Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Improving Students' Critical Thinking Through Blended Learning Media Learning Game Word Wall Ayustyaningtias, Rochma; Alinurdin, Enjang; Wahyudin, Asep
ASEAN Journal of Educational Research and Technology Vol 4, No 1 (2025): AJERT: VOLUME 4, ISSUE 1, March 2025
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study measured students' critical thinking in informatics subjects using the Word Wall Game. With the rapid advancement of technology in the digital era of 4.0 and 5.0, education is also evolving, supported by various online and offline learning materials. Blended learning, particularly the flex model, is an effective strategy in this digital age. This research employed the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) model with a One-Group Pretest-Posttest Design. The results show that the Word Wall Game, integrated with blended learning, enhances interactive learning and significantly improves students' critical thinking by 46.67%. Students' responses to the Word Wall Game were highly positive, with an 86% approval rate in the Technology Acceptance Model (TAM) for the material. This study highlights how innovative learning media can foster creative, effective, and enjoyable learning experiences.
Aplikasi Mobile Pemantauan Kualitas Udara: Tinjauan Sistematis Implementasi API dan Tren Pengembangan Putra, Farhan Muzhaffar Tiras; Siregar, Herbert; Wahyudin, Asep
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6179

Abstract

Polusi udara sebagai masalah kesehatan global yang signifikan telah mendorong pengembangan aplikasi mobile dan implementasi API untuk pemantauan kualitas udara yang lebih efektif. Perkembangan teknologi sensor, IoT, dan komputasi mobile membuka peluang untuk pemantauan kualitas udara yang lebih responsif. Tinjauan sistematis ini menganalisis implementasi API dan aplikasi mobile dalam pemantauan kualitas udara selama periode 2011-2022, berfokus pada arsitektur teknologi, fitur aplikasi, dan tantangan implementasi. Pencarian sistematis dengan metodologi PRISMA pada database Scopus menghasilkan 43 artikel, dengan 12 artikel jurnal memenuhi kriteria inklusi untuk analisis mendalam. Hasil menunjukkan dominasi platform Android (50%) dan arsitektur RESTful API (75%) dengan tren menuju integrasi WebSocket dan GraphQL untuk komunikasi real-time. Mayoritas aplikasi (66,7%) mengintegrasikan data dari beberapa sumber, menggunakan visualisasi berbasis peta dan indikator warna. Parameter kualitas udara yang paling umum dipantau meliputi suhu (33,3%), PM2.5 (25%), dan kelembaban (25%). Tantangan utama meliputi pemrosesan data real-time (33,3%), akurasi sensor (25%), dan integrasi data (25%). Teridentifikasi peningkatan personalisasi berdasarkan lokasi dan profil kesehatan, meskipun evaluasi dampak jangka panjang masih terbatas. Kesenjangan signifikan ditemukan dalam standardisasi API dan implementasi di negara berkembang, dengan tidak adanya studi dari Afrika, Amerika Selatan, dan Oceania. Hasil penelitian memberikan dasar untuk pengembangan aplikasi pemantauan kualitas udara yang lebih efektif.
Blackbox Testing: Teknik Equivalence Partitions untuk Menguji Aplikasi Monitoring Project-Based Learning Suratno, Suratno; Wahyudin, Asep; Wahyudin, Didin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan teknologi dalam pendidikan semakin penting untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif. Penelitian ini menguji fungsionalitas aplikasi monitoring pembelajaran berbasis Project-Based Learning (PjBL) menggunakan metode blackbox testing dengan teknik equivalence partitioning. Metode ini membagi data masukan ke dalam partisi setara untuk mengidentifikasi potensi kesalahan tanpa memeriksa kode sumber. Pengujian dilakukan pada fitur utama seperti sistem login, pengelolaan proyek, dan pelaporan hasil. Hasil menunjukkan tingkat keberhasilan pengujian sebesar 85%, dengan beberapa fitur memerlukan perbaikan. Studi ini menegaskan pentingnya pengujian perangkat lunak yang komprehensif untuk memastikan keandalan aplikasi pendidikan dan mendukung implementasi PjBL secara optimal.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Website dengan Model Pembelajaran IBL (Inquiry-Based Learnin) untuk Meningkatkan Kemapuan Literasi Digital Peserta Didik Kelas X SMK Berdasarkan Unesco Digital Literacy Framework 4.4.2 Suryanal, Adang; Munir, Munir; Wahyudin, Asep
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31215

Abstract

Permasalahan dalam pembelajaran Informatika di SMK antara lain adalah rendahnya kemampuan literasi digital siswa, kurangnya media interaktif yang relevan, serta belum terintegrasinya pembelajaran dengan pendekatan yang mendorong eksplorasi dan pemikiran kritis. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE serta desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas X PPLG SMKN 1 Cisarua. Instrumen penelitian meliputi tes literasi digital yang dikembangkan berdasarkan indikator UNESCO DLGF dan lembar validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan efektif meningkatkan kemampuan literasi digital siswa. Rata-rata skor pretest sebesar 54,87 meningkat menjadi 83,16 pada posttest dengan skor N-Gain sebesar 0,61 (kategori sedang-tinggi). Uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05) yang menandakan terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah penggunaan media. Media yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi dan media dengan hasil yang menunjukkan bahwa media tersebut layak digunakan dalam proses pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan IBL dalam media pembelajaran berbasis web efektif dalam mendukung peningkatan kompetensi literasi digital, terutama pada aspek keterampilan menggunakan teknologi dan keamanan digital.
Model For Improving The Performance Of Hospital Management Information System Services Through Transformational Leadership Kosidin, Kosidin; Munir, Munir; Dirgantari, Puspo Dewi; Wahyudin, Asep
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 10 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i10.1585

Abstract

The role of Transformational Leadership in hospital organizations is very important, where hospitals are organizations that have a complex environment, there is a lot of unclear information. With the increase in health services to the community along with changes in demographics, changes in health service technology, and the adoption of new information technology. So performance measurement is important in order to improve the quality of health services. The aim of this research is to find out how transformational leadership influences the success of hospitals management information systems (HMIS). The method used was a quantitative descriptive and verification survey with 181 respondents from 15 hospital in the city of Bandung. The sampling technique uses proportionate stratified random sampling. Data analysis using structural equation modeling (SEM) with partial least squares (PLS). The findings of the proposed hypothesis are that the quality of technology, transformational leadership, and users have a significant effect on service performance. Users can mediate technology quality, transformational leadership and service performance. Conclusion of the study is the novelty of the development of the information system success model by adding the context of transformational leadership in evaluating the success of the information system, where transformational leadership has a positive effect on improving the performance of hospital management information system services through users. Implications of the results of this study contribute to the development of an information system success model that can be used to evaluate the success of information systems in general.
Teachers' understanding of computational thinking unplugged implementation in the merdeka curriculum in the education services of Majalengka District Nugroho, Eddy Prasetyo; Wahyudin, Asep; Anisyah , Ani; Fathimah, Nusuki Syari’ati; Nurkhofifah, Eva
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jpm.v8i3.10117

Abstract

This activity aims to provide an understanding to teachers who are engaged in seeking to enhance the competence of teachers in conducting merdeka curriculum, improving critical thinking skills, and problem-solving using Computational Thinking with unplugged learning. Computational Thinking becomes the learning needed in 21st century education in an independent curriculum and one of the skills that needs to be integrated into education. Teachers, as the main pillar of education, play an important role in the mastery of Computational Thinking in pupils. Based on discussions with some teachers at Majalengka, the teachers still do not understand the concept and application of Computational Thinking in learning. Computational Thinking can be taught and trained without using a computer commonly known as unplugged learning. This activity uses the Community-Based Participatory Research (CBPR) methodology in which Teachers and Students of the Computer Science Studies Program collaborate with the Majalengka District Education Service to contribute to providing service learning to teachers at all levels of education to implement Computational Thinking learning with unplugged learning in their respective schools. The results showed that 54.8% of teachers understood and mastered Computational Thinking with unplugged methods, 78.6% of the teachers considered unplugged methods important to support the learning process.
KEBIJAKAN HUKUM DAERAH TENTANG PENGELOLAAN PARKIR: PROBLEMATIKA DAN SOLUSINYA DI KOTA-KOTA BESAR Samad, Izzan Firizqi Abdul; Wahyudin, Asep; Ramdhani, Fahmi Ali
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20605

Abstract

Parking management falls under the authority of local governments in maintaining public order and transportation. In major cities, the increasing number of motor vehicles has led to various parking-related issues, such as illegal parking, unauthorized charges, and inefficient space utilization. Local governments, through legal policies—both regional regulations and their derivatives—seek to manage the parking sector to support traffic flow and enhance local revenue (PAD). However, practical challenges persist, including weak law enforcement, poor inter-agency coordination, and low public participation. This study aims to analyze local legal policies in parking management, identify prevailing problems, and propose legal and participatory solutions. Using a normative juridical and qualitative approach in several major Indonesian cities, this study finds that policy effectiveness depends greatly on the clarity of regulations, consistency of implementation, and robustness of monitoring. Thus, policy reform, improved administrative integrity, and community involvement are essential to ensure a fair, efficient, and sustainable parking management system.
Chatbot Terhadap Peran Gender Dalam Administrasi Pendidikan : Studi Bibliometrik VOSviewer Tresnayatna, Bayusandya; Nurdin, Enjang Ali; Wahyudin, Asep
Equalita: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/equalita.v6i1.19461

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini menganalisis tren penelitian tentang  chatbot dalam konteks peran gender di administrasi pendidikan menggunakan pendekatan bibliometrik. Data diambil dari Google Scholar dengan kata kunci dalam Bahasa Indonesia dan Inggris seperti " chatbot pada Peran Gender dalam Administrasi Pendidikan" dan " chatbots on Gender Roles in Educational Administration" untuk rentang waktu 2018-2024. Sebanyak 206 artikel dan 998 artikel dianalisis menggunakan perangkat lunak vosviewer untuk memetakan hubungan tematik, kluster utama, dan pola kolaborasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian tentang  chatbot dalam pendidikan dan gender bersifat multidisipliner, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, dan layanan pelanggan. Artikel berbahasa Inggris menunjukkan dampak akademik yang lebih besar dengan rata-rata 102,95 sitasi per artikel dan h-index 158 dibandingkan artikel berbahasa Indonesia yang memiliki rata-rata 11,20 sitasi per artikel dan h-index 11. Visualisasi menunjukkan fokus awal pada desain  chatbot dan isu kepercayaan, sedangkan penelitian terbaru lebih banyak mengarah pada aplikasi praktis dalam pembelajaran dan kesehatan selama pandemi COVID-19. Penelitian ini mengungkapkan bahwa meskipun  chatbot memiliki peran signifikan dalam pendidikan, pengaruhnya terhadap peran gender di administrasi pendidikan masih kurang dieksplorasi. Studi ini memberikan landasan bagi penelitian lebih lanjut untuk menjembatani kesenjangan ini, khususnya dalam pengembangan  chatbot yang lebih inklusif dan sensitif terhadap kesetaraan gender.Kata Kunci:  chatbot; peran gender; administrasi pendidikan; bibliometrik; VOSviewer.ABSTRACT: This study analyzes research trends on  chatbots in the context of gender roles in educational administration using a bibliometric approach. Data were obtained from Google Scholar with keywords in Indonesian and English, such as " chatbot pada Peran Gender dalam Administrasi Pendidikan" and " chatbots on Gender Roles in Educational Administration," covering the period from 2018 to 2024. A total of 206 and 998 articles were analyzed using vosviewer software to map thematic relationships, key clusters, and collaboration patterns. The results indicate that research on  chatbots in education and gender is multidisciplinary, spanning fields such as education, healthcare, and customer service. English-language articles demonstrated greater academic impact, with an average of 102.95 citations per article and an h-index of 158, compared to Indonesian-language articles, which had an average of 11.20 citations per article and an h-index of 11. The visualization highlights an initial focus on  chatbot design and trust issues, while more recent studies emphasize practical applications in education and healthcare during the COVID-19 pandemic. This study reveals that while  chatbots play a significant role in education, their influence on gender roles in educational administration remains underexplored. It provides a foundation for further research to bridge this gap, particularly in developing  chatbots that are more inclusive and sensitive to gender equality.Keywords:  chatbot; gender roles; educational administration; bibliomteric; VOSviewer.
Pengembangan Website Klinik Oxybaric Bintaro Center Menggunakan Metode Lean UX dan Relationship Marketing Adinda Salsabilla; Siregar, Herbert; Wahyudin, Asep; Kusnendar, Jajang
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Periode September 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i2.5072

Abstract

Pemasaran merupakan strategi yang dijalankan oleh suatu bisnis untuk membangun kepercayaan pelanggan dan mempertahankan citra merek di pasar. Klinik Oxybaric Bintaro Center, sebagai penyedia layanan terapi oksigen hiperbarik (HBOT), selama ini mengandalkan strategi pemasaran dari mulut ke mulut serta penggunaan media sosial seperti Facebook dan Instagram secara terbatas, namun pendekatan tersebut belum mampu mengoptimalkan potensi promosi dan pemasaran klinik secara maksimal. Oleh karena itu, klinik berupaya memperluas jangkauan pasar, memperkuat citra merek, dan meningkatkan edukasi terkait HBOT melalui pengembangan website dengan menerapkan metode Lean User Experience (UX) dan strategi pemasaran Relationship Marketing. Metode Lean UX digunakan untuk mempercepat pengembangan website serta memungkinkan penerimaan umpan balik dari pengguna guna mengurangi risiko, sedangkan strategi Relationship Marketing diintegrasikan ke dalam konten dan fitur website untuk meningkatkan keterlibatan pengguna serta mempermudah akses terhadap layanan utama. Evaluasi tingkat kegunaan dilakukan menggunakan kuesioner System Usability Scale (SUS) dan User Experience Questionnaire (UEQ) dengan analisis efektivitas dan optimalisasi berdasarkan pandangan ahli. Hasil pengujian menunjukkan bahwa website memperoleh skor rerata SUS sebesar 82.5 yang termasuk dalam kategori "Excellent" dan "Acceptable", sementara skor UEQ menunjukkan tingkat "Excellent" pada lima skala —Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, dan Stimulation— serta "Good" pada skala Novelty, yang menunjukkan bahwa website yang dikembangkan telah memenuhi ekspektasi dan kebutuhan pengguna dengan kualitas yang sangat baik.
Pengembangan Website Tour Travel Menggunakan Metode UX Design Thinking dan Relationship Marketing Firmansyah, Basuki Rahmat; Sukamto, Rosa Ariani; Wahyudin, Asep
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Periode September 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i2.5285

Abstract

Putera Wahyu Trans Solutions adalah agen penyedia paket layanan perjalanan wisata yang memasarkan jasanya melalui platform online seperti WhatsApp, Instagram, dan secara offline melalui langsung dengan dating ke tempat usaha untuk melakukan pemesanan perjalanan wisata. Namun, persaingan yang ketat dengan kompetitor yang lebih maju dalam memanfaatkan teknologi digital menjadi tantangan utama. Untuk menjawab tantangan ini, dikembangkan sebuah website guna meningkatkan pelayanan, mempermudah pemesanan, dan memperkuat daya saing di industri ini. Pengembangan website dilakukan dengan menggunakan framework Laravel dan metode UX Design Thinking untuk menciptakan antarmuka yang intuitif, sesuai kebutuhan pengguna. Strategi Relationship Marketing juga diterapkan untuk membangun hubungan yang kuat dan berkelanjutan dengan pelanggan. Proses pengembangan melibatkan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, hingga pengujian, dengan fokus pada identifikasi karakteristik pengguna sebagai dasar pengembangan konsep UI/UX yang optimal. Hasil evaluasi melalui User Experience Questionnaire (UEQ) dari 30 responden menunjukkan bahwa skala Attractiveness, Efficiency, dan Stimulation mendapat nilai “Excellent”, sementara skala Perspicuity, Dependability, dan Novelty bernilai “Good”. Selain itu, pengujian System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 80, yang termasuk kategori “Good” dengan tingkat penerimaan pengguna berada pada rentang “Acceptable”. Pengembangan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengguna, meningkatkan pengalaman pelanggan, serta mendukung efektivitas pemasaran digital untuk bersaing di pasar modern dan memperkuat loyalitas pelanggan.