Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran GI dan NHT untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Analisis dan Hasil Belajar Pada Siswa Kelas X-4 pada Materi Kingdom Animalia Di SMA Daha Kediri Budhi Utami
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Biologi (IPA) memiliki obyek riil yang dengan mudah  diindera, sehingga penyampaian materi yang berhubungan dengan obyek nyata sebaiknya disampaikan dengan menggunakan contoh-contoh nyata. Untuk itu model pembelajaran yang dipilih sebaiknya menyesuaikan dengan karakteristik materi serta mampu menumbuhkan komunikasi aktif baik antara siswa-guru maupun siswa-siswa. Materi kingdom Animalia yang cukup luas sementara alokasi waktu sedikit, mengharuskan guru untuk mengubah metode ceramah dengan metode dan model pembelajaran kooperatif yang sesuai. Kombinasi model GI dan NHT diharapkan mampu meningkatkan kelesuan proses KBM yang selama ini cenderung monoton.Subyek penelitian adalah siswa kelas X-II SMA Pawyatan Daha Kediri sebanyak 24 orang. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan dalam 2 siklus. Model pembelajaran yang diterapkan adalah kombinasi GI dengan NHT dengan metode praktikum dan diskusi.Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan kemampuan berpikir analisis sebesar 33,34% dan hasil belajar sebesar 29,16%. Metode praktikum dengan menghadirkan media pembelajaran riil serta terciptanya suasana belajar kelompok dalam model GI dan NHT mampu menumbuhkan kerjasama dan komunikasi antar siswa selama proses pembelajaran, serta penyediaan sarana (media pembelajaran) yang dengan mudah dapat diamati, dipelajari dan dicermati siswa, mendorong siswa untuk bereksplorasi bahan ajar yang tertuang dalam LKS maupun soal-2 diskusi.Keywords: Model GI dan NHT, kemampuan berpikir analisis, hasil belajar
Pemahaman Pengelola Kawasan Wisata Irenggolo Terhadap Potensi Tanaman Sebagai Pakan dan Sarang Kupu-Kupu Tutut Indah Sulistiyowati; Sulistiono Sulistiono; Agus Muji Santoso; Poppy R Primandiri; Budhi Utami; Ida Rahmawati; Dwi Ari Budiretnani; Mumun Nurmilawati; Tykha Amanda Riskia Putri; Dewi Rossylia Wati
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.267 KB) | DOI: 10.55506/arch.v1i2.21

Abstract

Kawasan wisata air terjun Irenggolo memiliki potensi keragaman hayati yang tinggi. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu diketahui terdapat sebanyak 35 jenis kupu-kupu di kawasan ini. Jumlah individu sebanyak 1.622 individu tergolong tinggi. Populasi kupu dipengaruhi oleh ketersediaan pakan dan habitatnya. Pengetahuan pengelola Kawasan wisata menjadi penting karena akan menentukan keberlangsungan jenis kupu yang ada. Metode  pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan angket yang telah tervalidasi oleh ahli. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, diketahui bahwa sebanyak 8,6% responden dapat dengan benar menyebutkan lebih dari tiga jenis tumbuhan pakannya. 60% responden hanya mampu menjawab sebanyak kurang dari tiga jenis corak warna sayap kupu-kupu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa edukasi kepada pengelola sangat penting untuk dilakukan.
Deseminasi Praktik Terbaik Hasil Penelitian Bidang Eksplorasi Biodiversitas dan Pembelajaran Abad ke 21 untuk Penguatan Wawasan Guru IPA Kabupaten Kediri tentang Penelitian dan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Agus Muji Santoso; Sulistiono Sulistiono; Dwi Ari Budiretnani; Budhi Utami; Mumun Nurmilawati; Poppy Rahmatika Primandiri; Tutut Indah Sulistiyowati; Ida Rahmawati
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): November 2020
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1117.957 KB) | DOI: 10.53624/kontribusi.v1i1.16

Abstract

Program ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan guru IPA Kabupaten Kediri tentang penelitian dan karya tulisi ilmiah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seminar yang dilanjutkan dengan FGD kelompok. Tahap seminar berupa paparan materi yang memuat praktik terbaik hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi UNP Kediri. Materi seminar berupa praktik terbaik tentang teknik penentuan topik, judul, penentuan metode penelitian, penyusunan instumen dan analisis data, pengenalan kode etik ilmiah, plagiasi dan upaya menghindari plagiasi. FGD berujuan untuk memfasilitasi peserta seminar yang memiliki kendala baik dalam meneliti maupun dalam menyusun karya tulis ilmiah . Data berupa ragam kendala guru IPA dalam meneliti dan menyusun karya tulis ilmiah diinvetaris oleh peneliti. Peneliti bertindak sebagai observer partisipan yang terlibat langsung selama dua tahap kegiatan. Data yang terkumpul ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Kendala guru IPA dalam melaksanakan penelitian antara lain belum adanya mitra yang berperan sebagai pendamping, terbatasnya wawasan tentang ruang lingkup penelitian, dan terbatasnya wawasan tentang analisis data. Kendala guru IPA dalam menyusun karya tulis ilmiah antara lain: guru IPA belum mengetahui plagiasi, keterampilan mendeskripsikan masih kurang, dan banyaknya tawaran dari pihak eksternal tentang layanan jasa pembuatan karya tulis ilmiah. Program ini digunakan oleh guru untuk menyampaikan kendala dalam meneliti dan menulis karya tulis ilmiah sekaligus mendapatkan umpan balik alternatif solusi yang dapat dilakukan oleh guru IPA dan UNP Kediri dalam bentuk penelitian dan publikasi bersama-sama.
Gerakan Budidaya Tanaman Obat Keluarga sebagai Kepedulian Masyarakat Menuju Desa Sehat di Desa Semen Kabupaten Kediri Sucipto Sucipto; Tutut Indah Sulistiyowati; Budhi Utami; Rezki Suci Qamaria
Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2020): Desember
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KADIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.654 KB) | DOI: 10.32503/cendekia.v2i2.1002

Abstract

Pengobatan tradisional masih menjadi primadona bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang ada di desa Semen, kecamatan Semen Utara, kabupaten Kediri. Namun, masyarakat selama ini masih membeli bahan-bahan obat tradisional di pasar. Padahal desa tersebut memiliki potensi untuk melakukan budidaya tanaman obat keluarga seperti tanaman jahe, sereh, kunyit, temulawak, dan kencur. Lahan pemukiman di desa Semen mencapai sekitar seperempat luas total lahan (48,81 Ha) yang memberi peluang gerakan budidaya tanaman obat keluarga dapat dilakukan di halaman atau pekarangan rumah warga. Oleh karena itu, tim pengabdian berinisiatif membuat program Gerakan Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan ke masyarakat desa terkait pemanfaatan tanaman obat, cara budidaya tanaman obat, dan cara mengolah tanaman obat untuk dikomsumsi. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah mengajak warga setempat untuk bersama-sama membuat lahan di depan rumah masing-masing dan menanam beberapa jenis tanaman obat. Selanjutnya, warga setempat diberikan sosialisasi terkait manfaat dan praktik langsung cara mengolah tanaman obat tersebut. Alhasil, gerakan menanam obat keluarga ini mampu mengubah kesadaran, keterampilan, dan perilaku gaya hidup sehat masyarakat di desa Semen.
Upaya Meningkatkan Kesadaran dan Keterampilan Menyusun Dokumen Ajuan Hak Cipta bagi Guru-Guru Agus Muji Santoso; Slamet Hariyadi; Bea Hana Siswati; Ericka Darmawan; Astri Rino Oktivasari; Rizhal Hendi Ristanto; Sulistiono Sulistiono; Budhi Utami; Dwi Ari Budiretnani; Tutut Indah Sulistiyowati; Ida Rahmawati; Elysabet Herawati; Poppy Rahmatika Primandiri; Khoiriyah Khoiriyah; Sujarwoko Sujarwoko; Wahid Ibnu Zaman; Heru Budiono; Wiji Arianti; Dila Elpin Setiani
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v2i2.73

Abstract

Implementasi kurikulum merdeka telah memacu kreativitas guru untuk mengembangkan perangkat ajar sesuai dengan prinsip pembelajaran terdeferensiasi. Namun, kesadaran guru terhadap perlindungan kekayaan intelektual masih rendah. Oleh karena itu, program pemberdayaan guru SMA dirancang dengan menggunakan metode ODSIMED. Tujuan program untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun ajuan hak cipta. Program dilaksanakan selama tiga bulan berbasis hands on. Tes awal dan akhir diberikan secara elektronik untuk mendapatkan data pemahaman tentang hak cipta. Data keterampilan penyusunan ajuan hak cipta diperoleh dari hasil skoring penugasan. Program ini dinilai baik oleh mitra dengan indeks mutu layanan sangat baik (3,56). Ada peningkatan yang sangat baik pada pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun dokumen ajuan hak cipta.
NB-Green Card sebagai Media Edukasi dan Introduksi Nilai Etnokonservasi Tradisi Ngunggahne Beras Tutut Sulistiyowati; Sulistiono Sulistiono; Ida Rahmawati; Agus Muji Santoso; Poppy Rahmatika Primandiri; Budhi Utami; Dwi Ari Budiretnani; Farida Nurlaila Zunaidah; Gilang Taufan Insani
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v3i1.89

Abstract

Permainan edukasi merupakan salah satu media yang tepat untuk menyampaikan materi yang dipandang sulit. Tradisi Ngunggahne Beras merupakan tradisi rutin warga desa Jugo menjelang acara khitan atau pernikahan. Banyaknya uborampe dan makna di dalam setiap persiapan membuat anak dan remaja tidak memahami nilai dan menyepelekan tradisi ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan nilai etnokonservasi dalam tradisi Ngunggahne Beras. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan untuk mengukur ketercapaian adalah dengan membandingkan pengetahuan awal dan akhir setelah mendapat perlakukan berupa permainan edukasi. Pengetahuan tentang tradisi Ngunggahne Beras meningkat dari 10% menjadi 98%. Pengetahuan tentang jenis tanaman yang digunakan dalam ritual meningkat dari 35 menjadi 93%. Pengetahuan melestarikan tanaman ritual menngkat dari 80 menjadi 88%. Kemampuan mencandra tanaman peserta pengabdan meningkat dari 45 menjadi 95%, dan pengetahuan tentang jenis makanan yang digunakan dalam tradisi Ngunggahne Beras meningkat dari 75 menjadi 100%.
Aplikasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT(Teams-Games-Tournament) Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Biologi Materi Animalia Siswa Kelas X IPA SMA Bina Insan Mandiri Nganjuk Tahun Ajaran 2018/2019 Rahmawati, Fadilah; Utami, Budhi; Mufitdah, Nurul; Fadilah; Budhi; Nurul; Choirul
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 7 No 1 (2020): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v7i1.14799

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui aplikasi model pembelajaran kooperatif tipe TGT(Teams Games Tournamant) yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi siswa kelas X IPA SMA Bina Insan Mandiri Nganjuk.Penelitian ini akan di lakukan melalui proses pengkajian berdaur, yang terdiri dari empat tahap, yaitu tahap merencanakan (planning), melakukan tindakan (action), mengamati (observation), dan melakukan refleksi (reflection). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) terjadi peningkatan motivasi belajar siswa berdasarkan peningkatan jumlah skor motivasi siswa dari 38,6% menjadi 61,4%, b) terjadi peningkatan hasil belajar siswa dari peningkatan jumlah siswa yang mampu mencapai nilai tuntas, baik pada siklusI danIIyang mengalami kenaikan dari 26 siswa (76,5%) menjadi 32 siswa atau 85,2%. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajarankooperatif tipe TGT (teams games tournament) mampu meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi untuk materi Animalia pada siswa kelas X IPA SMA Bina Insan Mandiri Nganjuk.
Variasi Struktur Morfologi Umbi dan Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas (L.) Lam.) Hasil Persilangan Alami Asesi Antin 1 dengan Beta 2 rahmawati, ida; Sulistiono, Sulistiono; Utami, Budhi
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 10 No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v10i1.19930

Abstract

The phenotype of a living thing is determined by the DNA sequence inherited from the male and female parents. The phenotype of a cross on sweet potato (Ipomoea batatas) cannot be predicted using Mendel's Law rules because the dominance/recessive trait in the parents is not known, as a result of self sterility. This study aims to describe the morphological structure of tubers and leaves resulting from natural crosses of Asesi Antin 1 and Beta 2 sweet potatoes. The study was conducted in an observational non-experimental manner on plants resulting from natural crosses of sweet potato Antin 1 with Beta 2 assesion. All seeds resulting from the crosses were germinated in soil : sand media with a ratio of 3: 1. Furthermore, the growing sprouts were planted in plastic pots with a diameter of 30 cm with a medium consisting of soil: sand: compost = 3: 2: 1,then harvested after 7 months of age. The tuber morphological structures observed were shape tuber character, skin color predominant, and tuber flesh predominant color characters, while the leaf morphological structures observed were circumscriptio, margo folii, number of lobus, and the leaf vein color. The number of seedlings that managed to grow to maturity was 10 plants and had a variety of tuber and leaf morphological structures One plant did tubers, and the other 9 plants produced of tubers.The morphological characteristics of the tubers and leaves of all individuals were as follows: 1) tuber shape characters, rounded, oblong and obovate for 1 plant each, long irregular, long oblong and ovate for 2 plants each; 2) the dominant color of tuber skin, 1 plant was purple, 5 plants were cream, and 3 plants were red; 3) the dominant color characters of tuber flesh were purple and white-purple each 3 plants, 2 plants were yellow-white and 1 plant was yellow; 4) the character of circumscriptio of triangular leaves is 3 plants and the cordatus leaves is 7 plants; 5) the character of the margo folii, 3 plants are palmati fidus, 5 plants are palmati partitus and 1 plant is palmati lobus; 6) the character of the number of lobes, 3 lobes is 3 plants, 5 lobes is 5 plants, 4 and 7 lobes is 1 plant each; and 7) the character of the vein of leave, green veins is 8 plants, purple and purple at the base only is 1 plant each.
Analisis Validasi Keterampilan Komunikasi Dan Argumentasi Siswa Biologi SMA Kelas XI MIPA Wulansari, Wiwin; Nurmilawati, Mumun; Utami, Budhi; Christiono, Eko Budi
Efektor Vol 7 No 1 (2020): Efektor Vol.7 No.2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.783 KB) | DOI: 10.29407/e.v7i1.14340

Abstract

In Indonesia, 21st century education has 4 skills, namely creative thinking, critical thinking, collaboration, and communication skills. 21st Century skills are applied through the K-13 curriculum which requires students to be active in learning. It is expected that students will be able to have 21st century skills including communication and argumentation skills. Communication skills are important for students to help convey, listen and understand the meaning of knowledge, values, attitudes and attention. Argumentation skills are important for students to help them argue rationally, so that other people can accept these opinions. Instruments of communication and argumentation skills of students are made as a tool to measure student skills, and instrument of validation makes it easier to collect data with the results more complete, good, systematic and easy to process. The research instrument used was an instrument of communication skills and student argumentation. This study aims to determine the validation criteria of communication skills and argumentation instruments for biology students of XI MIPA high school students. The method used is descriptive method. Based on the data obtained from the research results showed that the level of validation based on the experts of communication skills and argumentation of biology students in class XI MIPA high school including the criteria of Good (B) with a value of 25, whereas according to practitioners the communication skills and argumentation instruments of class XI MIPA high school students including the criteria of Very Good (SB) with a value of 26.
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Dan Ibu Balita Tentang Status Stunting Di Posyandu Kelurahan Banjarmlati Kota Kediri Budiretanani, Dwi Ari; Utami, Budhi; Herawati, Elysabet; Astuti, Puji; Gunawan, Hanif Widi
ABHIPRAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan dan Sains Vol 1 No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/abhipraya.v1i1.21489

Abstract

The distribution of stunting cases in Kediri City is dominated by the Kota District area. The Kediri city government continues to strive to reduce the stunting rate with various programs to accelerate stunting reduction, one of which is education and health education. This activity aims to provide information and knowledge to pregnant women and mothers of toddlers in the Banjarmlati sub-district, Kediri City about stunting and to determine the level of understanding of pregnant women and mothers of toddlers regarding nutritional needs and stunting. The method used is health education with lectures and interactive methods, which ends with giving a post-test. The post-test results showed the highest correct answer score was 83.4% regarding stunting knowledge in general; 95.8% about efforts to prevent stunting; and 91.7% about the impact of stunting on children's subsequent growth and development. Based on the results above, the knowledge of the mothers who participated in the counseling after being given the material was considered very good so that the health education carried out was considered successful.
Co-Authors Agus Muji Santoso Ahmad Bashri Ahmad Mughofar Akbar Aji Seno Andy Bagus Alfianto Anis Sa’adah Anna, Amirrul Fikri Annafinurika, Mukhammad Anwarus Sholikhin Arganata, Febryan Dimas Astri Rino Oktivasari Bea Hana Siswati Berry Fakhry Hanifa Binti Dwi Rahmawati Budhi Budhi Utami, Budhi Utami Budhiretnani, Dwi Ari Budiretanani, Dwi Ari Cahyo Febriantoro Choirul Christiono, Eko Budi Cintaningtya, Eka Dewi Rossylia Wati Dila Elpin Setiani Dwi Ari Budiretnani Eka Endah Apriani Ericka Darmawan Fadilah Fahriza, M Raffi fauzi, indra Gilang Taufan Insani Gunawan, Hanif Widi Harianto, H Herawati, Elysabet Heru Budiono Husni Mubarok IDA RAHMAWATI Ida Rahmawati Insani, Gilang Taufan Ismi, Nadya Istiqlaliyah, Hesty Ivayatul Lailil Lestari, Ivayatul Lailil Jamaludin, Mohammad Anwar Khoiriyah Lenia Puri Rahayu M. Agung Fatkhurrokhim M., Bella Ratri Mahardika, Monicha Shinta Miftahul Huda Moh. Miftahus Surur Mufidah Hanum Mufitdah, Nurul Mumun Mumun Nurmilawati Nadzifah, Bintang Khoirun Nurul Okvitasari, Astri Rino Pahlevi, Mohammad Ilham Poppy R Primandiri Poppy Rahmatika Primandiri Prastyaningtyas, Eva Wahyu Pratama, Mochammad Yordan Adi Puji Astuti Puspita, Erna Rahmawati, Fadilah Rina Firliana Risky Aswi R, Risky Rizhal Hendi Ristanto Setyana, Putri Eka Wahyu Setyobudi, Wahyu Siti Nurul Jannah Siti Zubaidah Slamet Hariyadi Sucipto Sucipto Sujarwoko Sujarwoko Sulistiono Sulistiono Sulistiyowati, Tutut Indah Syamsiar, Syamsiar TUTUT INDAH SULISTIYOWATI Tutut Sulistiyowati Tykha Amanda Riskia Putri Ulfa, Dian Anita Vidhy Setyantoro Wahid Ibnu Zaman Widiawati, Hestin Sri Wiji Arianti Wulansari, Wiwin Zunaidah, Farida Nurlaila