Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGUATAN USAHA MIKRO DENGAN SISTEM BAGI HASIL BERSAMA LSM DI DESA KERTASARI, KABUPATEN SUMBAWA BARAT, NUSA TENGGARA BARAT Satria Arif Budiman; Ida Ansharyani; Eni Hidayati; Niechi Valentino
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2020): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.998 KB) | DOI: 10.29303/jppm.v3i3.2027

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang kami lakukan bertujuan untuk mengembangkan usaha mikro khususnya bagi perempuan di Desa Kertasari, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. Usaha mikro Warung Ibu Marna dipilih dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini karena pelaku usaha tidak memiliki akses terhadap modal. Bentuk bantuan yang diterapkan yaitu penyediaan modal dalam bentuk in-kind (mesin pertamini dan bensin 100 liter) dengan sistem bagi hasil. Dampak dari bantuan yaitu meningkatnya volume penjualan Warung Ibu Marna meningkat sebesar 600% dari 50 liter per minggu menjadi 300 liter per minggu. Pengabdian masyarakat ini mengindikasikan bahwa membantu permodalan dalam bentuk in-kind dengan pengembalian menggunakan sistem bagi hasil dapat menjadi alternatif model pengembangan usaha mikro bagi Lembaga Swadaya Masyarakat yang bergerak dibidang pemberdayaan masyarakat karena tidak membebani pemodal (misal karena kredit macet) maupun pelaku usaha (misal pembayaran kembali modal dan bunga). Model ini juga konsisten dengan perspektif sosial kapital dimana usaha mikro dapat berjalan dengan didasari kepercayaan antara pemodal dan pelaku usaha.
Kelayakan Air Terjun Batu Tepong Sebagai Obyek dan Daya Tarik Wisata Alam di KPLH Rinjani Timur Desa Gunung Malang Nasruddin, Muhammad Azwar Fahri; Hairil Anwar; Niechi Valentino
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i3.417

Abstract

Pesona alam Air Terjun Batu Tepong adalah daya tarik wisata pada kawasan Hutan Lindung Petak 178 KPHL Rinjani Timur Desa Gunung Malang, Lombok Timur. Destinasi ekowisata Air Terjun Batu Tepong belum lama dikelola, karena itu masih sedikit penelitian yang dilakukan dan belum teruji kelayakannya. Sebuah Destinasi Pariwisata harus memperhatikan standar kesesuaian dalam pengelolaannya agar tetap lestari. Penelitian ini menargetkan untuk menentukan kelayakan pada obyek wisata alam Air Terjun Batu Tepong. Penelitianini berpedoman pada Badan Standarisasi Nasional Indonesia (2014), hal ini sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 8013 tentang Pengelolaan Pariwisata Alam, yang meliputi prinsip kelestarian fungsi ekosistem, prinsip kelestarian obyek daya tarik wisata alam (ODTWA), prinsip kepuasan, keselamatan serta kenyamanan pengunjung, prinsip manfaat ekonomi. Hasil akhir menunjukkan objek daya tarik wisata alam Air Terjun Batu Tepong memperoleh kelayakan nilai sebesar 84%, artinya termasuk dalam kelas kelayakan (Nilai kelayakan >66,6%), sebagian besar didasarkan pada standar ADO-ODTWA.
EKSPLORASI DAN PEMETAAN TUMBUHAN OBAT DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN GREEN TOURISM Latifah, Sitti; Valentino, Niechi; Prasetyo, Andrie Ridzki; Setiawan, Budhy; Idris, M. Husni; Gozali, M. Rijalul; Hadi, Muhammad Anwar
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 6 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i6.17662

Abstract

Abstrak: Ketersediaan Data yang lengkap dan valid menjadi salah satu tantangan dalam pembangunan Wisata Berbasis Tourism di Desa Karang Sidemen. Oleh Karena itu kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan di Desa Wisata Karang Sidemen bertujuan untuk memetakan data potensi tumbuhan obat pada jalur wisata Desa Karang Sidemen yang dapat mendukung penyusunan paket wisata Green Tourism kedepannya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah Eksplorasi dan metode Waterfall yang tergabung dalam metode Asset Based Community Development (ABCD), yang didasarkan pada tahap identifikasi potensi, dengan rangkaian tahapan: koordinasi sekaligus survey pendahuluan, ekplorasi dan pengambilan data titik koordinat, pengolahan data, evaluasi dan penyerahan peta permanen. Anggota pokdarwis sebanyak 30 orang dan pemerintah Desa Karang adalah mitra dalam pengabdian ini. Adapaun Hasil yang dicapai melalui kegiatan PkM ini adalah dihasilkannya peta spasial yang permanen terkait keberadaan jenis-jenis tumbuhan obat sepanjang jalur wisata desa karang sidemen yang dikelompokkan berdasarkan Famili.Abstract: Availability of complete and valid data is one of the challenges in developing Tourism Based Tourism in Karang Sidemen Village. Therefore the Community Service (PkM) activities carried out in the Karang Sidemen Tourism Village aim to map data on the potential of medicinal plants on the Karang Sidemen village tourism route which can support the preparation of Green Tourism tour packages in the future. The method used in the implementation of this service is the Exploration and Waterfall method which are incorporated in the Asset Based Community Development (ABCD) method, which is based on the potential identification stage, with a series of stages: coordination as well as preliminary survey, exploration and collection of coordinate point data, data processing, evaluation and submission of permanent maps. There are 30 Pokdarwis members and the Karang Village government as partners in this service. The results achieved through this PkM activity were the production of a permanent spatial map regarding the presence of medicinal plant species along the Karang Sidemen village tourism route grouped by family.
LANDSAT 9 IMAGERY BASED MANGROVE FOREST MAPPING USING MAXIMUM LIKELIHOOD CLASSIFIER AND SUPPORT VECTOR MACHINE ALGORITHM Prasetyo, Andrie Ridzki; Valentino, Niechi; Shabrina, Hasyyati
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i3.975

Abstract

The successful launch of Landsat 9 in 2021 emphasizes the commitment to the continuity of the Landsat mission to provide global medium resolution satellite records. The benefit of the availability of the Landsat dataset is the extraction of information related to mangrove forest cover through mapping, especially in Gili Lawang. The main challenge in mangrove mapping is selecting a classification method that provides the most accurate results. This article aims to explore the use of the Maximum Likelihood Classifier (MLC) and Support Vector Machine (SVM) algorithms in the context of mangrove mapping using Landsat 9 imagery on Gili Lawang. The two algorithms show differences in detecting the area of mangrove, non-mangrove and water bodies, respectively for SVM 371.89 ha, 58.11 ha, 3.73 ha; while the MLC algorithm is 328.88 ha, 98.41 ha, and 6.45 ha. The MLC algorithm identifies non-mangrove objects at the outer boundary of Gili Lawang, while SVM identifies the same area as mangrove objects due to the influence of the training area created and low separability. The SVM algorithm has better accuracy with a Kappa statistic of 0.85 compared to MLC with a value of 0.73. Keywords: Gili Lawang, Landsat 9, Mangrove, Support Vector Machine, Maximum Likelihood Classifier
EVALUASI KINERJA HUTAN KEMASYARAKATAN GAPOKTAN ALAM LESTARI RESORT JANGKOK KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN RINJANI BARAT Ananda, Siti Munawarah; Setiawan, Budhy; Valentino, Niechi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 2 (2023): Jurnal Agroteksos Agustus 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i2.890

Abstract

NTB Province is committed to implementing the Ministry of Environment and Forestry Regulation Number 9 of 2021 which states that there is a need to increase the economic activities of residents living around forests through social forestry schemes. The most popular social forestry scheme is HKm. The HKm scheme is of more interest to the people of NTB because it aims to improve the welfare of communities around the forest and its implementation can be carried out in protected and production forests. Based on the above problems, it is necessary to conduct research related to the evaluation of HKm management of Gapoktan Alam Lestari in order to find out the economic, ecological and social aspects regulatedinPerdirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan No.P.9/PSKL/PKPS/KUM.1/10/2019. Descriptive method was used in this research. A snowball sampling approach was used to determine respondents. Gapoktan Alam Lestari obtained a medium score (75%) in its evaluation.
Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Alam Air Terjun Tibu Tereng Di Desa Bukit Tinggi Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat Winduri, Monika Endang; Hairil Anwar; Niechi Valentino
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 5 No. 4 (2024): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v5i4.445

Abstract

Air Terjun Tibu Tereng merupakan sebuah objek wisata alam yang berada di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Yang memiliki keindahan alam yang cukup menarik, dengan suasana alam yang masih sejuk dan masih alami, namun dalam proses pengembangannya banyak permasalahan yang terjadi seperti minimnya sarana prasarana, rendahnya pengunjung/ wisatawan, kurangnya perhatian pemerintah daerah masih kurang partisipasi masyarakat sekitar yang menjadi pihak utama atau yang berperan aktif dalam mengembangkan tempat wisata yang punya potensi alam yang cukup menarik, wisata alam Air Terjun Tibu Tereng seharusnya mampu untuk menambah pendapatan perekonomian masyarakaat dari tiket masuk wisata, pedagang yang berada di dekat kawasan dan lainnya. Metode pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, data yang dikumpulkan berupa studi pustaka, observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu: 1. Analisis kelayakan menggunakan pedoman PHKA Tahun 2003 Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADOODTWA). Dan hasil akhir objek daya Tarik wisata alam Air Terjun Tibu Tereng mendapatkan nilai akhir sebesar 77,29% yang artinya masuk dalam kelas kelayakan (Nilai kelayakan >66, 6%). 2. Analisis SWOT, analisis yang dapat meningkatkan kekuatan (strenghs) peluang (opportunities) dan bisa meminimalkan kelemahan (weaknesess) dan ancaman (threats).
ANALISIS DAMPAK EKONOMI DAN LINGKUNGAN DI OBJEK WISATA BENANG STOKEL DESA AIK BERIK KECAMATAN BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Humaeroh, Siti; Setiawan, Budhy; Valentino, Niechi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak ekonomi dan dampak lingkungan yang terjadi di objek wisata air terjun benang stokel. Metode yang digunakan yaitu wawancara yang dilakukan kepada wisatawan, peemilik unit usaha, dan tenaga kerja untuk mencari informasi yang berkaitan dengan tujuan penelitian. Penentuan jumlah responden menggunakan rumus slovin dengan eror 10% dan dengan menggunakan metode sensus, sebanyak 95 responden wisatawan, 17 responden unit usaha dan 51 responden tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa wisata air terjun benang stokel dapat memberikan dampak ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat dan juga terhadap kegiatan wisatanya serta wisata air terjun benang stokel belum menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.
PERAN MODAL SOSIAL DALAM PENGELOLAAN HUTAN KEMASYARAKATAN KELOMPOK TANI REBAN LESTARI DESA BATU MEKAR KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT Qauliyah, Nurul; Setiawan, Budhy; Valentino, Niechi
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1177

Abstract

Social capital is considered a determinant of the success of community forest management. This research aims to determine the role of social capital in the sustainability of community forest management in the Reban Lestari farmer group. The respondents in this study were 67 members of the Reban Lestari forest farmer group. The level of social capital was analyzed using an equation between values ​​with 3 classes (low, medium and high) and to analyze the role of social capital in sustainable forest management, descriptive analysis was used. The research results show that social capital plays an important role in encouraging the development of community participation in sustainable forest management based on mutual trust, togetherness and proactive action.
Tingkat Kepuasan Petani Terhadap Kinerja Pelayanan Penyuluhan Pertanian di Desa Karang Sidemen Sahidu, Arifuddin; Hayati, Hayati; Muktasam, Muktasam; Valentino, Niechi; Hadi, Muhammad Anwar
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jseh.v10i3.705

Abstract

Extension workers play a crucial role in the strategic agricultural sector. This study aims to: (1) Describe extension services based on farmers' perceptions of importance and performance, (2) Examine the performance of agricultural extension service attributes from the perspective of farmers' satisfaction in Karang Sidemen Village, Batu Kliang Utara Subdistrict, (3) Provide solutions to improve farmers' satisfaction by enhancing the quality of extension workers' performance. A descriptive-exploratory approach was employed, using surveys, interviews, and questionnaires with quota sampling, involving 4 respondents per farmer group (chairpersons and active members). Data were analyzed using Importance Performance Analysis (IPA). Results indicate that the performance of extension workers in Karang Sidemen Village is relatively satisfactory, with an average score of 3.1. However, farmers' expectations exceed the performance delivered, with a positive comparison score of 1.217 out of 5.0. This underscores the need to improve extension service quality to better meet farmers' expectations.
Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Obat di Hutan Kemasyarakatan Wana Lestari Desa Karang Sidemen Anwar Hadi, Muhammad; Latifah, Sitti; Aji, Irwan Mahakam Lesmono; Valentino, Niechi; Prasetyo, Andrie Ridzki
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i1.21715

Abstract

Pengetahuan tradisional terkait tumbuhan obat memiliki peran strategis sebagai alternatif untuk menunjang kesehatan masayarakat melalui ketersediaan pengobatan yang alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan berdasarkan hasil eksplorasi dan keterangan masyarkat di HKm Wana Lestari Desa Karang Sidemen dan mengetahui jenis yang dominan berdasarkan peta persebaran. Metode yang digunakan adalah wawancara  dan eksplorasi. Wawancara dilakukan terhadap 87 orang responden yang ditetapkan scara purposive sampling untuk mendapatkan jenis-jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat. dan pengecekan tumbuhan obat dilapangan menggunakan metode eksplorasi terhadap 24 lahan garapan petani. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk mengetahui persentase suku tumbuhan, persentase habitus tumbuhan dan persebarannya. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 127 jenis tumbuhan obat dalam 55 suku pada lokasi HKm dengan 87 jenis diantaranya berasal dari keterangan masyarakat. selain itu diperoleh  jenis tumbuhan yang paling dominan berdasarkan peta persebaran adalah Ageratum conyzoides L., dan Mikania cordata (Burm. f) B.L.Rob