Articles
ESTIMASI BIOMASSA (ESTIMASI STOK KARBON) PADA POHON DI KAWASAN HUTAN SEKUNDER DEUDAP PULO NASI, KECAMATAN PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR
Dedi Iskandar;
Nurrahmah Akbariah;
Sri Eka Fitri;
Muslich Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (624.582 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4261
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2017. Penelitian dilakukan dengan metode pure posive random, pure posive random merupakan teknik pengambilan sampel dengan memperhatikan pertimbangan-pertimbangan yang dibuat oleh penliti. Kawasan hutan mempunyai peranan penting sebagai sumber emisi karbon (Source) dan juga dapat menyerap karbon serta menyimpannya (Sink) dalam biomassa tanaman. Hasil penelitian menunjukkan estimasi biomassa di hutan kampung Deudap dengan jumlah 189.0702. Jumlah karbon terbanyak terdapat pada stasiun 3 dengan jumlah stok karbon mencapai 62.5088 dan jumlah karbon terendah pada stasiun 5 yaitu 8.6834.
ESTIMASI STOK KARBON TANAH DI HUTAN SEULAWAH AGAM DESA PULO KEMUKIMAN LAMTEUBA KECAMATAN SEULIMUEM KABUPATEN ACEH BESAR
Nurul Farija;
Rahmawati Rahmawati;
Evi Agustina;
Sri Wahyuni;
Muslich Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (82.379 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v5i1.2122
Seulawah adalah salah satu gunung di Aceh yang berperan sebagai Kawasan Penyangga karena diselimuti oleh berbagai jenis tumbuhan. Keanekaragaman tumbuhan dipengaruhi salah satunya dipengaruhi oleh stok karbon tanah. Penelitian mengenai karbon tersimpan perlu dilakukan untuk mengetahui perubahan karbon tersimpan di suatu kawasan akibat penggunaan lahan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 22 Mei 2016. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui stok karbon tanah gunnung Selawah Agam. Metode penelitian dilakukan dengan metode komposit. Penelitian ini dilakukan pada 10 plot dengan masing-masing 3 titik per plot. Hasil analisis stok karbon tanah di Hutan Selawah Agam memiliki konsentrasi yang bervariasi untuk setiap plot pengamatan. Stok karbon tanah di hutan Seulawah Agam diperoleh bahwa kandungan karbon tanah tertinggi terdapat pada plot ke-9 dengan vegetasinya berupa hutan primer yaitu 5,2796 g/cm2 atau 527,96 ton/ha. Sedangkan stok karbon tanah yang terendah didapatkan pada plot ke-2 dengan vegetasinya berupa hutan sekunder yaitu 1,04656 g/cm2 atau 104,656 ton/ha.Perbedan kadar stok karbon pada tiap plot dipengarui oleh keanekaragaman jenis pohon, kandungan karbon, faktor lingkungan, dan banyaknya serasah yang ada di sekitar plot pengambilan sampel dan jenis tanah
KAJIAN EKOLOGI FUNGI Mikoriza arbuskula (FMA) DI KAWASAN HUTAN LINDUNG TAMAN WISATA ALAM KOTA SABANG
Cut Ferras Dwi Kartika;
Sri Murni;
Muslich Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 7, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VII 2019
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (310.422 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v7i1.9766
Fungi Mikoriza arbuskula merupakan organisme yang berasal dari golongan fungi yang menggambarkan suatu bentuk hubungan simbiosis mutualisme antara fungi dan akar tumbuhan. Populasi dan keragaman Mokoriza arbuskula sangat dipengaruhi oleh faktor biotik dan faktor abiotik (fisika dan kimia). Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2018 dan bertujuan untuk mengetahui kajian ekologi fungi Mikoriza arbuskula (FMA) di Kawasan Hutan Lindung Taman Wisata Alam Kota Sabang. Adapun yang diteliti merupakan kajian ekologi fungi Mikoriza arbuskula. Penelitian ini menggunakan metode teknik sampling secara langsung dengan menggali tanah dan mengambil sampel tanah sebanyak 800 gram yang kemudian di centrifuge. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor biotik dan abiotik dapat mempengaruhi keberadaan dan jumlah fungi Mikoriza arbuskula, diantaranya yaitu suhu, kelembaban, pH, dan akar tumbuhan. Hal ini dibuktikan dari jenis Mikoriza arbuskula yang dominan yaitu Sclerocystis clavispora, Constitum dan yang sedikit Constitum.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT SINGKONG MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI
Cut Putri Nahrisah;
Muslich Hidayat;
Eva Nauli Taib
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 8, No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VIII 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (680.909 KB)
|
DOI: 10.22373/pbio.v8i2.9648
Limbah merupakan bahan sisa yang dihasilkan dari suatu proses produksi yang diangggap tidak mempunyai nilai. Limbah menjadi salah satu penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Singkong menjadi bahan utama yang digunakan dalam pembuatan berbagai macam olahan singkong, sedangkan kulitnya hanya menjadi limbah. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit singkong menjadi pupuk organik cair (POC) dan mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Penelitian dilakukan di Desa Ie Masen Kayee Adang Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan 1 kontrol dengan 6 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan anava satu jalur dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan pupuk organik cair kulit singkong paling baik pada perlakuan P3 (30%) yang berpengaruh terhadap tinggi batang dan jumlah daun tanaman sawi.
SIMPANAN KARBON PADA TANAH DI KAWASAN GEOTHERMAL IE BROK SEULAWAH AGAM DESA MEURAH KECAMATAN SEULIMEUM KABUPATEN ACEH BESAR
Nelly Afrina;
Muslich Hidayat;
Khairun Nisa
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 8, No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VIII 2020
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.678 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v8i1.9448
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah simpanan karbon tanah yang berada di kawasan Geothermal. Penelitian ini dilakukan di kawasan Ie Brok Desa Meurah Kecamatan Seulimeum Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode gabungan (composite sampling) dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Data jumlah simpanan karbon pada tanah dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil jumlah total (ton/ha) simpanan karbon tanah di kawasan Geothermal Ie Brok Seulawah Agam yaitu 3704,88 ton/ha.
KEANEKARAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI KAWASAN IE SUUM KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR
Muhammad Doudi;
Muslich Hidayat;
Nursalmi Mahdi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (549.916 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4285
Mikoriza merupakan suatu bentuk simbiosis mutualisme antara fungi dan akar tanaman. Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) memiliki berbagai fungsi, salah satunya adalah meningkatkan penyerapan hara terutama P (Fosfor). Penelitian ini di lakukan di kawasan Ie Suum Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar pada bulan Juli 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) di kawasan Ie Suum Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Rancangan penelitian yang digunakan untuk memperoleh data lapangan, yaitu dengan menggunakan kombinasi dua metode transek yaitu metode transek garis (line transect) dan transek kuadrat (quadrat transect). Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 stasiun dan 5 petak kuadrat, dengan masing-masing petak kuadrat diambil 3 sampel tanah. Tingkat keanekaragaman di analisis dengan indeks Shannon-Winner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) yang diperoleh adalah 1,3587. Hal ini menunjukkan bahwa, keanekaragaman spesies Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) di kawasan Ie suum Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar tergolong kategori sedang.
PROFIL ARSITEKTUR TUMBUHAN DI GUNUNG BERAPI SEULAWAH AGAM KEMUKIMAN LAMTEUBA KECAMATAN SEULIMUEM KABUPATEN ACEH BESAR
Yutika Rahayu;
Muslich Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.155 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4244
Profil arsitektur merupakan dasar untuk memperoleh gambaran komposisi, struktur vertikal dan horizontal suatu vegetasi sehingga memberikan informasi mengenai dinamika pohon dan kondisi ekologinya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran komposisi vertikal dan horizontal dari suatu vegetasi, sehingga dapat memberikan informasi mengenai struktur stratifikasi vegetasi, dinamika pohon dan kondisi ekologi di daerah gunung berapi Seulawah. Penelitian dilakukan pada tanggal 24 Mei 2016 melalui observasi langsung. Metode penelitian menggunakan metode Line transek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran vertikal dan horizontal ditemukan 9 jenis tumbuhan, yaitu 5 pohon dan 3 tiang. 5 pohon tersebut yaitu cengkeh (Syzygium aromaticum) dan 3 tiang tersebut adalah aren (Arenga pinnata). hasil tersebut menunjukkan tidak ada jenis tumbuhan yang mendominasi wilayah tersebut. Sehingga tumbuhan di wilayah tersebut, tergolong bervariasi.
KEANEKARAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) PADA BEBERAPA JENIS POHON DI KAWASAN HUTAN SEKUNDER DEUDAP PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR
Lisa Ramadhani;
Murniati Murniati;
Mulyadi Mulyadi;
Muslich Hidayat
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1006.865 KB)
|
DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4286
Penelitian tentang “Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Pada Beberapa Jenis Pohon Dikawasan Hutan Sekunder Deudap Pulo Aceh Kabupaten Aceh Besar” telah dilakukan pada tanggal 13 sampai dengan 17 April 2017. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) yang ada di desa Deudap pulo Aceh kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam melakukan penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitataif dan analisis kuantitatif. Analisis data keanekaragaman dilakukan meliputi indeks keanekaragaman dan indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman mikoriza di desa Deudap pulo Aceh kabupaten Aceh besar sebesar 2,39332. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat keanekaragaman mikoriza di desa Deudap pulo Aceh kabupaten Aceh besar termasuk dalam kategori sedang. Spesies mikoriza di desa Deudap pulo Aceh kabupaten Aceh didominasi oleh spesies Acaulospora foveata dan yang paling sedikit ditemukan adalah spesies Glomus tuneberosum.
HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN MENGGUNAKAN MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DAN MEDIA VIDEO ANIMASI DI SMA INSHAFUDDIN
Nur Azlina;
Muslich Hidayat;
Eva Nauli Taib
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 8, No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VIII 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (874.942 KB)
|
DOI: 10.22373/pbio.v8i2.9680
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi model dan media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar peserta didik di kelas XI IPA SMA Inshafuddin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik di kelas XI IPA dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe make a macth dan media video animasi pada materi sistem ekskresi manusia. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang peserta didik di kelas XI IPA. Penelitian ini di lakukan di SMA Inshafuddin pada bulan Februari 2020. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pemberian angket, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada hasil belajar peserta didik di kelas XI IPA 1 (kelas eksperimen) dengan kelas XI IPA 2 (kelas kontrol). Persentase ketuntasan klasikal hasil belajar peserta didik di kelas eskperimen sebesar 88 % (sangat baik) sedangkan di kelas kontrol sebesar 68 % (baik). Berdasarkan hasil uji t dalam penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara penerapan model kooperatif tipe make a match dan media video animasi dengan pembelajaran secara konvensional.
INVENTARISASI DAN POLA DISTRIBUSI VEGETASI POHON DI KAWASAN WISATA PUCOEK KRUENG RABA KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR
Muslich Hidayat;
Laina Mukarramah;
Nurlia Zahara
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 9, No 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IX 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.456 KB)
|
DOI: 10.22373/pbio.v9i1.11369
Pohon merupakan komponen biotik penyusun vegetasi yang memiliki manfaat yang sangat luas. Pertumbuhan pohon di suatu daerah sangat tergantung dari faktor lingkungan biotik dan abiotik sesuai kemampuan tumbuh suatu spesies. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui jenis pohon dan bentuk pola distribusi vegetasi pohon yang ada di kawasan wisata sungai Pucok Krueng Raba Kecamatan Lhoknga. Metode penelitian ini menggunakan kombinasi metode line transek dan kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh terdapat 28 jenis pohon dari 16 famili. Pola distribusi pohon di kawasan wisata sungai Pucok Krueng Raba diperoleh data IP = 0,01549 termasuk kategori mengelompok.