Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Teknologi Fermentasi dalam Pengolahan Pakan Ternak Kambing Lokal Berbasis Daun Lamtoro di Kabupaten Lombok Utara: The Application of Fermentation Technology in Lamtoro-based Animal Feed Processing for Native Goats in North Lombok Regency Anwar, Khairil; Aminurrahman; septian, I Gede Nano; amalyadi, Rezki; karni, Ine; Unsunnidhal, Lalu; Suryadi, Muh. Aodil Fitriyan Fadjar; Rosyidi, Muhammad Subhan Bahruddin; Andriati, Rina; Sriasih, Made; Ali, Muhamad; Sukarne; Putra, Ryan Aryadin; Zaid Al Gifari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 5: Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i5.7582

Abstract

Pengembangan ternak kambing lokal menghadapi tantangan dalam penyediaan pakan hijauan berkualitas secara berkelanjutan, terutama pada musim kemarau. Salah satu potensi lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal adalah daun lamtoro (Leucaena leucocephala), yang diketahui memiliki kandungan protein dan TDN (Total Digestible Nutrients) yang tinggi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada peternak kambing lokal di Desa Sambik Elen, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengenai teknologi fermentasi hijauan pakan ternak berbasis lamtoro sebagai alternatif pakan ternak yang bernutrisi dan ekonomis. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peternak dapat memahami dan mempraktikkan proses fermentasi hijauan pakan ternak, yang mencakup persiapan bahan, penambahan dedak dan starter, pencampuran, dan penyimpanan secara anaerob. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam pengolahan hijauan pakan ternak dengan teknologi fermentasi. Diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi pada keberlanjutan usaha peternakan kambing dan peningkatan perekonomian masyarakat peternak di daerah pedesaan.
Penyuluhan Manajemen Pemeliharaan Ternak Ruminansia Di Kelompok Ternak Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah Aminurrahman; Sulaiman Ngongu Depamede; Rr. Agustin; Dwi Kusuma Purnamasari; Rezki Amalyadi; Ine Karni; I Gede Nano Septian; Fahrullah; Muhammad Muhsinin; Vebera Maslami; Zaid Al Gifari; Azhary Noersidiq
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.11014

Abstract

Ruminant livestock management counselling has been provided to farmer groups in Sukadana Village to improve skills in beef cattle husbandry, housing, health, and reproduction. The success of animal husbandry depends on breeding, feeding, and rearing management, with non-genetic factors contributing greatly to reproductive efficiency. This service aims to evaluate the effectiveness of ruminant husbandry management counselling conducted at the Sukadana Village Livestock Group, Pujut District, Central Lombok Regency. Lack of knowledge of farmers in maintenance is a major challenge. Counselling and training play an important role in improving farmers' knowledge and supporting food security and sustainable agriculture (SDGs point 2). This community service activity was carried out through surveys, interviews, observations, material presentation, and discussions to increase livestock productivity in Sukadana Village. The results showed that the counselling provided succeeded in increasing the knowledge and skills of farmers in the aspect of maintenance management. Farmers who actively participated in the counselling showed significant improvements in more efficient and sustainable farming practices. In addition, the evaluation results also revealed that the extension helped overcome some of the problems faced by farmers, such as feed shortages and livestock diseases. In conclusion, extension services on ruminant livestock management in the Sukadana Village Livestock Group have had a positive impact on improving farmers' productivity and welfare. Recommendations for future extension services include increasing the frequency and variety of extension materials, as well as developing a more comprehensive training programme to address the specific needs of farmers in the area.
Optimalisasi Probiotik sebagai Alternatif Antibiotik pada Peternakan Ayam Petelur di Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat Muh. Aidil Fitriyan Fadjar Suryadi; Maula Asrofi; Muhammad Siswandi; Lalu Unsunnidhal; Mohammad Hasil Tamzil; Budi Indarsih; I Gede Nano Septian; Zaid Al Gifari; Ine Karni; Ryan Aryadin Putra; Muhamad Ali; Khairil Anwar
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i2.2867

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman peternak ayam petelur mengenai penggunaan antibiotik yang bijak serta pemanfaatan probiotik sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan antibiotik. Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 di Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dengan melibatkan 32 peternak ayam petelur. Metode yang digunakan meliputi survei, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi praktik secara langsung. Materi yang diberikan mencakup penggunaan antibiotik yang tepat, dampak penggunaan antibiotik berlebihan, manfaat probiotik, serta cara aplikasinya.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi hanya sekitar 10% peserta yang memahami penggunaan antibiotik sesuai prosedur, terutama terkait dosis, lama pemberian, dan masa henti obat (withdrawal time). Setelah kegiatan dilaksanakan, tingkat pemahaman peserta meningkat menjadi sekitar 85%. Peserta mulai memahami risiko resistensi antibiotik dan residu pada produk ternak, serta manfaat probiotik dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ayam petelur. Demonstrasi praktik dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak menuju manajemen kesehatan ternak yang lebih aman dan berkelanjutan.