Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian ASI Eksklusif Oktavin Yollah Umboh; Adrian Umboh; David E Kaunang
Sam Ratulangi Journal of Public Health Vol. 2 No. 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/srjoph.v2i1.33052

Abstract

Background: Breastfeeding without other food can meet the growing needs of a baby up to six months of age. The achievement of exclusive breastfeeding in Indonesia has not satisfactory. The purpose of this study was to determine the factors correlated with exclusive breastfeeding. Methode: This research is a quantitative study using an analytical survey method and a cross sectional approach from November 2018 to March 2019 in the Teling Atas Community Health Center in Manado, involving 140 mothers as a sample. The research variables were measured using a questionnaire and then analyzed using chi square and multiple regression test. Result: This study showed that there was a significant relationship between maternal occupation (p 0,006) and exclusive breastfeeding, while maternal education, maternal knowledge, family support and motivation of health workers had no significant relationship with exclusive breastfeeding (p>0,05). The results of multivariate analysis showed that maternal knowledge greatly influenced exclusive breastfeeding (p 0.04 and OR 2.531). Conclusion: The conclusion of this study is that the maternal occupational factors had a significant correlation with exclusive breastfeeding. However, the community health center should be more active in motivating pregnant and breastfeeding mother about the benefits and methods of exclusive breastfeeding.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Aktivitas Enzim Cholinesterase Darah Pada Petani Penyemprot Pestisida Christien Gloria Tutu; Aaltje Ellen Manapiring; Adrian Umboh
Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine Vol. 1 No. 4 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35801/ijphcm.1.4.2020.31545

Abstract

Background: One of the parameters for pesticide poisoning is the decrease in the activity of the cholinesterase enzyme. A decrease in cholinesterase activity of 30% from normal was considered poisonous. Rurukan Village is a center for horticultural production, farmers in Rurukan Village tend to be exposed to pesticides frequently so that they have a large enough chance of experiencing pesticide poisoning. This study aims to analyze what factors are related to the activity of the cholinesterase enzyme in pesticide spraying farmers in Rurukan Village, East Tomohon District, Tomohon City.Method: This type of research is a laboratory-based observational analytic study with a cross sectional study approach. Samples were taken from 30 pesticide spraying farmers in Rurukan Village. The sampling technique used purposive sampling. The data was collected by examining the farmers' blood cholinesterase levels by health workers from the Prodia Manado laboratory and interviewing using a questionnaire. Data were analyzed bivariate and multivariate.Result: The result showedit known that there is no relationship between age and cholinesterase enzyme activity (p = 0.440; OR = 0.455); there is no relationship between knowledge and cholinesterase enzyme activity (p = 0.400; OR = 1,000); there is a relationship between working period and cholinesterase enzyme activity (p = 0.032; OR = 7.500); there is a relationship between spray duration and cholinesterase enzyme activity (p = 0.004; OR = 14.875); there is a relationship between spray frequency and cholinesterase enzyme activity (p = 0.013; OR = 11,200); there is a relationship between the use of PPE with cholinesterase enzyme activity (p = 0.002; OR = 21,000); there was no relationship between the direction of spraying and the cholinesterase enzyme activity (p = 0.637; OR = 2.500).Conclusion:In this study, it can be concluded that the relationship between the factors causing the decrease in cholinesterase enzyme activity in pesticide spraying farmers in Rurukan Village obtained a significant relationship between working tenure, spray duration, spray frequency and use of PPE with cholinesterase enzyme activity. The use of PPE is a factor that is most closely related to the activity of the cholinesterase enzyme in pesticide spraying farmers in Rurukan Village.
Kadar Neutrophil Gelatinase-Associated Lipocalin dan Urinary Albumin Creatinine Ratio sebagai Indikator Awal Disfungsi Ginjal pada Remaja Obesitas Umboh, Adrian; Rampengan, Novie Homenta; Umboh, Valentine; Liow, Jackli Eugene; Phan, Sardito; Corona, Fidel
Sari Pediatri Vol 27, No 3 (2025)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp27.3.2025.173-9

Abstract

Latar belakang. Obesitas remaja meningkat secara global dan dapat menyebabkan komplikasi berupa disfungsi ginjal. Deteksi dini disfungsi ginjal diperlukan untuk mencegah perkembangan menuju penyakit ginjal kronis (PGK). Biomarker seperti Neutrophil Gelatinase-Associated Lipocalin (NGAL) urin dan Urinary Albumin-Creatinine Ratio (UACR) digunakan untuk menilai fungsi ginjal, tetapi data komparatif pada remaja obesitas masih terbatas. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menilai korelasi kadar NGAL urin dan UACR dengan tingkat keparahan obesitas pada remaja.Metode. Penelitian potong lintang ini melibatkan 38 remaja obesitas usia 10-18 tahun, dipilih secara konsekutif. Kadar NGAL diukur dengan metode ELISA, sedangkan UACR dianalisis menggunakan penganalisis kimia otomatis. Uji korelasi Pearson dan regresi linier digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara keparahan obesitas, NGAL, dan UACR.Hasil. Remaja dengan obesitas berat memiliki kadar NGAL dan UACR lebih tinggi dibandingkan obesitas ringan. Terdapat korelasi positif kuat antara persentil IMT-usia dengan NGAL (r=0,843) dan UACR (r=0,828), keduanya bermakna (p<0,001). Regresi linier menunjukkan NGAL dan UACR secara signifikan memprediksi keparahan obesitas (R²=0,778).Kesimpulan. Kadar NGAL dan UACR urin meningkat seiring keparahan obesitas, sehingga berpotensi sebagai indikator awal disfungsi ginjal pada remaja obesitas.
FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT TIDAK MENULAR HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS PADA KARYAWAN PT. SAMUDRA MANDIRI SENTOSA BITUNG Kromo, Lucky; Umboh, Adrian; Manampiring, Aaltje E.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.20257

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti penyakit kardiovaskular, hipertensi, diabetes mellitus, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronik telah menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan prevalensi dan kematian yang meningkat. PTM menyumbang 71% kematian pada 2014, dengan faktor risiko utama seperti merokok, konsumsi alkohol, pola makan buruk, dan kurang aktivitas fisik. Pemerintah telah melakukan upaya pencegahan, namun belum sepenuhnya efektif. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang fokus pada faktor risiko hipertensi dan diabetes mellitus di kalangan karyawan PT.. Samudra Mandiri Sentosa Bitung, melibatkan 133 responden berusia di atas 40 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi garam lebih dari satu sendok teh per hari signifikan sebagai faktor risiko hipertensi. Faktor risiko diabetes mellitus meliputi pengetahuan tentang DM, riwayat keluarga, dan aktivitas fisik, dengan pengetahuan sebagai faktor paling dominan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa konsumsi garam tinggi merupakan faktor risiko utama untuk hipertensi, sementara pengetahuan tentang DM membantu dalam pencegahan dan pengelolaan diabetes. Saran mencakup edukasi tentang konsumsi garam, peningkatan pengetahuan tentang DM, evaluasi riwayat keluarga, dan peningkatan aktivitas fisik untuk mengurangi risiko PTM dan meningkatkan kesehatan karyawan di PT. Samudra Mandiri Sentosa Bitung.
ANALISIS PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS GIRIAN WERU KOTA BITUNG Damaris, Damaris; Fatimawali, Fatimawali; Umboh, Adrian; Surya, Welong S.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26879

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan beban kerja Terhadap kinerja pegawai di Puskesmas Girian Weru Kota Bitung secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilakukan melalui cara survei analitik kuantitatif, menggunakan regresi linear berganda yang dilaksanakan bulan September 2023-Maret 2024 di Puskesmas Girian Weru Kota Bitung. Sampel penelitian ialah total populasi dan instrumen penelitian ialah kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data pada penelitian ini yaitu regresi berganda dengan uji t (parsial), uji F (simultan), dan koefisien determinasi R square. Hasil penelitian berupa distribusi responden jenis kelamin laki-laki (18,03%) perempuan (81,97%). Berdasarkan usia, 25-35 tahun (47,54%), 36-45 tahun (27,87%) dan 46-55 tahun (24,59%). Berdasarkan jenjang pendidikan menunjukkan bahwa tidak ada responden yang memiliki pendidikan strata dua, sisanya strata satu (24,59%) diploma tiga (70,49%) dan SMA sederajat (4,92%). Hasil uji normalitas menunjukkan data terdistribusi normal. Hasil analisis Uji t menunjukkan gaya kepemimpinan nilai sig. 0,000 < 0,05 (X1) dan beban kerja (X2) 0,003 < 0,05 artinya berpengaruh Terhadap kinerja (Y). Hasil uji F menunjukkan nilai sig. 0,000 < 0,05 dan nilai F 35,755 yang secara bersama-sama berpengaruh Terhadap kinerja. Uji koefisien determinasi nilai R Square sebesar 0,552 atau 55,2%. Simpulan dari penelitian ini, bahwa gaya kepemimpinan dan beban kerja berpengaruh Terhadap kinerja pegawai di Puskesmas Girian Weru Kota Bitung. Gaya kepemimpinan yang baik akan meningkatkan kinerja, begitu juga dengan pengelolaan beban kerja yang terkontrol. Gaya kepemimpinan yang baik dapat menginspirasi dan memotivasi pegawai, sementara beban kerja yang sesuai dapat menciptakan lingkungan kerja yang mendukung produktivitas.
Gambaran Enuresis pada Anak Sekolah Dasar Tumbal, Anastasya G.; Umboh, Adrian; Rompis, Johnny L.
e-CliniC Vol. 14 No. 1 (2026): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v14i1.65843

Abstract

Abstract:  Enuresis is defined as involuntary voiding in children aged ≥5 years, occurring at least twice per week for three consecutive months, and not attributable to underlying medical conditions. Enuresis is influenced by biological, psychological, and environmental factors and remains commonly observed among primary school children. This study aimed to describe the occurrence of enuresis and its associated risk factors among elementary school children at Paal Dua District. A quantitative descriptive design with a cross-sectional approach was used. Samples were obtained through proportionate stratified random sampling from 250 respondents enrolled in SD Advent 3 Paal Dua, SD GMIM 22 Manado, and SD Advent 6 Kairagi Weru. Data were collected using the Clinical Management Tools (CMT) questionnaire from the Indonesian Urological Association and a previously validated and reliable research instrument. The findings showed that among the 15 children with enuresis, most were six years old (66.7%) and male (60%). The highest percentages were found in enuresis occurred predominantly at night (93.3%), the onset began since birth (66.7%), and voided 4–7 times per day (93.3%). The most frequently identified risk factors included toilet training at 3–4 years of age (73.3%), difficulty being awakened from sleep (53.3%), urinary tract infection complaints (33.3%), psychological stress (20%), and a history of constipation (26.7%). A family history of enuresis was present in 60% of cases, and the most common household composition was four family members (33.3%). In conclusion, enuresis remains present among primary school children in Paal Dua District, indicating the need for early detection and continuous parental education. Keywords: enuresis; elementary school children; nocturnal enuresis; risk factors    Abstract: Enuresis merupakan pengeluaran urin secara involunter pada anak usia ≥5 tahun dengan frekuensi minimal dua kali per minggu selama tiga bulan berturut-turut tanpa disebabkan oleh kondisi medis tertentu. Enuresis dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, dan lingkungan, serta masih sering ditemukan pada anak sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kejadian enuresis dan faktor risikonya pada anak sekolah dasar di Kecamatan Paal Dua. Jenis penelitian ialah deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang. Sampel diperoleh melalui teknik proportionate stratified random sampling dari 250 responden yang berasal dari SD Advent 3 Paal Dua, SD GMIM 22 Manado, dan SD Advent 6 Kairagi Weru. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Clinical Management Tools (CMT) dari Ikatan Ahli Urologi Indonesia serta instrumen penelitian sebelumnya yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan dari 15 anak dengan enuresis, sebagian besar berusia 6 tahun (66,7%) dan berjenis kelamin laki-laki (60%). Persentase tertinggi didapatkan pada kejadian enuresis terutama terjadi pada malam hari (93,3%), onset enuresis sejak lahir (66,7%), dan frekuensi berkemih 4–7 kali per hari (93,3%). Faktor risiko yang paling banyak ditemukan meliputi toilet training pada usia 3–4 tahun (73,3%), sulit dibangunkan saat tidur (53,3%), keluhan infeksi saluran kemih (33,3%), riwayat stres (20%), serta riwayat sembelit (26,7%). Riwayat enuresis dalam keluarga ditemukan pada 60% anak, dan komposisi keluarga terbanyak adalah empat anggota dalam satu rumah tangga (33,3%). Simpulan penelitian ini ialah enuresis pada anak sekolah dasar di Kecamatan Paal Dua masih cukup sering ditemukan sehingga diperlukan upaya deteksi dini dan edukasi berkelanjutan kepada orang tua. Kata kunci: enuresis; anak sekolah dasar; enuresis nokturnal; faktor risiko
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje Ellen Manapiring Aaltje Manampiring Abram Babakal Adi Suryadinata Krisetya Alan J. Jufri Algi Reafanny Batara Amatus Yudi Ismanto Andi Dwi Bahagia Febriani Andrian Aldo Rantung Angelya Lumoindong Angie G. Roring, Angie G. Ango, Putri C. Ari L. Runtunuwu Ari Runtunuwu Astrid A. Malonda Baksh, Aida K. Bernadus, Janno Berty Bradly Chensilya Kusumanarwasti Christien Gloria Tutu Corona, Fidel Damaris, Damaris David E Kaunang David Kaunang Drova Grano Manorek Eka Patandianan Elia A. P. Hutapea Erling D. Kaunang Fatimawali . Frecillia Regina Herwanto Herwanto Hesti Lestari Hesti Lestari Hidayani, Agung R.E Hosang, Kevin H. Irawan Yusuf Iwan P. Wawointana, Iwan P. Jane A. Kalangi Jeanette I. Ch. Manoppo Jeanette I. Ch. Manoppo, Jeanette I.Ch. Manoppo Jenifer Andalangi Johannes Edwin Johnny Rompis Jose M. Mandei Jose M. Mandei Jully Kasie Kartini W. Adam Kristellina Tirtamulia Kromo, Lucky Kurniawan Tan Lasidi, Oktifani Devi Liow, Jackli Eugene Lonto, Jesica S. Lydia Tendean Maki, Frindi Manopo, Berry R. Manoppo, Jeanette Irene Christiene Mantali, Rizqa Mantik, Keren E.K. Maria Fitricilia Marianne C. Jacobus, Marianne C. Matthew, Febriano Max F. J. Mantik Max F.J Mantik, Max F.J Natharina Yolanda, Natharina Nilawati, . Novie H. Rampengan Novie Homenta Rampengan, Novie Homenta Nurhayati Masloman Oktavin Yollah Umboh Paulina N. Gunawan Phan, Sardito Pinaria, Anthoneta S. Polii, Evan G. Praevilia M. Salendu Queen Mandang Reifanli M. Pai, Reifanli M. Robin Samuel Mamesah, Robin Samuel Rocky Wilar Rompies, Ronald Rompis, Johnny L. Ronald Chandra Sabriani, Jehan Sanusi, Holly Sarah M. Warouw Sarah Warouw smanto, Yudi Stefanus Gunawan Stefanus Gunawan Stevanus Gunawan, Stevanus Suryani As’ad Suwontopo, Marvin Leonardo T. A. Sudjono Taliwongso, Fernando Ch. Tandiawan, Ledy Tatipang, Pirania Ch. Tumbal, Anastasya G. Umboh, Indria M. Umboh, Valetine Valentine Umboh Valentine Umboh, Valentine Vicky M. Kalangie, Vicky M. Vini Maleke, Vini Vivekenanda Pateda Vivekenanda Pateda Waworuntu, David S. Welong Seftian Surya Yanni, Iloh Devi Yolanda B. Bataha