Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Optimalisasi Probiotik sebagai Alternatif Antibiotik pada Peternakan Ayam Petelur di Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat Muh. Aidil Fitriyan Fadjar Suryadi; Maula Asrofi; Muhammad Siswandi; Lalu Unsunnidhal; Mohammad Hasil Tamzil; Budi Indarsih; I Gede Nano Septian; Zaid Al Gifari; Ine Karni; Ryan Aryadin Putra; Muhamad Ali; Khairil Anwar
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i2.2867

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman peternak ayam petelur mengenai penggunaan antibiotik yang bijak serta pemanfaatan probiotik sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan antibiotik. Kegiatan dilaksanakan pada Maret 2026 di Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, dengan melibatkan 32 peternak ayam petelur. Metode yang digunakan meliputi survei, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi praktik secara langsung. Materi yang diberikan mencakup penggunaan antibiotik yang tepat, dampak penggunaan antibiotik berlebihan, manfaat probiotik, serta cara aplikasinya.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum sosialisasi hanya sekitar 10% peserta yang memahami penggunaan antibiotik sesuai prosedur, terutama terkait dosis, lama pemberian, dan masa henti obat (withdrawal time). Setelah kegiatan dilaksanakan, tingkat pemahaman peserta meningkat menjadi sekitar 85%. Peserta mulai memahami risiko resistensi antibiotik dan residu pada produk ternak, serta manfaat probiotik dalam menjaga kesehatan dan produktivitas ayam petelur. Demonstrasi praktik dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak menuju manajemen kesehatan ternak yang lebih aman dan berkelanjutan.
Optimalisasi Manajemen Reproduksi Ternak Sapi melalui Penyuluhan pada Kelompok Peternak “Tunas maju” di Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat Aminurrahman; Ryan Aryadin Putra; Khairil Anwar; Rezki Amalyadi; Ine Karni; Ica Ayu Wandira; M. Ridwan Saedi; Zaid Al Gifari; I Gede Nano Septian; Azhary Noersidiq; Vebera Maslami; Fahrullah; Luluk Lailatun Nurjanah; Ikhwan Firhamsah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15034

Abstract

This community service activity aimed to improve farmers’ knowledge and skills in implementing cattle reproductive management through extension and mentoring programs. The activity was conducted with the “Tunas Maju” farmer group in Setanggor Village, Praya Barat District. The methods included preparation, material delivery, interactive discussions, and evaluation using pre-test and post-test assessments. The extension materials covered basic reproductive concepts, estrus detection, mating management, and the application of artificial insemination. The results showed an increase in farmers’ understanding, particularly in identifying estrus signs, determining the appropriate mating time, and recognizing the importance of reproductive recording. The program also enhanced farmer participation and their ability to manage reproductive practices more effectively. With improved farmer capacity, it is expected that reproductive efficiency and cattle productivity can be sustainably increased.
ANALISIS MORFOMETRIK DAN PERFORMA PERTUMBUHAN PRASAPIH KAMBING BOERLOK KELAHIRAN KEMBAR BERDASARKAN PROPORSI DARAH BOER M Ashari; Ikhwan Firhamsah; Rina Andriati; Zaid Al Gifari
Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology) Vol 12 No 1 (2026): June 2026
Publisher : Faculty of Animal Husbandry, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jitpi.v12i1.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi performa pertumbuhan dan karakteristik morfometrik cempe kambing silangan Boer × Lokal (Boerlok) kelahiran kembar berdasarkan tiga genotipe dengan proporsi darah Boer yang berbeda, yaitu BL (50%), BBL (75%), dan BBBL (87,5%). Penelitian dilaksanakan selama delapan bulan (Januari-Agustus) di PT Shadana Arifnusa Training Farm, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 120 ekor cempe kelahiran kembar prasapih digunakan sebagai materi penelitian, dipilih secara purposive sampling. Variabel yang diamati meliputi bobot lahir, bobot sapih umur 90 hari (BS90), pertambahan bobot badan harian (PBBH), tinggi pundak, panjang badan, dan lingkar dada. Data dianalisis secara deskriptif (mean ± SD) menggunakan SPSS versi 17.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cempe BBBL (87,5% Boer) memiliki bobot lahir tertinggi (jantan: 2,740 ± 0,427 kg; betina: 2,660 ± 0,409 kg). Bobot sapih dan PBBH tertinggi diperoleh pada genotipe BBL (75% Boer), dengan PBBH jantan 112,40 ± 15,72 g/hari dan betina 100,20 ± 17,28 g/hari. Ukuran morfometrik (panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak) juga meningkat seiring peningkatan proporsi darah Boer, meskipun genotipe BBBL tidak selalu lebih unggul dibanding BBL. Disimpulkan bahwa peningkatan proporsi genetik Boer hingga 75% (genotipe BBL) memberikan respons performa pertumbuhan dan morfometrik paling optimal pada fase prasapih pada kelahiran kembar.
LIGHT EXPOSURE AND ITS IMPACT ON GROWTH AND PRODUCTIVITY IN BEEF CATTLE: A REVIEW: LIGHT EXPOSURE AND ITS IMPACT ON GROWTH AND PRODUCTIVITY IN BEEF CATTLE: A REVIEW Zaid Al Gifari; Ikhwan Firhamsah; Luluk Lailatun Nurjanah
Journal of Animal Research and Applied Science Vol. 6 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/aras.v6i2.42513

Abstract

Tinjauan ini bertujuan mengevaluasi peran paparan cahaya terhadap produktivitas sapi potong melalui sintesis literatur ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2010 hingga 2025. Data dikumpulkan dari basis data internasional (Elsevier, SpringerLink, Wiley, PubMed, Google Scholar) serta jurnal terakreditasi Indonesia yang terindeks SINTA dan Scopus dengan kata kunci terkait cahaya, ritme sirkadian (circadian rhythm), efisiensi pakan, reproduksi, dan produktivitas sapi potong. Analisis menunjukkan bahwa cahaya berperan penting dalam mengatur fisiologi sapi potong melalui sinkronisasi ritme sirkadian yang dimediasi oleh melatonin dan insulin-like growth factor 1 (IGF-1), yang berpengaruh terhadap pertumbuhan, metabolisme, dan fungsi reproduksi. Fotoperiode panjang (16–18 jam pencahayaan) terbukti mempercepat pubertas, meningkatkan fertilitas, serta memperbaiki efisiensi konsumsi pakan, sedangkan paparan ultraviolet-B (UV-B) yang terkontrol meningkatkan sintesis vitamin D, sistem imun, dan produktivitas keseluruhan. Manajemen pencahayaan meliputi sinar matahari alami, penerangan buatan, dan penaungan juga berperan dalam mendukung fungsi metabolik, mengurangi stres panas (heat stress), dan menstabilkan perilaku melalui pengaturan ritme sirkadian. Namun, ditemukan kesenjangan signifikan di Indonesia berupa ketiadaan standar nasional terkait intensitas, durasi, dan paparan UV-B dalam sistem kandang sapi potong. Kesimpulannya, pengelolaan pencahayaan yang strategis merupakan intervensi multifaset berbiaya rendah yang berpotensi meningkatkan efisiensi pakan, pertumbuhan, reproduksi, dan kesehatan sapi potong. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengembangkan pedoman teknis yang sesuai dengan kondisi iklim tropis dan keragaman genetik sapi guna mendukung produktivitas dan kesejahteraan hewan secara berkelanjutan
Produksi Kambing Skala Kecil di Kepulauan Berkembang: Tinjauan Sistematis Pakan Lokal dan Ketahanan Pangan Ikhwan Firhamsah; Zaid Al Gifari; Ica Ayu Wandira; Ine Karni; M Ridwan Saedi
Jurnal Peternakan Borneo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Peternakan Borneo
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jpb.v5i1.64

Abstract

Produksi kambing rakyat merupakan strategi penghidupan kritis di Small Island Developing States (SIDS), di mana isolasi geografis, keterbatasan lahan, dan kerentanan iklim menciptakan tantangan sistem pangan yang khas. Meskipun kambing berperan sentral dalam perekonomian pertanian kepulauan, belum ada tinjauan sistematis yang mensintesis bukti mengenai pemanfaatan hijauan pakan lokal, kontribusi ketahanan pangan, dan strategi adaptasi perubahan iklim dalam konteks SIDS. Mengikuti panduan PRISMA 2020, pencarian sistematis dilakukan pada Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan GARUDA untuk literatur tahun 2000-2024. Seleksi studi menggunakan kerangka PEO (P1-P2) dan SPIDER (P3-P4) dengan penilaian kualitas menggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT). Dua puluh tujuh studi memenuhi kriteria inklusi, mencakup SIDS Pasifik (n=10), Karibia (n=9), Samudra Hindia (n=6), dan Atlantik (n=2). Hijauan pakan lokal meliputi leguminosa pohon dan semak indigenus, residu tanaman, dan produk sampingan agro-industri menyumbang 62-85% asupan bahan kering dalam sistem ekstensif. Kepemilikan kambing berkorelasi positif dengan skor keragaman pangan rumah tangga dan stabilitas pendapatan. Strategi adaptasi yang terdokumentasi mencakup diversifikasi bangsa, manajemen penggembalaan rotasi, integrasi agroforestri, dan suplementasi strategis. Produksi kambing rakyat di SIDS berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan namun terhambat oleh musiman hijauan pakan dan kelangkaan akibat perubahan iklim. Diperlukan intervensi berbasis bukti yang menargetkan bangsa lokal adaptif, diversifikasi hijauan pakan, dan integrasi agropastoral cerdas iklim.