin Perempuan) pada Pesta Pernikahan Adat Nias di Desa Lasarabaene Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat Yunano Waruwu; Masniar Sitorus; Sudirman Lase; Jupalman Welly Simbolon
WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 4 (2025): November : WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/wissen.v3i4.1230

Abstract

The Famotu Ono Nihalo tradition is one of the essential rituals in the customary wedding ceremonies of the Nias community, particularly in Lasarabaene Village, Mandrehe Subdistrict, West Nias Regency. This tradition consists of giving advice to the bride, which is rich in moral, spiritual, and social values. The ritual not only affirms the bride’s status as a wife but also serves as a medium for transmitting cultural values and collective identity. However, along with the wave of modernization, this tradition has undergone changes in terms of its form, symbolic meaning, and cultural values. This study aims to reveal the symbolic meanings contained in the Famotu Ono Nihalo ritual and to analyze the forms of social interaction within it, including its transformation due to social change. The research employs a descriptive qualitative method with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The informants consist of traditional leaders, women elders, and community members who still practice and understand the tradition. The findings show that the white cloth symbolizes purity and blessing, while afo (betel quid) represents acceptance and social attachment. Although the ritual today tends to be simplified and some cultural symbols are no longer used, the core values such as parental advice, blessings, and the strengthening of social cohesion remain preserved. Therefore, Famotu Ono Nihalo continues to be relevant as a cultural heritage and a form of social education, even as it adapts to modern changes.
The Effect of Tourist Attractions on the Progress of the Sipinsur Geosite Tourism Object in Pearung Tourism Village, Humbang Hasundutan Regency in 2024 Sianturi, Winda; Sitio, Robert Juni Tua; Fero, David; Nadeak, Tio RJ; Sitorus, Masniar Hernawaty
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 3 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v3i10.11716

Abstract

This study aims to determine the positive and significant influence of tourist attractions (x) on the progress of tourist attractions (y) Geosite Sipinsur in Pearung Tourism Village, Humbang Hasundutan Regency in 2024. This research uses a quantitative approach by distributing questionnaires to 96 respondents by accidential sampling. To determine the answer score on the questionnaire which will be tested for validity and reliability using a Likert scale. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis, Pearson Product Moment correlation, determination coefficient test and simple linear regression analysis. Based on the results of descriptive statistical analysis, the influence of tourist attractions on the progress of tourist attractions is in a good category, with an average of 4.5449 at the interval of the category very advanced. The test results of the correlation coefficient (r) = 0.586 with a sufficient category and compared with r table = 0.200, where r count> r table (0.586> 0.200) it can be said to be significant and the hypothesis is accepted.